cover
Contact Name
Fajar Utama Ritonga
Contact Email
fajar.utama@usu.ac.id
Phone
+6281360134123
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Intervensi Sosial
Published by TALENTA PUBLISHER
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Articles 56 Documents
Problematika Siswa Sekolah yang Menjadi Manusia Silver untuk Membayar Biaya Pendidikan Paramitha, Nurina Adi; Kusumaningrum, Nurcahyaning Dwi; Mayangsari, Wahyuni; Makmun, Sukron
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): kemiskinan perkotaan
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i1.12541

Abstract

Melalui pendidikan diharapkan siswa memiliki kecerdasan dan kepribadian yang baik. Akan tetapi tingginya biaya pendidikan menyulitkan siswa terutama yang berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Di Kabupaten Jember, ada beberapa siswa sekolah yang menjadi manusia silver demi membayar biaya pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehidupan siswa sekolah yang menjadi manusia silver di Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah manusia silver yang masih bersekolah. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi dan teknik analisis data menggunakan analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang masih tergolong usia remaja menjadi pengemis karena membutuhkan uang untuk membayar biaya pendidikan. Mereka memilih menjadi manusia silver karena terinspirasi manusia silver yang ada di Jawa Barat. Mereka mengecat tubuh dengan warna silver kemudian mengemis di sekitar lampu lalu lintas di Kabupaten Jember. Hal yang menjadi problematika dari fenomena ini adalah siswa sering kali membolos sekolah saat melakukan aktivitasnya sebagai manusia silver. Di satu sisi, mengemis menjadi suatu solusi untuk membayar biaya pendidikan. Tetapi cara tersebut harus mengorbankan waktu belajar siswa di sekolah dan tentunya membawa dampak negatif bagi perkembangan kepribadian siswa yang bersangkutan.
Upaya Orang Tua Tunggal Dalam Memandirikan Anak Penyandang Disabilitas (Studi Kasus Pada Orang Tua Tunggal Yang Mengikuti Kegiatan Support Group Di Unit Pelayanan Disabilitas Yayasan Sayap Ibu Cabang Banten) NOER SUNAN, MOCH. ILHAM; Nur Faizal, Ahmad; Ersadianis Aulia, Danisya
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Budaya Dan Perubahan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i2.13073

Abstract

Orang tua menjadi tempat pertama kali individu berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, sehingga menentukan bagaimana terbentuknya kepribadian pada diri individu. Terdapat permasalahan terkait upaya orang tua tunggal dalam memandirikan anak penyandang disabilitas. Masalah tersebut diantaranya orang tua tunggal di UPD YSIB tidak memahami pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi anak penyandang disabilitas, serta tidak mempunyai relasi dengan orang tua yang sesama memiliki pengalaman dengan anak penyandang disabilitas. Orang tua tunggal juga belum menerima keadaan anaknya yang disabilitas, maka orang tua cenderung memberikan pola asuh yang negatif (negative parenting) terhadap anaknya. Pendekatan penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif studi kasus. Penentuan lokasi menggunakan purposive area di Unit Pelayanan Disabilitas Yayasan Sayap Ibu Cabang Banten (UPD YSIB). Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan lima informan pokok dan satu informan tambahan. Teknik pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini memaparkan latar belakang kehidupan orang tua tunggal, latar belakang disabilitas anak, upaya orang tua tunggal dalam memandirikan anak penyandang disabilitas dan kondisi kemandirian dari anak penyandang disabilitas dari sebelum hingga setelah bergabung dengan support group di UPD. Pada pembahasan penelitian ini memaparkan terkait upaya orang tua tunggal saat masih mengalami hambatan dan setelah melakukan upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan saat bergabung dengan support group di UPD YSIB serta perubahan kemandirian anak dengan disabilitas.
Identifikasi Kejadian Cyberbullying: Flaming Pada Remaja di SMAN 3 Rantau Utara Kelas XI Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Daulay, Wardiyah; Daulay, Niken Malinda Putri
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v3i1.13391

Abstract

Abstrak Cyberbullying Flaming dapat terjadi kepada siapa saja terutama remaja melalui media sosial berupa Chat Room, dan Game Online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kejadian Cyberbullying Flaming pada remaja di SMAN 3 Rantau Utara kelas XI. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2023. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik Stratified Random Sampling yaitu sebanyak 70 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian Cyberbullying Flaming pada remaja di SMAN 3 Rantau Utara kelas XI dalam kategori (34,4%). Hal ini terjadi karena intensitas penggunaan media sosial rendah serta faktor usia dan perubahan kognitif. Kejadian Cyberbullying Flaming yang paling banyak dilakukan yaitu mengirimkan pesan kasar melalui sms/Messenger/jejaring sosial secara terus menerus karena telah dibuat sakit hati. Saran kepada Lembaga sekolah untuk meningkatkan peraturan mengenai penggunaan Smarthphone
Multi Peran pada Buruh Tebu Berstatus Janda sebagai Penanggung Jawab Keluarga: (Studi Deskriptif pada Tiga Keluarga di Dusun Muktisari, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi) Nurul Hidayah, Suci; Faransiscus Adi Prasetyo; Kusuma Wulandari
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v3i1.13395

Abstract

Perempuan bekerja di sektor publik umumnya bertujuan untuk menambah penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidup, termasuk bagi seorang janda ketika harus menggantikan peran ayah bagi anak serta harus menjalankan peran ibu dan peran sosial di masyarakat. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan buruh tebu perempuan dalam menjalankan multi perannya sebagai janda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penentuan lokasi dengan purposive area, penentuan informan dengan purposive sampling. Pengumpulan data melalui observasi non-partisipan, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi. Teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menjalankan multi peran sebagai seorang janda, buruh tebu perempuan di Dusun Muktisari, Desa Karangharjo memilih dan menetapkan prioritas perannya dalam mencari nafkah dan pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari demi keberlangsungan hidup diri dan keluarga.
Memandang Kebiasaan Membuang Sampah dan Peran Dinas Kebersihan dengan Perspektif Struktural Fungsional di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan Praditya, Rakha Dimas; Harahap, Rahma Hayati
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Budaya Dan Perubahan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i2.13966

Abstract

This research aims to determine the correlation between functional structural theory and people's habits in throwing away any rubbish resulting from the habit of throwing rubbish carelessly on the social environment in Medan Marelan District, Medan City. The research method used is the field observation method. Where research results are obtained through direct observation using observation guidelines, namely directly observing the object being studied. The results of the research show that the influence of waste on the social environment is: in terms of health, the presence of various diseases that attack from accumulated waste, the city government manages waste so that it is easy to sort it by providing facilities and advice on waste disposal and workers transporting waste. In the social aspect of society, the influence of society on communication has increased, in contrast to before the improvements. In terms of accessibility, the impact has been felt by the community, especially the surrounding community. The community is certainly greatly helped by the role of the cleaning service. For example, it won't take long for them to throw away their rubbish to get to the landfill because there are already rubbish workers from the Medan city sanitation service close to where they live. Finally, in terms of the environment, the impact of littering has shown a significant influence because after this habit, rivers, roads and drainage have accumulated rubbish.
Manusia Silver dan Seni Jalanan: Manifestasi Ruang Kebebasan Bagi Masyarakat di Perkotaan : 1*Rahman Malik, 2Achmad Hidir,3Nurainun Silalahi,4Salsabila Aulia Rahmi 1*,3,4 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara, Indonesia 2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau, Indonesia Malik, Rahman; Hidir, Achmad; Silalahi, Nurainun; Aulia Rahmi, Salsabila
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Budaya Dan Perubahan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i2.14317

Abstract

Abstract The complexity of life and problems in urban areas have given birth to many phenomena of urban society, including the presence of silver men. However, as economic conditions deteriorate, especially due to the Covid-19 pandemic, many people have the initiative to adopt the “silver man style” as an opportunity to earn their personal money. Therefore, this research aims to examine how silver people express art as a form of their freedom space living in urban society. This research is a descriptive qualitative research method. The subjects of this research are silver men who are present in the area Dr.Mansur Street, Medan City. Primary data sources in this study were generated through observations and interviews with silver men. Meanwhile, secondary data was generated by digging up information about silver men in Medan City through book documentation, journals, and internet websites. The technique of data analysis is by conducting an interactive model of data analysis form Miles & Huberman. The results of this study show that urban public space is a place of freedom for silver men in Medan City to show their existence of expression of freedom to the general public. Forms of expression and existence of silver humas in Medan City include silver humans, very free to perform pantonymous forms of attraction and style like robots. Then, silver mens can easily collect money from the results of their labour by performing silver men attractions withput any social structure or environment that suppresses them to express and show their existence in the space of freedom or urban public space. Keyword: Silver men, Urban, Public space, Freedom of space, Street performance
TRADISI PELESTARIAN TRADISI BARATAN KALINYAMATAN JEPARA PASCA PANDEMI Siti Fatimah; Miftahulia Latifah; Farikhah Bella Sejati; Yusuf Falaq
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Budaya Dan Perubahan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i2.14595

Abstract

ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pelestarian tradisi baratan Kalinyamatan Jepara pasca pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang disajikan secara deskriptif dengan menggambarkan peristiwa yang terjadi. Tradisi ini bersifat religius serta memegang teguh ajaran Islam dan menghormati tradisi kebudayaan lokal. Bentuk tradisi Baratan meliputi arak-arakan sesaji, pembacaan tahlil, dan do’a bersama. Makna tradisi Baratan adalah sebagai bentuk penyucian diri menyambut bulan suci Ramadhan, penghormatan terhadap Sultan Hadlirin, dan permohonan keselamatan kepada Allah SWT. Adanya Pandemi menyebabkan tradisi baratan sempat berhenti , karena dikhawatirkan dapat menyebar luas, dan tradisi baratan mulai dilestarikan pasca pandemi di desa sendang dan kriyan Kalinyamtan Jepara. Fungsi tradisi Baratan adalah sebagai sarana silaturahmi, pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata. Kata kunci: Tradisi; Baratan; Pandemi;
Unbalanced between Work Ethic and Result of Poor Families in Alue Naga Community Sa'i
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Budaya Dan Perubahan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i2.14820

Abstract

Abstract Work Ethic is one of the important keys to get maximum results. In Aceh there is a pearl of wisdom about work ethic: Menyoe hana tausaha pane atra roet di manyang (if we do not work, there won’t be treasures falling from the sky). Poverty is not without causes; among the causes is work ethic. This paper looks at the work ethic of families in Gampong Alue Naga, especially the youth, because they are the most potential members of society. The study used qualitative design with descriptive analysis. Data was obtained through observation, interviews and documentation. The results showed that the family work ethic in Alue Naga was considered very good, however, they still lived poor lives. Based on the study, there were some factors affecting their work results, such as: narrow employment opportunities; their work as fishermen was still using traditional method, their equipment for work such as boats, trawls; fishing rods were still very limited in numbers and their work was also not supported by sufficient skills. Therefore, despite the high work ethic, the majority of people in this Gampong (village) were still poor. It proved that work ethic alone is not enough to gain a better income. It is highly suggested that the government and related parties who feel compelled to advance society in the economic field need to provide guidance, direction and assistance to residents who are still eager to work in order to increase their incomes. Keywords: Work Ethic; Poor Families; Families Economy
Tubuhku Milikku: Pengenalan Otoritas Tubuh Anak Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Sari Dewi Poerwanti; Sukron Makmun; Nurina Adi Paramitha; Nurcahyaning Dwi Kusumaningrum
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Budaya Dan Perubahan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i2.15059

Abstract

Jumlah kasus korban kekerasan seksual yang melibatkan anak mengalami peningkatan yang fluktuatif, hal ini harus menjadi perhatian bersama. Salah satu penyebab terjadinya Kekerasan seksual pada anak adalah rendahnya pemahaman anak terkait tubuh dan otoritas tubuhnya. Berdasarkan hal itu tulisan ini bertujuan akan membahas terkait pengenalan otoritas tubuh anak sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian berada di salah satu sekolah dasar di Desa Banjarsari Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Segala data dalam tulisan ini diperoleh melalui observasi non partisipan, focus groups discussion dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan tingginya pemahaman anak usia sekolah mengenai bagian tubuh yang boleh disentuh dan yang tidak boleh disentuh oleh orang lain, namun tingginya pemahaman tersebut tidak dibarengi oleh kemampuan kontrol diri terhadap tubuh mereka. Dengan kata lain anak tidak memiliki daya untuk menjaga otoritas tubuhnya dari orang lain.
Perbandingan Kebijakan di Sektor Pariwisata Selama Pandemi di 5 Negara ASEAN Imam, Muhammad; Donni Edwin; Amri Yusra; Syaiful Bahri; Ali Muhyidin
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Budaya Dan Perubahan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i2.15525

Abstract

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor industri terbesar dan penggerak perekonomian di kawasan Asia Tenggara. Kemunculan pandemi COVID-19 yang berakibat buruk pada ekonomi global menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan sektor pariwisata dalam menghadapi krisis kesehatan dunia dan kesiapan bagi kemungkinan hadirnya krisis lain di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak pandemi COVID-19 terhadap industri pariwisata di 5 negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam) serta kebijakan pemerintah dan pelaku industri pariwisata untuk mengatasinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan pengumpulan data diperoleh dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap negara menerapkan kebijakan tertentu guna mengatasi dampak pandemi COVID-19 terhadap industri pariwisata melalui berbagai strategi atau respon. Perbedaan respon tersebut disebabkan oleh perbedaan dalam hal institusi, politik dan ekonomi, serta sejarah penanganan krisis kesehatan di masa lalu. Penelitian ini menemukan negara-negara tersebut melakukan berbagai inovasi kebijakan seperti halal tourism, ecotourism, serta thematic tourism. Kata Kunci: Pariwisata, Pandemi, COVID-19, ASEAN