cover
Contact Name
Mochmamad Ainur Rhoviq
Contact Email
kopemas@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
kopemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KOPEMAS
ISSN : -     EISSN : 28088182     DOI : -
Core Subject : Social,
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang
Articles 425 Documents
OPTIMALISASI PERAN KARANG TARUNA KELURAHAN BUKIT DURI DALAM UPAYA PENGUATAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA GENERASI MUDA Suci Nurpratiwi; Amaliyah Amaliyah; Nada Arina Romli; Ummu Hani
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi peran karang taruna Kelurahan Bukit Duri Jakarta Selatan untuk mengembangkan karakter peduli lingkungan pada generasi muda. Karang taruna memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan (agent of change) dalam masyarakat, khususnya dalam bidang lingkungan dan pengelolaan sampah. Kesadaran akan konsep zero waste sangat penting bagi karang taruna karena dapat membawa dampak positif yang luas bagi lingkungan dan masyarakat. Metode   pelaksanaan kegiatan adalah Participatory Action Research (PAR) yaitu melalui dialog, diskusi, tanya jawab, dan praktek langsung dalam pengelolaan sampah. Peserta yang terlibat adalah anggota karang taruna di Kelurahan Bukit Duri Jakarta Selatan sejumlah 11 orang.  Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis melalui tahap pengumpulan data, kategorisasi data, display data, dan penarikan   kesimpulan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan kesadaran dalam praktik zero waste pada generasi muda karang taruna serta tidak hanya menghasilkan perubahan positif dalam pengelolaan sampah, namun juga memberdayakan komunitas untuk terus mengembangkan solusi berkelanjutan bagi lingkungan mereka.
PENDAMPINGAN TIK BAGI UMKM PEREMPUAN DI KABUPATEN MALANG Eris Diana Wati; Sirodjudin Sirodjudin; Razzan Zaki Muhammad
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat penting bagi UMKM perempuan, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi yang terus berkembang. Tujuan pendampingan keterampilan TIK, mereka dapat mengoptimalkan potensi usahanya, meningkatkan daya saing, dan mempercepat pertumbuhan bisnis. Juga agar dapat memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas, baik tingkat lokal, nasional, bahkan internasional. Platform seperti media sosial dan marketplace, serta website e-commerce memungkinkan mereka memasarkan produk kepada lebih banyak konsumen tanpa dibatasi jarak geografis. Ketrampilan teknologi dapat membantu mengelola usaha lebih efisien, membantu mempercepat proses inovasi produk dan layanan, serta menyesuaikan diri dengan tren dan permintaan pasar yang dinamis.  Model Pendampingan akan memberi UMKM perempuan kesempatan berkembang, naik kelas dan profesional. Budaya bisnis berbasis data dan teknologi, memudahkan bank dan lembaga keuangan mengakses informasi mengenai kelayakan finansial suatu usaha. Dengan menggunakan sistem berbasis digital dan memiliki rekam jejak digital, seperti laporan keuangan yang dikelola dengan aplikasi atau riwayat penjualan yang tercatat secara online, merka lebih mudah mendapatkan pembiayaan atau pinjaman modal usaha. Hasil pendampingan diharapkan dapat membentuk UMKM perempuan sebagai UKM dengan jaringan luas, dapat berkolaborasi dengan pelaku usaha lain, mengikuti grup diskusi dan komunitas bisnis online, bergabung dengan asosiasi UKM, atau bekerja sama dengan mitra bisnis yang berada jauh dari lokasi mereka. Hasil lainnya adalah UMKM Perempuan dapat menggunakan teknologi dalam operasional bisnis, mengurangi biaya untuk pengelolaan usaha, biaya administrasi dapat dipangkas, dengan aplikasi, manajemen bisnis bisa dikelola lebih efisien, waktu yang biasanya digunakan untuk proses manual bisa digunakan untuk kegiatan produktif lainnya.
AKSI KOLABORATIF ORANG TUA, PUSKESMAS, DAN SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI MELALUI PENYULUHAN TENTANG ANEMIA DAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI KABUPATEN BANGKALAN Diah Indriani; Sigit Ari Saputro; Sri Widati; Muji Sulistyowati; Nendy Putra Salsabila; Riska Oktaviana; Aprillia Nurhayati; Tesalonika Pambudi; Aldiella Ayu Prasetya Astuti; Rery Afianto; Welldellin Yufuria; Azizah Zahrotul Adha; Giovanny Yan Mario Paridy Man; Sri Hardianti; Iidrie Iidrie
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Monitoring Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi tahun 2024,  persentase  cakupan  pemberian  tablet  tambah darah (TTD) pada remaja di di  Jawa Timur  sebesar  68.8%.  Kabupaten Bangkalan masih memiliki cakupan  pemberian  TTD dibawah rata rata Jawa Timur. Persentase  cakupan  pemberian  TTD pada remaja di Kabupaten Bangkalan sebesar  41.5%. Rendahnya konsumsi TTD dikarenakan kurangnya pengetahuan, sikap dan dukungan orang tua. Peningkatan pengetahuan, sikap dan dukungan orangtua dapat dilakukan melalui aksi kolaboratif dalam peningkatan konsusi TTD. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil pendidikan dan promosi kesehatan melalui Aksi Kolaboratif Orang Tua, Puskesmas, dan Sekolah dalam pencegahan Anemia pada remaja putri. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan tentang anemia dan konsumsi TTD dan memperkenalkan edutaintment Unonemia. Hasil: Tahapan pemberian edukasi peningkatan konsusi TTD dilakukan dengan 5 tahapan yaitu : perencanaan dan manajemen program, pelaksanaan situational assessment melalui pertemuan dengan pihak Puskesmas, situational assessment melalui pertemuan dengan pihak Sekolah, pelaksanaan kegiatan penyuluhan tentang anemia dan tablet tambah darah, dan penilaian pengetahuan dan kesadaran remaja putri dan pengetahuan orang tua tentang anemia dan konsumsi TTD dan didapatkan terjadi peningkatan  pengetahuan dan sikap setelah dilakukan pemberian edukasi (pengetahuan orang tua 49,05 dan posttest 73,6. Nilai rata-rata pretest sikap remaja putri sebesar 62,07 posttest sebesar 70,27. Nilai rata-rata sikap orang tua pretest sebesar 73,35 dan nilai posttest 90,75).
PENYULUHAN PEMANFAATAN DAUN ASAM JAWA SEBAGAI ASI BOOSTER DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK Kinanatul Qomariyah; Layla Imroatu Zulaikha; Yulia Paramita Rusady
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan global yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah untuk mewujudkan momentum generasi emas di tahun 2045. Stunting merupakan kondisi dimana seorang bayi mengalami kekurangan gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang akan berdampak pada perkembangan otak dan tumbuh kembang anak dan akan mempengaruhi potensi sumber daya manusia di masa depan. Hasil Survey Status Gizi Balita Imdonesia (SSGBI) menunjukkan bahwa angka stunting mengalami penurunan berada di angka 27,67% pada tahun 2019. Walaupun terjadi penurunan, angka tersebut masih tergolong tinggi karena target WHO angka stunting tidak boleh melebihi dari 20%. Pencegahan stunting dapat dimulai sejak dini yaitu melalui pemenuhan nutrisi yang baik pada bayi baru lahir dengan pemberian ASI Eksklusif, oleh karena itu produksi ASI harus dipersiapkan dengan menggunakan ASI Booster dengan bahan dasar alam seperti daun asam jawa yang mengandung minyak atsiri yang dapat meningkatkan produksi ASI, serta tinggi kandungan antioksidan, flavonoid, tanin tersebut dapat menghambat biosintesis prostaglandin dan meningkatkan oksitosin. Pengabdian bertujuan untuk memanfaatkan daun asam jawa sebagai ASI booster untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu yang menyusui.
OPTIMASI DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK TERNAK SAPI PERAH UD. DEWI SRI FARM Oktriza Melfazen; Unung Lesmanah; Oktavia Rahayu Puspitarini
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan level keberdayaan mitra merupakan suatu hal yang perlu diwujudkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. UD. Dewi Sri Farm di Grati, Pasuruan sejauh ini belum menggunakan strategi digital marketing yang efektif untuk meningkatkan produksi dan keuntungan dari hasil ternaknya. Dalam pengabdian ini dilakukan pelatihan dan pendampingan optimasi penggunaan digital marketing untuk mempromosikan produk susu dan benih sapi perah yang merupakan produk andalannya, sehingga mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing. Analisis kondisi pemasaran saat ini, pemetaan strategi digital yang tepat, dan penerapan platform media sosial yang relevan adalah bagian dari metodologi pengabdian ini. Berdasarkan pengamatan setelah implementasi terlihat bahwa penggunaan digital marketing dapat meningkatkan efisiensi operasional, mendukung keberlanjutan ekonomi kelompok ternak sapi perah, dan meningkatkan visibilitas produk dan potensi penjualan. Hasilnya memungkinkan peternak untuk meningkatkan produktivitas secara keseluruhan dengan membuat strategi pemasaran yang berbasis digital.
MENGABDI DENGAN MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER MELALUI EDUKASI KESETARAAN GENDER DAN ANTI-BULLYING Mellysa Isnaini; Rahma Maliana; Hayat Hayat; Didik Supriyanto
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berjudul “Ubah Niat Baik Jadi Aksi Baik: Edukasi Kesetaraan Gender dan Anti-Bullying di MTS NWDI Pangsor Gunung" yang melibatkan siswa dan siswi MTS NWDI Pangsor Gunung. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan serta edukasi tentang kesetaraan gender dan anti bullying. Namun dikarenakan keterbatasan pengetahuan, jenis bullying, serta masalah kesetaraan gender telah menyebabkan sebagian siswa belum sepenuhnya memahaminya. Kegiatan ini dilakukan dengan penuh materi, diskusi, dan sesi tanya jawab antara siswa dan siswi di MTS NWDI Pangsor Gunung. Tujuannya demi memastikan mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kesetaraan gender dan mencegah tindakan perundungan. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sosialisasi telah terbukti sangat berhasil dalam meningkatkan pemahaman para siswa. Semoga sosialisasi ini bermanfaat sebagai langkah preventif terhadap bullying di lingkungan sekolah serta membantu mengatasi pandangan diskriminasi gender. Ketika kegiatan berlangsung, para pemangku kepentingan sekolah ikut memberikan dukungan agar terwujudnya lingkungan sekolah yang bebas dari tindakan bullying. Mereka juga memahami konsep kesetaraan gender yang sebelumnya belum pernah mereka pelajari.
PENDAMPINGAN PENGENALAN MEDIA AUGMENTED REALITY PEMBELAJARAN IPA DI SDN MADYOPURO 02 KOTA MALANG Sri Estu Winahyu; Esti Untari; Reka Taufiqul Hakim; Khotibul Umam; Fina Zulfa Mustafidah; Salsa Nur Fadila
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi di era digital memiliki peran yang sangat penting di bidang pendidikan, khusunya dalam menunjang proses belajar mengajar. Tekonologi yang dapat diimplementasikan ke dalam pembelajaran adalah Augmented Reality (AR). Teknologi yang disebut Augmented Reality (AR) merupakan salah satu teknologi yang menggabungkan objek dunia nyata dengan objek virtual atau maya secara real-time. Subjek pendampingan pengenalan media AR (Augmented Reality) ini adalah guru-guru di SDN Madyopuro 02 Kota Malang yang berjumlah 20 orang. Jumlah Augmented Reality berbasis barcode menggunakan website Assemblr edu yang telah dihasilkan berjumlah 10 dengan materi IPA. Pendampingan Pengenalan Media Augmented Reality Untuk Pembelajaran IPA pada SDN Madyopuro 2 Kota Malang terlaksana dengan baik. Peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 20 yang terdiri dari guru sekolah dasar dan mahasiswa. Kegiatan pelatihan menghasilkan 10 Augmented Reality berbasis barcode yang dapat digunakan untuk meningkatkan potensi diri dan karir guru dalam kegiatan pembelajaran.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI SDN TASIKMADU 02 Esti Untari; Khusnul Khotimah; Surya Mulya; Kenintan Rinduiyasa; Oksa Falaza; Faliqul Isbah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan yang dialami guru di SDN Tasikmadu 2 Kota Malang yaitu kesulitan membuat modul P5 dikarenakan guru merasa kebingungan sebab guru harus mengidentifikasi lingkungan sekitar. Selain itu juga terdapat permasalahan ketika pembelajaran P5 seperti penyusunan modul P5 masalah lain juga dialami oleh guru, diantaranya keberlanjutan program P5, dan kesenjangan produk yang dihasilkan. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan P5 di SDN Tasikmadu 2 Kota Malang. Metode yang digunakan dalam pendampingan implementasi P5 bagi guru SDN Tasikmadu 2 Kota Malang terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat selain untuk mencapai tujuan pengabdian, yaitu tim pengabdian telah mencapai luaran meliputi video dokumentasi kegiatan, serta poster. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan perubahan pemahaman yang signifikan terkait pelaksanaan, tujuan, hingga evaluasi program P5. Hasil dari angket tersebut diperoleh bahwa peserta merasa puas dengan pelaksanaan pendampingan. Peserta juga merasa wawasannya meningkat setelah mengikuti kegiatan ini.
SOSIALISASI DAN EDUKASI: PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT SKABIES PADA MTS BUSTANUL ULUM KEC. PAKISAJI, MALANG Allinha Yusfin Innaya; Majida Ramadhan; Nela Vede Rhofa Putri; Muhammad Hafizh Husain; Lina Purnama Dewi; Dwi Eva Vitriana; Shofia Jannatul Ma'rifah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skabies memberikan masalah kesehatan secara global, karena tercatat sebanyak 200 juta kasus Skabies terjadi setiap tahun di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Skabies merupakan salah satu dari enam penyakit parasit di kulit yang kasusnya terbesar di dunia. Kebersihan pribadi yang buruk serta kebersihan lingkungan yang kurang membuat tubuh lebih mudah terserang berbagai penyakit kulit dan infeksi. Oleh karena itu, prevalensi skabies cenderung terjadi di lingkungan dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan kontak interpersonal yang tinggi. Pencegahan skabies perlu dilakukan, hal yang pertama dilakukan adalah dengan adanya sosialisasi dan pengetahuan Skabies terhadap masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk edukasi dan sosialiasi terkait penyakit skabies, penularan, dan pencegahannya. Metode yang dilakukan dengan memberikan kuisioner terhadap responden dengan pretes dan posttes. Analisis data dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas serta dilanjutkan dengan Uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test dengan taraf signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pernyataan data valid dan reliabel serta nilai P-value menunjukkan < 0,05 sehingga H1 dapat diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan setelah adanya Sosialisasi dan edukasi tentang penyakit skabies dan pencegahannya. Para siswa dianjurkan untuk lebih memperhatikan kebersihan dan kesehatan masing-masing.
PENGUATAN POLITIK REPRESENTATIF BAGI PEMILIH PEMULA PILKADA 2024 DI MA AL-IHSAN KREBET BULULAWANG KABUPATEN MALANG Ahmad Zaki Fadlur Rohman; M. Barqah Prantama; George Ikbal Towar Tawakkal
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pemilih pemula sangat penting dalam menjaga pemerintahan yang representatif dan bertanggung jawab. Namun, banyak pemilih pemula belum memahami konsep politik representatif dan pentingnya partisipasi dalam pemilu. Oleh karena itu, kegiatan  pengabdian masyarakat ini diadakan di Madrasah Aliyah Al-Ihsan, Krebet, Bululawang, Kabupaten Malang, dengan tujuan untuk membantu siswa memahami peran mereka sebagai pemilih yang cerdas dan kritis. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi yang disampaikan oleh para akademisi. Melalui pendekatan interaktif, siswa diberi materi dan diskusi tentang pentingnya partisipasi demokratis dan cara memilih yang bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman siswa tentang politik representatif dan kesadaran mereka akan pentingnya partisipasi aktif dalam pemilu. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme dari pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh siswa. Kegiatan ini berhasil membekali siswa dengan pengetahuan untuk menjadi pemilih cerdas dan kritis, sehingga dapat berkontribusi pada proses demokrasi yang lebih baik.