cover
Contact Name
Muhammad Ikrom
Contact Email
ikrom@uin-al-azhaar.ac.id
Phone
+6281311256537
Journal Mail Official
al-idaroh@uin-al-azhaar.ac.id
Editorial Address
Editor Office: Jl. Pelita No. 364 RT. 07 Kel. Pelita Jaya Kec. Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al-Idaroh
ISSN : 27760405     EISSN : 27759156     DOI : https://doi.org/10.53888/alidaroh
Jurnal Al-Idaroh merupakan jurnal karya ilmiah Prodi Manajemen Dakwah yang terbit dua kali dalam setahun oleh Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau. Jurnal ini focus pada hasil penelitian dan artikel ilmiah yang terkait Manajamen Dakwah. Karya Ilmiah yang diterbitkan pada Jurnal Al-Idaroh mencakup aspek Media dan pemikiran manajemen dakwah yang didalamnya terdapat nilai-nilai pendidikan, agama, sosial dan masyarakat. Redaksi menerima karya ilmiah yang belum pernah dipublikasikan di media cetak manapun baik secara online ataupun offline.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
KONTRIBUSI PEMIKIRAN ISLAM DALAM PERADABAN MODERN Walian, Anang; Rusli, Ris'an; Mardiah, Anisatul
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 1 (2022): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i1.497

Abstract

Modern civilization is indicated by the sophistication and advancement of technology in many sectors: such as information, communication, transportation, and science. Islam as one of the largest religion followed by human who contributed to thinking in this modern civilization. However, it is not well known how the contribution of Islamic thinking in modern civilization is and become a problem and urgency of this research. This research aims to explore the contribution of Islamic thinking in modern civilization. This research using library research. To collecting the data by conducting content analysis on relevant data related to the research object. The results of the research show that Islam has contributed to modern civilization in many aspects, including aspects of the development of science and technology by providing scientific foundation and scientific cue as modern science sources such as breastfeeding, lack of oxygen at height, differences in fingerprints humans, the existence of a human superego, and Big Bang theory. Peradaban modern diindikasikan dengan kecanggihan dan kemajuan teknologi di pelbagai sektor: seperti informasi, komunikasi, transportasi, serta ilmu pengetahuan. Islam sebagai salah satu agama terbesar yang dianut umat manusia turut memberikan kontribusi pemikiran dalam peradaban modern ini. Akan tetapi belum diketahui dengan baik, bagaimana kontribusi pemikiran Islam dalam peradaban modern ini. Dan ini menjadi permasalahan dan urgensi riset ini. Riset ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi pemikiran Islam dalam peradaban modern. Jenis riset ini ialah library research (penelitian pustaka). Pengumpulan data dengan cara melakukan konten analisis (content analysis) terhadap data relevan terkait objek riset. Hasil riset menunjukkan bahwa Islam turut berkontribusi dalam peradaban modern dalam berbagai aspek, termasuk pada aspek pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memberikan dasar dan isyarat ilmiah sumber sains modern seperti tentang pemberian air susu ibu (ASI) yang ideal, kurangnya oksigen di ketinggian, perbedaan sidik jari manusia, adanya superego yang dimiliki manusia, dan teori Big Bang.
STRATEGI DAKWAH KH. AHMAD RIF’AN DI PONPES BAHRUL ULUM RANTAU JAYA KABUPATEN MURATARA Tusa’diyah, Nurhidayah; Prasetyo, Heru; Putri, Depi; Agussalim, Agussalim
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 1 (2022): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i1.498

Abstract

Da'wah is an obligation that must be done by Muslims. And to support one's success in preaching is needed the right and good strategy. KH. Ahmad Rif'an is an exemplary figure who is the leader of the bahrul ulum boarding school which is known by the surrounding community and the assets of the preacher in the northern musi rawas district. This is inseparable from the right da'wah strategy, especially in the environment of pesantren bahrul ulum huts. The purpose of the research is to describe what da'wah strategies kh uses. Ahmad Rif'an, and any things that hinder his da'wah activities. This research uses a type of qualitative descriptive research. The results of this study explain that various da'wah strategies are oral bil da'wah, da'wah bil hal and da'wah bil mal. Then the inhibiting factor of KH da'wah. Ahmad Rif'an covers the economic and family background of the santri. Dakwah merupakan kewajiban yang mesti dilakukan oleh umat islam. Dan untuk menunjang kesuksesan seseorang dalam berdakwah sangat diperlukan strategi yang tepat dan baik. KH. Ahmad Rif’an tokoh yang teladan yang merupakan pimpinan pondok pesantren bahrul ulum yang dikenal oleh masyarakat sekitar dan aset pendakwah di kabupaten musi rawas utara. Hal ini tidak terlepas dari strategi dakwah yang tepat, khususnya di lingkungan pondok pesantren bahrul ulum. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan strategi dakwah apa saja yang gunakan KH. Ahmad Rif’an, dan hal-hal apa saja yang menjadi penghambat aktifitas dakwahnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menerangkan bahwa macam-macam strategi dakwahnya adalah dakwah bil lisan, dakwah bil hal dan dakwah bil mal. Kemudian faktor penghambat dakwah KH. Ahmad Rif’an meliputi latarbelakang ekonomi maupun keluarga dari santri.
PENERAPAN MANAJEMEN OPERASIONAL IBADAH UMRAH SAAT PANDEMI COVID-19 PADA PT SUTRA TOUR HIDAYAH LAMONGAN Khanani, Farich; Bramayudha, Airlangga
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 1 (2022): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i1.503

Abstract

Abstract: In an effort to respond to the impact of COVID-19, the Indonesian government has limited all its activities. The impact of the enactment of this policy is experienced by business actors who organize Umrah pilgrimages and international flights. In dealing with this, many Umrah travellers have experienced a setback in their business to the point of closing the business. During the pandemic, PT Sutra Tour Hidayah dispatched dozens of Umrah pilgrims. This study aims to determine the implementation of the operational management of PT Sutra Tour Hidayah's Umrah worship in the Pandemic Period. This study uses a descriptive qualitative research approach. The data collection techniques were carried out through interviews, observation and documentation. Then the data were analyzed using the narrative analysis method. The result of this study is that the implementation of operational management for Umrah organizers during the pandemic has been well implemented on the basis of operational management functions, including planning, scheduling, and monitoring with strict health protocols. In addition, carrying out the rules issued by the Indonesian Ministry of Religion regarding Umrah travel guidelines during the pandemic. In general, there are almost no problems in implementation. However, there are still external factors that still affect operational activities. Abstrak: Upaya merespon dampak COVID-19, pemerintah Indonesia membatasi seluruh kegitannya. Dampak dari diberlakukannya kebijakan tersebut dialami oleh pelaku usaha penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan penerbangan Internasional. menghadapi hal tersebut, banyak travel umrah yang mengalami kemunduran usahnaya sampai menutup usaha tersebut. Pada masa pandemi PT Sutra Tour Hidayah memberangkatkan puluhan jamaah umrah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen operasional ibadah umrah PT Sutra Tour Hidayah di Masa Pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan metode analisis naratif. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan manajemen operasional pada penyelenggara umrah di masa pandemi telah diterapkan dengan baik atas dasar fungsi manajemen operasional, diantaranya adalah perencanaan, penjadwalan, dan pengawasan dengan protokol kesehatan yang ketat. Disamping itu, menjalankan aturan yang dikeluarkan Kemenag RI tentang pedoman perjalanan umrah selama masa pandemi. Secara garis besar, hampir tidak ada kendala dalam pelaksanaan. Namun masih terdapat faktor eksternal yang masih mempengaruhi kegiatan operasional.
Tiktok Sebagai Media Dakwah (Analisis Isi Pesan Dakwah Akun Tiktok @baysasman00) Falestyana Sari, Anggita; Ulfa Ni’amah, Lutfhi
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 1 (2022): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i1.504

Abstract

The following research aims to analyze the content of da'wah messages on the @basysasman00 tiktok account. This is what motivated the researchers to conduct research on one of the young preacher's tiktok accounts, namely Husain Basyaiban. The Tiktok application is known as one of the social media that is widely used by various groups. Users can display their creativity and skills through videos that they upload on their Tiktok account to get likes and comments. Currently, there are several young scholars, using the Tiktok application as a medium for spreading Islamic da'wah, one of which is Husain Basyaiban. This study uses descriptive qualitative research methods with data and information collection techniques through the Tiktok account @baysasman00. The results showed that the tiktok application was not only used as a medium for uploading videos and increasing the creativity of its users, it can now also be used as a medium to spread da'wah in all circles, especially millennials who currently access the tiktok application a lot. In the video content uploaded by Husain Basyaiban, it contains various meanings about Istidraj and the prohibition of someone from resembling the opposite sex. Keyword: da’wah, media da’wah, tiktok application. Penelitian berikut bertujuan menganalisa isi pesan dakwah pada akun tiktok @basysasman00. Hal inilah yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian pada salah satu akun tiktok pendakwah muda yaitu Husain Basyaiban. Aplikasi Tiktok diketahui sebagai salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh berbagai kalangan. Pengguna dapat menampilkan kreativas dan skill mereka melalui video yang mereka unggah pada akun Tiktok mereka demi mendapatkan like dan komentar. Saat ini terdapat beberapa ulama muda, memanfaatkan aplikasi tiktok sebagai media menyebarkan dakwah islami, salah satunya Husain Basyaiban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif dengan teknik pengumpulan data dan informasi melalui akun Tiktok @baysasman00. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi tiktok bukan hanya digunakan sebagai media untuk mengunggah video dan meningkatkan kreativas penggunanya, kini juga dapat digunakan sebagai media untuk menyebarkan dakwah disemua kalangan terutama kaum milenial yang saat ini banyak mengakses aplikasi tiktok. Dalam video konten yang diunggah Husain Basyaiban mengandung berbagi makna mengenai Istidraj dan larangan seseorang menyerupai lawan jenis.
MANAJEMEN MASJID DALAM MEMAKMURKAN MASJID ISLAMIC CENTER SYEKH ABDUL MANAN INDRAMAYU DI BIDANG IMARAH Dinillah, Muhammad Hafidz; Sobirin, Sobirin; Abdurrazaq, Muhammad Nur Kholish
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2022): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i2.514

Abstract

The management of imarah which is applied by the mosque management in prospering the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque is the center of attention and how the mosque management faces the opportunities and challenges that exist because it is an icon of Indramayu. The purpose of this research is to find out how the management system of the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque in the field of emirates and to find out the opportunities and challenges in prospering the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The results of this research indicate that the process of prospering mosques implemented by mosque administrators has met the requirements of existing mosque management knowledge, therefore the author can say that the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque can be used as an example as well as a benchmark for mosques that others, especially those in the City of Indramayu, because the mosque management applied is almost close to perfection. Manajemen imarah yang diterapkan oleh pengurus masjid dalam memakmurkan Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu menjadi pusat perhatian serta bagaimana pihak pengurus masjid dalam menghadapi peluang dan tantangan yang ada karena merupakan ikon Indramayu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sistem manajemen Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu di bidang imarah serta untuk mengetahui peluang dan tantangan dalam memakmurkan Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan doumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses dari memakmurkan masjid yang diterapkan oleh pengurus masjid sudah memenuhi syarat-syarat ilmu manajemen masjid yang telah ada, maka dari itu penulis dapat mengatakan bahwa Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu dapat dijadikan contoh sekaligus patokan untuk masjid-masjid yang lain, khususnya yang ada di Kota Indramayu, dikarenakan manajemen masjid yang diterapkan hampir saja mendekati kesempurnaan.
IMPLEMENTASI NILAI SUFISTIK DALAM MODEL MANAJEMEN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH MA NU PUTRA BUNTET PESANTREN CIREBON Alfayyadl, Ahmad Fasya; Lessy, Zulkipli
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2022): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i2.518

Abstract

According to Roger, there are three elements for an institution or organization to achieve success, namely good leadership, good management, and good teamwork. In this case, schools need to have good leaders or principals in carrying out their duties so that the needs of the school can run well. A good principal can be seen from his or her leadership model. The purpose of this study is to provide an understanding of good and correct leadership models in order to achieve the expected goals. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. Therefore, the researcher used triangulation technique. The result is that there are Sufistic values ​​that are implemented by the principal of the MA NU Putra Buntet Pesantren Cirebon. The Sufistic values ​​are patience, humility, sincerity, istiqamah, wara', responsibility, and pleasure. The conclusion is that if there is a good and right leadership model, it will produce something good and right, as happened at MA NU Putra Buntet Pesantren Cirebon. Menurut Roger terdapat tiga elemen agar lembaga atau organisasi mencapai kesuksesan, yakni kepemimpinan yang baik, manajemen yang baik, serta kerjasama tim yang baik. Dalam hal ini, sekolah perlu memiliki pemimpin atau kepala sekolah yang baik dalam menjalankan tugasnya agar kebutuhan dan keperluan dalam sekolah dapat berjalan dengan baik. Kepala sekolah yang baik dapat dilihat dari model kepemimpinannya. Tujuan penelitian ini ialah memberikan pemahaman terkait model kepemimpinan yang baik dan benar agar tercapainya tujuan yang diharapkan. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Oleh karena itu, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Hasilnya yaitu adanya nilai sufistik yang diimplementasikan oleh kepala sekolah MA NU Putra Buntet Pesantren Cirebon. Nilai sufistiknya yakni sabar, tawadhu, ikhlas, istiqamah, wara’, tanggung jawab, dan rida. Kesimpulannya adalah dengan adanya model kepemimpinan yang baik dan benar maka akan menghasilkan sesuatu yang baik dan benar pula, seperti halnya yang terjadi di MA NU Putra Buntet Pesantren Cirebon.
KEBEBASAN BERAGAMA MENURUT TAFSIR AL-MISBAH AL-QURAN SURAT AL-BAQARAH AYAT 256 Kuswantoro, Kuswantoro; Alfi, Imam
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2022): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i2.543

Abstract

Freedom of religion is often misinterpreted as freedom not to have a religion or freedom to change religions. This is a miss-interpretation of religious freedom. In Surat Al-Baqarah 256 it states that there is freedom of religion, but the scholars say there is no absolute freedom to change religions, this refers to the Al-Quran mufasir Quraish Shihab. This research method uses library research methods to collect data by means of documentation. The results of the research based on the interpretation of Al Baqarah 256 are that freedom of religion exists in Islam, namely freedom in belief or in religion, people who embrace Islam or other religions may not be on the basis of coercion, but the commentators do not explain freedom to change religions. Kekebasan beragama sering disalah artikan kebebasan untuk tidak bergama atau kebebasan untuk berpindah-pindah agama. Hal tersebut merupakan kesalahan penafsiran dari kebebasan beragama. Pada Surat Al-baqarah 256 memang menyatakan adanya kebebasan beragama, namun para ulama mengatakan tidak ada kebebasan mutlak untuk berpindah agama hal ini merujuk pada Al-Quran mufasir Quraish Shihab. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) pengumpulan data dengan cara dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan tafsiran surat Al Baqarah 256 adalah kekebasan beragama ada dalam Islam yaitu kebebasan dalam keyakinan atau dalam agama, orang memeluk agama Islam atau agama lain tidak boleh atas dasar paksaan, akan tetapi ulama tafsir tidak menjelaskan kebebasan berganti agama.
PERAN FATAYAT NU TERHADAP PENGEMBANGAN KUALITAS AHLAK MASYARAKAT DESA RANDUWATAN KECAMATAN WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN Isnaeni, Rizki; Artika Fitriani, Putri; Qomariyah, Qomariyah
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2022): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i2.544

Abstract

Human morality will grow to follow what is around him, if around the environment there are bad habits then a person's morality will follow the surrounding circumstances, and vice versa. In addition, the more advanced technology such as the presence of smartphones, if it is not balanced with control, it can lead to disgraceful behavior in society because the time is only spent playing smartphones such as viewing content that is not useful. Therefore, it is necessary to have a tool to control so that the creation of good morals in the community or can develop the quality of community morality. The method used in this study is qualitative research because the author in collecting data by conducting direct observations to the village of Randuwatan, Wonokerto sub-district through interviews with the administrators and fatayat NU members of Randuwatan village. The results of this study are that the role of fatayat in Randuwatan village is very helpful in developing the morals of the Randuwatan village community through activities that have been planned by fatayat such as zanji which is carried out regularly on Monday nights, ziaroh which is carried out every year, compensation for orphans which is carried out every month. Muharram and before the new student admission period to meet the school supplies for children in need. In addition, the NU fatayat of Randuwatan village always celebrates Islamic days such as Isra Miraj and the birthday of the Prophet Muhammad. Ahlak manusia akan tumbuh mengikuti apa yang ada disekitarnya, apabila disekitar lingkungannya terdapat kebiasaan buruk maka ahlak seseorang akan mengikuti pada keadaan sekitarnya, begitupun sebaliknya. selain itu juga semakin majunya teknologi seperti hadirnya smartphone jika tidak diimbangi dengan control maka dapat menimbulkan ahlak yang tercela pada masyarakat karena waktunya hanya dihabiskan bermain smartphone seperti melihat koten-konten yang tidak bermanfaat . Oleh karena itu, perlu adanya alat untuk mengontrol agar terciptanya ahlak yang baik pada diri masyarkat atau dapat mengembangkan kualitas ahlak masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif karena penulis dalam mengumpulkan datanya dengan melakukan obsevasi langsung ke desa randuwatan kecamatan wonokerto melalui wawacara terhadap pengurus dan aggota fatayat NU desa randuwatan. Hasil dari penelitian ini adalah peran fatayat di desa randuwatan sangat membantu dalam pengembangan ahlak masyarakat desa randuwatan melalui kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan oleh fatayat seperti berzanji yang dilakasanakan secara rutin pada malam senin, ziaroh yang dilaksanakan setiap tahunnya, santunan anak yatim yang dilaksanakan setiap bulan muharam dan menjelang masa penerimaan siswa baru untuk memenuhi perlengkapan sekolah anak-anak yang membutuhkan. Selain itu, fatayat NU desa randuwatan selalu merayakan hari-hari islam seperti isra miraj dan maulid nabi Muhammad SAW.
NILAI-NILAI RELIGIUSITAS DAN RITUAL DALAM SIRAMAN PENGANTIN ADAT JAWA: SUATU TINJAUAN AGAMA DAN BUDAYA Sari, Onica; Lessy, Zulkipli
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2022): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i2.545

Abstract

One of the ritual practices that has been passed down from generation to generation since decades ago is ritual of Siraman. Siraman is a ritual carried out at weddings in Javanese tradition. This is symbolic which means being able to clean up negative things both physically and mentally before carrying out the ijab qabul. This study aims to reveal the history, religiosity and concept of the bridal shower ritual in Javanese customs. This research method uses descriptive qualitative methods with content analysis techniques. In addition to self-purification, washing or bathing in a meaningful way to ask for guidance and safety from God for their life after marriage. During the Siraman, prayers for the bride and groom are recited. This splash is also a sign that the quotes, deeds, and thoughts of the bride and groom are clean. In the end, the ritual of Siraman becomes a cultural tradition in which philosophical and religious values are closely contained. Salah satu praktik ritual yang lahir turun temurun sejak puluhan tahun silam yakni ritual siraman. Siraman adalah ritual yang dilaksanakan pada perayaan pernikahan pengantin dalam adat jawa. Siraman ini merupakan simbolis yang bermakna mampu membersihkan hal-hal yang negatif baik fisik ataupun mental pengantin sebelum dilaksanakan nya ijab qobul. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sejarah, religiusitas dan konsep ritual siraman pengantin dalam adat Jawa. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik conten analysis. Disamping untuk penyucian diri, siraman ataupun mandi bermakna pengantin meminta petunjuk dan keselamatan kepada sang khaliq untuk kehidupan keduanya setelah menikah. Selama siraman berlangsung, dilantunkan doa-doa kebaikan untuk kedua pengantin. Siraman ini juga menjadi tanda agar perkataan, perbuatan, maupun pikiran kedua pengantin bersih. Pada akhirnya, ritual siraman menjadi sebuah tradisi budaya yang didalamnya terkandung erat nilai filosofis dan nilai agama.
MANAJEMEN RUMAH TAHFIDZ HIDAYATUL ATHFAL KALI BENING KECAMATAN TUGUMULYO DALAM MENINGKATKAN MINAT SANTRI MENGHAFAL AL-QURAN Irawan, Purna; Eka Sari, Meilida; Putri, Depi; Noviana Komsi, Dwi; Ikrom, Muhammad
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 1 (2022): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i1.565

Abstract

Santri yang belajar di rumah tahfidz Hidayatul Athfal Kali Bening Kecamatan Tugumulyo adalah santri yang masih sekolah di lembaga pendidikan umum. Dalam kesehariannya mereka harus berusaha dengan lebih keras agar sukses dalam sekolah dan sukses dalam menghafal. Dugaan sementara tentang manajemen atau strategi menghafal Al-Qur’an yang ada di rumah tahfidz Hidayatul Athfal yang belum dijalani dengan istiqomah, ahirnya mengakibatkan lambat proses hafalannya, atau juga berpengaruh dengan seringnya ganti pengasuh / guru pengajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang minat santri dengan belajar dirumah tahfidz dan penelitian tersebut harapanya memberikan manfaat kepada pembaca untuk menambah keilmuan tentang manajemen rumah tahfidz dalam meningkatkan minat menghafal santri. Adapun yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode deskreptif-kualitatif. Hasil dari penelitian ini dimana Manajemen di Rumah Tahfidz Hidayatul Athfal terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Perencanaan terdiri dari perencanaan filrrasi, perencanaan 5W 1H, perencanaan berdasarkan waktu, perencanaan strategis. Pengorganisaian terdiri dari pemimpin, sumber daya manusia dan sistem. Pelaksanaan juga terdiri dari motivasi, komunikasi, kepemimpinan. Sedangkan pengawasan terdiri daripengawasan Rumah Tahfidz, tipe pengawasan, tahap pengawasan. Adapun pendukung dari dalam, para pengurus dan para asatidznya sangat semangat dan mempunyai tujuan yang sama dalam melaksanakan visi dan misi dan program kegiatan Rumah Tahfidz, Para pengurus dan para asatidznya sudah mempunyai pemasukan penghasilan sendiri-sendiri di luar Rumah Tahfidfz, sarana dan prasarananya sudah ada, para santrinya lumayan banyak, pengurusnya sudah mempunyai fasilitas sendiri seperti kendaraan roda empat dan alat komunikasi.