cover
Contact Name
Rinto Susilo
Contact Email
medicalsains@gmail.com
Phone
+6285691055898
Journal Mail Official
medicalsains@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.ummada.ac.id/index.php/iojs/about/editorialTeam
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian
ISSN : 25482114     EISSN : 25412027     DOI : https://doi.org/10.37874/ms
Core Subject : Health,
The Medical Sains journal is a scientific publication media published by the Muhammadiyah Cirebon College of Pharmacy which is published 4 (four) times in 1 (one) year, namely January-March, April-June, July-September and October-December. The journal contains research in the field of pharmacy covering the fields of formulation, pharmacology, communication pharmacy, A natural chemical chemistry, pharmacognomy and other health sciences which is a means for lecturers and researchers in the health sector to share knowledge and establish cooperation in implementing the Tri Dharma of Higher Education. Purpose and Scope The objective of the publication of the Medical Science journal is to publish articles in the field of pharmacy and other health as well as application of pharmaceutical . Based on this, the editorial board of Medical Sains invites lecturers and researchers to contribute to submit research articles related to the following themes: 1. Pharmaceutical formulation technology 2. Pharmacology 3. Community pharmacy 4. Clinical Pharmacy 5. Natural material chemistry 6. Pharmacognosy 7. Pharmaceutical Analysis and Medicinal Chemistry . All papers submitted to medical science journals will be examined by peer review partners who are tailored to their respective fields.
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2023)" : 50 Documents clear
AKTIVITAS EKSTRAK DAUN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI ALOKSAN: ACTIVITY OF EBONY LEAF EXTRACT (Diospyros celebica Bakh.) ON DIABETIC Wound Healing ALLOXAN-INDUCED WHITE RATS Ihwan; Siti Anisa; Akhmad Khumaidi; Khildah Khaerati
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.607

Abstract

Luka diabetik merupakan luka yang disebabkan oleh infeksi akibat dari tingginya glukosa darah ? 200 mg/dL. Daun Diospyros celebica Bakh., memiliki potensi antibakteri, antidiabetes, antivirus, dan antijamur. Tujuan penelitian ini adalah menentukan aktivitas penyembuhan luka diabetik pada tikus putih yang di induksi aloksan dengan diberikan terapi ekstrak daun eboni. Induksi diabetes dilakukan menggunakan aloksan dosis 140 mg/kgBB intraperitonial. Tikus dilukai pada bagian punggung dengan diameter luka ± 1 cm dan kedalaman 2 mm. Jumlah sampel dalam penelitin ini adalah 25 ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok uji yaitu kelompok 1 diberikan suspensi glibenklamid secara oral dan gel plasebo pada luka, kelompok 2,3 dan 4, kelompok yang diberikan  suspensi glibenklamid secara oral dan gel ekstrak daun eboni konsentrasi 5 %, 10 % dan 15 % pada luka), kelompok 5 (pemberian suspensi Na-CMC 0,5 % secara oral dan gel plasebo pada luka). Pengujian dilakukan selama sepuluh hari dengan dosis dua kali pemberian setiap hari. Pengamatan makroskopik, panjang luka diukur dan dilaporkan sebagai persentase penyembuhan luka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel ekstrak daun eboni memiliki kemampuan untuk memperbaiki lesi pada luka diabetes pada tikus putih, konsentrasi gel ekstrak daun eboni yang paling efektif untuk memerbaiki lesi luka diabetik adalah konsentrasi 10%, dengan persentase penyembuhan 94,34%. Kata Kunci : Diospyros celebica Bakh., Luka diabetik, Tikus putih
PENDEKATAN LEAN HOSPITAL UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PELAYANAN INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN DI RSUD TOBELO: LEAN HOSPITAL APPROACH IN IMPROVING SERVICE EFFICIENCY IN AMBULATORY PATIENT PHARMACEUTICAL INSTALLATION IN RSUD TOBELO Sisca Latue; Jason Merari Peranginangin; Tri Wijayanti
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.608

Abstract

Pendekatan lean adalah metode pendekatan sistemik yang digunakan untuk menghilangkanatau meminimalkan waste yang terjadi dalam pelayanan dan meningkatkan efesiensipelayanan di suatu instalasi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi waste dan akarpenyebab waste yang terjadi pada Instalasi Farmasi Rawat Jalan (IFRJ) RSUD Tobelo. Metodepenelitian ini adalah penelitian non-esperimental dengan pendekatan kualitatif secaradeskriptif eksploratif melalui kuesioner, observasi dan wawancara mendalam pada responden.Prosedur penelitian yaitu observasi alur proses pelayanan yang dibuat dalam bentuk valuestream mapping, penyebaran kuisioner value pasien dan waste, melakukan wawancara denganmetode 5 why untuk mengetahui akar penyebab dan waste kritis, serta usulan terhadappemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukan bahwa waste kritis berupa waste waitingyang diperoleh nilai sebesar 25%. Akar penyebab dari waste waiting adalah kekurangansumber daya manusia, serta pembagian kerja bagi tenaga kefarmasian belum maksimal,sehingga menyebabkan penumpukan resep obat. Usulan perbaikan waste waiting adalahpenambahan sumber daya manusia serta penerapan SOP dalam pelayanan, selain itu jugamenambah unit computer dan printer. Kata kunci : Lean hospital, Instalasi Farmasi, RSUD Tobelo, Waste kritis, perbaikanpelayanan
AKTIVITAS ANTIBAKTERI HASIL FRAKSINASI EKSTRAK DAUN BOGENVIL (Bougainvillea spectabilis W.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans ATTC 25175 DENGAN METODE KLT BIOAUTOGRAFI: ANTIBACTERIAL ACTIVITY RESULTS OF EXTRACINATION BOGENVIL LEAF (Bougainvillea spectabilis W.) AGAINST Streptococcus mutans ATTC 25175 BACTERIA WITH METHODS TLC BIOAUTOGRAPHY Asti Vebriyanti Asjur; Chikita Inaku; Muhammad Akmal A. Sukara; Nasrawati Basir; Deolindo
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.611

Abstract

Daun Bogenvil (Bougainvillea spectabilis W.) adalah tanaman hias yang sangat bermanfaat karena memiliki kandungan senyawa yang bersifat antibakteri. Kandungan tersebut yang akan digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Karies gigi merupakan penyakit infeksi pada jaringan keras gigi yang disebabkan oleh bakteri khususnya bakteri Streptococcus mutans ATTC 25175 dimana mengubah polisakarida yang melekat pada permukaan gigi menjadi asam dan terjadi kehilangan mineral sehingga permukaan gigi rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri hasil fraksinasi ekstrak daun bogenvil (Bougainvillea spectabilis W.) dengan mengetahui zona hambat yang diperoleh menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis Bioautografi. KLT bioautografi merupakan metode untuk mengidentifkasi senyawa yang bersifat antibakteri dengan memanfaatkan kromatografi lapis tipis. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan lempeng kromatogram  hasil elusi dengan pelarut n-butanol : asam asetat : air pada berbandingan 4 : 1 : 5 sebanyak tiga kali perlakuan. Hasil uji aktivitas antibakteri dari fraksi air, n-heksan dan etil asetat daun bogenvil (Bougainvillea spectabilis W.) diperoleh zona hambat tiap perlakuan yaitu pada perlakuan replikasi 1 fraksi air, n- heksan dan etil asetat dengan rerata zona hambat 5,1 mm, 4,2 mm dan 4,4 mm perlakuan replikasi 2 fraksi air, n- heksan dan etil asetat rerata zona hambat 4,93 mm, 3,86 mm dan 3,38 mm dan pada perlakuan replikasi 3 fraksi air, n- heksan dan etil asetat dengan rerata zona hambat 5,06 mm, 4,0 mm dan 4,13 mm. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fraksi air daun bogenvil (Bougainvillea spectabilis W.). ...
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN COVID-19 MENGGUNAKAN METODA GYSSENS DAN ATC/DDD DI RSAU Dr. M. SALAMUN KOTA BANDUNG: ANTIBIOTIC USAGE EVALUATION OF COVID-19 PATIENTS USING GYSSENS AND ATC/DDD METHODS IN AIR FORCE HOSPITAL Dr. M. SALAMUN IN BANDUNG CITY Ardilla Kemala Dewi; Mutia Fatmawati Sitorus
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.613

Abstract

Potensi penggunaan antibiotik yang berlebih dan tidak tepat pada era pandemi Covid-19 menjadi ancaman global terhadap meningkatnya kejadian resisten antibiotik dan berdampak pada peningkatan morbiditas, mortalitas, dan biaya kesehatan. Terlebih lagi, patogen yang menyebabkan infeksi resisten berkembang di fasilitas kesehatan, yang berisiko bagi pasien dan berpengaruh pada manajemen Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik secara kuantitas dan kualitas di RSAU Dr. M. Salamun Kota Bandung. Penilaian kuantitas dan kualitas penggunaan antibiotik dilakukan berdasarkan DDD (Defined Daily Dose)/100 pasien-hari dan kriteria van der Meer–Gyssens. Penelitian menggunakan metoda consecutive sampling dan dilakukan secara retrospektif terhadap 271 rekam medis. Terdapat 458 peresepan antibiotik, dengan antibiotik yang paling banyak diresepkan pada pasien Covid-19 rawat inap adalah levofloksasin intravena dengan persentase 35,59% dan antibiotik kedua terbanyak adalah ceftriakson intravena sebesar 30,35%. Berdasarkan DDD/100 pasien-hari, kuantitas antibiotik yang paling banyak digunakan adalah levofloksasin intravena dengan 53,416 DDD/100 patient-days. Tipe terapi pada keseluruhan peresepan antibiotik bersifat empiris (Antimicrobial Drug Empiric Therapy). Berdasarkan kriteria Gyssens, 63,97% penggunaan antibiotik secara rasional, 31,01% penggunaan antibiotik tidak rasional, dan 5,02% tanpa indikasi. Dapat disimpulkan bahwa secara kuantitas, antibiotik yang paling banyak digunakan adalah levofloksasin intravena dan ceftriakson intravena. Secara kualitas, 63,97% antibiotik digunakan secara rasional berdasarkan kriteria Gyssens. Kata kunci : Covid-19; Antibiotik; DDD/100 pasien-hari; kriteria Gyssens
STUDI IN SILICO DAN IN VITRO: AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOLIK MANGROVE (Rhizophora stylosa) DENGAN TARGET PERUSAKAN DINDING SEL Escherichia coli: AN IN SILICO AND IN VITRO STUDY: ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF MANGROVE ETHANOLIC EXTRACT (Rhizophora stylosa) TARGETTED ON CELL WALL DESTRUCTION OF Escherichia coli Ismanurrahman Hadi; Mariam Ulfah; Like Efriani; Teguh Adiyas Putra; Ade Irawan
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.617

Abstract

Rhizopora stylosa merupakan sub-spesies dari tumbuhan bakau yang diketahui secara empiris digunakan sebagai obat tradisional. Habitat yang berada di perairan payau menyebabkan tumbuhan ini memiliki senyawa fitokimia yang berbeda dari tumbuhan lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi aktivitas antibakteri dari R. stylosa pada bakteri Escherichia coli dengan menarget perusakan dinding bakteri. Penelitian ini menggunakan pendekatan komputasional disertai uji aktivitas antibakteri dan kadar kebocoran protein. Prediksi aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan molecular docking pada penicillin-binding protein (PDB ID: 3UY6), sedangkan uji aktivitas antibakteri dilakukan pada bakteri Escherichia coli menggunakan metode Mc konkey dilanjutkan dengan analisis kadar kebocoran protein (protein leakage) menggunakan uji Bradford. Uji identifikasi kandungan fitokimia juga dilakukan untuk memastikan kandungan fitokimia yang ada pada ekstrak etanol bakau. Hasil studi in silico menunjukkan adanya afinitas lebih tinggi dari semua senyawa uji dibandingkan amoxicillin pada penicillin-binding protein. Sementara itu, hasil studi in vitro menunjukkan nilai rata – rata diameter zona hambat (DZH) uji yaitu: 6,63 mm (40%); 6,67 (60%); 9,00 (80%) serta 13 mm (amoxicillin); serta uji protein leakage menunjukkan adanya kebocoran protein pada semua seri konsentrasi sampel dan standar amoxicillin. Analisis statistika menunjukkan ekstrak bakau kadar 80% memiliki aktivitas antibakteri dan protein leakage tertinggi, meskipun efeknya tidak sekuat amoxicillin. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan ekstrak etanol bakau (R. stylosa) memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai agen antibakteri yang menargetkan kerusakan dinding sel. Kata Kunci: Rhizophora stylosa, antibakteri, molecular docking, in vitro
REVIEW : FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LIP GLOSS: EVIEW: LIP GLOSS FORMULATION AND EVALUATION Desy Siska Anastasia; Rise Desnita
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.644

Abstract

Bibir memiliki sifat yang lebih peka dibandingkan bagian kulit yang lain sehingga pemilihanbahan yang digunakan untuk sediaan kosmetik bibir harus tepat. Komposisi bahan dalam suatuformula lip gloss sangat menentukan tekstur sediaan yang dihasilkan. Sediaan lip gloss yangbaik yaitu semipadat, tidak terlalu keras, tidak lembek dan tidak berminyak. Review jurnalformulasi lip gloss ini bertujuan untuk memberikan gambaran formula dari sediaan lip gloss,bahan tambahan beserta informasi konsentrasinya. Penyusunan review jurnal dilakukandengan menelusuri pustaka yang berasal dari jurnal nasional dan internasional melalui Googlescholar dan Pubmed menggunakan kata kunci “lip gloss”AND”formulasi”, “lip gloss”AND”formulation” dengan rentang tahun publikasi 2012-2022. Hasil pencarian awaldiperoleh 51 artikel lalu ditemukan ada 4 artikel yang sama sehingga tersisa 47 artikel. Hasilskrining berdasarkan kriteria eksklusi dan inklusi diperoleh sebanyak 9 artikel yang layakdireview. Berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan formula sediaan lip gloss terdiri atascampuran lilin atau wax, lemak, minyak, beserta bahan tambahan seperti pengawet, humektan,antioksidan, pewarna, pengaroma dan zat penyerap uv. Konsentrasi bahan berbentuk cairseperti minyak jarak, parafin cair dalam formula lip gloss lebih besar dibandingkan bahanpadatan seperti wax dan bahan semisolid seperti lanolin dan vaselin. Bahan yang paling seringdigunakan dalam formula lip gloss, ialah bees wax atau cera alba 3%, minyak jarak, lanolin10%, parrafin liquid 10%. Kata kunci : Lip gloss, formula, formulasi, bahan tambahan
WATER PHASE CONCENTRATE SOLUBILITY TEST SNAKEHEAD FISH EXTRACT (Channa Striata) IN ORGANIC COSOLVENT Mohamad Andrie; Wintari Taurina
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.658

Abstract

Snakehead fish extract has been recognized for its potential in healing postoperative wounds and burns. The extract contains albumin, which aids in tissue formation and healing processes. To create a high-quality wound healing drug, the extract needs to be formulated into a concentrated form and combined with a solvent that can effectively dissolve its active substances. Understanding the solubility profile of the extract and the composition of the solvent is crucial for this purpose. This study aims to determine the solubility profile of the aqueous phase concentrate of snakehead fish extract in an organic co-solvent. Solubility is an important parameter as it can impact the release rate and therapeutic effectiveness of the drug. A solubility test was conducted to assess the solubility of the aqueous phase concentrate in various solvents. The results of the solubility test indicated that the aqueous phase concentrate of snakehead fish extract exhibited good solubility in aquadest (20%), slight solubility in propylene glycol (8.5%) and honey (2%), and was insoluble in ethanol, glycerin, mannitol, and sorbitol (0%). These findings provide valuable information for formulating the extract into a wound healing drug with an appropriate solvent composition, ensuring optimal solubility and therapeutic efficacy according to pharmacopeial standards. Keywords: Concentrate; Aqueous phase of snakehead fish extract; Solubility; Solvent; Polarity Properties
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK BATANG PEPAYA (Carica payaya L) DAN EKSTRAK KULIT BATANG KELOR (Moringaaoleifera L.) DENGAN METODE DPPH: ANTIOXIDANT ACTIVITY TEST OF THE COMBINATION OF ACTIVE FRACTION OF PAPAYA (Carica papaya L.) AND OF ACTIVE FRACTION MORINGA STEM BARK (Moringa oleifera L) USING DPPH METHOD Bangkit Riska Permata; Iswandi; TN Saifullah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.663

Abstract

Tanaman Indonesia banyak yang berpotensi memiliki aktivitas antioksidan, antara lain  tanaman pepaya (Carica papaya L.) dan tanamanakelor ( Moringanoleifera L). Tanaman pepaya dan kelor mengandung metabolit sekunder yang mempunyai aktivitas antioksidan. Tujuan dari penelitian ini menguji aktivitas antioksidan ekstrak/fraksi aktif dari batang pepaya dan kulit batang kelor sebagai antioksidan dengan DPPH. Penelitian ini bersifat  eksperimental, menentukan aktivitas penghambatan antioksidan tertinggi kombinasi ekstrak dan fraksi aktif batang pepaya dan kulit batang kelor dengan pelarut yang berbeda polaritasnya dengan metode spektrofotometri dengan senyawa DPPH. Berdasarkan uji antioksidan menggunakan DPPH didapatkan kombinasi ekstrak batang pepaya dan ekstrak kulit batang kelor yang paling poten sebagai antioksidan yaitu perbandingan (1:2) nilai IC50 47,517 µg/mL dan kombinasi fraksi etil asetat batang pepaya dan kulit batang kelor perbandingan 1:2 memiliki nilai IC50 31,590 µg/mL, Kata kunci: Batang Pepaya, Kulit Batang Kelor, Antioksidan, DPPH
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Streptococcus mutans DARI SEDIAAN MOUTHWASH EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum L): FORMULATION AND ACTIVITY TEST OF ANTIBACTERIAL Streptococcus mutans FROM MOUTHWASH PREPARATION OF CLOVE LEAF ETHANOL EXTRACT (Syzygium aromaticum L.) Prayitno Setiawan; A. Juaella Yustisi; Risna; Nurfitria Junita; Zulfiah Idris; St. Halija
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.664

Abstract

Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) nerupakan salah satu tanaman yang memiliki efeksebagai antibakteri, yang mengandung senyawa metabolit sekunder antara lain saponin,flavonoid, fenolat, alkaloid, terpenoid dan tannin. Penelitian ini bertujuan untuk membuatformulasi sediaan mouthwash ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) secarafisik stabil dan menguji aktivitas antibakteri Streptococcus mutans. Metode penelitian inimenggunakan desain penelitian experimental, yaitu membuat sediaan mouthwash ekstraketanol dari daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) menggunakan konsentrasi antara lain0,1 ; 0,15 dan 0,2% lalu dilakukan pengujian antibakteri terhadap Streptococcus mutansdengan metode difusi agar. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebelum serta sesudah cyclingtest pada pengujian organoleptik, pH, kejernihan, homogenitas, massa jenis dan viskositasmemiliki kestabilan yang baik secara fisik menunjukkan tiap formula memenuhi range normalsediaan mouthwash. Hasil pengujian aktivitas antibakteri menunjukkan masing-masing zonahambat F1 15,35 mm, F2 16,3 mm, F3 16,64 mm, F4 tidak ada zona hambat, sedangkan K(+)memiliki zona hambat sebesar 17,95 mm. Sehingga dapat disimpulkan pada F1, F2, dan F3mempunyai aktivitas antibakteri dengan kategori kuat. Kata kunci : Mouthwash , ekstrak etanol daun cengkeh, Streptococcus mutans
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN TOTAL FENOLIK PADA EKSTRAK TERIPANG (Holothroidea): ANTIOXIDANT ACTIVITY AND TOTAL PHENOLIC COMPOUNDS OF SEA CUCUMBER (Holothroidea) EXTRACT Fadli Husain; Fitriah Ayu Magfirah Yunus; Insyira Fadliana Basri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.665

Abstract

Radikal bebas adalah senyawa yang memiliki sifat reaktif. Senyawa ini mudah bereaksi dengan molekul lain dengan cara mengoksidasi sehingga dapat menimbulkan pengaruh negatif terhadap tubuh antara lain mengakibatkan kerusakan lipida, protein, DNA dan membran sel. Adanya radikal bebas menyebabkan tubuh membutuhkan zat penting yang dapat menangkap radikal bebas, yaitu antioksidan. Senyawa antioksidan merupakan zat yang dapat mencegah terjadinya proses oksidasi. Teripang merupakan salah satu produk laut yang memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa yang terdapat pada teripang telah dibuktikan secara ilmiah dapat meredam radikal bebas yang menyebabkan berbagai penyakit degeneratif. Beberapa senyawa diantaranya adalah triterpen glikosida (saponin), kondroitin sulfat, glycosaminoglycans (GAGs), fenolik, dan asam lemak esensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kandungan fenolik total dalam ekstrak teripang yang berasal dari perairan Patoameme Kab. Boalemo Gorontalo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental laboratorium yang akan dilaksanakan di Gorontalo dan Makassar. Hasil yang didapatkan bahwa ekstrak etanol teripang mengandung senyawa fenol dan flavonoid, serta hasil pengujian aktivitas antioksidan yang diuji dengan metode ABTS, BCB, dan DPPH menunjukkan hasil IC50 berturut-turut yaitu 91,4 µg/mL, 152,91 µg/mL, 233,6 µg/mL. Sedangkan pada metode FRAP menunjukkan bahwa ekstrak etanol teripang memiliki kemampuan dalam mereduksi besi sebesar 7,629±0,10 QEAC/g ekstrak.  Kata kunci : teripang, antioksidan, fenolik, DPPH