cover
Contact Name
Juliaans Eliezer R. Marantika
Contact Email
j.gefuge@gmail.com
Phone
+6285319042296
Journal Mail Official
j.gefuge@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pend. Bahasa Jerman, Jurusan Pend. Bahasa dan Seni FKIP Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka Ambon 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Published by Universitas Pattimura
ISSN : -     EISSN : 29640318     DOI : https://doi.org/10.30598/jgefuege
Core Subject : Education,
J-Gefüge (German für Gesellschaft) yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura. J-Gefüge (German für Gesellschaft) adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian kepada masyarakat dengan focus dan scope pada bidang kependidikan, sosial, sains, bahasa dan ekonomi.
Articles 52 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN STEAM BERBASIS PROJEK PADA MATERI ENERGI TERBARUKAN DI SMA KELAS X Barus, Carolina Sri Athena; Wattimena, Herman Samuel; Jamaludin, Jamaludin; Batlolona, John Rafafy; Eveline, Erlin; Taihuttu, Jony
German für Gesellschaft (J-Gefüge) Vol 4 No 1 (2025): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.4.1.27-31

Abstract

This community service activity was conducted by lecturers from Universitas Pattimura at SMA Negeri 57 Central Maluku to introduce physics learning through a project-based STEAM approach. The focus was on renewable energy, implemented through a hands-on project of building gas-powered mini cars. Students were actively engaged in collaborative learning, which significantly enhanced their enthusiasm, creativity, and understanding of the concept of work. Evaluation showed the approach to be effective, though a longer project duration is recommended for optimal outcomes. This activity is expected to serve as a model for innovative science learning and to strengthen the partnership between universities and schools. Keywords: STEAM, Project, Higher- order thinking.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN PJOK INKLUSIF MEWUJUDKAN PENDIDIKAN JASMANI YANG MERATA DI ERA DIGITAL Tomasoa, Yellia; Apituley, Vicktor Henry Rony
German für Gesellschaft (J-Gefüge) Vol 4 No 2 (2025): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.4.2.55-59

Abstract

Pendidikan jasmani inklusif merupakan pendekatan dalam dunia pendidikan yang memberikan peluang kepada semua siswa termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus—untuk terlibat secara aktif dalam berbagai aktivitas fisik dan olahraga. Prinsip utama dalam pembelajaran PJOK adalah mendorong keterlibatan aktif siswa serta menumbuhkan rasa senang selama melakukan aktivitas fisik. Dalam konteks pendidikan inklusif, layanan pendidikan jasmani diberikan kepada seluruh anak dengan berbagai karakteristik, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus (ABK). Di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif, terdapat siswa dengan beragam jenis hambatan, seperti hambatan penglihatan, pendengaran, motorik, komunikasi, perhatian, emosi, perilaku, maupun sosial. Setiap siswa berhak memperoleh pendidikan jasmani yang mampu mendukung kebutuhan dan mengatasi hambatan yang mereka miliki. Oleh karena itu, proses pembelajaran pendidikan jasmani menjadi lebih menantang bagi guru, karena mereka harus memastikan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan bergerak yang sesuai dan mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal. Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dirancang berorientasi pada aktivitas yang mencakup berbagai bentuk gerak jasmani, olahraga, serta upaya menjaga kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Namun, dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu cepat, penting bagi sekolah-sekolah untuk tetap berusaha mengintegrasikan kemajuan teknologi dalam proses pembelajaran. Hal ini sejalan dengan temuan penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dapat membantu dalam pengembangan media pembelajaran, layanan bimbingan, pembelajaran bahasa, dan layanan perpustakaan online. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk melakukan pendampingan pembelajaran inklusif di Era digital. Kata Kunci: Pendidikan Inklusif, Pendidikan Jasmani, Era Digital
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN INSTRUMEN EVALUASI PEMBELAJARAN PADA GURU PJOK DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA Rumahlewang, Emma; Solissa, Jonas; Hasbullah, Bahmid; Hatu, Mesak; Syaranamual, Jusak
German für Gesellschaft (J-Gefüge) Vol 4 No 2 (2025): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.4.2.42-46

Abstract

The purpose of this community service activity is to improve teachers' competence in designing and developing effective learning evaluation instruments, which in turn is expected to improve the quality of student learning outcomes in PJOK learning. The method used in this service is the Technical Assistance Model in the form of training. The partners in this service are elementary school PJOK teachers in Maluku Tengara Regency, totaling 18 people. The instruments used to measure the achievement of the training activities were pre-tests and post-tests. The test results were then analyzed descriptively. The results of this training and mentoring showed an increase of 18% and were in the “moderate” category.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELALUI PELATIHAN ENGLISH FOR DAILY CONVERSATION BAGI REMAJA GPM IMANUEL KARANG PANJANG Kakerissa, Wenda Marlin; Tuasela, Reinhard Glory
German für Gesellschaft (J-Gefüge) Vol 4 No 2 (2025): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.4.2.47-54

Abstract

This Community Service Program aimed to enhance the English-speaking skills of teenagers from SMTPI Jemaat GPM Imanuel Karang Panjang Ambon through the English for Daily Conversation training. Conducted over one month (October 2–30, 2025), the program consisted of nine sessions covering basic conversational topics such as introductions, family, hobbies, and expressing opinions. The training employed Communicative Language Teaching (CLT) and Task-Based Learning (TBL) approaches, combining interactive tasks and simple digital media. Results from the pre-test and post-test revealed significant improvement: no participants scored in the Fair or Poor categories; five reached Excellent and fifteen achieved Good. Beyond linguistic improvement, participants developed greater confidence and motivation to use English in daily life. Moreover, the program inspired the Church Council’s Education Division to consider implementing similar training in other subjects such as Chemistry, Mathematics, Physics, and Biology should God permit.
PENGENALAN RESERVASI ONLINE DENGAN MENGGUNAKAN PLATFORM CHECK 24 Maruanaya, Rita Fransina; Soumokil, Piet; Karuna, Kalvin
German für Gesellschaft (J-Gefüge) Vol 4 No 2 (2025): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.4.2.60-63

Abstract

This Community Service activity aims to introduce students in the German Language Education Study Program with online reservations using the Check 24 platform, a prominent online service in Germany. This activity addresses the requirements of the tourism industry's workforce, specifically in online reservation tasks, which are expanding in tandem with advancements in digital technology and social demands. Future graduates must possess digital abilities, particularly knowledge, comprehension, and proficiency in utilising online platforms. This exercise employs the Experiential Learning technique, which prioritises direct experience as the fundamental source of learning. This method comprises many stages: 1) Introduction to the content, 2) Concrete experience, and 3) Reflection on the experience. The activity's results indicate that the 10 participants possess not only the capability to utilise the Check 24 platform effectively but also the intrinsic drive for independent and proactive learning, as well as self-development in line with the demands of the labour market, particularly within the tourist sector.
Pelatihan Ujian Sertifikasi Bahasa Jerman dan Peluang Karir Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Makassar Abd. Kasim Achmad; Femmy Angreany; Arlian Fachrul Syaputra; Alamsyah Alamsyah; Ernawati Ernawati
German fur Gesellschaft (J-Gefuge) Vol 5 No 1 (2026): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.5.1.14-22

Abstract

Penguasaan bahasa Jerman yang terstandar secara internasional menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman dalam menghadapi tuntutan global dan dunia kerja. Namun, masih terdapat kesenjangan antara kemampuan akademik mahasiswa dengan kesiapan mereka dalam menghadapi ujian sertifikasi serta pemahaman terhadap peluang karir. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan motivasi mahasiswa dalam menghadapi ujian sertifikasi bahasa Jerman sekaligus memberikan wawasan tentang peluang karir. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pemaparan materi secara interaktif, diskusi dan tanya jawab, berbagi pengalaman terkait peluang karir, serta simulasi latihan soal ujian sertifikasi melalui platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap struktur dan strategi ujian sertifikasi, peningkatan keterampilan teknis dalam mengerjakan soal, serta bertambahnya wawasan mengenai peluang karir di tingkat nasional dan global. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan motivasi mahasiswa untuk mengikuti ujian sertifikasi dan merencanakan karir secara lebih terarah. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan.
Edukasi Prinsip Gizi Seimbang Pada Pemain Sepakbola U-15 SMP Negeri 13 Ambon Aby Riestanti; Mesak Hattu; Welhelmina Unmehopa
German fur Gesellschaft (J-Gefuge) Vol 5 No 1 (2026): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.5.1.1-5

Abstract

Optimal nutrition is the cornerstone for youth soccer players to support their physical growth and athletic performance. However, based on a situational analysis of U-15 soccer players at SMP Negeri 13 Ambon, issues with poor eating habits were identified, such as the habit of skipping breakfast, which resulted in a high rate of complaints of extreme fatigue and post-training pain (25%). This Community Service (PKM) activity aims to improve young soccer players’ literacy and knowledge regarding the application of balanced nutrition principles. Educational interventions were provided to 31 student soccer players using a combination of visual media (PowerPoint) and modules (printed and digital). The educational materials focused on understanding the General Guidelines for Balanced Nutrition (PUGS), macronutrient proportions—particularly carbohydrates as a preventative measure against early fatigue—micronutrient intake, and hydration management. The conclusion of this study is that nutritional education interventions are highly effective in improving sports nutrition knowledge. It is hoped that this increased literacy will encourage independent behavioral changes in the daily dietary management of soccer players to support physical fitness and the achievement of maximum performance.
Pelatihan Literasi Digital bagi Guru SMA Negeri 44 Saparua melalui Media Interaktif untuk Mendukung Pembelajaran Mendalam Henderika Serpara; Eldaa Crystle Wenno; Patresia S. Apituley
German fur Gesellschaft (J-Gefuge) Vol 5 No 1 (2026): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.5.1.6-13

Abstract

Kemajuan teknologi digital menuntut guru untuk memiliki kemampuan dalam memanfaatkan media pembelajaran secara lebih interaktif, kontekstual, dan selaras dengan arah pembelajaran mendalam. Namun, kondisi awal mitra menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi pembelajaran, khususnya pada pembelajaran Bahasa Jerman di SMA Negeri 44 Saparua, belum terlaksana secara optimal. Kegiatan pengabdian ini diarahkan untuk memperkuat literasi digital guru melalui pengenalan dan pemanfaatan media pembelajaran interaktif, dengan penekanan pada penggunaan Nearpod dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan dirancang dalam tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan keberlanjutan program. Tahap pelaksanaan dilakukan secara luring selama dua hari melalui pengenalan berbagai platform digital, pendalaman penggunaan Nearpod, praktik penyusunan materi ajar, dan simulasi mengajar, yang kemudian dilanjutkan dengan pendampingan secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan yang dilakukan secara bertahap dan aplikatif memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan guru dalam mengintegrasikan media digital ke dalam pembelajaran. Evaluasi terhadap 12 peserta menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi, yaitu 91,6% pada aspek metode penyajian, 83,3% pada manfaat materi, 91,6% pada relevansi materi, 91,6% pada kejelasan bahasa, dan 100% pada aspek pengembangan diri. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam pemanfaatan media digital, tetapi juga memperkuat kesiapan profesional guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan mendalam.
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka pada Guru PJOK di Kabupaten Maluku Tenggara Jonas Solissa; Bahmid Hasbulla; Emma Rumahlewang; Idris Moh Latar; Johana Matitaputty
German fur Gesellschaft (J-Gefuge) Vol 5 No 1 (2026): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.5.1.23-28

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Modul ajar Kurikulum Merdeka sesuai dengan fase perkembangan, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik untuk memastikan pembelajaran bermakna dan berpusat pada siswa, yang pada akhirnya diharapkan dapat menaikkan mutu dan kualitas hasil belajar siswa dalam pembelajaran PJOK. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research dalam bentuk Workshop, Mitra dalam pengabdian ini adalah guru PJOK tingkat SD di Kabupataen Maluku Tengara sebanyak 20 orang. Instrumen untuk mengukur ketercapaian kegiatan pelatihan dengan Pre-test dan Post-test. Hasil tes kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil pelatihan dan pendampingan ini mengalami peningkatan sebesar 19% dan berada pada kategori “sedang”.
Pendampingan Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Jerman Berbasis Deep Learning Kalvin Karuna; Piet Soumokil; Carolina Lestuny
German fur Gesellschaft (J-Gefuge) Vol 5 No 1 (2026): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.5.1.29-36

Abstract

Perubahan kebijakan pendidikan, khususnya penerapan Kurikulum Merdeka dan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), menuntut guru untuk beradaptasi dalam merancang pembelajaran yang bermakna, namun masih terdapat keterbatasan pemahaman guru bahasa Jerman dalam mengembangkan perangkat ajar yang sesuai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru bahasa Jerman dalam mengembangkan modul ajar berbasis pembelajaran mendalam yang kontekstual dan berorientasi pada peserta didik. Metodologi yang digunakan adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk workshop yang melibatkan guru bahasa Jerman di Kota Ambon melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan metode presentasi, diskusi, serta praktik pengembangan modul ajar secara berkelompok dengan pendampingan. Hasil utama menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam serta kemampuan dalam menyusun modul ajar yang lebih bermakna, kontekstual, dan selaras dengan prinsip didaktik-metodik pembelajaran bahasa Jerman, disertai tingkat kepuasan peserta kegiatan yang tinggi terhadap relevansi dan penerapan materi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan berbasis workshop efektif dalam menjembatani kesenjangan antara kebijakan pendidikan dan praktik pembelajaran di lapangan, serta berimplikasi pada pentingnya program pengembangan profesional berkelanjutan untuk mendukung guru sebagai agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan pedagogi dan teknologi.