cover
Contact Name
Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Contact Email
jtpdmunublitar@gmail.com
Phone
+6281555326717
Journal Mail Official
jtpdmunublitar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Masjid No. 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 28078527     EISSN : 28083962     DOI : 10.28926
JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): distributes articles related to meta-analysis (including systematic reviews) and research and suggestions for the teaching and learning process in Elementery school, junior high school, and senior high school. In addition, JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): presents articles that link the latest research in the fields of teacher education, child development, learning psychology, inclusion, special education, teaching strategies and innovations, and educational assessment, all of which are related to the basics of education.
Articles 227 Documents
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Diskusi dengan Menggunakan Media Diorama pada Siswa Kelas VIII SMPN 2 Gending Tahun Pelajaran 2017/2018 Rahayuningsih, Sri
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkakan keterampilan menulis siswa dengan menggunakan media diorama. Adapun keterampilan yang dimaksud adalah keterampilan dalam menulis teks diskusi. Penelitian dilakukan pada Siswa Kelas VIII SMPN 2 Gending Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian adalah PTK denan 2 siklus. Keterampilan menulis yang dimaksud diukur berdasarkan indicator yang telah ditetapkan. Hasil penelitiann mneunjukkan jika penggunaan media diaroma dapat meningkatan keterampilan menulis siswa pada teks diskusi. Sebelum tindakan siswa mendapatkan skor rata – rata 53,94, pada saat siklus I nilai mneingkat menjadi 66,25 dan pada siklus II nilai siswa menjadi 85,15.
ANALISIS HUBUNGAN PENERAPAN METODE BERNYANYI PADA PERKEMBANGAN BAHASA ANAK DI PAUD AL HIDAYAH TANGGUNG prawinda, raras ayu; Farantika, Dessy; Rachmah, laela Luthfiana; nindiya, devi candra
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.631

Abstract

Usia dini ialah usia puncak keemasan bagi anak karena di usia itu anak-anak mengalami puncak perkembangan baik fisik ataupun psikis. Salah satu perkembangan anak di masa itu ialah kemampuan berbahasa baik tulis maupun lisan. Bahasa anak harus dikembangkan secara simultan dan tepat sesuai dengan tahapan perkembangan fisik dan psikis anak lainnya. Anak usia 4-6 tahun seyogyanya bisa berbicara dengan runtut, bertanya dan menjawab pertanyaan, mengetahui berbagai bilangan, menulis namanya, dan menyusun kalimat. Akan tetapi berdasarkan observasi awal siswa PAUD Al Hidayah Tanggung, masih banyak anak yang kemampuan berbahasanya belum berkembang. Ditunjukkan dengan 62% dari 18 anak belum bisa berbahasa lisan dan tulisan dengan baik sedangkan sisanya 38% anak sudah bisa melakukan dengan baik. Kurangnya kemampuan berbahasa mereka terlihat dari kurangnya komunikasi mereka dengan guru dalam aktivitas kesehariannya. Mengingat pentingnya kemampuan berbahasa maka perlunya metode yang tepat untuk upaya pengembangannya. Metode yang dimaksud adalah metode bernyanyi. Alasan dipilihnya metode ini dikarenakan anak-anak dari berbagai usia suka mendengarkan, bernyanyi dan belajar melalui lagu. Beberapa riset menunjukkan bahwa penerapan metode bernyanyi memberikan dampak positif bagi perkembangan bahasa anak, dimana anak bisa menambah perbendaharaan kata yang dimiliki. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara penerapan metode bernyanyi dengan kemampuan berbahasa siswa di PAUD Al Hidayah Tanggung, Kecamatan Garum Kabupaten Blitar pada tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan model eksperimen semu yaitu memakai desain penelitian One Shot Case Study. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan non tes. Tes digunakan untuk pengumpulan data metode bernyanyi dan kemampuan berbahasa tulis, dan non tes berupa cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan signifikan positif antara penerapan metode bernyanyi dengan kemampuan berbahasa baik tulis ataupun lisan pada siswa PAUD Al Hidayah Tanggung, Kecamatan Garum Kabupaten Blitar pada tahun pelajaran 2022/2023.
Peningkatan Penguasaan Materi Menentukan Akar-Akar Persamaan Kuadrat Melalui Penggunaan Powerpoint Bagi Kelas IX SMP Negeri 1 Gading Tahun Pelajaran 2018/2019 Sudjono, Sudjati
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.650

Abstract

Berdasarkan observasi awal di kelas IX SMP Negeri 1 Gading ditemukan masalah dalam pembelajaran matematika. Proses pemebelajaran masih berpusat pada guru. Guru belum menggunakan multi metode dan kurang memberikan motivasi serta penggunaan media pembelajaran masih terbatas sehingga pada saat pembelajaran yang berlangsung siswa kurang aktif. Pembelajaran yang demikian menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah melalui penggunaan media powerpoint dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gading dalam pembelajaran matematika Tahun Pelajaran 2018/2019?. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui penggunaan media powerpoint pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gading. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini terdiri atas dua siklus masing-masing siklus dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gading. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran meningkat. Peningkatan keterampilan guru sebesar 20,4% dari 62.5% pada siklus I dengan kategori baik menjadi 84.4% pada siklus II dengan kategori sangat baik, (2) Aktivitas siswa juga meningkat. Peningkatan aktivitas siswa sebesar 16,6 dari 54.34% dengan kategori baik pada siklus I menjadi 77% pada siklus II dengan kategori baik, (3) Ketuntasan siswa meningkat dari 59,57% pada akhir siklus I menjadi 97,87% pada akhir siklus II. Data tersebut telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu sebesar 85%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui penggunaan media powerpoint dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Saran bagi guru adalah penggunaan media powerpoint dapat digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan pembelajaran matematika di SMP
Peningkatan Kemampuan Guru dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar melalui Diskusi Guru Wijiarso, Wijiarso
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.654

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah: 1). Mendeskripsikan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar melalui diskusi guru. 2). Medeskripsikan pelaksanaan diskusi guru. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan sekolah (PTS). Peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar melalui pendekatan diskusi guru di SD Negeri Tangunan Kec. Puri Kab. Mojokerto, pada semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi diskusi adalah 79,38 katagori”cukup,sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 84,88, katagori “baik”,nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 78,75 katagori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,50, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 78,33 katagori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,08 katagori “baik”
Supervisi Klinis Teknik Grow Me untuk Meningkatkan Kemampuan Guru Menerapkan Model Pembelajaran Problem Base Learning di MTs Nurul Falah Airmesu Timur Sawiran, Sawiran
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.655

Abstract

Laporan Best Practices ini dilatarbelakangi oleh kemampuan guru MTs Nurul Falah Airmesu Timur dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Base Learning yang masih membutuhkan pembinaan. Masalah yang diungkap pada best practices ini adalah “Apakah Supervisi Klinis Teknik GROW ME dapat meningkatkan kemampuan guru menerapkan model pembelajaran Problem Base Learning di MTsS Nurul Falah Airmesu Timur?” Hasil analisis data observasi dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan guru menerapkan model pembelajaran Problem Base Learning di MTsS Nurul Falah Airmesu Timur melalui supervisi klinis Teknik GROW ME. Hal ini terlihat dari rata-rata nilai hasil observasi penilaian guru menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran sebelum tindakan sebesar 68 dengan kriteria ketercapaian cukup meningkat menjadi 86 dengan kriteria ketercapaian baik, dan rata-rata nilai hasil observasi penilaian guru dalam pelaksanaan pembelajaran sebelum tindakan sebesar 56 dengan kriteria ketercapaian cukup meningkat menjadi 83 dengan kriteria ketercapaian baik.
Penggunaan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Materi Struktur dan Fungsi Bagian Tumbuhan pada Siswa Kelas IV SD Negeri Tanjungsari Supardi, Supardi
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.661

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan, gagasan, dan konsep yang terorganisir, tentang alam sekitar yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah. Dalam pembelajaran IPA siswa benar-benar harus aktif, sehingga akan berdampak pada ingatan siswa tentang apa yang telah dipelajari akan lebih lama bertahan. Berdasarkan penelitian awal pada pembelajaran IPA di SD Negeri Tanjungsari diketahui bahwa hasil belajar belum memenuhi standar KKM yang telah ditentukan yaitu 70, siswa yang tuntas belajar <50% dan aktivitas siswa belum maksimal. Sistem pembelajaran yang tidak bervariasi membuat siswa kurang aktif dalam pembelajaran dan membuat siswa jenuh dan bosan. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap peningkatan hasil belajar IPA di SD Negeri Tanjungsari. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV sejumlah 8 siswa, penelitian ini dilakukan dengan dua siklus yang setiap siklusnya diadakan dua kali pertemuan. Keberhasilan aktivitas peneliti dari siklus I ke siklus II, pada siklus I presentase keberhasilan aktivitas peneliti sebesar 81 % dan siklus II 97 %. Hal ini menunjukan kemampuan peneliti dalam menerapkan metode pembelajaran Talking Stick sudah mengalami peningkatan yang sangat baik. pada presentase keberhasilan pada siklus I presntase keberhasilan aktivitas siswa sebesar 82,14% dan siklus II 90,63%. Hasil penelitian peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 26%. Pada siklus I presentase ketuntasan belajarnya sebesar 62 % sedangkan siklus II ketuntasan belajarnya sebesar 88%. Sedangkan rata-rata kelas meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 13,8. Dan rata-rata kelas siklus I sebesar 63,8 dan rata-rata kelas siklus II sebesar 77,5. Hal ini menunjukan ketika kegiatan pembelajaran IPA dengan penerapan Model Talking Stick terdapat perbaikan yang positif pada hasil belajar IPA. Hal ini dibuktikan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari pretest, postest siklus I, postest siklus II. Pembelajaran dengan menggunakan Model Talking Stick merupakan salah satu Model alternatif yang bisa diterapkan dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan Model ini cocok digunakan dalam proses belajar mengajar mata pelajaran IPA
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar KPK Dan FPB Melalui Model Realistic Mathematic Education (RME) Kelas IV SDN Mojolegi Kecamatan Gading Saptawati, Lilis Marhaini
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.662

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelasVpada waktu pembe-lajaran Matematika diperoleh hasil bahwa hasil belajar siswa kurang memuaskan,yaitu dari 30 siswa hanya 12 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau≥ 65, sedangkan 18 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 64. Hal ini disebabkan karenaguru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang KPK dan FPB tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswa, guru meninggal-kan ruangan,guru tidak menggunakan strategi, metode maupun model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih ba-nyak siswa yang bermain sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan hasil belajar dan kreatif siswa serta tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan model Realistic Mathematic Education (RME). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (pengajar), guru kelas (mitra peniliti) sebagai observer proses pembelajaran KPK dan FPB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Realistic Mathematic Education (RME) untuk meningkatkan hasil belajar dan mengembangkan kreatif siswa pada materi KPK dan FPB siswa kelas IV SDN Mojolegi Kecamatan Gading mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa yaitu persentase pada siklus I 68,75% dan pada siklus II 78,84%. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran KPK dan FPB melalui model Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan hasil belajar dan mengembangkan kreatif siswa kelas IV SDN Mojolegi Kecamatan Gading . Oleh karena itu guru disarankan untuk menggunakan model Realistic Mathematic Education (RME) dalam pembe-lajaran Matematika pada materi KPK dan FPB agar hasil belajar siswa meningkat dan kreatif siswa berkembang lebih optimal.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Materi Himpunan Melalui Metode Games Dan Diskusi Di Kelas VII SMPN 2 Gending Kabupaten Probolinggo Tahun Pelajaran 2017/2018 Ra’uf, Abdur
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.663

Abstract

Dalam pembelajaran matematika banyak guru yang mengeluhkan rendahnya kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika. Hal ini terlihat dari banyaknya kesalahan siswa dalam memahami konsep matematika sehingga mengakibatkan kesalahan – kesalahan dalam mengerjakan soal sehingga mengakibatkan rendahnya prestasi belajar siswa (skor) baik dalam ulangan harian, ulangan semester, maupun ujian akhir sekolah, padahal dalam pelaksanaan proses pembelajaran di kelas biasanya guru memberikan tugas (pemantapan) secara kontinu berupa latihan soal. Untuk mengatasi permasalaha di atas, langkah yang perlu dilaksanakan adalah dengan menggunakan memberikan suasana belajar yang menyenangkan.Salah satu metodenya yaitu dengan metode games dan diskusi. Permasalahan yang di angkat dalam PTK ini adalah Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Materi Himpunan Melalui Metode Games Dan Diskusi Di Kelas VII SMPN 2 Gending .Hasil ahir dari penelitian ini adalah setelah melalui metode pengamatan, melihat hasil nilai dan wawancara pada siklus I, Hasil Belajar Matematika materi Himpunan pada Siswa Kelas VII SMPN 2 Gending dapat meningkat melalui metode games dan diskusi. Sedangkan Pada siklus ke II yang terdiri dari kegiatan perencanaan, pengamatan, dan refleksi tindakan. Pada siklus II ini metode games dan diskusi juga sama seperti yang di terapkan pada siklus I, dan hasil dari metode penelitian yang sudah di laksanakan menunjukkan peningkatan Hasil Belajar Matematika materi Himpunan pada Siswa Kelas VII SMPN 2 Gending dapat meningkat menjadi 30 siswa mendapat nilai di atas KKM. Kesimpulan ahir dari penelitian ini adalah bahwa metode games dan dsikusi berdampak positif bagi proses pembelajaran mata pelajaran Matematika khususnya pada materi Himpunan di kelas VII SMPN 2 Gending
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Materi Interaksi Antar Negara-Negara ASEAN Pada Siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kayen Kidul Kabupaten Kediri Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023 Kalimah, Siti
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.664

Abstract

Pada dasarnya proses belajar ditandai dengan terjadinya perubahan pada diri siswa, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikoomotor. Perubahan perilaku dalalm aspek kognitif tercermin dari prestasi belajar. Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMP merupakan indikasi bahwa selama ini proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah belum optimal, sehingga perlua adanya upaya untuk meningkatkannya. Model pembelajaran yang kurang melibatkan siswa akan menurunkan minat belajar siswa, sehingga prestasi belajaranyapun akan mengalami penurunan. Model pembelajaran yang lebih menekankan pada aktivitas siswa merupakan model belajar mengajar yang mengutamakan peran siswa aktif, baik fisik, mental maupun sosial. Discovery learning adalah suatu model untuk mengembangkan cara belajar aktif dengan menemukan sendiri, menyelidiki sendiri, maka hasil yang diperoleh akan setia dan tahan lama dalam ingatan. Melalui belajar penemuan, siswa juga bisa belajar berpikir analisis dan mencoba memecahkan sendiri masalah yang dihadapi. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kayen Kidul Kabupaten Kediri Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023. (2) Model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditunjukkan dengan kenaikan prosentase kekuntasan klasikal dan nilai rata-rata kelas. Pada siklus 1 prosentase ketuntasan klasikal sebesar 73,5% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 74,94. Pada siklus 2 prosentase ketuntasan klasikal sebesar 85,29% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 82,71.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Melalui Pendampingan Dan Bimbingan Berkelanjutan Pada Guru MI Negeri 11 Blitar Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022 Wahyuni, Zakiyah
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i4.665

Abstract

Pada Dasarnya Guru MI Negeri 11 Blitar Telah Mengikuti Pelatihan Kurikulum 2013 Namun Masih Banyak Mengalami Kesulitan Menyusun Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Sesuai Peremedikbud 103 Tahun 2014. Hasil Monitoring Dan Evaluasi Kepala Madrasah Menunjukkan Bahwa Hanya 10% Dari Semua Guru 10 Orang Yang Bisa Menyusun Perangkat Pembelajaran Terbaru Tersebut. Salah Satu Faktor Penyebab Adalah Kurang Sosialisasi Pelatihan Kurikulum 2013 Kepada Teman Sejawat.Padahal MI Negeri 11 Blitar Merupakan Salah Satu MI Inti Yang Menerapkan Kurikulum 2013 Di Kabupaten Blitar. Kondisi Tersebut Dipengaruhi Oleh : (1) Kesibukan Guru, (2) Kurang Adanya Pendampingan Dan Bimbingan Dan (3) Kurang Sosialisasi. Terkait Dengan Permasalahan Di Atas, Perlu Adanya Bantuan Penanganan Yang Memadai. Dalam Hal Ini Upaya Yang Dilakukan Adalah Dengan Melaksanakan Pendampingan Dan Bimbingan Berkelanjutan, Yang Bertujuan Pada Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Siklus Yang Sistematis. Analisa Data Yang Dilaksanakan Menggunakan Analisa Diskriptif Kualitatif. Penelitian Dilakukan Dengan Tahapan Siklus, Masing-Masing Siklus Terdiri Dari 4 (Empat) Langkah Meliputi : Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan Dan Refleksi. Hasil Penelitian Ini,6 Guru Dari Sekolah Yang Menjadi Subyek Penelitian, Semuanya Menunjukkan Peningkatan Kompetensi Sesuai Dengan Indikator Keberhasilan Yang Telah Ditetapkan. Saran Yang Diajukan Adalah : (1) Perlu Diintensifkan Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Melalui Kegiatan Pendampingan Dan Bimbingan Berkelanjutan (2) Untuk Meningkatkankompetensi Guru, Sekolah, Perlu Adanya Wahana Semacam Kelompok Belajar Guru, Agar Mereka Dapat Saling Bertukar Pengalaman Melalui Dialog Akademis.