cover
Contact Name
Dessy Farantika
Contact Email
farantika.dessy@gmail.com
Phone
+6285736789017
Journal Mail Official
Jurnalpiaudbocil@gmail.com
Editorial Address
Jl Masjid no 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Childhood Education, Development and Parenting
ISSN : -     EISSN : 29884365     DOI : DOI: https://doi.org/10.28926/bocil.v3i3.2233
Core Subject : Education, Social,
Journal of Childhood Education, Development and Parenting merupakan media untuk dialog ilmiah melalui pertukaran informasi dan bertujuan untuk berkontribusi dalam pengembangan bidang pendidikan anak usia dini. Jurnal ini menyediakan forum untuk membahas berbagai isu dan bertukar informasi serta ide tentang penelitian dan praktik pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini. Kami menerima berbagai artikel dengan topik, yaitu: 1. pengembangan nilai moral dan agama 2. perkembangan fisik motorik, 3. perkembangan sosial emosional, 4. perkembangan kognitif, 5. perkembangan bahasa, 6. perkembangan seni dan kreatif, 7. pola asuh, 8. lembaga pengelola pendidikan anak usia dini, 9. asesmen tumbuh kembang anak usia dini, 10. psikologi tumbuh kembang anak, 11. pemberdayaan anak, 12. strategi pembelajaran, 13. alat peraga pendidikan bermain, media pembelajaran, 14. inovasi dalam pendidikan anak usia dini dan berbagai bidang yang terkait dengan Pendidikan Anak Usia Dini hingga usia 8 tahun. Kami terbuka terhadap artikel asli dari penyelidikan empiris (eksperimen laboratorium hingga studi lapangan). Makalah dapat mewakili berbagai perspektif teoritis dan pendekatan metodologis yang berbeda
Articles 51 Documents
Melestarikan Karakter Bangsa dengan Penanaman Cinta Tanah Air Di RA UNGGULAN ASSA’ADAH Laili, Nikmatul; Fitri, Norma Diana; Ningrath, Noviana; Rosemendyta, Yuniar
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 2 No 3 (2024): Vol. 2 No. 3 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v2i3.1598

Abstract

ABSTRACT The aim of this research is to describe the development of the character of love for the country and to find out how teachers at RA UNGGULAN ASSA'ADAH Surabaya encourage young children to introduce and instill a sense of love for the country which must be done. From the research results, it was found that a sense of love for the country was awakened in RA UNGGULAN ASSA'ADAH Surabaya. The cultivation of the character of love for the country carried out by educators plays a major role in instilling love for the country in young children. Love for the homeland in the school environment is often raised through activities in the school environment such as: commemorating national holidays, flag ceremonies, singing the national anthem, introducing heroes, and introducing Indonesia to its diversity and culture. All children must be given support as early as possible and at every opportunity continuously so that a sense of love for the country is instilled in them from an early age. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengembangan karakter cinta tanah air dan mengetahui cara guru RA UNGGULAN ASSA'ADAH Surabaya dalam mendorong anak usia dini untuk mengenalkan dan menanamkan rasa cinta tanah air yang harus dilakukan. Dari hasil penelitian ditemukan rasa cinta tanah air yang terbangun dalam diri RA UNGGULAN ASSA'ADAH Surabaya. Penanaman karakter cinta tanah air yang dilakukan oleh para pendidik sangat berperan besar dalam menanamkan rasa cinta tanah air pada anak usia dini. Rasa cinta tanah air di lingkungan sekolah sering dimunculkan melalui kegiatan-kegiatan di lingkungan sekolah seperti: memperingati hari besar nasional, upacara bendera, menyanyikan lagu kebangsaan, mengenalkan pahlawan, dan mengenalkan Indonesia pada keberagaman dan budayanya. Semua anak harus diberikan dukungan sedini mungkin dan di setiap kesempatan secara terus menerus agar rasa cinta tanah air dapat ditanamkan dalam diri mereka sejak dini
Implementation of Scientific Ethics in Early Childhood Education (PAUD) Programs Hasanah, Nurul; Aisyah, Eny Nur
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 2 No 3 (2024): Vol. 2 No. 3 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v2i3.1647

Abstract

This research aims to explore the importance of ethical science in early childhood education (PAUD), with a focus on the role of ethics teachers towards themselves and students. The scientific ethics possessed by a teacher influences the way they manage interactions with students and the way they maintain professionalism in them. This research uses a qualitative approach with a case study method involving observation, interviews and document analysis as data collection techniques. The research sample consists of a number of teachers in several PAUD institutions who are expected to provide a comprehensive picture of the application of ethics in early childhood education. The research results show that teachers' ethics towards themselves include personal responsibility in maintaining integrity, quality and professionalism, such as maintaining morality, developing professional competence, and showing attitudes that can be emulated by students. Meanwhile, teacher ethics towards students has proven to be important in creating a learning environment that is safe, inclusive, and supports children's holistic development, including honesty, respect, and fair treatment of each child. This research also found that awareness and application of strong scientific ethics among teachers will have a positive impact on the quality of PAUD education, improve relationships between teachers and students, and support the achievement of better educational goals. The implication of this research is the need to increase ethics training for PAUD teachers as part of professional development, as well as the need for more attention to the formation of teacher character based on ethical knowledge, to create a quality and sustainable education system.
Pentingnya Etika Keilmuan bagi Pengembangan Profesionalisme Guru PAUD dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Rahmatin, Luluk Arifatur; Aisyah, Eny Nur
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 2 No 3 (2024): Vol. 2 No. 3 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v2i3.1648

Abstract

This study aims to examine the importance of scientific ethics in the development of professionalism of Early Childhood Education (PAUD) teachers in early childhood learning. Scientific ethics that include basic principles such as honesty, objectivity, integrity, and openness play a very important role in improving the quality of teaching and teacher interaction with children. In the context of early childhood education, the application of scientific ethics by teachers not only helps improve the quality of education, but also forms positive character and attitudes in children. Through a qualitative approach, this study analyzes how the application of scientific ethics in the context of education can support PAUD teachers to become more professional. This study also emphasizes the importance of training for PAUD teachers to strengthen scientific ethics in their educational practices. Scientific ethics that are consistently applied by PAUD teachers can improve their pedagogical skills and have a positive influence on the development of students. The results of the study indicate that the application of scientific ethics helps PAUD teachers in improving pedagogical competence, building better relationships with students, and creating a more effective and supportive learning environment. In addition, this study underlines the importance of cooperation between educational institutions, government, and the community in supporting the implementation of scientific ethics in the school environment. Recommendations provided include improving scientific ethics training programs, as well as strengthening regulations and policies that support the professionalism of PAUD teachers. Thus, it is hoped that PAUD teachers can carry out their roles better and make a positive contribution to the development of early childhood
Resep Sukses Membudayakan Minat Baca: Rahasia di Balik Pojok Baca yang Efektif AHMAD, SAIDAH AHMAD
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 2 No 3 (2024): Vol. 2 No. 3 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v2i3.1649

Abstract

Penelitian tersebut berfokus pada strategi menumbuhkan minat membaca pada anak usia dini melalui sudut pandang membaca yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi elemen-elemen kunci yang berkontribusi terhadap keberhasilan sudut membaca, termasuk desain yang menarik dan ramah anak, koleksi buku yang beragam dan berkualitas tinggi, kegiatan dukungan kreatif serta evaluasi dan pemantauan yang sedang berlangsung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang memungkinkan dilakukannya analisis mendalam terhadap fenomena-fenomena di lokasi tertentu. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi partisipan dan dokumentasi, dengan partisipasi 4 orang guru PAUD, 2 orangtua wali murid, seorang anak dan seorang kepala sekolah . Teknik analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penelusuran kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain sudut baca yang estetis, seperti penggunaan warna-warna cerah, rak rendah, dan kursi unik, menciptakan lingkungan yang nyaman dan menarik bagi anak. Koleksi buku yang beragam memungkinkan anak-anak menemukan topik yang sesuai dengan minat mereka, sementara kegiatan pendukung seperti kompetisi bercerita dan membaca meningkatkan keterlibatan dan membangun kepercayaan diri. Evaluasi berkelanjutan, seperti melacak buku favorit Anda dan menggunakan e-book, sangatlah penting menjaga pentingnya sudut baca seperlunya. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengelolaan strategis sudut baca bagi pengembangan literasi sejak dini, yang dapat diadaptasi oleh lembaga pendidikan lainnya.
Instilling Universal Virtues Through Class Agreement In Early Childhood Character Development Rahayu, Emy Puji Rahayu; Aisyah, Eny Nur
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 2 No 3 (2024): Vol. 2 No. 3 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v2i3.1663

Abstract

This research aims to instill universal virtues through class agreements in the context of developing the character of early childhood. The research method used is a qualitative approach with a case study design. Data was collected through observation, interviews and documentation at school during the implementation of the class agreement. Observations were carried out during learning and interviews with class teachers as well as documentation to support activities. The results of the research showed that involving children in preparing class agreements was an effective medium for instilling universal virtues, children's active participation in class agreements trained them to be responsible for themselves and surrounding environment, universal virtues can be practiced consistently through various daily activities at school, collaboration between teachers, children and parents creates continuity between character formation at school and at home. The results of this research showed that 80% of children understood virtue values, 87% of children were able to take responsibility for themselves and 97% of children were able to practice virtue values ​​in their activities. The implications of this research indicate that the class agreement approach can be an effective strategy in developing the character of early childhood. Continuous support from the school and parents is very important to ensure these universal virtues are embedded in children's lives holistically.
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Melalui Program Java’s Day Setiap Hari Rabu di TK Dharma Wanita Sendanghaji Merakurak amalina, salma nu; Lestari, Diani; Rahayu, Novita Putri; Sa’adah, Dwi Aminatus; Hafni, Nurlaili Dina
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 3 No 2 (2025): Vol. 3 No. 2 Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v3i2.1815

Abstract

Pendidikan karakter yang berlandaskan kearifan lokal memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berbudaya, beretika, dan memiliki jati diri yang kuat. Penelitian ini membahas penerapan pendidikan karakter melalui program Java’s Day di TK Dharma Wanita Sendanghaji Merakurak. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai budaya Jawa kepada anak usia dini melalui berbagai aktivitas, seperti penggunaan bahasa Jawa, mengenakan pakaian adat, mengenalkan seni dan permainan tradisional, serta membiasakan sikap sopan santun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan melibatkan kepala sekolah, guru, peserta didik, serta orang tua sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Java’s Day berkontribusi positif dalam membangun karakter anak, terutama dalam keterampilan berbahasa Jawa, pemahaman budaya lokal, serta penerapan sikap sopan santun dan kebersamaan. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam program ini turut memperkuat pembelajaran budaya di rumah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam menghadapi globalisasi tanpa kehilangan identitas budaya.
Problematika Perkembangan Anak Usia Dini di TK Islam Babussalam Chotijah, Siti; Fitri, Norma Diana; Fauziyah, Asmaul; Rerka, Agustina Ensayana
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 3 No 2 (2025): Vol. 3 No. 2 Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan membahas problematika perkembangan anak usia dini dan solusi guru dalam menstimulus perkembangan Anak Usia di TK Islam Babussalam Surabaya.Dari Hasil penelitian bahwa Problematika anak Mengatasi Pemalu dan Miningkatkan Rasa Percaya Diri dengan mengetahui kesukaan potensi anak, lalu mendorongnya berani melakukan hal-hal tertentu, melalui media hobi atau potensi yang mereka miliki. Secara rutin orang tua mengajak anak untuk berkunjung ketempat tempat yang menunjang anak dapat saling berinteraksi dan bermain. Anak yang Temper Tantrum dengan menjauhkan anak dari benda-benda yang berbahaya, berusaha tenang dengan menarik napas dan mencoba menenangkan diri, pendidik tidak membujuk bujuk, tidak beragumen, lebih cepat berakhir apa bila dibiarkan saja. Setelah tantrum berakhir menanyakan ke inginannya dan memberikan penjelasan.Anak yang agresif dengan memberikan pujian ketika anak melakukan kebaikan, menciptakan lingkungan nonagresif dan mengajarkan tindakan alternatif untuk melampiaskan agresif anak.
Kegiatan Outdoor Learning untuk Pengenalan Mitigasi Bencana Kebakaran pada Anak Usia Dini LIZA, MUAWANATUL LIZA
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 3 No 2 (2025): Vol. 3 No. 2 Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v3i2.1849

Abstract

Pendidikan kebencanaan sejak usia dini merupakan investasi penting dalam membangun kesadaran, kesiapsiagaan, dan tanggung jawab sosial anak terhadap lingkungan sekitarnya. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan kegiatan outdoor learning sebagai strategi dalam mengenalkan mitigasi bencana kebakaran kepada anak usia dini di lembaga PAUD. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya pendekatan pembelajaran yang secara langsung melibatkan anak dalam pengalaman nyata terkait kebencanaan, khususnya kebakaran, padahal risiko tersebut sangat mungkin terjadi di lingkungan tempat tinggal dan satuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru, anak, orang tua, serta petugas pemadam kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan outdoor learning yang meliputi pengenalan alat keselamatan, simulasi evakuasi, kunjungan ke Dinas Pemadam Kebakaran, dan pelibatan orang tua secara aktif, mampu meningkatkan pemahaman anak terhadap langkah-langkah keselamatan dalam situasi kebakaran. Anak menunjukkan antusiasme, keberanian, serta mampu mengidentifikasi tanda-tanda bahaya dan prosedur evakuasi sederhana. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi pendidikan mitigasi bencana dalam kurikulum PAUD sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini juga merekomendasikan penguatan kapasitas guru melalui pelatihan mitigasi bencana berbasis usia dini dan kerja sama lintas sektor sebagai upaya membentuk budaya sadar bencana sejak dini. Urgensi penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam membangun generasi tanggap bencana melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristik dan tahap perkembangan anak.
Analisis Pola Asuh Otoriter Orangtua yang Berpengaruh Terhadap Perilaku Moral dan Perkembangan Belajar Anak ravellina, putri; Fitri, Norma Diana; Safitri, Dewi
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 3 No 2 (2025): Vol. 3 No. 2 Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v3i2.1860

Abstract

Pola asuh orang tua yang cenderung memaksa, menekan serta membatasi agar anak patuh dan tunduk terhadap semua aturan disebut dengan pola asuh otoriter. Orang tua yang memiliki serta menerapkan otoriter cenderung bersikap pemarah dan pemaksa dimana orang tua akan marah dan emosi jika anak melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan ke inginan orang tua. Pola asuh otoriter berpengaruh terhadap perkembangan anak termasuk moral dan perilaku. Beberapa penelitian mengatakan pola asuh otoriter memiliki dampak negative bagi perkembangan anak, tetapi ada juga penelitian yang mengatakan pola asuh otoriter akan berdampak positif, jika pola asuh tersebut dilakukan dengan baik sesuai dengan kebutuhan anak, misalnya mewajibkan sholat, rajin beribadah dan sopan serta taat terhadap orang tua. Diharapkan orang tua bisa memberikan pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan anak, supaya perkembangan anak dapat berkembang dengan baik terutama perkembangan moral dan perilaku anak.
Peran PAI untuk Menumbuhkan Nilai-Nilai Spiritual melalui Psikologi AUD Ulfadhilah, Khairunnisa; Aisyah, Siti; Nafi’a, Ilman; Hajam, Hajam
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 3 No 3 (2025): Vol. 3 No. 3 September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v3i3.2233

Abstract

Pendidikan agama Islam yakni menumbuhkan nilai-nilai spiritual pada anak usia dini, terutama jika dilihat dari perspektif psikologi anak. Proses pendidikan sejak dini merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak. Dalam konteks ini, pengajaran nilai-nilai agama Islam di PAUD Darussalam dapat memberikan landasan moral yang kuat bagi anak, membantu mereka memahami konsep kebaikan, kejujuran, dan tanggung jawab. Metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, seperti cerita-cerita teladan dari Nabi dan kisah-kisah inspiratif, anak-anak dapat lebih mudah mencerna ajaran agama tersebut. Selain itu, pendidikan agama juga berfungsi sebagai sarana untuk membangun rasa kepercayaan diri dan rasa memiliki, yang merupakan komponen penting dalam perkembangan psikologis anak. Dengan pengajaran yang tepat, anak-anak diajarkan untuk melihat dunia dari sudut pandang yang lebih positif dan penuh toleransi. Hal ini berkontribusi dalam pembentukan kepribadian yang seimbang, serta kemampuan untuk menghadapi tantangan hidup dengan sikap yang optimis.