cover
Contact Name
Syahdatul Maulida
Contact Email
syahdatulmaulida3@gmail.com
Phone
+6285891338499
Journal Mail Official
eruseffendi@tazkia.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 78 Sentul City Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Komunikan : Jurnal Komunikasi dan Dakwah
ISSN : -     EISSN : 30248663     DOI : https://doi.org/10.30993/jurnalkomunikan.v3i1.352
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Komunikan is a journal that concentrates on research on communication science and dakwah, specifically articles in Jurnal Komunikan must raise questions about the diversity and complexity of Islamic communication and dakwah issues with a strong emphasis on theory based, development of new theoretical models and development of innovative methods to observe and measure the reality of communication and dakwah. The main topic areas for Jurnal Komunikan include Islamic communication studies, marketing communications, public communications, mass communications, dakwah methodology, Islamic dakwah strategies, and the relationship between dakwah and socio culture.
Articles 50 Documents
PRAKTIK APEL PAGI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PEKERJA DI PETERNAKAN SELATAN DALAM TINJAUAN TEORI KOMUNIKASI ORGANISASI Dendi Komarudin; Asrof Fitri; Anjar Sulistiyani
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.643

Abstract

Penelitian ini berfokus pada tiga hal utama: pertama, bagaimana praktik apel pagi dilaksanakan di Peternakan Selatan Ma’had Al-Zaytun; kedua, bagaimana praktik apel pagi berperan dalam meningkatkan motivasi kerja pekerja; dan ketiga, apa saja hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan apel pagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan mekanisme praktik apel pagi, memahami pengaruhnya terhadap peningkatan motivasi pekerja, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam pelaksanaannya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara secara mendalam kepada karyawan Peternakan Selatan Mahad Al Zaytun yang berjumlah 3 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apel pagi dilaksanakan secara rutin dan terstruktur sebelum aktivitas kerja dimulai, mencakup pengarahan, penyampaian informasi, pembagian tugas, pemberian motivasi, dan pembentukan disiplin. Praktik ini berperan penting dalam meningkatkan motivasi kerja melalui arahan yang jelas, dukungan moral pimpinan, dan terciptanya kebersamaan tim sehingga pekerja memahami tujuan kerja harian dan terdorong bekerja optimal. Hambatan yang ditemukan antara lain keterlambatan sebagian pekerja, gangguan cuaca, keterbatasan sarana komunikasi, serta perbedaan gaya komunikasi antara pimpinan dan pekerja yang memengaruhi kejelasan pesan. Temuan ini menegaskan kontribusi signifikan apel pagi terhadap motivasi kerja sekaligus perlunya perbaikan untuk mengatasi hambatan agar pelaksanaan lebih efektif.
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK TERHADAP LAGU KERONCONG SAMUDRA BIRU DAN LANGGAM PELABUHAN SAMUDRA BIRU KARYA SYAKH A.S PANJI GUMILANG Irsyaduzzaki; Muhammad N. Abdurrazaq; Sobirin
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.644

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lahirnya dua karya seni musik beraliran keroncong yang diciptakan oleh A.S. Panji Gumilang berjudul Keroncong Samudra Biru dan Langgam Pelabuhan Samudra Biru beriringan dengan program Blue Economy yang beliau canangkan. Lagu dengan nuansa tradisional di era globalisasi mulai tersisih, padahal kerap mengandung makna yang mendalam. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi struktur kedua lagu karya Syaykh A.S. Panji Gumilang tersebut, serta memahami keterkaitan antara kognisi sosial dan konteks sosial dengan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Data penelitian baik primer maupun sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan kedua lagu bertemakan kemaritiman dan seruan perjuangan pembangunan lokal dan nasional. Skemanya terdiri atas pembuka: narasi geografis, pengembangan tema: pesan nasionalisme, spiritualitas dan solidaritas, dan penutup: seruan untuk membangun dan memajukan negri tercinta. Kebahasaan yang digunakan dalam teks wacana bersifat arif dan lugas. Wacana terbukti dapat memengaruhi persepsi, cara pandang (perspektif), interpretasi, berperan pada pembentukan visi, misi, serta orientasi hidup suatu individu atau kelompok. Kedua lagu menyiratkan kandungan nilai-nilai yang terkait dengan kognisi sosial dan konteks, diantaranya nilai ideologis dan nasionalisme, nilai spiritualitas dan keimanan yang menekankan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan, serta nilai solidaritas, menjunjung persatuan dan kesatuan untuk kemajuan bangsa.
PENGARUH KECEMASAN KOMUNIKASI TERHADAP AKTIVITAS BERSOSIALISASI PADA MAHASISWA ANGKATAN 9 PROGRAM STUDI KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM IAI AL-AZIS Difa Sani Ramadhan; Elang Bakhrudin H; Muhammad N. Abdurrazaq
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.645

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh kecemasan komunikasi interpersonal terhadap aktivitas bersosialisasi mahasiswa dengan lokasi penelitian di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAI AL-AZIS Angkatan 9. Dalam konteks akademik, kemampuan komunikasi interpersonal memegang peranan penting dalam membentuk relasi sosial, partisipasi kelas, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial. Penelitian ini berfokus pada bagaimana tingkat kecemasan komunikasi yang dialami mahasiswa memengaruhi kenyamanan interaksi sosial dan frekuensi mereka dalam bersosialisasi sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan komunikasi mahasiswa, tingkat aktivitas bersosialisasi, serta pengaruh kecemasan komunikasi terhadap aktivitas bersosialisasi di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan analisis statistik. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada 37 responden dan diolah menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori kecemasan komunikasi sedang (75,7%), sementara sebagian kecil berada pada kategori rendah (13,5%) dan tinggi (10,8%). Pada variabel aktivitas bersosialisasi, sebagian besar mahasiswa juga berada pada kategori sedang (67,6%), diikuti oleh kategori rendah (18,9%) dan tinggi (13,5%). Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya pengaruh negatif yang signifikan antara kecemasan komunikasi dengan aktivitas bersosialisasi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,494 mengindikasikan bahwa 49,4% variasi aktivitas bersosialisasi dapat dijelaskan oleh tingkat kecemasan komunikasi mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi kecemasan komunikasi yang dialami mahasiswa, semakin rendah tingkat aktivitas bersosialisasi mereka, baik dalam hal kenyamanan berinteraksi maupun frekuensi interaksi sosial.
PENERIMAAN PESAN DAKWAH DALAM PERSPEKTIF TEORI PENETRASI SOSIAL (STUDI KASUS PADA MAHASISWA IAI AL-AZIS ANGKATAN IX) Muhammad Ridho Irodatullah; Elang Bakhrudin H; Supriadi M
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.646

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana pesan dakwah diterima di kalangan mahasiswa IAI AL-AZIS angkatan IX dari perspektif Teori Penetrasi Sosial. Pokok masalah utama penelitian ini adalah menganalisis proses penerimaan pesan dakwah tersebut berdasarkan tahapan-tahapan Teori Penetrasi Sosial, sementara pokok masalah kedua adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan pesan dakwah oleh mahasiswa IAI AL-AZIS angkatan IX. Objek penelitian adalah mahasiswa aktif angkatan IX IAI AL-AZIS yang aktif berkomunikasi. Lokasi penelitian berada di Kampus IAI AL-AZIS, Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan pesan dakwah di kalangan mahasiswa IAI AL-AZIS angkatan IX mengikuti tahapan sesuai dengan Teori Penetrasi Sosial yaitu orientasi, pertukaran afektif eksploratif, pertukaran afektif, hingga pertukaran stabil, yang menggambarkan perkembangan dari interaksi dangkal menuju internalisasi pesan dan menjadi agen dakwah. Faktor-faktor yang berdampak pada penerimaan pesan dakwah meliputi pengungkapan diri, timbal balik, kedalaman pesan yang menyentuh emosi, keluasan dampak pesan terhadap berbagai aspek kehidupan, dukungan lingkungan sosial kampus, serta metode penyampaian yang santai dan non-judgmental. Penelitian ini menggarisbawahi bahwa keberhasilan dakwah sangat bergantung pada pembangunan hubungan interpersonal yang mendalam, penciptaan lingkungan yang mendukung, dan penyampaian pesan yang relevan dan personal
ANALISIS EFEKTIVITAS PESAN DAKWAH TERHADAP PERUBAHAN SIKAP MAHASISWA KPI IAI AL AZIS Karhadi; Imang Maulana; Supriadi M
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.647

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pesan dakwah dalam membentuk pemahaman dan perilaku keagamaan mahasiswa, khususnya di lingkungan akademik Islam. Pesan dakwah tidak hanya menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga bertujuan mengubah pola pikir dan sikap mad’u agar sesuai dengan nilai-nilai syariat. Namun, efektivitas pesan dakwah sering dipengaruhi oleh cara penyampaian, isi pesan, dan respons audiens. Fokus penelitian ini adalah, bagaimana efektivitas pesan dakwah terhadap perubahan sikap mahasiswa KPI IAI AL-AZIS dan bagaimana bentuk dan isi pesan dakwah yang diterima oleh mahasiswa KPI IAI AL-AZIS. Kedua fokus ini menjadi acuan dalam menggali pemahaman mahasiswa terkait penerimaan dan pengaruh pesan dakwah dalam kehidupan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pesan dakwah terhadap perubahan sikap mahasiswa serta mengidentifikasi bentuk dan isi pesan dakwah yang mereka terima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 11 mahasiswa Program Studi KPI IAI AL-AZIS yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah dinilai efektif dalam mengubah sikap mahasiswa ketika disampaikan secara persuasif, motivatif, dan relevan dengan kebutuhan mad’u. Media mimbar menjadi sarana paling efektif, disusul oleh radio dan media sosial. Dampak perubahan sikap terlihat dari peningkatan kedisiplinan ibadah, sikap toleransi, dan kepedulian sosial mahasiswa. Bentuk dan isi pesan dakwah yang diterima mahasiswa mencakup materi akidah, ibadah, akhlak, serta isu-isu aktual seperti solidaritas terhadap Palestina. Dakwah yang komunikatif dan kontekstual lebih mudah diterima dan diinternalisasi oleh mahasiswa.
STRATEGI KOMUNIKASI PENYIAR RADIO PRIMA FM 95.8 DALAM MENARIK MINAT PENDENGAR MELALUI PROGRAM HARIAN Nurhasanah; Supriadi M; Muhammad N. Abdurrazaq
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.648

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Penyiar Radio Prima FM 95.8 dalam Menarik Minat Pendengar Melalui Program Harian. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya strategi komunikasi dalam menjaga eksistensi radio di tengah persaingan media digital seperti Spotify dan YouTube. Radio Prima FM 95.8 Haurgeulis sebagai salah satu radio lokal berupaya mempertahankan pendengar melalui program-program harian yang kreatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi penyiar serta strategi komunikasi yang diterapkan dalam menarik minat pendengar, dengan fokus pada penerapan analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap penyiar serta manajer program Radio Prima FM. Analisis data dilakukan dengan menelaah kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dalam pelaksanaan strategi komunikasi penyiaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Radio Prima FM terletak pada gaya komunikasi penyiar yang interaktif, dekat dengan pendengar, dan penggunaan logat lokal yang menciptakan kedekatan emosional. Kelemahan ditemukan pada keterbatasan jumlah penyiar dan fasilitas teknologi. Peluang muncul dari kolaborasi dengan komunitas lokal, sedangkan ancaman berasal dari meningkatnya persaingan media digital. Hal ini menunjukan bahwa keberhasilan Radio Prima FM dalam menarik minat pendengar bergantung pada kemampuan penyiar dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif, menyesuaikan gaya siaran dengan karakteristik audiens, serta mengoptimalkan strategi komunikasi berbasis SWOT untuk memperkuat daya tarik program harian
PERSEPSI MAHASISWA KPI INSTITUT AGAMA ISLAM AL-ZAYTUN INDONESIA TENTANG PESAN TOLERANSI HABIB JA’FAR DI YOUTUBE NOICE EPISODE 19 Karimah Nur Hakiki; Supriadi M; Imang Maulana
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.649

Abstract

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan keberagaman agama dan budaya, sehingga sikap toleransi sangat penting untuk menjaga kerukunan antarumat beragama. Nilai-nilai toleransi ini tidak hanya diajarkan dalam Islam, tapi juga ada dalam ajaran agama lain seperti Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Semua agama tersebut mengajarkan pentingnya saling menghormati dan hidup rukun di tengah perbedaan. Salah satu tayangan yang memuat pesan-pesan toleransi adalah Episode 19 di Channel Youtube Noice, yang membahas tentang bagaimana agama dan budaya dapat saling berkaitan dan menghargai perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pesan toleransi yang disampaikan oleh Habib Ja’far dalam tayangan Youtube Noice Episode 19 serta memahami persepsi mahasiswa terhadap pesan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui pengamatan isi video, wawancara dengan mahasiswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan bisa memberikan gambaran tentang bagaimana pesan toleransi diterima oleh mahasiswa dan bagaimana media dakwah digital bisa membantu membentuk sikap saling menghormati antar pemeluk agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan toleransi yang disampaikan Habib Ja’far dalam video Youtube NOICE mencakup bentuk toleransi aktif, seperti ajakan berdialog, pengakuan terhadap perbedaan, dan pemahaman terhadap hubungan antara agama dan budaya, serta toleransi pasif berupa sikap menghormati secara sederhana, seperti memberi salam. Mahasiswa menilai pesan ini disampaikan dengan gaya yang santai dan mudah dipahami. Mereka memaknainya berdasarkan pengalaman pribadi, latar belakang agama, dan budaya masing-masing, serta memberikan respons secara kognitif, afektif, dan konatif. Secara keseluruhan, pesan toleransi ini diterima secara positif dan mendorong sikap aktif dalam menghargai perbedaan, meskipun sebagian mahasiswa tetap menunjukkan sikap pasif selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai pribadi mereka.
MAKNA DAN PEMAHAMAN PESAN KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN MUHADHARAH PADA SANTRI ANGKATAN XXVI MADRASAH TSANAWIYAH MA’HAD AL-ZAYTUN Fairuz Zein Al-Mas’Udi; Elang Burkhanudin H; Sobirin
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.653

Abstract

Penelitian ini menelaah secara komprehensif bagaimana pentingnya kajian komunikasi dalam melihat proses penyampaian dan penerimaan pesan berlangsung dalam konteks pembelajaran kegiatan Muhadharah sangat dipengaruhi oleh pesan yang disampaikan sehingga mampu dipahami dan dimaknai oleh para santri, baik sebagai penyampai maupun sebagai pendengar. Tujuan skripsi ini untuk menjelaskan pemahaman Para Santri tentang makna komunikasi. Penelitian ini juga untuk menjelaskan pemahaman pesan komunikasi dalam pembelajaran Muhadharah pada Santri Angkatan XXVI Madrasah Tsanawiyah Ma’had Al- Zaytun. Penelitian ini menggunakan metode utama yaitu, metode kualitatif. data yang diperoleh untuk penelitian ini melalui wawancara lapangan mendalam kepada Santri Angkatan XXVI. Madrasah Tsanawiyah Mahad Al-Zaytun yang bejumlah 4 informan dan 1 guru pembimbingi dari bagian kurikulum. Pengambilan data akurat dengan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan Bahwa pemahaman Santri angkatan XXVI Madrasah Tsanawiyah Ma’had Al-Zaytun Tentang Makna Komunikasi sudah cukup baik, meskipun masih sederhana dan beragam sesuai dengan pemahaman masing-masing. Para santri memaknai komunikasi sebagai sarana berbicara, bertukar pikiran, menyampaikan perasaan, hingga berbagi ilmu kepada orang lain. Mereka juga mulai memahami bahwa komunikasi tidak hanya sebatas ucapan, tetapi meliputi kemampuan mendengarkan, sikap, ekspresi, bahasa tubuh, serta menjaga etika berbicara. Bahwa pemahaman Santri angkatan XXVI Madrasah Tsanawiyah Ma’had Al-Zaytun menjadikan kegiatan Muhadharah bukan hanya sebagai latihan berbicara, tetapi sebagai sarana pembelajaran komunikasi yang menyeluruh. membentuk santri yang tidak hanya cakap berbicara di depan umum, tetapi juga berakhlak mulia, percaya diri, dan siap berperan sebagai komunikator yang efektif di masyarakat
PERAN JURNALISME WARGA DAN NILAI AKTUAL BERITA PADA PORTAL ANALISNEWS.CO.ID Wahyu Assidiq; Supriadi M; Muhammad N. Abdurrazaq Kholish
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.654

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran jurnalisme warga dan nilai aktual berita pada portal AnalisNews.co.id. Pokok masalah yang menjadi fokus penelitian ini adalah bagaimana peran jurnalisme warga, nilai aktual berita, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan jurnalisme warga pada portal AnalisNews.co.id. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam peran jurnalisme warga, nilai aktual berita, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan jurnalisme warga pada portal AnalisNews.co.id. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara ditujukan kepada 2 orang pengurus portal berita AnalisNews.co.id dan 2 orang jurnalis warga yang aktif berkontribusi didalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran jurnalisme warga pada portal berita AnalisNews.co.id terutama berasal dari rilis resmi instansi dan belum banyak melakukan liputan investigatif. Namun mereka tetap berperan strategis sebagai mitra distribusi konten dengan motivasi moral untuk menyampaikan berita yang bermanfaat dan dapat dipercaya. Kontribusi jurnalisme warga terbukti mempercepat arus informasi dan menjaga nilai aktual berita melalui publikasi cepat dan sistem terintegrasi, dengan tetap memperhatikan aspek kualitas dan kelayakan berita. Kendala yang dihadapi dalam penerapan jurnalisme warga meliputi kualitas penulisan yang belum optimal, minimnya pelatihan jurnalistik, serta keterbatasan pemahaman prinsip jurnalistik. Sehingga redaksi berperan penting sebagai gatekeeper dengan melakukan penyuntingan ketat dan pembinaan jurnalis warga.
DRAMATURGI FANS K-POP NCT PADA GENERASI Z DI MEDIA SOSIAL X Efriliani Dita Nafika
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.783

Abstract

Fenomena K-pop sebagai bagian dari Korean Wave telah mendorong terbentuknya komunitas fandom yang aktif dan partisipatif di media sosial, khususnya di kalangan Generasi Z. Salah satu fandom yang menunjukkan aktivitas digital yang intens adalah NCTzen, penggemar grup K-pop NCT, yang banyak memanfaatkan media sosial X sebagai ruang ekspresi dan interaksi. Sekelompok penggemar melakukan aktivitas dalam skala global, tanpa batasan dalam fan account. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dramaturgi fans K-pop NCT pada Generasi Z di media sosial X dengan menyoroti panggung depan dan panggung belakang dalam praktik fandom. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi, melalui observasi digital, analisis konten, dan wawancara terhadap penggemar NCT yang aktif di X. Teori dramaturgi Erving Goffman digunakan sebagai landasan analisis untuk memahami bagaimana penggemar menampilkan identitas dan performansi mereka di ruang publik digital (panggung depan), serta bagaimana proses organisasi, koordinasi, dan strategi fandom berlangsung di balik layar (panggung belakang). Penelitian ini menyimpulkan bahwa fandom NCTzen tidak hanya berperan sebagai konsumen budaya populer, tetapi juga sebagai aktor budaya digital yang secara aktif membangun identitas kolektif melalui dramaturgi media sosial. Keywords : Dramaturgi, K-pop, NCTzen, Generasi Z, Media Sosial X