cover
Contact Name
Fikroh Jurnal Studi Islam
Contact Email
muhammadzakaria00@gmail.com
Phone
+6287855729700
Journal Mail Official
attaujihbki@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/fikroh/Editorialboard
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Studi Islam
ISSN : 19799608     EISSN : 29617936     DOI : https://doi.org/10.37216/fikroh
Fikroh (P-ISSN: 1979-9608 e-ISSN: 2961-7936), adalah Jurnal Studi Islam yang dikelola oleh LPPM IAI Hamzanwadi Pancor dengan versi cetak sejak tahun 2013 dan versi Online mulai terbit Pada Bulan Juni 2022. Jurnal ini fokus mengkaji dan mempublikasikan hasil baik artikel ilmiah maupun hasil penelitian seputar keislaman atau Studi-Studi Keislaman. Baik itu dari sisi teoritis, maupun praktis. Sebagai jurnal yang mencakup berbagai artikel dari kajian-kajian keislaman, seperti artikel keagamaan, artikel hasil kajian teks, artikel sosio-kultural, artikel ekonomi islam dan politik Islam.
Articles 56 Documents
Antara Agama dan Kekuasaan: Membaca Ulang Relasi Muslim-Kristen di Era Orde Baru: (Book Review) Zakaria, Muh.
Fikroh Jurnal Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2025): Juni 2025: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v9i1.2367

Abstract

Peneliktan book revew Feeling Threatened Muslim Christian Relations In Indonesia's New Order, merupakan pakta sejarah yang menunjukkan hubungan antara islam dan Kristen pada masa orde lama dan baru, dalam kajian Boooj revew ini menggunakan pisau analisis Analisis wacana kritis atau Critical Discourse Analysis (disingkat CDA) dan fenomenoligi agama digunakan untuk melakukan kajian empiris tentang hubungan-hubungan antara wacana darn perkembangan sosial dan cultural dalam domain-domain sosial yang berbeda. Adapun hasil kajian book revew ini menujukkan bahwa Secara teoritis, penelitian desertsi ini dapat dijadikan sebagai acuan teori terdahulu terhadap peneliti selanjutnya apabila pembaca tertarik mengankat yang terkait dengan permasalahan didalam tulisan ini. Praktis, untuk membuka pikiran dan pandangan pembaca dan mahasiswa antara hubungan beragama di Indonesia yang sebagian mereka masih cenderung memahami kerukunan umat beragama hanya sebatas ritualitas masing-masing, masih kurangnya toleransi disebagian diantara mereka, dan konstribusi penulisan buku ini mampu memberikan wawasan pada tokoh agama dan para cendikiawan yang memperhatikan kerukunan dan kedamain beragama di Indonesia.
Universalisme Sains: Tinjauan Kritis Pervez Hoodbhoy Terhadap Hubungan Islam Dan Sains Marzuki, Muhamad
Fikroh Jurnal Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2025): Juni 2025: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v9i1.2371

Abstract

Hubungan antara Islam dan sains seringkali menjadi topik perdebatan yang kompleks. Dalam konteks ini, Pervez Hoodbhoy mengajukan pandangan kritis yang menolak relevansi hubungan langsung antara Islam dan sains. Menurut Hoodbhoy, proyek “sains Islami” yang digagas di dunia Muslim, termasuk dalam kerangka Islamisasi pengetahuan, justru merugikan perkembangan sains modern dengan mencoba menghubungkan prinsip-prinsip ilmiah dengan nilai-nilai agama yang tidak dapat diuji secara empiris. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi kritik Hoodbhoy terhadap konsep “sains Islami” dan mempertegas pentingnya universalisme sains modern, yang menekankan penerapan prinsip-prinsip ilmiah secara global tanpa dipengaruhi oleh tafsiran agama tertentu. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah tinjauan literatur kritis terhadap karya-karya Hoodbhoy dan literatur terkait. Temuan utama menunjukkan bahwa pendekatan semacam ini tidak hanya menghambat kemajuan ilmu pengetahuan di dunia Muslim, tetapi juga memperkuat ketidakseimbangan dalam pengembangan pendidikan dan penelitian. Implikasi dari kritik ini adalah perlunya reformasi pendidikan ilmiah di negara-negara Muslim dengan fokus pada kebebasan akademik dan inovasi.
Relasi Dakwah Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Pembentuk Karakter Santri Siswanto, Heru
Fikroh Jurnal Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2025): Juni 2025: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memberikan pengajaran, pendidikan, dan keteladanan setiap detik dan menit serta setiap jam dari seorang kyai kepada santrinya. Pendidikan dalam pondok pesantren bertujuan menempa diri santri menjadi pribadi yang mandiri mengembangkan semangat kebersamaan, yang meliputi sikap tolong-menolong, kesetiakawanan, dan persaudaraan sesama santri. Dari sisi pembinaan karakter individual, pesantren mengajarkan sikap hemat dan hidup sederhana yang jauh dari sifat konsumtif. Peran pondok pesantren di Indonesia bukan hanya sebagai lembaga pendidikan tetapi berperan juga sebagai lembaga keagamaan yang menjadi basis dalam proses pembentukan karakter umat. Di dalam pondok pesantren diajarkan dasar-dasar ilmu untuk membentuk karakter umat, karena pada dasarnya memiliki karakter yang yang baik adalah kewajiban yang harus dimiliki para santri Ketika sudah terjun ke Masyarakat. Sebagai misi dakwah dalam bentuk memberikan keteladanan. Dengan demikian, pondok pesantren sebagai institusi pendidikan Islam, sangat potensial untuk pembentukan sumber daya manusia dan potensial menuju terwujudnya kecerdasan dan kesejahteraan bangsa dan berkarakter yang baik. Tidak sedikit da’wah yang bisa dilakukan melalui pondok pesantren, baik da’wah yang menyampaikan ajaran Islam, maupun dakwah tentang kehidupan dan tentunya untuk pembentukan karakter umat. Kata Kunci : Pondok pesantren, Lembaga Pendidikan, Karakter Santri
Telaah Tafsir Abul A‘La Al-Mawdudi Nabil Amir, Ahmad; Abdul Rahman , Tasnim
Fikroh Jurnal Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2025): Juni 2025: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v9i1.2387

Abstract

Makalah ini bertujuan menganalisis corak dan prinsip tafsir yang dibawa oleh Abul A‘la al-Maududi (1903-1979) dalam magnum opus-nya kitab Tafhīm al-Qur’an. Ia memperlihatkan kaedah yang seimbang antara pendekatan tafsir al-ma‘thur (berasaskan riwayat) dan al-ra’y (penalaran dan logika) yang diterapkan dalam penafsirannya. Persoalan yang dikaji ialah apakah bentuk penafsiran yang dibawa oleh al-Maududi dan pengaruhnya dalam pengembangan manhaj tematik dalam pemahaman teks al-Qur’an. Metode kajian ini bersifat deskriptif-kualitatif (naratif) dari jenis tinjauan pustaka dan analisis isi. Ia mengkaji teks kitab Tafhim al-Qur’an dan meneliti kandungan dan tema-tema asas yang digariskan tentang manhaj, hubungan idea dan doktrin tafsir yang dikembangkannya. Temuan kajian mendapati al-Maududi menerapkan analisis yang ringkas dalam penjelasan ayat yang digarap dari sumber-sumber tradisional yang autoritatif. Tafsirnya mengimbangi pendapat-pendapat klasik dan moden dalam pentakwilan ayat dan istinbat dan membawa idealisme tafsirnya yang puritan yang dikembangkan dalam perbincangan teksnya yang mendalam.
Dinamika Islam dan Politik di Indonesia: Anlisis Historis dari Masa Kolonial hinnga Reformasi Samsul Anwar, Muh.
Fikroh Jurnal Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2025): Juni 2025: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v9i1.2389

Abstract

Tulisan ini mengkaji hubungan antara agama Islam dan politik di Indonesia, mulai dari masa awal kedatangan Islam hingga era reformasi. Islam tidak hanya dipandang sebagai sistem kepercayaan individu, tetapi juga sebagai kekuatan yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk politik. Terdapat tiga aliran pemikiran mengenai hubungan Islam dan negara: yang menganggap Islam sebagai sistem lengkap termasuk pemerintahan, yang memisahkan agama dari negara, dan yang melihat Islam sebagai sumber nilai etika bernegara. Sejarah menunjukkan bahwa Islam memiliki peran signifikan dalam pembentukan kebijakan dan sistem politik Indonesia, mulai dari kerajaan-kerajaan Islam, masa kolonial, hingga kemerdekaan. Organisasi seperti Sarekat Islam (SI) dan partai politik seperti Masyumi menjadi wadah perjuangan umat Islam. Pada masa Orde Baru, Islam politik dikebiri, tetapi muncul gerakan kultural seperti DDII yang memengaruhi masyarakat. Era reformasi membuka ruang bagi partai-partai Islam untuk kembali berperan dalam demokrasi. Selain itu, tulisan ini juga membahas peran kelompok tarekat dan guru sufi dalam politik, terutama dalam mobilisasi massa dan legitimasi kekuasaan. Teori Weber tentang otoritas karismatik digunakan untuk menganalisis pengaruh guru tarekat dalam politik. Kesimpulannya, Islam dan politik di Indonesia memiliki hubungan simbiosis yang kompleks, di mana agama tidak hanya menjadi panduan spiritual tetapi juga kekuatan sosial-politik yang terus berkembang seiring perubahan zaman.
Peran Pekerja Sosial Dalam Menangani Kasus Tindak Kekerasan Seksual Pada Anak Di Sentra Paramita Mataram Miftahul Jannah; Ratnasari, Leli
Fikroh Jurnal Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2025): Juni 2025: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikrohjurnalstudiislam.v9i1.2444

Abstract

Pekerja sosial merupakan salah seorang yang menjalankan perannya untuk membantu dalam menangani persoalan yang dihadapi anak agar kembali keberfungisannya d ikalangan keluarga, dan di kalangan masyarakat. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pekerja sosial dalam menangani kasus tindak kekerasan seksual serta mengetahu apa saja kendala yang dihadapi pekerja sosial dalam menangani kasus tersebut. Penelitaian ini menggunakan penelitian metode kualitatif yang menggunakan teknil pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi adapun subjek dari penelitian ini adalah pekerja sosial sentra paramita mataram, kepala SDM sentra paramita mataram, 3 orang anak kasus tindak kekerasan seksual (penerima manfaat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pekerja sosial sangat berguna dan fungsiaonal dalam mengani kasus tindak kekerasan seksual terhadap anak, terutama sebagai pendamping semasa penangan kasus, menghubungkan anak dengan berbagai sumber sesuai dengan kebutuhan anak mulai dari pemeriksaan kesehatan dan terapi-terapi, memberikan konseling kepada anak setiap seminggu sekali, memfasilitasi kebutuhan kebutuhan anak , adapum cara pekerja sosial dalam menangani permasalahan anak yaitu cara intake, assesmen, intervensi, evaluasi, dan juga terminasi. Adapun kendala-kendala yang dialami pekerja sosial dalam menangani kasus tindak kekerasan seksual yaitu waktu yang terbatas untuk anak-anak karena pekerja sosial selain di sentra paramita memiliki kegiatan di luar sentra selebihnya dalam penanganan kasus anak, dan semua kebutuhan anak terpenuhi tidak ada kendala sampai anak itu selesai dengan kasusnya