cover
Contact Name
Muhammad Arif
Contact Email
muhammad.arif@utu.ac.id
Phone
+6285255553040
Journal Mail Official
jpterpadu@utu.ac.id
Editorial Address
Jl. Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh 23681, Indonesia
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Perikanan Terpadu
Published by Universitas Teuku Umar
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Perikanan Terpadu (JPTerpadu) contains the results of studies/research covering the fields of Technology of Capture Fisheries, Fisheries Product Technology and Fisheries Socioeconomics.
Articles 76 Documents
PERAN ISTRI NELAYAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN ENDAPATANKELUARGA ( STUDI KASUS ISTRI NELAYAN DI GAMPONG PADANG BARU KECAMATAN SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA ) Syarifah Zuraidah
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Perikanan Terpadu
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/.v1i2.799

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Gampong Padang Baru, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya. Pada bulan April 2018. Penelitian ini bertujuan utuk Menganalisis rata-rata kontribusi istri nelayan terhadap pendapatan total keluarga nelayan dan Untuk mengidentifikasi jenis-jenis pendapatan istri nelayan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dari semua responden. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif .hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi pendapatan istri nelayan berpengaruh cukup besar yaitu sebesar 35,18 % terhadap pendapatan keluagra. Istri nelayan memperoleh pendapatan bekerja sebagai tukang nyuci/gosok, jual kue membuka kios, jahit menjahit, Peternak, penjaga anak dengan total rata-rata pendapatan sebesar Rp. 890.773.Kata kunci : Peranan, Suami Istri, Penghasilan, Rumah Tangga            The research carried in Padang Baru Village, Sub- district Susoh, District Aceh Barat Daya. At April 2018. The purpose of this study for analyze the average contribution of the wives of the fishermen's  to the total fishermen's family income and for identify kind of income  by the wives of the fishermen's. The method of this research was survey method. Collection of data carried out by used questionnaires from all respondents. Data obtained from this study was analyzed using quantitative descriptive method. The results of this study showed that contribution of the wives income had a significant influence, namely 35.18% to fisherman's family income. The  wives of fisherman's had income fom  worked as a cleaning service, selled cake, open the kios, became a Tailor, a Farmers, became a baby sitter with total income was Rp. 890,773.Keywords: Role, Fisher Man Wife, Income, Household 
Analisis Daerah Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) Berdasarkan Sebaran Klorofil A Di Perairan Utara Provinsi Aceh Afdhal Fuadi; Maulana Wali Akbar; Muhammad Irham
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 2, No 2 (2021): JURNAL PERIKANAN TERPADU VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v2i2.4562

Abstract

Aceh merupakan salah satu penghasil komoditas tuna terutama ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) terbesar di Indonesia, karena dikelilingi oleh perairan Samudra Hindia dan Laut Andaman, serta memiliki nilai jual yang tinggi. Kurangnya informasi daerah penangkapan membuat nelayan di wilayah Aceh masih menggunakan tanda-tanda alam seperti keberadaan burung dan lokasi penangkapan yang sama sebagai daerah penangkapan, sehingga hasil penangkapan kurang efektif dan efesien. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jumlah hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning, menganalisis pengaruh sebaran klorofil-a terhadap hasil tangkapan, dan membuat peta potensial daerah penangkapan ikan tuna sirip kuning. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati terhadap data primer dan pengamatan data sekunder. Hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning selama penelitian di perairan Utara Provinsi Aceh pada bulan November 2020 adalah 5,864 Kg dan bulan Desember 2020 adalah 3,342 Kg. Sebaran kandungan klorofil-a pada bulan November relatif tinggi yaitu berkisar antara 0,189-1,082 mg/m3 dengan rata-rata 0,635 mg/m3dan pada bulan Desember berkisar antara 0,101-2,568 mg/m3 dengan rata-rata 1,258 mg/m3. Berdasarkan hasil dari analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,18 artinya hubungan kandungan klorofil-a terhadap hasil tangkapan adalah 18% dan sisanya 82% di pengaruhi oleh faktor lain. Sebaran daerah potensial penangkapan ikan tuna sirip kuning di perairan Utara Aceh terdapat di perairan sekitaran pulau Aceh dan perairan Barat Selatan Aceh.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Tangkapan Nelayan Perahu Motor Di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Yusady, Ratna; Thahir, Muhammad Agam
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v3i1.4953

Abstract

Kecamatan Meukek merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Aceh Selatan, yang terletak dipesisir pantai perairan laut samudera hindia, sebab letak dan potensi perikanan laut yang besar, sehingga banyak masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan perikanan tangkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan nelayan perahu motor di Kecamatan Meukek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey. Jumlah sampel nelayan yang diambil yaitu 31 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor modal kerja (X1), tenaga kerja (X2), lama melaut (X3) dan jarak tempuh (X4) secara simultan berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan. Secara parsial hanya faktor tenaga kerja (X2) dan jarak tempuh (X4) saja yang berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan sedangkan faktor modal kerja (X1) dan lama melaut (X2) berpengaruh tidak nyata terhadap hasil tangkapan nelayan
Pendapatan, Angka Konsumsi Ikan, Jenis Ikan Yang Dikonsumsi Dan Kejadian Stunting Di Desa Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil Ermasari, Ermasari; Khairi, Ikhsanul; Akbardiansyah, Akbardiansyah; Ukhty, Nabila
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v3i2.5610

Abstract

Stunting adalah status gizi yang didasarkan pada indeks PB/U atau TB/U dimana dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, hasil pengukuran tersebut berada pada ambang batas (Z-Score) <-2 SD sampai dengan -3 SD (pendek/stunted) dan <-3 SD (sangat pendek /severely stunted). Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan angka konsumsi ikan dan teknik pengolahan ikan dengan kejadian stunting. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga November 2021 di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan erat antara angka konsumsi ikan per minggu dengan kejadian stunting (p=0,000), jenis ikan yang dikonsumsi berdasarkan habitat dengan kejadian stunting (p=0,014) dan teknik pengolahan ikan dengan kejadian stunting (p=0,001) Di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Namun pendapatan tidak terdapat hubungan erat dengan kejadian stunting (p=0,303) Di Desa Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil.
Tingkat Kesejahteraan Nelayan Skala Kecil Desa Pesisir Aron Tunggai Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Ratno Sri Yugiat; Teuku Amarullah; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 4 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v4i1.8044

Abstract

Tingkat kesejahteraan dapat diukur melalui hasil tangkapan nelayan yang diperoleh dari aktifitas melaut. Tinggi rendahnya hasil tangkapan yang didapat dipengaruhi berbagai hal seperti alat tangkap, ukuran kapal yang berbeda dan lainnya. Penelitian ini bertujuan adalah mengetahui tingkat kesejahteraan nelayan kecil yang berada pada Desa Aron Tunggai Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan dengan model pendekatan analisis nilai tukar nelayan. Responden dalam penelitian ini sebanyak 80 kepala rumah tangga nelayan kecil. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode analisis data nilai tukar nelayan melalui ukuran pendapatan nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata melaut nelayan yaitu sebesar Rp  3.239.078 per bulan dan pendapatan dari luar kegiatan melaut sebesar Rp 878.750,00 per bulan. Sementara total pengeluaran rumah tangga nelayan skala kecil Desa Aroen Tunggai per bulan untuk kebutuhan pangan dan non pangan sebesar Rp 1,254,000. Secara keseluruhan dari pendapatan dan pengeluaran dapat disimpulkan bahwa Nilai Tukar Nelayan (NTN) Desa Aron Tunggai > 1,85 yang bermakna bahwa keluarga nelayan skala kecil telah mampu memenuhi kebutuhan dasar dan berpotensi untuk memenuhi sekunder keluarga nelayan
Mutu Organoleptik dan Angka Lempeng Total pada Produk Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Beku di CV. X, Banda Aceh Rambe, Amanda Sabila; Ukhty, Nabila; Hamidi, Hamidi; Insani, Sri Ayu
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 4 Nomor 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v4i2.8571

Abstract

AbstrakIkan cakalang merupakan ikan yang bersifat mudah rusak (high perishable food). Salah satu penyebabnya adalah aktivitas mikroorganisme dan enzimatis. Hal yang dapat dilakukan untuk menanggulanginya adalah proses pembekuan disertai dengan praktik manajemen mutu pangan. Produk yang dihasilkan dari kedua praktik ini butuh dievaluasi guna melihat efektivitas dan efisiensinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat mutu organoleptik dan cemaran mikroba, pada produk cakalang beku di CV. X, Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penilaian panelis terhadap nilai mutu organoleptik ikan cakalang beku menunjukkan bahwa pada bulan Oktober di dapat nilai rata-rata 7 pada parameter lapisan es, dehidrasi, diskolorasi, dan nilai 6 pada parameter kenampakan, bau, dan tekstur. Hasil penilaian pada bulan November di peroleh nilai rata-rata 7 pada parameter lapisan es, dehidrasi, diskolorasi, dan nilai 5 pada parameter kenampakan, bau, dan tekstur. Hasil pengujian jumlah angka lempeng total pada ikan beku cakalang bulan oktober menunjukkan 2,0 x 104 CFU/g dan bulan november <2500 CFU/g. Hasil penilaian organoleptik di kedua bulan terdapat nilai di bawah ambang batas SNI 01- 2733.1-2006 (minimal 7) dan pengujian angka lempeng total di kedua bulan sesuai dengan ambang batas SNI 2332. 3- 2015 (maksimal 5 X105  CFU/g)
Mangrove Vegetation Mapping with Remote Sensing Approach (Citra Landsat 8) in Lhokseumawe City Imamshadiqin, Imamshadiqin; Nurmayana, Nurmayana; Imanullah, Imanullah; Syahrial, Syahrial; 'Akla, Cut Meurah Nurul; Salmarika, Salmarika; Fuadi, Afdhal
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 5, No 1 (2024): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 5 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v5i1.9609

Abstract

One of the best potential mangrove forests is located in Lhokseumawe City. Mangrove forests function as protected areas in coastal areas and are used as vegetation whose existence must be maintained. Efforts to protect it can be carried out by mapping the distribution of mangrove forest areas as a database in Lhokseumawe City. Mapping the distribution of mangrove forest areas can be done using remote sensing. This research was conducted in October - November 2022 in Lhokseumawe City. The method used in this study is the visual interpretation of remote sensing imagery and field surveys. Visual interpretation techniques are used to find out the extent of information from satellite imagery in 2022 which has been geometrically corrected regarding mangrove forest vegetation. Field surveys are needed to obtain more accurate data results. The results of research on mangrove vegetation in Lhokseumawe City are found in 4 sub-districts, namely: Muara Satu District, Banda Sakti District, Muara Dua District, and Blang Mangat District with a total area of ± 65.74 Ha. The results of the density level of mangroves in Lhokseumawe City are dominantly rare with a value of 0.32 m2
PEMUCATAN MINYAK HATI IKAN CUCUT PISANG (CHARCHARINUS FALCIFORMIS) MENGGUNAKAN MAGNESOL XL Anhar Rozi
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Terpadu
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v1i1.596

Abstract

Hati ikan cucut diketahui banyak mengandung minyak yang dapat digunakan sebagai obat-obatan, 50% dari total minyak ikan cucut terdapat pada bagian hati. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas minyak kasar hati ikan cucut menggunakan magnesol XL. Metode pengujian kualitas minyak ikan mengacu pada AOAC. Perlakuan yang digunakan yaitu pemucatan menggunakan magnesol XL (1%, 3%, dan 5%). Hasil pemucatan menunjukkan bahwa magnesol XL dapat meningkatkan kualitas minyak hati cucut pisang. Minyak hasil pemucatan menggunakan magnesol XL 3% merupakan perlakuan terbaik. Pemucatan dengan menggunakan magnesol XL 3% menghasilkan minyak dengan kualitas nilai (FFA: 0,28±0,00%; PV: 1,66±0,46 mEq/kg; p-AV: 6,36±0,20 mEq/kg; TOTOX: 9,02±1,13 mEq/kg; AV: 0,56±0,00 mg KOH/kg; kejernihan: 76,43±0,91%; viskositas : 31,81±0,46 cP). Kata kunci: magnesol XL, minyak ikan, pemucatan
KONSENTRASI MINYAK SAWIT MENTAH (CPO) DI KAWASAN PESISIR DUMAI PROVINSI RIAU Hayatun Nufus
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Terpadu
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/.v1i1.756

Abstract

Dumai waters was categorized as being prone to oil spills, because the dominant industrial activities in the area, is crude palm oil (CPO) industry. This study aimed to determine the level of oil and fat pollution in Dumai Coastal Area of Riau Province. The determination of CPO in water and sediment was carried out through the tests in the laboratory. CPO concentration in Dumai Coastal Waters was still in the category of being unpolluted and it was safe for the environment. Keywords: Dumai Coastal Waters, CPO, oil and fat
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN JARING TIGA LAPIS DI PERAIRAN SUAK SEUMASEH KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT Muhammad Ghazali
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Perikanan Terpadu
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/.v1i2.801

Abstract

The fisheries sector is one of the exellence sectors in the West of Aceh. Generally, mostly fishermen have the trammel net that used in fishing operation. The trammel net is a fishing gear that used in the sea bottom for catching a lot of shrimps. The aiming of this research is to analyse catches composition of the trammel net. The research method that used was an experimental fishing. The results showed that catches composition of trammel net are 14 species  including Metapenaeus affinis, Fenneropenaeus merguiensis, Aristaeomorpha foliacea, Harpodon nehereus, Sphyrna lewini, Rastrelliger sp, Selar crumenophthalmus, Caesio chrysozon, Cynoglossus lingua, Thryssa setirostris, Terapon jarbua, Cyclocheilichthys armatus, Leiognathus equulus and Rachycentron canadum. Based on the catches composition are Leiognathus equulus are dominant with 19.37%, Metapenaeus affinis with 15.50%, and Aristaeomorpha foliacea 11.62%. Moreover, the rare species including  Hammerheads (Sphyrna lewini) and mackerel (Rastrelliger sp) as much as 0.77%. Sampling result also  obtained  amount of individuals as much as 129 individuals including 38 species target (shrimps) with 29.45% and non target species as much as 91 with 70.54%.Keywords : Trammel Net, Suak Seumaseh, West Aceh, Catch Composition