cover
Contact Name
Mochmamad Ainur Rhoviq
Contact Email
kopemas@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
kopemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KOPEMAS
ISSN : -     EISSN : 28088182     DOI : -
Core Subject : Social,
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang
Articles 425 Documents
PENDAMPINGAN PERANGKAT DESA DUKUHSARI DALAM OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI MASYARAKAT Faizah Ulumi Firdausi; Puspita Pebri Setiani; Ferdinan Bashofi
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintahan desa memiliki peran yang sangat menentukan terutama sebagai perantara komunikasi antar warga masyarakat desa sehingga dapat terwujud ketertiban dan keamanan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan pada awal agustus 3- 4 agustus 2021 mendapat sambutan yang baik dari pemerintahan desa dukuhsari kecamatan sukorejo kabupaten pasuruan dengan rangkaian kegiatan Pendampingan terhadap perangkat desa untuk dapat mengakses dan menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi masyarakat desa dukuhsari kecamatan sukorejo kabupaten pasuruan. Keamanan dan Ketertiban masyarakat desa menjadi harapan bagi semua warga masyarakat dengan mengefektifkan peran perangkat desa sebagai agent of change masyarakat desa dukuhsari kecamatan sukorejo kabupaten pasuruan.Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara pendampingan bertahap.Tahap awal dilakukan pelatihan penggunaan media social whatsaap dan facebook, tahap selanjutnya dilakukan pendampinganuntuk mengetahui keefektifan penggunaan media social sebagai sarana komunikasi masyarakat desa dukuhsari kecamatan sukorejo kabupaten pasuruan. Implikasi kegiatan pengabdian masyarakat yaitu penggunaan media social seperti whatsaap, facebook dan instagram sebagai sarana komunikasi masyarakat desa dukuhsari kecamatan sukorejo kabupaten pasuruan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF BERBASIS GULA KELAPA PADA MASYARAKAT DESA SAMBIMULYO, SERE, BANGOREJO, KABUPATEN BANYUWANGI Sri Anggraini K. Dewi; Jozua Ferjanus Palandi
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sambimulyo Kabupaten Banyuwangi mempunyai kelompok tani yang membuat olahan gula merah kelapa yang dipimpin oleh seorang ibu rumah tangga. Kelompok tani ini terkendala masalah teknik dan inovasi proses produksi gula merah kelapa karena masih berproduksi secara konvensional. Selain itu hygiene sanitasi tempat produksi masih kurang, belum memiliki merek dagang dan kemasan, belum paham tentang pengajuan PIRT, belum memiliki manajemen usaha yang dikelola secara sistematis dan juga belum profesional. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat telah dilakukan dengan cara mendampingi kelompok tani di Desa Sambimulyo Kabupaten Banyuwangi ini telah berjalan sesuai rencana. Tujuan awal dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan sesuai dengan cara-cara penyelesaian yang telah ditawarkan terkait produksi gula merah kelapa padat dalam bentuk gula merah kelapa mini, gula semut, dan juga dalam bentuk serbuk. Hal lain yang dilakukan adalah pendampingan pada saat pengemasan produk termasuk proses mendesain label untuk produk gula merah kelapa, serta memberikan pelatihan mengenai hygiene sanitasi dan mekanisme pengajuan nomor PIRT ke dinas terkait, yaitu dinas kesehatan.
SOSIALISASI PENCEGAHAN INFEKSI COVID-19 UNTUK MENGHINDARI PENYEBARAN PANDEMI COVID-19 DI LINGKUNGAN KRAJAN RT.04 RW.05 KELURAHAN DAWUHAN Tri Astindari; Dyan Yuliana; Irma Noervadila; Sahwari Sahwari
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberitaan di media massa dan televisi bahwa semakin hari jumlah orang yang terjangkit covid-19 semakin banyak dan jumlah kematian akibat pandemi ini juga terus bertambah. Meskipun ada beberapa yang dinyatakan sembuh, namun tetap harus berhati-hati dan tidak meremehkan covid-19. Hal ini membuat masyarakat resah dan khawatir terutama masyarakat yang masih awam dan minim pengetahuan tentang penularan dan cara pencegahan infeksi covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mempunyai tujuan yakni untuk meningkatkan wawasan masyarakat Lingkungan Krajan RT.04 RW.05 Kelurahan Dawuhan akan pentingnya melakukan pencegahan dini penyebaran covid-19 melalui kegiatan sosialisasi pencegahan infeksi covid-19 untuk mengurangi penyebaran pandemi covid-19. Kegiatan ini dilakukan di Lingkungan Krajan RT.04 RW.05 Kelurahan Dawuhan yang berlangsung selama 1 hari yaitu pada hari Minggu, 12 Juli 2020 jam 09.00-12.00 WIB. Narasumber sebanyak 2 orang memberikan materi tentang pengenalan karakteristik covid-19, beserta langkah-langkah pencegahannya, pengendalian terhadap infeksi covid-19, serta strategi dalam pencegahan dan pengendalian infeksi covid-19 berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Lalu dilaksanakan praktek langsung cara pencegahan penyebaran covid-19, seperti mencuci tangan dan menggunakan masker yang baik dan benar yang dilanjutkan dengan kegiatan senam sehat. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mencegah penyebaran covid-19 sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga hingga seluruh lapisan masyarakat Lingkungan Krajan RT.04 RW.05 Kelurahan Dawuhan, sehingga wilayah tersebut terbebas dari pandemi covid-19
PEMAHAMAN PEMILIHAN PRODUK MAKANAN HALAL DAN TOYYIB DI DUSUN OLI LAMA DESA WAKAL MALUKU TENGAH Chomsa Dintasari Umi Baszary; La Eddy; Deli Wakano
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini gaya hidup halal, terutama dalam hal mengkonsumsi produk halal, tidak hanya menjadi kebiasaan namun sudah mulai menjadi gaya hidup yang dianggap sehat dan baik bagi kesehatan. Produk makanan dan minuman yang halal bergantung pada bahan baku utama, bahan baku tambahan dan proses produksinya. pemahaman masyarakat tentang konsep halal food menjadi hal yang penting. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pemilihan produk halal dan toyyib pada masyarakat. Pengabdian dilakukan didesa Wakal dengan pertimbangan tingkat pendidikan dan mata pencaharian masyarakat setempat. Terjadi peningkatan pemahaman dalam pemilihan produk makanan halal setelah dilakukan sosialisasi
PENDIRIAN SEKOLAH ANAK GEMBALA SEBAGAI SENJATA MEWUJUDKAN GENERASI MELEK AKSARA DI DESA TUJU KABUPATEN JENEPONTO Sartika Sartika; Wahyuni Iskandar; Fatahullah Fatahullah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendirian sekolah anak gembala di Desa Tuju Kabupaten Jeneponto merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk memberikan pendampingan pembelajaran kepada anak-anak yang berprofesi sebagai gembala. Upaya pendirian sekolah anak gembala ini bertujuan untuk membentuk generasi melek aksara dalam hal ini literasi membaca, menulis. Selain itu, luaran dari terbentuknya sekolah anak gembala ini adalah untuk membentuk karakter generasi yang islami, qur’ani dan berakhlak. Tujuan lainnya adalah untuk mendukung program Desa Tuju yang harapkan menjadi kampung literasi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan meningkatkan keahlian mahasiswa yang termasuk kegiatan pembentukan tim, penentuan tujuan, mengidentifikasi pengguna, mengumpulkan dan menganalisis kebutuhan, meenentukan prioritas solusi permasalahan, persiapan, impelemntasi, pendampingan, review dan evaluasi serta menentukan kebutuhan sasaran baru. Melalui kerjasama dengan pemerintah Desa Tuju, pelaksana kegiatan telah mendapatkan ijin operasional secara lisan dan mendapatkan bantuan finansial untuk menunjang terlaksananya kegiatan. Jumlah anak gembala saat didirikan adalah 20 orang dengan tenaga pengajar 5 orang dari mahasiswa dan 4 orang dari sumber daya setempat. Pembelajaran dilaksanakan di lokasi anak-anak saat melakukan aktivitas gembala, sehingga tidak ada kendala antara kegiatan belajar dan aktivitas anak-anak gembala dengan metode belajar sambil bermain menggunakan beberapa media pembelajatan yang telah dirancang semenarik mungkin untuk menarik perhatian anak-anak gembala
PENGEMBANGAN RUMAH IQRO AN-NUR SEBAGAI SOLUSI CERDAS MENUMBUHKAN BUDAYA BELAJAR ANAK USIA DINI DAN SEKOLAH DASAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Nani Yuningsih; Kunlestiowati Hadiningrum; Siti Samsiyah Purwaningsih; Sardjito Sardjito; Anie Lusiani; Hazma Hazma; Wastu Kurning Purbandini
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Iqro An-Nur, di Desa. Ciwaruga, Kec. Parongpong, Kab. Bandung Barat, merupakan tempat belajar kelompok pendidikan informal yang peserta didiknya terdiri atas anak usia dini hingga usia sekolah dasar. Di masa pandemic Covid-19, Rumah Iqro menjadi salah satu solusi dalam membantu warga yang kesulitan dalam pendampingi putra-putrinya Belajar Dari Rumah (BDR) karena terbatasnya kemampuan orang tuanya. Untuk memenuhi harapan warga yang mengirimkan putra-putrinya ke Rumah Iqro, perlu pengembangan Rumah Iqro berupa pengadaan sarana belajar. Selain itu perlu peningkatan kompetensi relawan dalam pemanfaatan alat peraga dan permainan edukatif serta metodologi Pendidikan anak mengingat latar belakang relawan yang tidak inline dengan Pendidikan anak. Sarana belajar yang menarik berupa Alat Permainan Edukatif (APE), alat peraga matematika kreatif, alat peraga sain, buku bacaan bergambar, dan fasilitas belajar telah diserahterimakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Peningkatan kompetensi relawan pendamping belajar juga telah berhasil dilaksanakan dengan mengundang narasumber dari Dinas Pendidikan Cimahi untuk metodologi Pendidikan anak dan bimbingan teknik dari Tim pengabdian POLBAN untuk penggunaan alat peraga sain dan matematika. Sarana tersebut telah dimanfaatkan oleh tenaga relawan dalam pendampingan belajar anak-anak di Rumah Iqro. Sarana dan prasarana yang diberikan telah berhasil menarik minat belajar anak-anak dan harapannya tumbuh menjadi sebuah budaya belajar.
HANDEP HAPAKAT DALAM PEMASANGAN BENDERA MERAH PUTIH UNTUK MEMPERKUAT IDENTITAS NASIONAL DAN MODERASI BERAGAMA PADA MASYARAKAT KELURAHAN PETUK BUKIT Cristi Devi Darnita; Astrinitasillahi Astrinitasillahi; Fikri Fikri; Hafidzatul Muslimah; Husnul Khatimah; Kartini Kartini; Lingchiani Lingchiani; Mardionoe Mardionoe; Monika Monika; Rinaldi Rinaldi; Shiddiq Shiddiq; Muslimah Muslimah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama mengimplementasikan nilai dan ajaran agama secara adil dan seimbang merupakan ciri dari moderasi. Perlunya di bangun pola pikir masyarakat dalam menyikapi keragaman dengan bijak, toleransi dan keadilan. Hal tersebut dapat membentuk indetitas nasional masyrakat tidak hanya dari nilai- nilai lokal yang ada di daerah salah satunya adalah nilai tradisi handep hapakat, namun ditambah dengan sikap dan pola pikir moderasi beragama. Kedua nilai tersebut dapat membangun masyarakat yang bernilai luhur berupa local gineus serta bersikap moderasi beragama. Metode yang di pakai dalam pengabdian masyarakat yaitu metode ABCD (Asset Based Community-driven Development). Metode ini memiliki fokus utama yakni memperkuat identitas nasional dan moderasi beragama dengan pengembangan aset masyarakat dan sumber daya alam yakni kayu melalui budaya sosial handep hapakat. Kegiatan handep hapakat pemasangan Bendera Merah Putih bertujuan untuk meningkatkan indentitas nasional masyarakat
SOSIALISASI GERAKAN LITERASI BAGI SISWA DI MI NU PAKIS KABUPATEN MALANG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA DALAM MEMBACA Lis Susilawati; Nurwakhid Muliyono; Endang Setyowati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kegiatan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah adalah Gerakan Literasi Nasional (GLN) sesuai Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Pemerintah berupaya dengan mengubah kurikulum nasional dan merancang program-program yang dapat mendongkrak kemampuan 6 dasar dimensi literasi yaitu baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan melalui Gerakan Literasi Sekolah.Tujuan dari kegiatan ini yaitu Meningkatkan kemampuan literasi siswa agar minat baca siswa menjadi lebih berkembang. Mitra pengabdian adalah siswa di MI NU Pakis Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2020. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mendatangkan narasumber dari salah satu dosen di IKIP Budi Utomo Dr. Harun Ahmad. Pelaksanaan kegiatan ini dibantu oleh 3 orang mahasiswa untuk mengkoordinir peserta pada kegiatan sosialisasi. Pada kegiatan sosialisasi, dilakukan tahapan observasi untuk melihat kepuasan siswa terhadap materi yang diberikan kepada mereka. Tahapan observasi dilakukan melalui penyebaran angket kepuasan kegiatan kepada siswa peserta sosialisasi. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini antara lain: a) memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta kemampuan literasi bagi siswa MI NU Pakis Malang, b)menumbuhkan minat baca dan antusias siswa, dan c) mengembangkan kemampuan siswa dalam menggunakan IPTEK secara bijak dan sesuai kebutuhan. Peningkatan gerakan literasi sekolah ini dapat berjalan dengan baik jika melibatkan semuar warga sekolah (guru, siswa, orang tua/wali murid) dan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Hasil kegiatan dari pelatihan ini diperoleh bahwa 90 % peserta pelatihan menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat baik untuk mendukung proses pembelajaran. Kesimpulan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu dengan melalui gerakan literasi siswa jadi termotivasi dalam membaca
PELATIHAN PENGEMBANGAN SOCIABLE LEARNING MODEL DENGAN MENGINTEGRASIKAN PERMAINAN TRADISIONAL SUNDA UNTUK GURU TK DI BANDUNG Solihin Ichas Hamid; Tuti Istianti; Mohamad Helmi Ismail; Lina Meilinna
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pembelajaran yang bersifat student-centered secara umum sampai saat ini masih menjadi permasalahan dalam lingkup PAUD. Hal tersebut menghilangkan peluang anak untuk berkembang dan membangun keterampilan berdasarkan kecenderungan mereka. Sociable learning model dengan mengintegrasikan permainan tradisional sunda memiliki kecenderungan yang sangat student-centered yang dapat memberikan alternative solusi untuk pelaksanaan pembelajaran di jaman sekarang. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menerapkan metode pelatihan pendampingan yang melibatkan beberapa orang guru dari enam TK di Kota Bandung. Dengan pelaksanaan pelatihan pendampingan tersebut, para guru menunjukan kompetensi yang baik dalam merancang RPPH yang menerapkan sociable learning model dengan rata-rata nilai capaian keseluruhan, 3.27 dan total nilai 4. Walaupun pada beberapa hal, beberapa orang guru masih belum mencapai nilai yang baik. Secara umum, model sociable learning model yang diintegrasikan dengan permainan tradisional sunda dapat dikemas dengan baik oleh guru dalam bentuk RPPH
PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KREATIVITAS DESAIN KEMASAN BAGI KELOMPOK PENGELOLA DESA WISATA RINDU HATI MELALUI PELATIHAN DESAIN GRAFIS Andang Wijanarko; Ferzha Putra Utama; Nanang Sugianto
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wisata Rindu Hati Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan pusat rekreasi berbasis alam yang belakangan ini menjadi tujuan wisata bagi masyarakat Bengkulu. Peluang adanya kawasan wisata dan banyaknya wisatawan yang berkunjung belum mampu dieksekusi menjadi peluang usaha mikro yang mampu mendatangkan keuntungan secara ekonomi bagi anggota pengelola wisata Rindu Hati. Salah satu usaha mikro yang cukup potensial adalah kopi siap saji, mengingat Desa Rindu Hati merupakan produsen Kopi Petik Merah yang berkualitas. Permasalahan prioritas yang dialami oleh mitra adalah belum terampilnya semua anggota kelompok dalam merancang, membuat dan mengaplikasikan teknologi desain grafis dalam membuat desain kemasan berbasis digital. Pelatihan ini membekali kelompok pengelola Desa wisata Rindu Hati untuk mengembangkan desain kemasan dengan pendekatan teori dan praktik. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai dengan memberikan ceramah tentang dasar-dasar desain grafis, serta melakukan pendampingan membuat desain kemasan kopi siap saji menggunakan aplikasi Canva. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mitra secara mandiri telah berhasil meningkatkan krativitasnya dalam melakukan desain kemasan dengan menerapkan teknologi yang telah dipelajari