cover
Contact Name
Mochmamad Ainur Rhoviq
Contact Email
kopemas@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
kopemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KOPEMAS
ISSN : -     EISSN : 28088182     DOI : -
Core Subject : Social,
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang
Articles 425 Documents
POTENSI PARIWISATA DESA BAGENDANG HILIR Zainap Hartati; Rifani Shobari; Indah Fitria Ningsih; Kartini Kartini; Nur Arinda; Muhammad Ridho Aulia Irawan; Rabiatul Adawiyah; Rinawati Rinawati; Rani Sabrani; Salsabila Githa Zahratunnisa; Wiwin Wiwin
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sumber pendapatan bagi daerah otonom yang sedang meningkatkan tata kelola, pembangunan yang merata, dan pelayanan publik yang memadai. Dengan adanya destinasi pariwisata di suatu daerah dapat mendongkrak perekonomian daerah tersebut. Tidak tercuali di Kabupaten Kotawaringin Timur yang memilki berbagai tujuan pariwisata. Di Daerah Timur Kabupaten Kotawaringin Timur, tepatnya di Desa Bagendang Hilir terdapat berbagai potensi pariwisata yang sangat memadai untuk dikembangkan dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah dari sektor pariwisata. Desa Bagendang Hilir dapat menjadi tujuan pariwisata dengan adanya berbagai potensi pariwisata yang dapat dikembangkan di desa ini. Bagian desa Bagendang Hilir yang memiliki potensi dan dapat dikembangkan sebagai desa wisata, yaitu: (1) Wisata Religi Masjid Lama Bara’atul Istihlal; (2) Wisata Penangkaran Buaya; (3) Susur Sungai Mentaya (Endapan Gosong, Pulau Lepeh, dan Pulau Baru); (4) Agrowisata Porang Desa Bagendang Hilir; (5) Wisata Kuliner Desa Bagendang Hilir; (6) Wisata Sejarah Kerajaan Sungai Sampit. Setiap potensi pariwisata memiliki kesempatan menjadi lebih besar untuk meningkatkan pendapatan baik bagi warga desa maupun dan daerah
STRATEGI BRANDING DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PEMASARAN ONLINE UMKM KABUPATEN MALANG Evy Poerbaningtyas; Acmad Zaki Ramadhan
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan UMKM kabupaten Malang dimasa pandemi meningkat secara kuantitas. Untuk meningkatkan nilai penjualan, Dinas Koperasi Malang bekerjasama dengan LPPM STIKI Malang mengadakan pendampingan bagi UMKM Kabupaten Malang untuk memanfaatkan strategi branding digital untuk meningkatkan pemasaran online. Jumlah UMKM yang telah memiliki logo sebagai identitas brand usaha sebesar 30 %, yang sudah memanfaatkan media social sebagai media pemasaran online 30 % dan memanfaatkan marketplace sebesar 14 %. Dari UMKM yang telah melakukan pemasaran online baru 36 % melakukan update conten secara berkala. Kegiatan pengabdian ini bermanfaat bagi UMKM dalam meningkatkan usahanya dimasa pandemic
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN DIGITALISASI PIN UMKM DI GOOGLE MAPS DESA ANDONOSARI Eka Farida; Tri Sugiarti Ramadhan
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendukung digitalisasi di desa Andonosari khususnya pada sektor UMKM adalah dengan cara melalui pendampingan dan pelatihan serta menginput data UMKM yang berada di desa Andonosari, untuk di masukan ke google maps. Sistem pemasaran UMKM di desa Andonosari masih tergolong kurang, dikarenakan masyarakat disana kurang memahami dunia internet secara spesifik, sehingga yang diharapkan dengan adanya pelatihan dan penginputan data umkm ini, dapat membantu UMKM di Desa Andonosari semakin maju dan berkembang. Metode yang kami gunakan adalah observasi langsung kepada pemilik UMKM, mengumpulkan data UMKM, dan memberi pelatihan dan pendampingan kepada pemilik UMKM. UMKM di desa Andonosari sebenarnya memiliki potensi yang sangat baik, karena produk dan letak usaha berada pada jalan utama menuju wisata gunung Bromo, oleh karena itu kami tertarik untuk memberikan pelatihan serta pendampingan ini guna mendukung UMKM yang berada di desa Andonosari sehingga mudah diakses oleh para pelanggan atau konsumen secara digital
PENGEMBANGAN UMKM MELALUI PENGENALAN E-COMMERCE GUNA PENINGKATAN PENJUALAN Eny Zuhrotin Nasyi’ah; Rachmad Jodi Andriansyah; Shinta Puspitarini; Badris Sholeh; Rara Nur Aliefia Alfiani; Nila Wardhani Hermianti Putri
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membantu UMKM dalam meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran melalui E-commerce khususnya sosial media Facebook dan Whatsapp. Diharapkan dengan E-commerce para pelaku UMKM dapat meningkatkan pendapatan dan keuntungan usahanya. Kegiatan ini dihadiri oleh 5 (lima) para pelaku UMKM. Media pengenalan dan pembelajaran yang digunakan pada kegiatan ini berupa penyampaian materi dengan power point dan LCD proyektor. Sedangkan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan sharing berbagi pengalaman. Selanjutnya diadakan praktek langsung dalam pemasaran menggunakan E-commerce. Dalam kegiatan praktek diajarkan membuat caption untuk menarik para pembeli (gambar, dan kata-kata). Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa hanya beberapa para pelaku UMKM yang aktif dalam menggunakan E-commerce dikarenakan kekurangan akan pengetahuan menggunakan aplikasi tersebut. Semua peserta mengungkapkan minat yang tinggi untuk menggunakan pemasaran melalui media E-commerce. Melihat kendala yang ada maka untuk kegiatan pengabdian selanjutnya membutuhkan waktu pelatihan yang lebih panjang agar lebih efektif
PENGEMBANGAN BRANDING PRODUK UMKM DAN BUMDES MELALUI SARANA E-COMMERCE PADA MASA PANDEMI COVID-19 Efendi S Wirateruna; Difadila Alif Tasarlik; Susmita Yasa Pertiwi; Iul Fatchurrochim; Rara Pangestu Quranta
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era masa pandemi Covid- 19 ini, banyak sekali dampak yang dirasakan oleh masyarakat salah satunya permasalahan ekonomi. Beberapa dampak ekonomi yang sering muncul dan dialami oleh pedagang adalah menurunnya jumlah omset penjualan oleh pedagang karena diakibatkan menurunnya minat daya beli masyarakat. Selain itu, pemasaran produk UMKM dan Bumdes terbatas pada lingkungan sekitar atau secara konvensional sehingga penambahan omset sangat lambat. Bersama Bumdes dan perangkat desa yang ada. beserta masyarakat Desa kami menggunakan kesempatan ini untuk menjadi pendamping pemanfaatan digital marketing Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) dan Bumdes supaya dapat menambah omset nya melalui penjualan melalui E-commerce. Metode yang dilakukan adalah kegiatan observasi, sosialisasi, pemaparan materi, pelatihan dan evaluasi. Indikator keberhasilan kegiatan pendampingan digitalisasi produk adalah pemasaran produk minuman herbal (Katingku) dan pupuk kompos yang berada di Desa Banjarsari, kecamatan Bandarkedungmulto, kabupaten Jombang, serta produk APE (Mainan Edukasi Anak) di desa Mukuh, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri. Produk tersebut dipasarkan melalui salah satu platform e-commerce yang terkenal yaitu Shopee. Dengan edukasi pemasaran produk UMKM secara digital, produktivitas UMKM dapat meningkat dengan cepat dan dapat menginspirasi masyarakat sekitarnya. Sehingga, perekonomian masyarakat desa dapat berkembang secara mandiri
PENGENALAN DIGITAL MARKETING MELALUI APLIKASI “TIKTOK” SEBAGAI SARANA PENGUATAN BUMDES DI DESA KUCUR Sultan Arif Rahmadianto; Aditya Nirwana; Ayyub Anshari Sukmaraga
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era modern dan serba digital seperti saat ini, manusia dituntut untuk bisa beradaptasi dengan cepat. Hal ini dikarenakan pengaruh perkembangan teknologi yang begitu pesat telah merubah peradapan manusia secara global. Pendekatan “tradisional” yang biasa digunakan sudah tidak relevan dalam mengatasi permasalahan yang kompleks. Permasalahan dalam bidang usaha salah satunya pada sektor pemasaran atau marketing juga membutuhkan peran teknologi untuk bisa diselesaikan secara efektif dan efisien. Semua bidang usaha sangat bergantung pada marketing sebagai ujung tombak kesuksesan. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Kucur, salah satunya desa wisata Lembah Gunung Sari (LGS) memiliki permasalahan dalam pengembangan potensi wisata khususnya dibagian marketing di era digital dan pandemi covid 19. Digital marketing adalah strategi pemasaran menggunakan media digital dan internet. Strategi ini memiliki peran penting sebagai sebuah solusi atas permasalahan marketing BUMDes di Desa Kucur. Sehingga tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan digital marketing melalui aplikasi “tiktok“ sebagai sarana penguatan BUMDes di Desa Kucur. Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui kegiatan terstruktur dengan peserta terbatas yang dikoordinir oleh 1 perwakilan pengelola BUMDes dengan durasi 8 Bulan. Kegiatan terstruktur terbagi dalam dua skema kegiatan, pertama adalah kegiatan pelatihan dengan tema digital marketing melalui aplikasi tiktok kemudian yang kedua adalah kegiatan pendampingan dengan luaran adalah video konten promosi melalui aplikasi tiktok. Hasil dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya wawasan, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat khususnya di Desa Kucur tentang digital marketing BUMDes menggunakan aplikasi tiktok. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah terus mensosialisasikan tentang pentingnya digital marketing bagi BUMDes
PENDAMPINGAN PEMASARAN DAN PRODUKSI INDUSTRI RUMAHAN PENGRAJIN TAS DI LELES KABUPATEN GARUT MENUJU UMKM MANDIRI Deddy Saefuloh; Tomy Andrianto; Iwan Mulyawan; Eddy Syah; Sholihati Amalia; Sudradjat Sudradjat
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 jelas memiliki dampak negatif pada aspek sosial ekonomi masyarakat selama ini. Salah satunya terhadap UMKM industri tas rumahan yang mendapatkan pengurangan bahkan penghentian orderan maklun tas sekolah dari pabrik tas karena berhentinya kegiatan belajar mengajar. Permintaan pasar yang ada saat ini bukan model standar yang biasa dibuat, termasuk keterbatasan akses pasar, merk dan pemahaman produk terkait kebutuhan dan keinginan pasar belum sama sekali dipahami pengrajin. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi produksi dan pemasaran sehingga para pengrajin bisa naik kelas bukan hanya sebagai penjahit tapi juga bisa menjadi produsen tas dengan merk dan kualitas sesuai keinginan dan kebutuhan konsumen. Metode pelaksananan pengabdian masyarakat ini adalah Pendampingan kegiatan berupa pelatihan produksi dan pemasaran yang mencakup pembuatan merk, promosi melalui media sosial, survey kebutuhan bahkan sampai ke tahap pembuatan prototipe tas telah dilakukan. Hasilnya merk L-Gar terpilih dari singkatan “Leles Garut” dan terdapat dua pengrajin yang berhasil mempromosikan tas melalui media sosial Instagram dan membuat tas sekolah sesuai hasil survey. Kendala waktu dan fasilitas gawai yang tersambung dengan internet, ditambah tingkat pendidikan rendah menjadi kendala dalam proses pendampingan. Kedepan bimbingan produksi dan pemasaran akan tetap dilakukan untuk memastikan para pengrajin mampu memproduksi tas yang sesuai dengan kebutuhan dan mempromosikannya melalui media sosial
PENGUATAN KAPASITAS PRODUKSI DAN MANAJEMEN USAHA MENUJU KEMANDIRIAN UKM JARING SESER DAN ORNAMEN DEKORASI IKAN HIAS Rita Indah Mustikowati; Maris Kurniawati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satu Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Desa Watugede adalah UKM yang bergerak dalam produksi jaring seser ikan dan ornamen dekorasi ikan hias. Permasalahan yang sedang dihadapi mitra antara lain: Permasalahan di bidang produksi yaitu alat pengemalan plintiran kawat relatif sederhana sehingga seringkali menghasilkan gagang plintiran kurang presisi, varian produk dan tempat produksi yang terbatas. Masalah bidang manajemen usaha yaitu mitra belum terdaftar pada dinas koperasi dan UMKM dan outlet yang dimiliki mitra kurang menarik karena tata ruang yang kurang tepat. Hasil Kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk bidang produksi antara lain desain dan pembuatan alat pengemalan sehingga dihasilkan kawat seragam dan lurus, bekerjasama dan sharing program bersama mitra dalam perbaikan tempat produksi yang representatif, penambahan dan pelatihan varian produk seperti pembuatan seser untuk kutu air. Bidang manajemen usaha: Pendampingan untuk proses pendaftaran pada dinas koperasi dan UMKM, serta sharing program bersama mitra dalam perbaikan outlet sebagai sarana display pemasaran bagi mitra
KEGIATAN PENANAMAN TOGA DI BUMDES OLEH KANDIDAT SARJANA MENGABDI TEMATIK GUNA MENUMBUHKAN KEPEDULIAN KESEHATAN MASYARAKAT Sama' Iradat Tito; Nuri Lailatul Istiqomah; Feby Lia Nora; Habibatul Ilma; Dewi Anjar Setyowati; Nielna Mada Nielna; Eka Septianing; Elisa Oktaviani; Dewi Kartika Sari W.D.; Lathifah Nailil Hikmah; Nur Afni Auli Islamya
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman obat sangat diminati dalam budaya masyarakat Indonesia. Pada masa pandemic Covid 19 dibutuhkannya tanaman obat sebagai alternatif kesehatan imun masyarakat, terutama kesehatan anak yang cenderung tidak mau mengonsumsi jamu dari tanaman obat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat serta anak-anak MI Miftakhul khoir Desa Karangrejo tentang jenis-jenis TOGA, khasiat/ manfaat TOGA, dan mengajarkan tata cara menanam TOGA dengan lahan yang ada melalui kegiatan KSM Tematik. Metode yang digunakan yakni  meliputi a) tahap persiapan b) tahap persuasive dan c) tahap pelaksanaan. Beberapa tumbuhan yang ditanam antara lain Kumis Kucing, Serai Merah, Binahong, Kencur, Lengkuas, Keji Beling, Sambiloto, Jahe Merah, Lidah Buaya, Pegagan, Temu Kunci yang mempunyai antioksidan yang cukup tinggi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa respon masyarakat tentang penanaman TOGA di BUMDES Mavendra oleh KSM-Tematik memberikan respon yang baik dengan presentase 90%, serta jumlah presentase masyarakat yang menanam TOGA di rumah masih rendah dengan persentase 35% dibandingkan dengan masyarakat yang tidak menanam TOGA di rumah dengan jumlah presentase 65%. Dari data mengenai pemahaman mengenai jenis-jenis TOGA terdapat 14 responden dengan presentase 70% yang mengenal tentang jenis-jenis tanaman TOGA dan terdapat 6 responden dengan presentase 30% yang tidak mengenal tentang jenis-jenis tanaman TOGA. Hal ini menunjukkan bahwa progres oleh KSM-Tematik tersebut berhasil yakni berbanding lurus dengan presentase respon baik masyarakat terhadap kegiatan tersebut
PELATIHAN INDUSTRI RUMAHAN PIE SUSU BERBASIS EDUKASI NEW NORMAL DAN DIGITAL MARKETING Mohamad Bastomi; Marselino Eka; Mochammad Syarifudin; Septa Slamet Dwiono; Era Perdana; Fajar Bayhaqi; Ismi Istihanah Hermawan; Alif Anurul Hikmah; Faizatul Mursyadah; Nurfaindah Lestari; Widianisiskiwati Widianisiskiwati; Hesti Saras Wati; Nurlailah Nurlailah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemic covid-19 memberikan dampak yang cukup besar terhadap pelaku UMKM. Salah satu industri rumahan berupa Pie Susu di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Pengabdian telah melakukan observasi dari mulai kondisi desa, hingga program yang akan direncanakan. Pengabdian dilaksanakan dengan menggunakan metode sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil yang dicapai dari pelaksanaan pengabdian adalah peningkatan daya saing UMKM berupa pie susu untuk bisa bertahan di tengah krisis pandemi covid-19 melalui strategi pemasaran melalui market place