cover
Contact Name
feri andi
Contact Email
jurnalalwihdah@gmail.com
Phone
+6282278008893
Journal Mail Official
jurnalalwihdah@gmail.com
Editorial Address
Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382
Location
Kab. ogan komering ulu timur,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30311098     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
The focus and scope of the Al-Widah: Jurnal Pendidikan Islam (Jurnal of Islamic Education) is theory and practice of Islamic education, Islamic education curriculum development, and Islamic learning methodology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
TEORI BAYANI DALAM PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGNNYA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Musyarofah, Dyah
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The writing of this paper aims to provide a treasure of knowledge about bayani theory in education and its development in Islamic Education. To obtain data that is in accordance with the topic of discussion, the author uses library research, which is a method of obtaining data from books that are relevant to the discussion in this paper. From the results of the search for books related to the title of this paper, it can be concluded that the essence of learning design includes four components (students, goals, methods, and evaluation) and topic analysis. The four components are influenced by learning and learning theories, while topic analysis is a learning design generated from a particular discipline.
PELAKSANAAN SUPERVISI KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH YAYASAN PENDIDIKAN GUNUNG BATU SUKABUMI (YPGS) OKU TIMUR Eka Nurhidayah; Ira Fatmawati; Rendi Afriandi
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan supervisi kinerja guru. Dengan fokus penelitian; 1) Pelaksanaan supervisi kinerja guru, 2) Kinerja guru, dan 3) Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kinerja guru. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research). Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, Pelaksanaan supervisi kinerja guru yang dilaksanakan oleh kepala madrasah, hal ini dikarenakan kepala madrasah yang mengetahui kinerja guru yang belum profesional. Kedua, Dampak yang ditimbulkan dari pelaksanaan supervisi kinerja guru adalah sebagai berikut; 1) semakin meningkatnya kedisiplinan warga sekolah, 2) meningkatnya prestasi siswa baik prestasi akademik maupun non-akademik, 3) meningkatnya minat baca siswa, 4) meningkatnya mental siswa untuk tampil di depan umum, 5) meningkatnya kerapian berpakaian, 6) meningkatnya motivasi warga sekolah, 7) meningkatnya semangat guru dalam mendidik siswa, dan 8) meningkatnya kreativitas dan inovasi guru dan karyawan. Dengan temuan tersebut, maka kontribusi terpenting dalam penelitian ini adalah secara praktis, tesis ini menunjukkan bahwa kepala sekolah dituntut untuk mempunyai kemampuan dalam manajemen di sekolah, sebab dengan kemampuan manajemen yang dimiliki, kepala sekolah dapat membantu meningkatkan produktivitas organisasi sekolah. Kata Kunci: Pelaksanaan supervisi, kinerja, madrasah
PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS KULTURAL DAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT MUSLIM Feri Andi
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abtrack Islamic education plays a significant role in shaping the cultural and social identity of Muslim societies. This study explores how Islamic education contributes to the formation and preservation of cultural identity in various contexts, ranging from the early Islamic period to the modern era. Since the time of Prophet Muhammad (pbuh), Islamic education has been the main means of transmitting religious, social and moral values that form the basis of individual and community character building. Institutions such as madrasahs and pesantren in Indonesia, as well as classical education centers such as al-Qarawiyyin and al-Azhar, have played a central role in shaping the social and cultural norms of Muslims. In Indonesia, Islamic education not only teaches religious teachings but also maintains local values associated with culture and tradition. Entering the modern era, Islamic education faces the challenges of globalization and rapid social change. This study also highlights the adaptation of Islamic education in Indonesia in facing these challenges while maintaining relevance and core values that form the cultural identity of Muslims. The literature research method is used to analyze the historical and contemporary development of Islamic education, focusing on the contribution to the social and cultural identity of the Muslim community. Keywords: Islamic Education, Cultural Identity, Social Identity, Muslim Society Abtrak Pendidikan Islam memiliki peran yang sangat signifikan dalam pembentukan identitas kultural dan sosial masyarakat Muslim. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pendidikan Islam berkontribusi terhadap pembentukan dan pelestarian identitas kultural dalam berbagai konteks, mulai dari periode awal Islam hingga era modern. Sejak masa nabi Muhammad saw, pendidikan Islam telah menjadi sarana utama untuk mentransmisikan nilai-nilai agama, sosial, dan moral yang menjadi dasar pembentukan karakter individu dan masyarakat. Institusi seperti madrasah dan pesantren di Indonesia, serta pusat pendidikan klasik seperti alQarawiyyin dan al-Azhar, telah memainkan peran sentral dalam membentuk norma sosial dan budaya umat muslim. Di Indonesia, pendidikan Islam tidak hanya mengajarkan ajaran agama tetapi juga mempertahankan nilai-nilai lokal yang terkait dengan budaya dan tradisi. Memasuki era modern, Pendidikan Islam menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang cepat. Penelitian ini juga menyoroti adaptasi pendidikan Islam di Indonesia dalam menghadapi tantangan tersebut dengan tetap mempertahankan relevansi dan nilai-nilai inti yang membentuk identitas kultural umat Muslim. Metode penelitian literatur digunakan untuk menganalisis perkembangan historis dan kontemporer pendidikan Islam, dengan fokus pada kontribusi terhadap identitas sosial dan kultural masyarakat Muslim. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Identitas Kultural, Identitas Sosial, Masyrakat Muslim
PEMBAHARUAN PEMIKIRAN ISLAM DI TIMUR TENGAH: KONTRIBUSI HASSAN AL-BANNA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMERDEKAAN NEGARA-NEGARA MUSLIM Mahfud Alizar; Syamsul ‘Aimah
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic thought reform in the Middle East has played a significant role in shaping the political, social, and religious dynamics of the region, particularly in the context of the struggle for independence from Western colonialism. One of the central figures in this reform movement is Hassan al-Banna, the founder of the Muslim Brotherhood (Ikhwanul Muslimin) in Egypt. This article discusses al-Banna's contributions to renewing Islamic thought by emphasizing the integration of Islam and politics, the implementation of Sharia, and resistance to imperialism. The research combines case study and content analysis methods, with data collected through in-depth interviews, observations, and written documents, which are then analyzed thematically. Hassan al-Banna, the founder of the Muslim Brotherhood, formulated the ideology and primary goals of this movement to establish Islam as a comprehensive system of life, encompassing all aspects of personal and social life. Al-Banna stressed the importance of implementing Sharia law in governance to create a just and moral society. The Muslim Brotherhood aims to restore the glory of Islam through social, political, and economic reforms based on Islamic teachings, with a focus on education, da'wah (Islamic preaching), and empowering the Muslim community. Additionally, the movement seeks to combat colonialism and Western influence, which is perceived as corrupting Islamic values. Al-Banna's thoughts and activities inspired resistance movements against colonialism and spurred the revival of Islam in various Muslim countries, playing a crucial role in the struggle for independence and the establishment of states based on Islamic principles.
MAKNA NILAI RELIGIUS TEMBANG MACAPAT MIJIL PADA PEMBELAJARAN SISWA SD Qolbi, Lathifatul; Rohmaniah, Ajizatur; Ulfa, Fahmi Maria; Zulfahmi, Muhammad Nofan
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractMacapat songs, one of Java's cultural heritage, have religious values that are relevant for elementary school students' learning. This article highlights the potential of Mijil songs as a medium for instilling religious values in character education. By using the literature study method and the Systematic Literature Review (SLR) approach, this research identifies the meaning and spiritual value of the Mijil song and its application in learning. The results of the study show that Mijil songs contain values and are closely related to Islamic religion, such as faith, honesty, hard work and responsibility which are important for forming students' character. Apart from that, this song can increase interest in learning through creative approaches, such as the use of interactive media. These findings reinforce the importance of integrating local wisdom in the curriculum to preserve culture while improving the quality of education. Keywords: Mijil Macapat Song, Religious Values, Elementary School Students. Abstrak Tembang macapat salah satu warisan budaya Jawa memiliki nilai-nilai religius yang relevan untuk pembelajaran siswa sekolah dasar. Artikel ini menyoroti potensi tembang Mijil sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai religius dalam pendidikan karakter. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengidentifikasi makna dan nilai spiritual tembang Mijil serta penerapannya dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa tembang Mijil mengandung nilai-nilai dan berhubungan erat dengan reiligius Islam seperti keimanan, kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab yang penting untuk membentuk karakter siswa. Selain itu, tembang ini dapat meningkatkan minat belajar melalui pendekatan kreatif, seperti penggunaan media interaktif. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi kearifan lokal dalam kurikulum untuk melestarikan budaya sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Kata kunci: Tembang Macapat Mijil, Nilai Religius, Siswa Sekolah Dasar.
PENGARUH MEDIA CANVA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PAI DI KELAS X TKJ 1 Muh. Sabilar Rosyad; Nabila Yahya
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-wihdah.v2i2.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media Canva terhadap minat belajar siswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X TKJ 1. Media Canva dipilih karena kemampuannya dalam membuat materi pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur minat belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media Canva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa, yaitu 87,5%, Setuju dan Sangat Setuju dengan penggunaan media Canva, yang menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar. Namun, 12,5% siswa Tidak Setuju, yang menunjukkan adanya perbedaan preferensi individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media Canva memberikan pengaruh positif terhadap minat belajar siswa PAI, namun perhatian perlu diberikan kepada preferensi belajar siswa yang berbeda. Penelitian ini menyarankan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi seperti Canva untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Kata Kunci: Media Canva, Minat Belajar, Pendidikan Agama Islam
TANTANGAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA MODERN DALAM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) Dwi Budiarto; Syamsiani
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-wihdah.v2i2.218

Abstract

Abstract In the modern era, the use of Artificial Intelligence (AI) technology has become an integral part of Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam; PAI)learning. However, PAI teachers face many challenges in using AI. The article was prepared using a qualitative approach and library research type of research. The article’s findings are divided into three. First, PAI teachers are required to carry out their roles as Mudarris, Mu'allim, Mu'addib and Murabbi. Second, AI has an important role in PAI learning, such as making it easier for teachers and students to access information. Third, there are six types of challenges for PAI teachers in using. AI, namely digital literacy problems, lack of facilities and infrastructure, lack of preparation, problems related to ethics, theological problems and educational interaction problems. Therefore, PAI teachers are required to overcome these various challenges, so that the use of AI really has a positive impact on PAI learning. Keyword: Artificial Intelligence, PAI Teachers, Modern Era.Abstrak Di era modern penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah menjadi bagian integral dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, guru PAI menghadapi banyak tantangan dalam penggunaan AI. Penelitian ini disusun menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi pustaka. Temuan artikel dibagi menjadi tiga. Pertama, guru PAI dituntut menjalankan peranannya sebagai Mudarris, Mu’allim, Mu’addib dan Murabbi. Kedua, AImemiliki peran penting dalam pembelajaran PAI, seperti mempermudah guru dan siswa untuk mengakses informasi. Ketiga, ada enam jenis tantangan guru PAI dalam penggunaan AI, yAItu problem literasi digital, minimnya sarana-prasarana, kurangnya persiapan, problem terkAIt etika, problem teologis dan problem. Kata kunci: Guru PAI, Pendidikan Agama Islam, Era Modern.
PERANAN DIGITALISASI SEKOLAH TERHADAP MUTU PENDIDIKAN Ahmad Syaifuddin; Ana Putri Rina Maryah; Rani Mucherji
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-wihdah.v2i2.221

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pendidikan. Digitalisasi sekolah menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran dan pengelolaan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan digitalisasi sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan solusi yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi sekolah memberikan akses yang lebih luas ke sumber belajar, meningkatkan interaktivitas dan keterlibatan siswa, serta memungkinkan personalisasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan individu. Selain itu, digitalisasi juga meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan administrasi sekolah dan memberikan alat evaluasi yang lebih akurat. Namun, implementasi digitalisasi di sekolah juga menghadapi berbagai tantangan, termasuk kesenjangan digital, keterbatasan keterampilan digital di kalangan guru dan siswa, serta keterbatasan anggaran. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat. Solusi yang diusulkan antara lain penyediaan perangkat dan akses internet yang terjangkau, pelatihan keterampilan digital, dan pengembangan kurikulum yang relevan. Kata Kunci: Digitalisasi, Peran, Mutu Pendidikan.
NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN BERDASARKAN AL-QUR’AN Aulia Agustina; Syafaatul Habib
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-wihdah.v3i1.256

Abstract

Dalam hal kehidupan ada peran seorang pemimpin karena tanpa adanya pemimpin maka segala sesuatu atau segala hal akan susah dalam mengatur keseimbangannya. Keseimbangan antara tuntutan individu dan tujuan organisasi harus tercapai, karena kepemimpinan itu adalah usaha yang disengaja yang dikerjakan oleh seorang (pemimpin) untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui individu lain dengan cara menginspirasi orang lain untuk melaksanakannya. dari pihak yang melaksanakan pelaksanaannya seorang pemimpinan sangat bertanggung jawab dengan perannya serta selalu di jalan yang benar tanpa mementingkan kepentingan pribadi, untuk menjadi pemimpin yang bisa dikatakan sempurna harus paham agama serta urusan dunia. seorang pemimpin juga harus memahami dasar-dasar kepemimpinan baik dalam konteks kecil maupun besar, termasuk negara, organisasi, dan keluarga, serta dalam diskusi dan situasi lainnya. Maka dari itu peran pemimpin sangat penting dan besar dalam suatu negara, organisasi maupun keluarga. Nilai-nilai kepemimpinan dalam Al-Qur'anmencakup keadilan, amanah, musyawarah, dan integritas moral yang menjadi landasan kepemimpinan Islami yang efektif. Pemimpin Islami adil, istiqomah, dan terbuka; menjaga hukum setara, disiplin, sabar, inovatif, serta sadar lingkungan internal-eksternal, demi menciptakan organisasi berintegritas dan berkelanjutan. Pemimpin Islami juga menjunjung amanah, tabligh, hikmah, fathonah, menjaga etos kerja, komunikasi efektif, dan kepedulian sosial. Artikel ini mengeksplorasi kepemimpinan dari perspektif nilai-nilai Al-Quran. Penelitian ini menggunakan metodologi tinjauan pustaka, yaitu pengumpulan data dari Al-Qur'an, buku, jurnal, tafsir, dan sumber lainnya. Kata kunci: Kepemimpinan, Lembaga Pendidikan, Al-Qur’an.
EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN ISLAM MELALUI MANAJEMEN SEKOLAH Dwi Budiarto; Syamsiani
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-wihdah.v3i1.165

Abstract

Abstract Islamic education plays a vital role in shaping religious, ethical, and knowledgeable generations. However, the effectiveness of Islamic education programs is closely related to the capacity of school management in planning, implementing, and evaluating activities comprehensively. This study aims to analyze the role of school management in evaluating Islamic education programs by exploring evaluation concepts, models, and managerial functions of principals. Using a descriptive qualitative approach through literature review and interviews with five education practitioners, the findings reveal that most schools still emphasize academic achievement, while spiritual and character development are often neglected. Schools with strong managerial leadership demonstrate more structured evaluation systems, including reflective meetings and the use of behavioral rubrics, which positively impact students’ Islamic character formation. The study concludes that professional school management is crucial in institutionalizing evaluation as a continuous quality improvement process, emphasizing both learning outcomes and internal processes that nurture students’ Islamic values. Keywords: Islamic education, program evaluation, school management, CIPP model, character building. Abstrak Pendidikan Islam berperan penting dalam membentuk generasi yang religius, beretika, dan berpengetahuan. Namun, efektivitas program pendidikan Islam sangat dipengaruhi oleh kapasitas manajemen sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran manajemen sekolah dalam evaluasi program pendidikan Islam melalui kajian konsep evaluasi, model evaluasi, serta fungsi manajerial kepala sekolah. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan wawancara terhadap lima praktisi pendidikan, temuan menunjukkan bahwa sebagian besar sekolah masih menekankan pada capaian akademik, sementara dimensi spiritual dan karakter belum dievaluasi secara optimal. Sekolah dengan kepemimpinan manajerial yang kuat memiliki sistem evaluasi yang lebih terstruktur, seperti forum reflektif rutin dan penggunaan rubrik observasi perilaku, yang berdampak positif terhadap pembentukan karakter Islami siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sekolah yang profesional berperan penting dalam 32 melembagakan evaluasi sebagai proses perbaikan mutu berkelanjutan dengan menekankan pada hasil pembelajaran sekaligus proses internal yang menumbuhkan nilai-nilai Islami siswa. Kata kunci: pendidikan Islam, evaluasi program, manajemen sekolah, model CIPP, pembentukan karakter.

Page 2 of 3 | Total Record : 23