cover
Contact Name
Mochmamad Ainur Rhoviq
Contact Email
kopemas@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
kopemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KOPEMAS
ISSN : -     EISSN : 28088182     DOI : -
Core Subject : Social,
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang
Articles 425 Documents
PELATIHAN PENDAMPINGAN PASTORAL BERBASIS KOMUNITAS TIRIS-TIRIS DI JEMAAT GPM BANDA-NAIRA Vincent Kalvin Wenno; Juliana Tuhumury; Malitsa Tahitu; Agnes Mahakena; Lauraintia Van Houten
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kelompok mitra di Jemaat Gereja Protestan Maluku dalam melaksanakan pendampingan pastoral berbasis komunitas secara kontekstual di Jemaat GPM Banda Naira. Pelayanan pastoral yang relevan dan kontekstual merupakan salah satu tantangan yang harus direpons dengan baik. Untuk itu, dalam pelatihan ini akan melakukan pelatihan-pelatihan yang dibagi ke dalam tiga sesi. Pelatihan tersebut berusaha untuk melatih keterampilan dan kecakapan dalam percanaan pastoral yang holistik. Untuk menjawab persoalan maka materi-materi yang disajikan dalam pelatihan adalah: 1) dasar teologis pelayanan pastoral kontekstual dan berbasis tiris (teras), 2) Komunitas dan pendekatan psikologis, 3) mengenal berbagai kepribadian manusia, 4) teknik-teknik pendampingan pastoral, 5) manajemen pastoral. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa: 1) Kelompok mitra dapat mengembangkan teknik pendampingan pastoral yang kontekstual, dan relevan berdasarkan konteks keseharian mereka. 2) Kelompok mitra dapat menyusun melakukan manajemen pastoral lewat penyusunan rencana dalam pelayanan pendampingan pastoral. Rencana tersebut digunakan sebagai acuan dalam pelayanan pastoral di Jemaat GPM Banda Naira
UPAYA PENINGKATAN SPIRITUALITAS MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KHUSUS RAMADHAN RRI PALANGKA RAYA ISLAM MENJAWAB TAHUN 2021 Maulida Maulida; Muslimah Muslimah; Noorazmah Hidayati; Musyarafah Musyarafah; Irnadia Andriani
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulan Ramadhan merupakan bulan istimewa yang harus dimanfaatkan oleh umat Islam untuk meningkatkan iman dan takwa, karena istimewanya pahala yang diberikan oleh Allah SWT dengan berlipa tgandanya pahala mulai ibadah wajib sampai pada ibadah mubah. Karenanya upaya peningkatan spiritualitas umat Islam perlu difasilitasi. Kebutuhan masyarakat ini dijawab oleh tim pengabdian IAIN Palangka Raya dengan melakukan pengabdian masyarakat mandiri bekerja sama dengan RRP Palangka Raya, untuk mengadakan program khusus Ramadhan yang diberi nama “Islam Menjawab”. Tujuan pengabdian adalah untuk peningkatan spiritualitas masyarakat Palangka Raya melalui program khusus Ramadhan RRI Palangka Raya Islam Menjawab tahun 2021. Pelaksanaanya dilakukan dengan pendekatan persuasif, yaitu mengajak secara hikmah dengan metode tanya jawab selama bulan Ramadhan. Tim pengabdian mandiri mensosialisasikan kegiatan melalui penyebaran pamflet online secara terbuka. Terdapat 120 pertanyaan pemirsa dari berbagai kalangan dan dalam semua bidang keislaman. Jawaban tim pengabdian mandiri melalui program khusus Ramadhan RRI Palangka Raya disiarkan pada sebelum waktu imsak dan sebelum berbuka puasa. Kegiatan pengabdian ini dapat memperluas wawasan dan mencari solusi dalam menghadapi berbagai problematika kehidupan masyarakat dengan mendengarkan siaran RRI Palangka Raya melalui program khusus Ramadhan “Islam Menjawab”, dibuktikan dengan antusias masyarakat yang bertanya dan merespon melalui kontak person yang disediakan
SINERGITAS MAHASISWA DAN MASYARAKAT DALAM MEMBERDAYAKAN PERMAINAN VOLI BERBINGKAI MODERASI BERAGAMA Muslimah Muslimah; Endah Puji Lestari; Winda Hamidah; Jhufriyah Jhufriyah; Rizqy Fajar; Yopy Firmansyah; Hasya Annisa M; Trima Yenketama; Brosly Brosly; Denita Fransiska Ls L; Rinto Rinto; Cristi Devi Darnita
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana optimalisasi kemitraan mahasiswa KKN Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama dengan masyarakat dalam memberdayakan permainan voli berbingkai moderasi beragama di Kelurahan Pagar Kecamatan Rakumpit Palangka Raya. Pengabdian dilakukan dengan menggunakan ABC (Asset Based Community-driven Development) sebagai pendekatan dalam pemberdayaan aset dimiliki masyarakat, yaitu memili sumber daya manusia yang terampil dalam berolahraga voli dan memiliki waktu dan kesempatan untuk berolahraga bersama terlebih pada masa pandemi-19. Hasil pengabdian bahwa program unggulan mahasiswa KKN Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama mampu bersinergi dengan masyarakat dalam memberdayakan aset lokal dengan melakukan rehab berat lapangan voli dan fungsionalisasinya sebagai aktivitas keseharian setiap sore untuk berolahraga dan mengadakan lomba menyambut peringatan hari kemerdekaan RI bulan Agustus 2021 yang diikuti tingkat pelajar dan masyarakat Pager, semuanya antusias dan sportif mengikutinya. Selanjutnya, masyarakat Pager dapat memanfaatkan lapangan voli yang difasilitasi oleh mahasiswa yang diberi nama lapangan voli ”Penyang Hinjei Simpei” (berbeda-beda tetapi tetap satu). Semua masyarakat Pager yang bermain, tanpa menghiraukan perbedaan latar belakang agama dan suku yang multi. Mereka antusias, saling akrab, saling support merawat kebersamaan dan kekeluargaan
PEMANFAATAN KOMPOSTER SAMPAH ORGANIK MENJADI KOMPOS DI DESA PETUNGSEWU KABUPATEN MALANG Purnomo Purnomo; Yuswono Hadi; Novenda Novenda; Teguh Oktiarso; Sunday Noya; Yurida Ekawati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Machung Abdimas Grant tentang pengolahan Sampah Organik dalam rangka pemberdayaan Karang Taruna di Desa petungsewu Kecamatan Dau Malang ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup. Meningkatnya jumlah sampah dilingkungan masyarakat memberikan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat, seperti masalah kesehatan dan polusi udara (bau) yang dihasilkan oleh sampah sisa makanan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang banyak dihasilkan dari rumah tangga dapat diolah menjadi pupuk organik.  Tujuan dari pengabdian masyarakat IbDM ini adalah untuk mengajarkan pada masyarakat khususnya Karang Taruna untuk dapat mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Pengomposan melalui bahan organik pada komposter menghasilkan kompos dalam bentuk padat maupun cair. Pengadaan komposter dilakukan kepada karang taruna dan masyarakat Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Pengadaan komposter dilakukan sebagai upaya meningkatan kesadaran diri dan pengetahuan tentang pengelolaan sampah melalui pembuatan kompos, sehingga masyarakat dapat secara mandiri memanfaatkan sampah rumah tangga (sampah organik) dan mengurangi timbulan sampah ke Tempat Pemprosesan Akhir (TPA)
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK KAMBING SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI KELOMPOK TANI TERNAK "SUKA BHAKTI" Nisa'us Sholikah; Rizal Ilmi Rahmatulloh; Rita Dewi Antika; Iqbal Wahid Muzadi; Moh Zulfikar Anwar; Prasetya Gusti Samiaji; Audrey Erlianti
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya peternak kambing di desa Ngajum menghasilkan limbah kotoran yang menumpuk. Kotoran tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan juga dapat meningkatkan penghasilan bagi peternak, sehingga kelompok KSM-T 63 berinisiatif untuk mengolah limbah tersebut menjadikan pupuk organik bersama kelompok tani ternak “Suka Bhakti” di Dusun Sumberjo Desa Ngajum Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Disamping memanfaatkan limbah ternak kambing menjadikan pupuk organik juga dapat mengurangi kebiasaan petani dalam penggunaan pupuk kimia ke pupuk organik limbah ternak kambing. Penggunaan pupuk organik dari limbah ternak kambing bertujuan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari dua tahap; tahap pertama melakukan observasi dimana banyaknya limbah ternak kambing, tahap kedua yaitu, tahap kedua yaitu, tahap kedua adalah tahap pelaksaan dimana pembuatan pupuk organik bina tadi di buat. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu berupa pupuk organik padat yang berbahan dasar limbah kotoran ternak kambing.
MANAJEMEN PEMASARAN KAMBING DAN DOMBA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Enike Dwi Kusumawati; Pieter Sahertian; Akhmad Zaini
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga kambing dan domba yang turun saat masa pandemi covid-19 serta terkendalanya pemasaran di Kabupaten Ponorogo menyebabkan pendapatan peternak kambing dan domba di Kabupaten Ponorogo menurun sampai hampir mencapai 50%. Tujuan kegiatan ini antara lain memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen pemasaran di masa pandemi covid-19 seperti pembuatan website ataupun media pemasaran online lainnya untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan peternak sehingga dapat meningkatkan penjualan ternak yang secara otomatis pendapatan peternak akan bertambah. Metode dan tahapan pelaksanaan mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, perancangan, pembuatan, uji operasi, pendampingan operasional, dan diseminasi teknologi tersebut kepada mitra adalah sebagai berikut: 1) wawancara dan kunjungan kepada mitra dilakukan secara langsung maupun melalui sarana komunikasi online; 2) diskusi dan ceramah tentang penyelesaian permasalahan mitra; 3) manajemen pemasaran; 4) Pendampingan program; 5) monitoring dan evaluasi program kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan, demplot berjalan dengan sangat baik dan mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat. Dampak ekonomi dan sosial berupa peningkatan pendapatan dan keterampilan peternak terkait manajemen pemasaran meningkat dari 45% ke 95%. Mitra berkontribusi dalam hal pelaksanaan terkait penyediaan tempat pelatihan, tempat demplot dan pendampingan serta koordinasi dengan masyarakat. Faktor yang menghambat kegiatan antara lain akses komunikasi internet dengan peternak, tingkat pendidikan peternak yang tidak merata sehingga perlu komunikasi yang lebih intensif, usia dan pengalaman beternak juga masih bervariasi. Faktor yang mendukung yaitu akses transportasi dan jalan raya masih baik dan mudah terjangkau, inovasi teknologi sejalan dengan kebutuhan masyarakat, banyaknya limbah pertanian yang bisa dimanfaatkan untuk bahan baku pakan, dukungan pemerintah daerah sangat baik. Solusi dan tindak lanjut antara lain melakukan pendampingan dan monitoring setelah kegiatan sesering mungkin. Kesimpulan kegiatan ini yaitu hasil penerapan manajemen pemasaran kambing dan domba pada masa pandemi covid-19 di Kabupaten Ponorogo telah berjalan dengan baik dan respon peternak juga sangat baik.
PENINGKATAN KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT DESA MENDALANWANGI MELALUI PENGOLAHAN POTENSI LOKAL TELUR ITIK Nuril Nikmatuz Zahro; Alfindo Agung Setiawan; Yogy Pratama; Maria Korsini Bagus; Muhammad Wildan Habibi; Icha Ayu Saputri; Yahya Zakaria; Enike Dwi Kusumawati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Mendalanwangi memiliki banyak potensi, namun potensi desa menurun sejak adanya pandemi.  Terutama potensi di bidang peternakan. Kegiatan PHP2D di Desa Mendalanwangi bertujuan untuk mengembangkan kembali potensi peternakan yang menurun dengan meningkatkan produksi peternakan itik. Pencapaian tujuan tersebut dilakukan dengan persiapan tim dan khalayak tujuan untuk menetukan prioritas kegiatan berdasarkan kondisi dan potensi yang ada di masyarakat. Setelah prioritas kegiatan dientukan selanjutnya melakukan pelatihan kegiatan di lapangan, kemudian dilaksanakannya lokakarya dengan tujuan untuk tetap mempertahankan kemajuan potensi yang telah diterapkan. Dengan adanya program ini mampu meningkatkan produksi peternakan itik, meningkatkan jiwa wirausaha peternak dan sensitif terhadap peluang pasar, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengelola dan mengembangkan potensi peternakan yang dimiliki terutama dalam hal manajemen peternakan dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal sehingga dapat berproduksi secara optimal dan berkelanjutan.
MOTIVASI FILANTROPI MASA PANDEMI COVID-19 DI PANTI ASUHAN BERKAH PALANGKA RAYA Ahmad Bilal Almagribi; Muslimah Muslimah; St. Rahmah; Muhammad Wahyuni
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat Kota Palangka Raya pada masa pandemi COVID-19 agar berfilantropi dan atau mempertahankan prososial berbagi ke Panti Asuhan Berkah Palangka Raya. Pengabdian ini ini menggunakan pendekatan persuasive dengan metode FGD (Focus Group Discussion) dengan mengumpulkan komunitasmasyarakat Palangka Raya melalui kelompok MGMP-PAI dan pegawai Kementerian Agama Kota Palangka Raya, masyarakat sekitar Panti Asuhan Berkah dan orang tuasiswa yang menitipkan anaknya belajar di lembaga pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Berkah Palangka Raya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat kota Palangka Raya dapat termotivasi untuk berfilantropi ke Panti Asuhan Berkah meskipun di masa pandemic. Alasan mereka sangat bervariasi, seperti: (1) menjunjung tinggi syariat Allah, (2) mengharap balasan ukhrawi, (3) keberkahan, (4) rasa syukur, (5) rasa kemanusiaan, (6) pembersihan harta, (7) pemerataan ekonomi, (8) pengalaman sulit, dan (9) pendidikan anak. Demikian pula Panti Asuhan Berkah dipilih sebagai tempat berfilantropi karena beberapa faktor seperti: (1) amanah, (2) manajemen yang baik, (3) lokasi yang dekat, dan (4) pelayanan yang ramah.
MEMBERDAYAKAN POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MASYARAKAT MELALUI PROGRAM ANGSURAN JAMBAN SEHAT Rina Rahmawati; Bunyamin Bunyamin; Siti Munfaqiroh; Yupono Bagyo; Widanarni Pudjiastuti; Lindananty Lindananty; Wiyarni Wiyarni; Eko Sudjawoto
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk yang tidak sebanding dengan area permukiman yang ada menimbulkan masalah meningkatnya pembuangan kotoran manusia. Dilihat dari segi kesehatan masyarakat, masalah pembuangan kotoran manusia merupakan masalah pokok untuk sedini mungkin diatasi. Untuk mencegah kontaminasi terhadap lingkungan, maka pembuangan tinja manusia harus dikelola dengan baik, yaitu menggunakan jamban yang dikategorikan sehat. Banyak masyarakat yang menggunakan jamban yang tidak memiliki tangki septik dan dapat mencemari sumber air. Tujuan diadakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan dan mengubah perilaku warga di kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Malang, tentang pembuangan tinja pada jamban yang tidak sehat dapat merusak estetika dan dapat menjadi sumber penyakit. STIE Malangkucecwara Malang mendukung pemerataan masyarakat untuk menggunakan jamban sehat di masing-masing rumah. Program angsuran jamban sehat ini menargetkan sebanyak 253 Kepala Keluarga (KK) di kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Malang, sebagai implementasi dari Program Bhakti STIE Malangkucecwara.
PELATIHAN KADER DI DESA GANDATAPA KABUPATEN BANYUMAS DALAM PEMANFAATAN PROTEIN HEWANI UNTUK BALITA Dian Bhagawati; Nuniek Ina Ratnaningtyas; Dyah Fitri Kusharyati; Dini Ryandini; P.M. Hendrati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Protein hewani dapat bersumber dari hewan air maupun hewan darat. Jenis hewan yang banyak dijumpai di kawasan pedesaan, diantaranya adalah ikan dan sapi. Pemahaman dan keterampilan dalam menyediakan makanan tambahan untuk balita yang bersumber dari protein hewani, belum banyak dikuasai oleh Kader Posyandu di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Terkait dengan kondisi tersebut, maka telah dilakukan kegiatan transfer pengetahuan dan teknologi sederhana yang bertujuan untuk meningkatakan wawasan dan keterampilan kader. Kegiatan dilaksanakan pada periode bulan Mei 2019-September 2019, secara partisipatif, yang direalisasikan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan kegiatan (sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan keberlanjutan) serta evaluasi. Secara keseluruhan program kegiatan yang telah dilaksanakan dapat berjalan baik dan lancar. Kader posyandu terlatih, mampu menularkan informasi tentang pemanfaatan protein hewani dari ikan dan susu sapi, serta dapat mentransfer keterampilannya dalam membuat baby fish krispi dan makanan balita berbahan susu kepada sesama kader dan wali balita. Pendampingan terhadap para kader masih terus dilakukan, baik secara daring maupun luring, sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan pengabdian ini.

Page 11 of 43 | Total Record : 425