cover
Contact Name
Fikroh Jurnal Studi Islam
Contact Email
muhammadzakaria00@gmail.com
Phone
+6287855729700
Journal Mail Official
attaujihbki@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/fikroh/Editorialboard
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Studi Islam
ISSN : 19799608     EISSN : 29617936     DOI : https://doi.org/10.37216/fikroh
Fikroh (P-ISSN: 1979-9608 e-ISSN: 2961-7936), adalah Jurnal Studi Islam yang dikelola oleh LPPM IAI Hamzanwadi Pancor dengan versi cetak sejak tahun 2013 dan versi Online mulai terbit Pada Bulan Juni 2022. Jurnal ini fokus mengkaji dan mempublikasikan hasil baik artikel ilmiah maupun hasil penelitian seputar keislaman atau Studi-Studi Keislaman. Baik itu dari sisi teoritis, maupun praktis. Sebagai jurnal yang mencakup berbagai artikel dari kajian-kajian keislaman, seperti artikel keagamaan, artikel hasil kajian teks, artikel sosio-kultural, artikel ekonomi islam dan politik Islam.
Articles 56 Documents
Meningkatkan Modal Bernalar dari Ruang akdemis Kampus: - Marzuki, Muhamad
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 1 (2024): Juni: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v8i1.1389

Abstract

Di kampus-kampus pun komunitas akademika terjangkit virus pragmatisme dan lebih cendrung mengabdi pada lembaga-lembaga kapitalisme dalam bentuk dunia kerja. Uang menjadi ukuran kebahagiaan manusia tanpa ditopang nalar kritis melampauinya. Bila uang sudah menjadi pandangan hidup, menumpuk untangpun tidak menjadi masalah asalkan ego bisa kenyangkan untuk sementara. Dan nalar sudah tidak lagi berdaya atas nafsu jangka pendek, termasuk kaum yang dianggap terpelajarpun bisa kena. Dalam menganalisis data-data yang diperoleh, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan metode tersebut penulis dapat memberikan gambaran hubungan yang terdapat pada penomena yang diselidiki secara sistimatis dengan menyatakan hasil yang bukan berupa angka. Sedangkan kualitatif akan memadukan hasil yang diperoleh dari analisis data dengan analisis secara kualitatif. Kampus dapat dijadikan agen yang sangat penting untuk mengkonstruksi sistem pemikiran akal sehat dan daya nalar yang tinggi, hal ini bisa dianalisis dari pandangan Pierre Bourdieu terkait kondisi struktur masyarakat dapat dipengaruhi kondisi dan kualitas sumber daya yang dimilikinya. Waktu empat tahun mahasiswa berada dikampus adalah waktu yang sebenarnya cukup untuk mensosialisaikan nilai-nilai kebiasaan akademis yang menjurus pada konstruksi berpikir, membentuk akal sehat dan nalar kritis. Jika empat tahun mahasiswa dibiasakan berpikir dengan akal sehat dan nalar kritis, maka karakter berpikir dan pola prilaku menetap di dalam diri mahasiswa, dan akan menjadi kapital intelektual. Meningkatkan Modal Bernalar dari Ruang akdemis Kampus. Kata Kunci: Kampus, nalar, akadmis, mahasiswa, Pierre Bourdieu
The Teacher Efforts In Improving The Students Reading Ability Of MA Hamzanwadi AT Pancor Rizal, Syamsul; Jayadi, Sudarman
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 1 (2024): Juni: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v8i1.1487

Abstract

Abstract Dormitory or boarding school education is non-formal education in Islamic boarding schools. Where the dormitory is managed by a caretaker who has a very important role in teaching the yellow book which is the hallmark of Islamic boarding schools. The yellow book itself is a classic book written in Arabic without harokat, making the yellow book a fairly high level of difficulty to study. So caregivers must try so that students can read and understand the Yellow Book properly and correctly. This research aims to determine caregivers' efforts to improve students' ability to read the Yellow Book, supporting factors and obstacles experienced by caregivers. The type and approach of this research is descriptive qualitative research. Researchers obtained data through observation, interviews and documentation, the data analysis techniques used were collecting, reducing and displaying data, testing the validity of the data using triangulation. The results of the research conducted by the researchers concluded that: the caregivers reviewed the efforts made by previous caregivers, listened to the students' reading books and then put the students into certain classes based on their understanding of the books. The caregiver determines the method used to teach the yellow book. The supporting factors are books and scriptures, students' interest and enthusiasm for learning and competent teachers in the field of yellow books. The challenges for caregivers are the lack of caregivers who teach the yellow book and the fluctuating morale of the students as well as the caregivers' status as students.
Kritik Orientalisme terhadap Al-Quran: Analisis dan Tanggapan Sarjana Muslim Athar, Mohamad
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 1 (2024): Juni: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Orientalism is the study of the Eastern world by Western scholars, often based on perspectives and analytical methods different from Islamic traditions. One of the main focuses of Orientalism is the Quran, the holy book of Islam. Orientalist criticism of the Quran encompasses various aspects, such as the authenticity of revelation, the use of foreign vocabulary, borrowing theories and influences from other religions, and inconsistencies in writing. This article explores the main criticisms of Orientalism against the Quran, the responses from Muslim scholars, and the impact of these criticisms on the understanding of the Quran. Using a qualitative approach and literature study method, this research collects and analyzes data from secondary literature, including books, journals, articles, and relevant online sources. The data is then descriptively and analytically examined to understand the detailed criticisms and responses within their historical and intellectual contexts. The study employs source triangulation to ensure data validity and systematically presents the findings in key sections: Orientalist criticisms, Muslim scholars' responses, and the impact of these criticisms on Quranic understanding. This research aims to provide a comprehensive overview of the debate between Orientalists and Muslim scholars regarding the Quran and the implications of this debate for Islamic studies.
Peran Ahli Dalam Memenuhi Beban Pembuktian Pada Kasus Perdata Komersial Haqqulyakin Mulyawan, Lalu
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 1 (2024): Juni: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban pembuktian merupakan elemen krusial dalam sistem hukum perdata, terutama dalam perkara perdata komersial. Dalam konteks ini, beban pembuktian menentukan pihak mana yang harus mengajukan bukti untuk mendukung klaim atau pembelaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengeksplorasi peran ahli dalam memenuhi beban pembuktian dalam kasus perdata komersial. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui studi literatur dan wawancara mendalam dengan praktisi hukum dan ahli, sementara pendekatan kuantitatif melibatkan analisis data dari kasus-kasus perdata yang telah diselesaikan di pengadilan. Desain penelitian menggunakan deskriptif-analitis untuk menggambarkan dan mengevaluasi peran ahli dalam konteks pembuktian hukum perdata. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kontribusi ahli dalam proses pembuktian dan mengevaluasi dampak nyata dari kesaksian ahli terhadap hasil kasus. Pengumpulan data menggabungkan wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan di persidangan, dan studi literatur. Analisis data dilakukan secara cermat untuk memastikan validitas dan reliabilitas temuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran ahli sangat signifikan dalam menjamin keputusan yang didasarkan pada bukti yang kuat dan objektif, serta membantu mengklarifikasi isu-isu teknis yang kompleks dalam kasus perdata komersial.
Islam Dan Demokrasi Di Iran : (Wilayatul Faqih) Anwar, Samsul
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 2 (2024): Desember: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v8i2.1681

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara Islam dan demokrasi di Iran melalui konsep Wilayatul Faqih, sebuah sistem pemerintahan yang menempatkan kekuasaan tertinggi di tangan seorang faqih atau pemimpin agama. Dalam konteks Republik Islam Iran, konsep ini menjadi dasar teokrasi yang mendominasi politik negara tersebut, menggabungkan prinsip-prinsip agama dengan elemen-elemen demokrasi. Melalui analisis historis dan teoretis, artikel ini mengevaluasi bagaimana Wilayatul Faqih berinteraksi dengan proses demokrasi, seperti pemilihan umum, kebebasan berpendapat, dan hak-hak asasi manusia. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun ada aspek demokrasi dalam struktur politik Iran, Wilayatul Faqih membatasi ruang gerak demokrasi secara signifikan, terutama dalam hal kekuasaan politik dan kebebasan individu.
Kontekstualisasi Nilai Filosofis Seni Wayang Sasak Berbasis Kearifan Lokal Dalam Bingkai Moderasi Beragama Masyarakat Plural Di Pulau Lombok Arip Watoni, Saipul; Arfan, Muhamad
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 2 (2024): Desember: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v8i2.1691

Abstract

Penelitian ini berjudul: “Kontekstualisasi Nilai Filosofis Seni Wayang Sasak Berbasis Kearifan Lokal dalam Bingkai Moderasi Beragama Masyarakat Plural di Pulau Lombok”. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui proses observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat sejumlah tokoh punakawan wayang Sasak berbasis kearifan lokal yang didalangi oleh Lalu Nasib diantaranya yang terkenal: a) Amaq Baoq, b) Amaq Amet, c) Amaq Ocong, d) Amaq Kesek, e) Inaq Itet, f) Amaq Beko dan g) Jero Dangkem. Sementara nilai-nilai filosofis yang terbangun dari karakter tersebut yaitu: kearifan dalam kesederhanaan, keberanian menyuarakan kebenaran, harmoni dengan alam dan antar sesama, penghormatan terhadap tradisi dan leluhur, serta bijaksana dalam humor. Kedua, perbedaan khas tokoh punakawan wayang Sasak dengan wayang lainnya di Nusantara antara lain: a) Punakawan dalam Wayang Sasak yang didalangi oleh Lalu Nasib sangat berbasis kearifan lokal memiliki nama-nama lokal sebagaimana disebut diatas. Nama-nama ini tidak ditemukan di tradisi wayang Jawa atau Bali dan mencerminkan bahasa dan budaya masyarakat Lombok. Nama-nama tersebut juga memiliki makna simbolis yang khas sesuai dengan karakteristik masyarakat Sasak yang plural. Ketiga, nilai filosofis wayang Sasak dalam bingkai moderasi beragama masyarakat plural pulau Lombok terkontekstualisasi dalam sejumlah poin antara lain: a) komitmen kebangsaan; b) toleransi; c) anti kekerasan dan d) penerimaan terhadap tradisi. Sementara itu relevansi wayang Sasak dengan tantangan kehidupan beragama masyarakat pluaral di Lombok berfungsi untuk: a) menjawab tantangan radikalisme, b) menguatkan identitas masyarakat Lombok yang religius dan berbudaya, dan c) memupuk solidaritas sosial dan religus masyarakat.
Dialektika Agama dan Budaya : (Pola Hubungan Islam dan Budaya Lokal Di Masyarakat Gerung Lombok Barat) Arfan, Muhamad
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 2 (2024): Desember: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v8i2.1702

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul: “Campur Kode dan Perubahan Fonologis Tuturan Masyarakat Keturunan Arab di Kampung Arab Ampenan”. Penelitian merupakan jenis penelitian lapangan yang bersifat kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui proses observasi, rekaman suara, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pola-pola campur kode tuturan masyarakat keturunan Arab di kampung Arab Ampenan secara garis besar terbagi menjadi 3 pola yaitu: (1) pola campur kode bahasa Arab dengan bahasa Melayu jika penuturnya sesama keturunan Arab, (2) pola campur kode antara bahasa Arab dan bahasa Sasak jika penuturnya antara keturunan Arab dan Suku Sasak, dan (3) pola campur kode antara bahasa Arab, bahasa Sasak, dan bahasa Indonesia jika penuturnya antara keturunan Arab dan suku Sasak. Untu pola (1) dan (2) dikenal dengan istilah pola campur kode ke luar (outer code mixing) sedang pola (3) dikenal dengan pola campur kode campuran (hybrid code mixing). Penggunaan pola ini diterapkan jikalau sudah ada interaksi atau hubungan sosial yang terbangun cukup lama antara penutur yang satu dengan penutur lainnya. 2) Perubahan fonologis tuturan bahasa Arab di kampung Arab Ampenan pada sejumlah konsonan dan vokal dalam bahasa Arab klasik/standar modern sesuai dengan teori Crowley yaitu: dissimilasi, assimilasi, sinkope, netralisasi, apokop, dan epentesis.
Lemahnya Koalisi Partai Pendukung Jaro Ade-Inggrid Kansil Pada Pilkada Kabupaten Bogor Tahun 2018 Januari Aquarta P; Endang Sulastri; Husni Hasanudin
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 2 (2024): Desember: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Pilkada di Kabupaten tahun 2018, terdapat lima pasangan calon bupati dan wakil bupati. Pasangan Ade Ruhandi dan Inggrid Kansil diusung oleh Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera Partai Nasdem, PKPI dan Partai Berkarya. Pasangan lainnya Ade Yasin dengan Iwan Setiawan. Namun pasangan yang didukung mayoritas kursi di DPR kalah dalam pilkada Kabupaten Bogor 2018. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab kekalahan pasangan Ade Ruhandi dan Inggrid Kansil pada Pilkada 2018. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengenai Koalisi Partai Politik. Sedangkan metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan data yang diambil dari wawancara dan studi pustaka.
Harmoni Ekonomi dan Moralitas: (Kajian Mendalam tentang Prinsip Hukum Ekonomi Islam) Karmaen Samsul, Samsul
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 2 (2024): Desember: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v8i2.1732

Abstract

Ekonomi dan moralitas mencerminkan integrasi nilai-nilai moral dan etika kedalam praktek-praktek ekonomi, terutama dalam konteks hukum ekonomi Islam. Prinsip-prinsip tersebut tercermin dalam hukum ekonomi Islam, yang menekankan keadilan, keberlanjutan, dan distribusi kekayaan yang merata. Harmoni ini menciptakan lingkungan dimana kegiatan ekonomi bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan, dan bukan hanya untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu. Adapun jenis penelitian yang dipakai yaitu penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif analisis, kemudian metode yang digunakan yaitu pengumpulan beberapa data dengan memakai library Research yang merupakan pemanfaatan data kepustakaan untuk mendapatkan kesimpuan yang relevan. Hasil penelitian ini menekankan pada harmoni ekonomi dan moralitas, dimana pada prinsipnya ekonomi dan moralitas ini tidak hanya berbicara sebatas pada mencapai keuntungan semata, tetapi juga sebagai bentuk ibadah yang mengharuskan integritas dan kejujuran dalam setiap transaksi. pentingnya menjaga keseimbangan antara aspek material dan moral dalam kehidupan manusia, khususnya dalam konteks ekonomi Islam. Harmoni ekonomi dan moralitas menciptakan landasan yang kuat untuk mencapai masyarakat yang berlandaskan keadilan, keberlanjutan, dan kesejahteraan, sejalan dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi Islam.
Menganalisis Dimensi-Dimensi Etika dalam Qasas Al-Qur'an : (Implikasi bagi Pembentukan Karakter Muslim Kontemporer) Zakaria, Muh
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 2 (2024): Desember: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/fikroh.v8i2.1800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi-dimensi etika yang terkandung dalam qasas al-Qur'an dan menggali implikasinya bagi pembentukan karakter Muslim kontemporer. Qasas al-Qur'an, yang mencakup kisah-kisah para nabi, umat terdahulu, serta pelajaran hidup yang terkandung dalamnya, menyajikan nilai-nilai moral dan etika yang relevan dalam konteks pendidikan karakter. Dimensi etika dalam qasas mencakup aspek-aspek seperti kejujuran, kesabaran, keadilan, keteguhan hati, dan tawakal, yang dapat dijadikan pedoman dalam pembentukan kepribadian yang ideal menurut ajaran Islam. Melalui pendekatan analisis kritis, penelitian ini memanfaatkan metode tafsir dan studi literatur untuk mengidentifikasi nilai-nilai etika utama dalam kisah-kisah tersebut serta relevansinya terhadap tantangan moral yang dihadapi oleh masyarakat Muslim kontemporer. Penelitian ini menunjukkan bahwa kisah-kisah dalam qasas al-Qur'an tidak hanya menawarkan inspirasi spiritual, tetapi juga memberikan pelajaran praktis untuk membentuk karakter yang unggul. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya integrasi nilai-nilai etika Qur'ani dalam kurikulum pendidikan Islam, terutama untuk membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral yang kuat dalam menghadapi kompleksitas dunia modern. Selain itu, kajian ini juga memperlihatkan pentingnya pendekatan multidimensi dalam memahami pendidikan karakter berbasis qasas, yang menggabungkan pemahaman teks, konteks sosial, dan pengaruh spiritual. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berfokus pada teori etika dalam Al-Qur'an, tetapi juga menawarkan wawasan praktis bagi pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam mendidik generasi muda untuk menjadi Muslim yang berkarakter dan bermoral tinggi, sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam qasas al-Qur'an.