cover
Contact Name
Ulil Fauziyah
Contact Email
ulilfauziyah@pai.uin-malang.ac.id
Phone
+6285729510314
Journal Mail Official
mutaalim@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Jalan Gajayana No.50, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 28286227     DOI : https://doi.org/10.18860/mjpai
Mutaallim Jurnal Pendidikan Agama Islam adalah sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian di bidang pendidikan agama Islam baik literatur library research maupun lapangan field research dengan berbagai pendekatan Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun di bulan Maret Juni September dan Desember. Bahasa yang digunakan adalah Indonesia Inggris dan Arab. Mutaallim Jurnal Pendidikan Agama Islam dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Articles 104 Documents
MEDIA KARTU DOMINO UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MI ROUDLOTUL ULUM Kumala, Ailsa Tamzia; Ma'arif, Nabillah Putri; Amaliya, Aisah Nur Maulidiya
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 3 (2025): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v4i3.13023

Abstract

The low level of students' understanding of Islamic Cultural History and their lack of engagement during the learning process are among the challenges faced by MI Roudlotul Ulum Sidoarjo. This situation highlights the need for innovative teaching methods to enhance students' comprehension and active participation in learning Islamic Cultural History material. This study aims to improve students' engagement and learning outcomes by utilizing domino card media as an interactive teaching innovation. The research was conducted using a Classroom Action Research approach based on Kurt Lewin's cyclical model, comprising four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The study was carried out over two cycles, involving fourth-grade students as research subjects. The findings reveal that the use of domino card media effectively increased student engagement and learning outcomes. Observations recorded a rise in students’ enthusiasm during the learning process, as reflected in their active participation in group discussions and positive responses to the learning media. The implications of this research suggest that domino card media can serve as an effective alternative teaching tool, not only for improving Islamic Cultural History material comprehension but also for fostering an interactive and enjoyable learning environment. Abstrak Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi Sejarah Kebudayaan Islam serta minimnya keaktifan dalam proses pembelajaran menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh MI Roudlotul Ulum Sidoarjo. Hal ini mendorong perlunya penerapan inovasi dalam metode pembelajaran sehingga dapat meningkatkan pemahaman serta keaktifan siswa terhadap materi Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penggunaan media kartu domino sebagai inovasi pembelajaran yang interaktif. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas berbasis model siklus Kurt Lewin, yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan siswa kelas IV sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu domino mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Menurut hasil observasi yang mencatat adanya peningkatan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran, seperti terlihat dari keaktifan dalam diskusi kelompok dan respons positif terhadap media pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media kartu domino dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif, tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman materi Sejarah Kebudayaan Islam, tetapi juga untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.
IMPLEMENTASI METODE AS-SHOFWAH DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN: Studi Kasus Di SD Ta’mirul Islam Surakarta Fitriyanti, Dona Nur; Hakim, Pratiwi Rahmah
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 3 (2025): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v4i3.15653

Abstract

This study is motivated by the low level of Qur’anic reading literacy among elementary school students despite the development of various learning methods. The As-Shofwah method is an institutional innovation designed to accommodate students’ characteristics; however, its practical implementation in formal schools remains under-researched. This study aims to analyze the implementation of the As-Shofwah method in Qur’an learning in Class 2B of SD Ta’mirul Islam Laweyan Surakarta in the 2024/2025 academic year. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving tahsin tahfidz teachers, program coordinators, the principal, and students. Data validity was ensured through source and method triangulation, while data analysis used the Miles and Huberman interactive model: data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of the As-Shofwah method was conducted through three stages: planning, implementation, and evaluation. The planning stage involved teacher workshops and instructional guidelines without formal lesson plans. The implementation combined classical and individual learning strategies facilitated by two teachers in one class. Evaluation was conducted through daily reading assessments and level-promotion examinations (pentashihan) based on makharijul huruf, tajwid rules, and reading fluency. The study concludes that the As-Shofwah method effectively supports students’ Qur’anic reading improvement in a structured manner, although reinforcement is needed in formal pedagogical planning and instructional standardization.Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan literasi membaca Al-Qur’an pada anak usia sekolah dasar meskipun berbagai metode pembelajaran telah dikembangkan. Metode As-Shofwah merupakan inovasi pembelajaran membaca Al-Qur’an yang dikembangkan secara institusional untuk menyesuaikan karakteristik peserta didik sekolah dasar, namun kajian implementatifnya di lembaga formal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode As-Shofwah dalam pembelajaran Al-Qur’an di kelas 2B SD Ta’mirul Islam Laweyan Surakarta Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi guru tahsin tahfidz, koordinator program, kepala sekolah, dan siswa. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode As-Shofwah dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan dilakukan melalui workshop guru dan penyusunan pedoman pembelajaran tanpa RPP formal. Tahap pelaksanaan memadukan strategi klasikal dan individual dengan dua guru pengampu dalam satu kelas. Adapun evaluasi dilakukan melalui setoran bacaan harian dan pentashihan kenaikan jilid berdasarkan indikator makharijul huruf, kaidah tajwid, dan kelancaran bacaan. Temuan penelitian menegaskan bahwa metode As-Shofwah efektif mendukung peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa secara bertahap dan terstruktur, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan pedagogis formal dan standardisasi perangkat pembelajaran.
PERAN SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS EVALUASI PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Bula, Rizqah Fadhilah; Luneto, Buhari; Otaya, Lian G
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 3 (2025): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v4i3.16527

Abstract

This article explores the strategic role of educational supervision in enhancing the quality of learning evaluation for Islamic Education (PAI) teachers. Supervision functions not merely as administrative control, but also as a professional and transformative guidance process. In PAI learning, evaluation reflects not only student outcomes but also the quality of teaching. This study employs a library research method using a descriptive-analytical approach, systematically reviewing relevant scholarly literature including books, academic journals, and educational policy documents. The discussion centers on three key aspects: the philosophical foundation of supervision (its nature and goals), implementation principles that are systematic, objective, and democratic, and adaptive-reflective supervisory strategies. Findings suggest that when these elements are integrated professionally and contextually, supervision becomes a powerful tool to empower PAI teachers. Effective supervision ultimately contributes to the realization of excellent, responsive, and sustainable Islamic education. Abstrak Artikel ini membahas peran strategis supervisi pendidikan dalam meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Supervisi tidak hanya berfungsi sebagai kontrol administratif, tetapi juga sebagai proses pembinaan profesional yang bersifat transformatif. Evaluasi pembelajaran PAI tidak sekadar menilai hasil belajar peserta didik, tetapi juga mencerminkan mutu proses mengajar guru. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui telaah sistematis terhadap literatur ilmiah seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Kajian difokuskan pada tiga aspek utama: hakikat dan tujuan supervisi sebagai fondasi filosofis; prinsip pelaksanaan yang sistematis, objektif, dan demokratis; serta strategi supervisi yang adaptif dan reflektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketika ketiga aspek ini diintegrasikan secara profesional dan kontekstual, supervisi mampu menjadikan evaluasi pembelajaran sebagai sarana pemberdayaan guru PAI. Supervisi yang efektif berkontribusi pada terciptanya pendidikan agama Islam yang unggul, responsif, dan berkelanjutan.
KONTRIBUSI MUFASIR NUSANTARA DALAM MENJAGA PRINSIP WASATHIYAH: Studi Analisis Tafsir Al-Nur, Al-Azhar dan Al-Misbah Rozaq, Abd
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v4i2.24935

Abstract

Nusantara mufasir developed at the same time as Islam entered Indonesia, such as Hasby ash-Shiddiqie with his tafsir al-Nur, Hamka with his tafsir al-Azhar and Quraish Shihab with his tafsir al-Mishbah. These three figures have strong popularity and influence. Researchers in this context want to explore in more detail the interpretation of wasathiyah principles and their contribution, where recently the issue of moderation has developed due to the emergence of extreme understanding. By using a qualitative descriptive analysis method which is included in the library research category, researchers will explore references in the form of three tafsir books from each commentator and written reference sources related to the research theme. From the results of the systematic research, the presentation of the three tafsir uses the standard coherent systematics of the Ottoman Mushaf, with the same language style using popular writing. As for the form of writing, the tafsir of an-Nur and al-Azhar use a scientific form of writing, while al-Mishbah uses non-scientific writing. While the nature of the exegesis was all carried out individually with the exegetical knowledge obtained by Hasbi and Hamka autodidactically and Quraish Shihab which was achieved through formal education, the origins of all literature came from non-academic writing. Abstrak Mufasir nusantara berkembang bersamaan dengan agama Islam masuk ke Indonesia, seperti Hasby ash-Shiddiqie dengan tafsir al-Nur nya, Hamka dengan tafsir al-Azhar nya dan Quraish Shihab dengan tafsir al-Mishbahnya. Tiga tokoh ini mempunyai popularitas dan pengaruh yang kuat. Peneliti dalam kontek ini ingin menelusuri lebih terperinci penafsiannya mengenai prinsip-prinsip wasathiyah serta kontribusinya, yang mana pada akhir- akhir ini isu moderasi berkembang sebab munculnya pemahaman yang ekstrim. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yang termasuk dalam kategori library research peneliti akan menggali dari referensi yang berupa tiga kitab tafsir dari masing- masing mufasir dan sumber- sumber rujukan tertulis yang berkaitan dengan tema penelitian. Dari hasil penelitian Sistematika penyajian ketiga tafsir menggunakan sistematika runtut standart mushaf utsmani, dengan gaya bahasa yang sama-sama menggunakan penulisan popular. Adapun bentuk penulisannya tafsir an-Nur dan al-Azhar menggunakan bentuk penulisan ilmiah sedangkan al-Mishbah menggunakan penulisan non ilmiah. Sementara sifat mufasirnya semuanya dilakukan secara individual dengan keilmuan mufasirnya yang didapat Hasbi dan Hamka secara otodidak dan Quraish Shihab yang ditempuh dengan pendidikan formal,asal-usul literatur kesemuanya berasal dari penulisan non akademik.

Page 11 of 11 | Total Record : 104