cover
Contact Name
Sutriawan
Contact Email
sutriawan@umbima.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sutriawan@umbima.ac.id
Editorial Address
Jl. Anggrek, Nae, Kec. Rasanae Bar., Kab. Bima, Nusa Tenggara Bar. 84111, Indonesia
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Excellence Humanities and Religiosity
ISSN : -     EISSN : 30326087     DOI : 10.34304/joehr.v1i1
Jurnal PkM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Muhammadiyah Bima JoEHR (Pengabdian Kepada Masyarakat) berfokus pada penerbitan artikel tentang hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk apa pun, baik dalam bentuk produk maupun dalam bentuk modul dan metode. Jurnal ini memuat publikasi dari semua bidang ilmu, termasuk pendidikan, gizi, teknik, dan komputer. Ilmu Pendidikan, Sosial, Ilmu Pengetahuan, Teknologi Informasi, Olahraga, Hukum, Bahasa, Ekonomi, Bisnis, Seni,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
Penyuluhan Tentang Alur Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Langingi, Ake; Pongantung, Henny; Suparlan, Monica Sri Rejeki; Watak, Chintami Luciana Watak; Kasenda, Adelia; Roringpandey, Eklesia Roringpandey
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v2i2.347

Abstract

Patient registration is the initial stage of medical records in every health care facility, at the patient registration site the patient's personal identity data will be recorded as well as the purpose of his visit to the hospital. The reason for choosing the service topic is because many patients and families still do not understand the flow of outpatient patient registration at the hospital. The service method used is the pre-post test method through giving questionnaires about knowledge about the flow of outpatient registration. The result of this service activity is an increase in knowledge about the flow of outpatient patient registration. This activity is very important because patients and families need fast and precise service, so it is necessary to provide counseling or socialization about the flow of outpatient registration.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di SMK Negeri 1 Kotamobagu Hamzah, Strahmawati; Mokodongan, Siti Masyitha; Mokodompit, Mutiara Ramadani
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v2i2.348

Abstract

Kelompok usia remaja memiliki risiko dalam beberapa masalah kesehatan. Pada tahun 2015, angka kematian remaja diperkirakan 1,7 juta dengan penyebab utamanya berupa bunuh diri, cedera kecelakaan, maupun kematian ibu. Angka aborsi di Indonesia ini diperkirakan 2,4 juta, sekitar 16% dari aborsi tersebut dilakukan oleh remaja berusia 15–19 tahun. Kehamilan yang tidak diinginkan terjadi sebesar 10,2%. Studi pendahuluan yang dilakukan sebanyak 90% siswa belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian ini meliputi tiga tahapan yaitu tahap perencanaan dengan melakukan koordinasi pelaksana, studi pendahuluan dan perizinan. Tahap pelaksanaan dengan melakukan penyuluhan kesehatan kepada peserta tentang kesehatan reproduksi dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang kesehatan reproduksi. Tahap evaluasi dilakukan dengan memberikan umpan balik kepada peserta untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman siswa. Kegiatan penyuluhan kesehatan di SMK Negeri 1 Kotamobagu terlaksana dengan baik dan sesuai dengan perencanaan. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang kesehatan reproduksi dan meningkatnya pemahaman peserta untuk berperilaku positif terhadap kesehatan remaja.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Reboisasi Untuk Pembangunan Lingkungan Hidup Dan Biodiversity Muarif; Darmin, Darmin; Izzati Mardiah, Nurul; Jufrin, Jufrin; Fatir, Fatir
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v2i2.350

Abstract

Kerusakan lingkungan hidup dan hilangnya keanekaragaman hayati (biodiversitas) merupakan tantangan global yang mendesak dan saling terkait. Deforestasi, degradasi lahan, dan perubahan iklim telah membawa dampak negatif yang signifikan terhadap ekosistem, kesejahteraan manusia, dan keberlanjutan pembangunan. Di kabuapten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat hampi memiliki lahan kritis, ini disebabkan oleh Alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian, terutama untuk tanaman jagung di wilayah perbukitan dan pegunungan sudah sangat parah, termasuk di Desa Kuta, Kecamatan Parado Kabupaten Bima. Pada Februari 2025, WALHI menyebutkan bahwa sekitar 75% dari 250 ribu hektar kawasan hutan di Bima mengalami kerusakan, dan alih fungsi lahan menjadi penyebab utamanya. Metode pengabdian masyarakat, dilakukan pada bulan Februari sampai April di Desa Kuta, Kecamatan Parado. Dengan tahapan identifkasi masalah, sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat yang efektif, melalui pelibatan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan, secara signifikan meningkatkan tingkat keberhasilan reboisasi dan menumbuhkan rasa kepemilikan yang berkelanjutan.
Penyuluhan Tentang Manfaat Literasi Kesehatan Terhadap Pencegahan Hipertensi Watung, Grace; Sibua, Siska Sibua
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v2i2.352

Abstract

The prevalence of hypertension in adults has almost doubled from 650 million in 1990 to 1.3 billion in 2019. Hypertension contributes to 10.8 million preventable deaths each year and 235 million years of life lost or living with disability. The purpose of this activity is to increase community knowledge about hypertension prevention through health literacy in Modayag Village community. The devotion method used is the pre-post test method through administering questionnaires about knowledge of hypertension prevention through health literacy. Respondents in this activity were 31 people from Modayag Village. The results of this service activity increased knowledge about health literacy towards the prevention of hypertension. This activity is very important because the community needs the availability of information about the prevention of hypertension through health literacy, so it is necessary to provide counseling or socialization about health literacy on the prevention of hypertension.
Peningkatan Status Gizi Balita Melalui Meatball Euthynnus Affinis Di Puskesmas Penanae Kota Bima zara, dea; Ningrum, Dyah Ayu Retno Ningrum; Hadijah; Nur Fitrianingsih, Nur Fitrianingsih; Fatihah, Umratul Fatihah; Aini, Qurrata Aini
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v2i2.353

Abstract

The problem of malnutrition, especially underweight in toddlers, is still a serious challenge in the working area of ​​the Penanae Health Center, Bima City. This community service program aims to improve the nutritional status of toddlers with a nutritional intervention approach through the utilization of local resources, namely tuna (Euthynnus affinis), in the form of additional food (PMT) in the form of tofu fish meatballs. This activity includes an explanation of the product processing process to mothers of toddlers as well as counseling on the importance of animal protein intake and a balanced diet. The implementation method consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. Preparation includes coordination, recipe formulation. Implementation includes providing PMT and nutrition education to participants, while evaluation is carried out through observation of toddlers and interviews with parents regarding responses to the product. The results of the activity showed that tofu fish meatballs were well received by toddlers and parents, with a high level of acceptance in terms of taste and texture. In addition, there was an increase in the knowledge of mothers of toddlers regarding the importance of balanced nutrition. This program proves that local food-based nutrition interventions combined with community education can be an innovative and applicable solution in overcoming the problem of malnutrition in toddlers.
Hukum Penguatan Kesadaran Hukum Masyarakat Pesisir Terhadap Pengelolaan Sargassum Berkelanjutan Berbasis Partisipatif Di Teluk Waworada Kabupaten Bima: Hukum Irawansyah, Didik; Ridwan; Amin, Muhammad
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v2i2.384

Abstract

Teluk Waworada, Kabupaten Bima, merupakan wilayah pesisir dengan potensi besar dalam pemanfaatan Sargassum, namun pengelolaan yang tidak berkelanjutan telah memicu kerusakan ekosistem dan konflik pemanfaatan. Rendahnya kesadaran dan pemahaman hukum masyarakat pesisir terhadap tata kelola sumber daya laut menjadi tantangan utama dalam mewujudkan praktik pemanenan yang adil dan lestari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran hukum masyarakat melalui pendekatan partisipatif berbasis nilai yang tumbuh dan berkembang dalam desa tersebut. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum interaktif, pembentukan kelompok belajar desa, musyawarah masyarakat, serta fasilitasi penyusunan norma hukum dalam bentuk Peraturan Desa (Perdes). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi ekologis Sargassum, membangun kesepahaman lintas stakeholder, serta memperkuat inisiatif regulatif dari bawah. Strategi ini juga berhasil menghidupkan kembali kearifan lokal dan memperkuat kelembagaan masyarakat dalam pengawasan dan implementasi regulasi. Kesimpulannya, penguatan norma hukum berbasis masyarakat tidak hanya meningkatkan keberdayaan hukum warga pesisir, tetapi juga menciptakan tata kelola sumber daya laut yang adil, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal. Pendekatan ini layak direplikasi di kawasan pesisir lainnya yang menghadapi persoalan sama
Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bima Firmansyah, Muhd; Darmin, Darmin; Firmanto, Taufik; Ma'arij, Aman; Noris, M.; Rosmiati, Rosmiati
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v2i2.407

Abstract

Kesehatan Reproduksi Remaja Merupakan Kondisi Kesehatan Yang Menyangkut Masalah Kesehatan Organ Reproduksi, Yang Kesiapannya Dimulai Sejak Usia Remaja Ditandai Oleh Haid Pertama Kali Pada Remaja Perempuan Atau Mimpi Basah Bagi Remaja Laki-Laki. Kegiatan Ini Merupakan Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Dalam Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat Yang Dilaksanakan Oleh Dosen Dan Mahasiswa Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima. Tujuan Dari Kegiatan Tersebut Adalah Untuk Menigkatkan Pengetahuan Dan Pemahaman Siswa/I Terkait Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Dan Mencegah Sejak Dini Terkait Kasus Kasus Kesehatan Reproduksi Pada Remaja. Kegiatan Penyuluhann Ini Diikuti Oleh 32 Siswa/I. Metode Kegiatan Terdiri Dari 3 Tahap Meliputi Tahap Persiapan, Tahap Konfirmasi Kegiatan, Tahap Penyuluhan Dan Edukasi. Diharapkan Dengan Adanya Program Seperti Ini Dapat Menurunkan Dan Meminimalisir Risiko Masalah-Masalah Penyakit Menular Seksual Termasuk HIV/AIDS Kota Bima, Terbentuknya Perilaku Hidup Sehat, Serta Terpenuhinya Gizi Seimbang Yang Mendorong Kualitas Sumber Daya Manusia Unggul.
Penyuluhan Pneumonia Dan Pencegahan Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Kumbe Kota Bima dwi, dwi rezeki aulia; Muamar Iksan; Khatimah, Nur Husnul; Darmin; M. Noris; Ningsih, Suci Rahayu; Sudirman
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v2i2.408

Abstract

usia balita merupakan usia yang mengalami pertumbuhan yang sangat penting untuk diperatikan dan usia yang harus diberikan pola asuh yang baik dalam membantu pertumbuhannya, Penyuluhan Kesehatan ini dilakukan untuk mendorong dan meningkatkan pengetahuan ibu untuk melakukan Tindakan yang seharusnya di lakukan untuk mencegah terjadinya pneumonia pada usia balita, Penyuluhan Kesehatan ini dilakukan untuk mendorong danmeningkatkan pengetahuan ibu untuk melakukan Tindakan yang dilakukan untuk mengurangi terjadinya pneumonia pada usia balita, kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dilakukan di kelurahan Oi Fo'o, dengan melakukan penyuluhan Pneumonia dan pencegahan pneumonia pada balita di wilayah puskesmas kumbe, sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 5 orang tua balita Penyuluhan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan media leaflet agar memudahkan responden memahami materi serta memberikan rekomendasi kepada responden menjaga dan melakukan sanitasi lingkungan yang rutin untuk mencegah resiko terjadinya pneumonia pada balita. Hal ini dibuktikan dengan adanyapeningkatan pengetahuan responden mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan sanitasi serta pola konsumsi.
Program Rumah Belajar Literasi Baca-Tulis bagi Anak di Kelurahan Dara Faradila, Aulia; Nurayzanil Putri; Latifah; Alfarizin; Sharwanda Asfarina; Fathurrahman; Muhamamad Zulkarnain
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 3 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v3i1.419

Abstract

Abstrak Kemampuan literasi baca-tulis merupakan keterampilan dasar yang penting bagi anak sekolah dasar. Namun, di Kelurahan Dara, Kota Bima, masih banyak anak yang kesulitan mengenal huruf, mengeja kata, membaca sederhana, dan menulis dengan rapi. Program rumah belajar literasi baca-tulis dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk membantu meningkatkan keterampilan literasi dasar anak. Kegiatan berlangsung selama Juli 2025 dengan tujuh kali pertemuan, melibatkan 18 anak kelas 1-5 SD. , Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pembelajaran tatap muka, permainan edukatif, membaca terarah, bercerita, dan diskusi. Hasil asesmen menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi : 85% anak mampu mengenal huruf, 80% dapat membaca suku kata sederhana, 70% membaca kata sederhana,45% membaca kalimat pendek, serta 65% menulis kata sederhana dengan lebih rapi. Selain itu, anak-anak juga menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan kepercayaan diri selama mengikuti kegiatan. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi baca-tulis sekaligus menumbuhkan motivasi belajar serta kesadaran literasi di lingkungan masyarakat. Abtract Literacy skills are essential for elementary school children as the foundation for futher learning. However, in Dara village, Bima City, many children still struggle with recognizing letters, spelling words, reading simple texts, and writing neatly. The Literacy Learning House Program was implemented as a community service activity to improve children’s basic literacy skills. The program was carried out in July 2025 with seven meetings, involving 18 student from grades 1 to 5. The implementation used a participatory approach, including face-to-face learning, educational games, guided reading, storytelling, and group discussions. The results showed significant improvements in literacy skills : 85% of the children were able to recognize letters, 80% could read simple syllables, 70% could read simple words, 45% could read short sentences, and 65% could write simple words more neatly. In addition, the children demonstrated high enthusiasm and increased self-confidence throughout the program. therefore, this program proved effective in enhancing basic literacy skills while fostering learning motivation and literacy awareness within the community.
Edukasi Anti-Narkoba Berbasis Kearifan Lokal: Sinergi Mahasiswa KKN, BNN, Dan Polri Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Di Desa Kawinda Toi, Kabupaten Bima Muarif; Ilham; Wahyu Mulyadi; Iqbal Rahmatullah; Juvita; Munir
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 3 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v3i1.426

Abstract

Penyalahgunaan narkotika menjadi permasalahan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bima yang mengalami peningkatan kasus dari tahun ke tahun. Desa Kawinda Toi sebagai jalur perlintasan antarwilayah memiliki kerentanan tinggi terhadap peredaran narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas edukasi anti-narkoba melalui sinergi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan POLRI dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut selama program KKN berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis kearifan lokal “Maja Labo Dahu” lebih efektif dibandingkan metode penyuluhan konvensional, karena mampu menyentuh aspek budaya dan norma sosial masyarakat. Kolaborasi mahasiswa sebagai fasilitator, BNN sebagai penyedia materi, serta POLRI sebagai penguat legitimasi hukum terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat kepercayaan terhadap upaya pencegahan. Faktor pendukung utama adalah keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda desa, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana serta kesinambungan program yang masih menjadi tantangan. Dengan demikian, pencegahan penyalahgunaan narkotika memerlukan pendekatan partisipatif, kolaboratif, serta integrasi budaya lokal untuk menciptakan masyarakat desa yang lebih tangguh terhadap ancaman narkoba.