cover
Contact Name
Fajar Utama Ritonga
Contact Email
fajar.utama@usu.ac.id
Phone
+6281360134123
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Intervensi Sosial
Published by TALENTA PUBLISHER
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Articles 58 Documents
Pemberdayaan Masyarakat dalam Penanggulangan Banjir Melalui Pendekatan Partisipatif: Studi Kasus di Komplek Griya Pesona Minimalis Nazla Amaliah; Mia Aulina Lubis
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Kerentanan Sosial-Ekonomi
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i2.21400

Abstract

Permasalahan banjir merupakan isu lingkungan yang masih sering terjadi, termasuk di Komplek Griya Pesona Minimalis, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Banjir di wilayah ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti curah hujan tinggi, kondisi sungai yang dangkal, tumpukan sampah, serta pembangunan yang tidak memperhatikan tata kelola lingkungan. Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan untuk menerapkan intervensi sosial berbasis partisipasi masyarakat guna mengurangi risiko banjir melalui pendekatan pekerjaan sosial makro. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan di bawah bimbingan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Utara (BPBD PROVSU). Metode yang digunakan adalah group work dengan tahapan: engagement, assessment, perencanaan, intervensi, monitoring, dan terminasi. Teknik Focus Group Discussion (FGD) dan pohon masalah digunakan untuk menggali penyebab dan solusi dari masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan partisipasi dalam kegiatan gotong royong serta edukasi kebencanaan. Intervensi ini menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan membangun ketahanan lingkungan secara berkelanjutan. Kata Kunci: banjir, intervensi, partisipasi, pemberdayaan, pekerjaan sosial makro
Peran Focus Group Discussion dalam Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi Warga untuk Pencegahan Banjir di Perumahan Griya Pesona Minimalis muhammad umarsaifurrahman zaidan; Mia Aulina Lubis
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Kerentanan Sosial-Ekonomi
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i2.21412

Abstract

Banjir yang terjadi secara berulang di Perumahan Griya Pesona Minimalis, Medan Helvetia, menimbulkan dampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mitigasi banjir melalui pendekatan partisipatif menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD). Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui diskusi kelompok yang melibatkan perwakilan warga dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FGD mampu mengidentifikasi secara partisipatif penyebab banjir, dampaknya terhadap masyarakat, serta solusi yang relevan dan berbasis kebutuhan lokal. Kegiatan gotong royong dan edukasi mitigasi banjir yang dirancang dan dilaksanakan bersama warga terbukti meningkatkan kesadaran kolektif dan solidaritas sosial. Selain itu, proses evaluasi partisipatif mencatat perubahan perilaku positif dalam pengelolaan lingkungan. Meskipun terdapat tantangan seperti keterlibatan yang belum merata dan keterbatasan infrastruktur, pendekatan ini menunjukkan efektivitas dalam membangun ketangguhan komunitas terhadap risiko bencana. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model intervensi sosial berbasis komunitas dalam menghadapi persoalan lingkungan secara berkelanjutan. Kata Kunci: banjir, focus group discussion, kesadaran masyarakat, partisipasi warga, pemberdayaan komunitas.
Ruang Publik Virtual sebagai Arena Kontrol Sosial: Analisis Sentimen Netizen pada Polemik Selebgram Jule Fauza Syahiban; Dini Pristia; Nadira Syifa; Khairina Azira Br Purba; Wahyu Arif Syahputra
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Kerentanan Sosial-Ekonomi
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i2.23868

Abstract

This research analyzes the function of the virtual public sphere as an arena for social control through a case study of the controversy surrounding celebrity influencer Julia Prastini (Jule). Employing a qualitative methodology with a case study approach and thematic sentiment analysis of netizen reactions, this study explores how digital interactions enforce social norms. The main findings reveal that netizen sentiment manifests as informal social control mechanisms, such as moral judgment (gossip/reprimand) and economic sanctions (cancel culture), which effectively uphold collective norms outside the formal legal framework. The analysis indicates that the virtual public sphere in this case exhibits a dual nature: it serves as a space for public discourse while simultaneously functioning as an arena for emotional and communal judgment, thereby challenging the idealistic Habermasian concept of a rational public sphere. This study concludes that in the digital era, social control has evolved, integrating social sanctions with tangible economic consequences driven by the attention economy.
Membedah Realitas Sosial Ekonomi Warung Latengan Melalui Kajian Integratif RRA dan SWOT Nurina Adi Paramitha; Hendra Syahputra; Sari Dewi Poerwanti; Nurcahyaning Dwi Kusumaningrum; Sukron Makmun
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Kerentanan Sosial-Ekonomi
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i2.24251

Abstract

MSMEs, especially micro-enterprises, act as a safety valve in addressing economic challenges. Although the existence of latengan stalls as micro-enterprises can absorb labor, this indicates that many workers come from the lower classes, the problem of unpaid family workers, and urban spatial planning issues. This study aims to dissect the socio-economic reality of latengan stalls through an integrative Rapid Rural Appraisal (RRA) and SWOT analysis. Through the RRA, data were obtained regarding latengan stall vendors with low human resources and limited capital, latengan stall operations involving unpaid family workers including children, and latengan stall cash flow problems. The Javanese trading ethos allows latengan stall vendors to utilize positive social capital for economic improvement, but this ethos also has a negative impact that causes stall cash flow to be unstable. Change strategies from the RRA and SWOT analysis include strategies to maximize the potential of the surrounding environment, participate in MSME training, utilize capital provided for MSMEs, create simple SOPs for stall operations, and maximize social capital for economic improvement.
Strategi Bertahan Hidup Petani Jagung Guna Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun Nazilla Ningrum; Fajar Utama Ritonga; Randa Putra Kasea Sinaga
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Kerentanan Sosial-Ekonomi
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i2.24297

Abstract

Kehilangan mata pencaharian merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan masyarakat pedesaan mengalami tekanan ekonomi. Kondisi ini dialami oleh masyarakat Desa Totap Majawa setelah penutupan Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba yang berdampak pada hilangnya pekerjaan sebagai pembudidaya ikan mujair. Sebagai bentuk adaptasi, masyarakat kemudian melakukan peralihan mata pencaharian menjadi petani jagung. Namun, dalam pelaksanaannya, pertanian jagung menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya harga jual, lamanya masa panen, tingginya kebutuhan modal, serta serangan hama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi bertahan hidup petani jagung guna meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Totap Majawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani jagung menerapkan tiga strategi utama, yaitu diversifikasi mata pencaharian, penyimpanan cadangan pangan, dan pemanfaatan jaringan sosial. Ketiga strategi tersebut menjadi upaya adaptif petani dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi serta mempertahankan keberlangsungan hidup rumah tangga petani.
Menjahit Harapan: Proses Kewirausahaan Penyandang Disabilitas Daksa dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi di Kabupaten Bondowoso Sari Dewi Poerwanti; Sovie Andani; Franciscus Adi Prasetyo
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Kerentanan Sosial-Ekonomi
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i2.24304

Abstract

Penyandang disabilitas daksa mengalami kesulitan dalam mengakses pekerjaan karena keterbatasan fisik yang dimiliki serta stigma yang diberikan membuat penyandang disabilitas daksa merasa tidak pantas dan merasa rendah diri. Dinas Sosial Bondowoso mengadakan pelatihan menjahit bagi penyandang disabilitas daksa untuk meningkatkan kapasitas diri dengan fasilitas gratis yang diharapkan mampu mengembangkan menjadi sebuah unit usaha mandiri sehingga mandiri secara ekonomi dan memperbaiki ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan, mendeskripsikan dan menganalisis mengenai permasalahan dan hambatan yang dialami penyandang disabilitas daksa serta proses kewirausahaan yang dilakukan penyandang disabilitas daksa melalui pelatihan menjahit sehingga mencapai kemandirian ekonomi. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif-studi kasus. Penentuan informan menggunakan teknik snowball dengan pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Proses analisis data yang digunakan meliputi kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan permasalahan dan hambatan dari disabilitas daksa, namun ditemukan juga potensi serta dukungan dari lingkungan disabilitas daksa. Temuan lainnya yaitu terdapat beberapa proses kewirausahaan yang dilakukan oleh disabilitas daksa: 1) memulai niat berwirausaha; 2) mendirikan usaha; 3) pengembangan diri dan usaha; 4) mencapai kemandirian sehingga mampu mencapai kemandirian ekonomi.
Urgensi Percepatan Penerbitan Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dalam Sinkronisasi Perencanaan Pusat-Daerah Hanz Budi Setiawan Dandel; Moh. Ilham Ahmad Hamudy
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): Tata Kelola untuk Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jins.v5i1.25793

Abstract

The Regional Government Work Plan (RKPD) is a strategic document that serves as the annual development planning framework at the regional level in Indonesia. However, in recent years, the issuance of RKPD preparation guidelines by the Ministry of Home Affairs has consistently occurred after the completion or even formalization of RKPD documents by regional governments. This study aims to analyze the systemic implications of delayed guideline issuance on planning synchronization between central and regional governments. Using a qualitative policy analysis approach, this study examines regulatory timelines, institutional coordination patterns, and their impact on development planning effectiveness. The findings reveal that delays in guideline issuance result in inconsistencies in development priorities, misalignment of performance indicators, inefficiencies in budget allocation, and declining trust from regional governments toward central directives. These issues indicate structural weaknesses in intergovernmental coordination. This study proposes short-, medium-, and long-term policy reforms, including accelerated issuance schedules, inter-ministerial synchronization mechanisms, and the development of multi-year guideline frameworks. Strengthening these mechanisms is essential to ensure coherent and integrated national development planning.
Pengelolaan Sampah Fenomena Rendahnya Kesadaran Pengelolaan Sampah di Sekolah dan Implikasinya terhadap Pembentukan Karakter Peduli Sosial Alvin Sadewa alvinsadewa; Sugeng Priyanto Sugeng Priyanto; Novi Windi Novi Windi
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): Tata Kelola untuk Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jins.v5i1.25901

Abstract

Rendahnya kesadaran pengelolaan sampah di lingkungan sekolah merupakan fenomena yang masih menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan fisik sekolah, tetapi juga berimplikasi pada pembentukan karakter peduli sosial siswa. Artikel ini merupakan tinjauan literatur (systematic literature review) yang bertujuan untuk menganalisis fenomena rendahnya kesadaran pengelolaan sampah di sekolah serta implikasinya terhadap pembentukan karakter peduli sosial. Metode yang digunakan adalah kajian terhadap berbagai sumber jurnal ilmiah terbitan 2019–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran pengelolaan sampah dipengaruhi oleh lemahnya pembiasaan, kurangnya keteladanan guru, minimnya sarana prasarana, serta belum optimalnya program sekolah berbasis lingkungan. Penanaman karakter peduli sosial melalui pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui pendekatan pembiasaan, keteladanan, dan integrasi kurikulum berbasis lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi sekolah dalam merancang program penanaman karakter yang efektif dan berkelanjutan.