cover
Contact Name
Mochmamad Ainur Rhoviq
Contact Email
kopemas@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
kopemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KOPEMAS
ISSN : -     EISSN : 28088182     DOI : -
Core Subject : Social,
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang
Articles 425 Documents
PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI DESA WISATA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ECO-ENZYME DAN ECOBRICK Rosihan Fadia Rayesa; Fahriyah Fahriyah; Neza F. Rayesa; Susanti Evie
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi wisata pada sebuah desa sangat berpotensi untuk dapat meningkatkan perekonomian Masyarakat. Di lain sisi, adanya Lokasi wisata juga dapat meningkatkan timbulan sampah yang ada pada di sekitar lokasi, Berdasarkan hasil observasi, timbulan yang terjadi tidak hanya pada sampah plastic atau kemasan, tetapi juga sampah organic. Pelatihan pembuatan eco-enzyme dan eco-brick dilakukan pada ibu-ibu PKK dan pedagang di sekitar lokasi wisata dengan tujuan agar limbah organic yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga serta pengolahan makanan dapat dikurangi. Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat untuk mengolah sampah organik menjadi produk ramah lingkungan, yaitu eco-enzyme sebagai cairan pembersih alami dan eco-brick sebagai bahan bangunan alternatif. Metode pelatihan mencakup penyuluhan, praktik langsung, dan pendampingan, dengan harapan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan memberi keterampilan baru yang berdampak ekonomi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan serta keterampilan warga dalam pengelolaan sampah, yang mendukung desa wisata menjadi lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
PENDAMPINGAN INVENTARISASI DAN PENCATATAN ASET PONDOK PESANTREN BAHRUL MAGHFIROH, MALANG, JAWA TIMUR Didied Poernawan Affandy; Laila Fitriyah LH
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencatatan aset dalam Pondok Pesantren seringkali diabaikan karena dirasa bukan merupakan sesuatu yang utama. Hal ini menimbulkan keraguan dalam mengidentifikasi dan mengakui aset tetap yang dimiliki oleh Pondok Pesantren. Namun pada realitanya, pengidentifikasian dan pencatatan aset merupakan hal yang krusial bagi suatu lembaga atau yayasan, termasuk Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Malang. Sehingga dalam rangka pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat, kami menyelenggarakan “Pendampingan Inventarisasi dan Pencatatan Aset Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Malang, Jawa Timur”. Kegiatan ini memfasilitasi pihak Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh untuk melakukan inventarisasi dan diskusi aktif terkait pencatatan aset. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menghasilkan dokumen pencatatan aset yang terstruktur dan aktual.
PEMBINAAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG TEPAT PADA PKK DESA SIDOMULYO, KOTA BATU Nugroho Wibisono; Achdan Sukmana; Dea Mailisa; Indah Zahrotul Mauludiyah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resistensi antibiotik, sebuah masalah kesehatan global, dapat mengancam keberhasilan pengobatan penyakit infeksi. Resistensi ini disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Kegiatan pembinaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu-ibu PKK Desa Sidomulyo, Kota Batu, tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan dampak resistensi antibiotik. Penyuluhan kesehatan digunakan dengan 21 responden. Dalam evaluasi, hasil pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur pengetahuan peserta. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta tidak tahu penggunaan antibiotik yang tepat dan dampak resistensi antibiotik. Sementara itu, hasil post-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta lebih memahami penggunaan antibiotik yang tepat dan dampak resistensi antibiotik setelah diberikan penyuluhan. Penyuluhan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada ibu-ibu PKK Desa Sidomulyo, Kota Batu tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan dampak resistensi antibiotik. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu penggunaan antibiotik yang tepat, yang dapat menurunkan risiko resistensi antibiotik di masyarakat.
PENDAMPINGAN PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN IKAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI DI SELOK AWAR-AWAR Mohammad Ridho"i; Moch Fauzi; Gati Ayu Likasari; Wiwiek Harwiki; Fedianty Augustinah; Fadjar Kurnia Hartati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan penerapan teknologi pengolahan ikan di Desa Selok Awar-Awar dilatarbelakangi oleh tingginya potensi sumber daya perikanan yang belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga nilai ekonomi produk ikan rendah. Masyarakat setempat umumnya masih menerapkan metode pengolahan tradisional yaitu ikan bakar yang kurang efisien dan menghasilkan produk dengan daya saing rendah. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam teknologi pengolahan ikan, agar mampu menghasilkan produk bernilai jual tinggi dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan langsung mengenai teknik pengolahan ikan yaitu kerupuk ikan, serta pemahaman tentang pengemasan dan pemasaran yang menarik. Selain itu, pendampingan juga diberikan dalam aspek manajemen usaha, agar masyarakat dapat mengelola kegiatan ekonomi secara berkelanjutan. Setiap sesi pelatihan dilengkapi dengan praktik langsung, diskusi, dan evaluasi untuk memastikan pemahaman yang mendalam. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan, dilakukan pengujian awal (pre-test) dan akhir (post-test). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengolahan ikan sebanyak 39% dan pemahaman yang lebih baik tentang manajemen usaha. Produk olahan yang dihasilkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan dan membuka peluang usaha baru. Program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi Desa Selok Awar-Awar dengan memanfaatkan potensi perikanan lokal secara optimal
OPTIMALISASI LIMBAH SERBUK GERGAJI DAN SEKAM PADI MENJADI PRODUK ASAP CAIR RAMAH LINGKUNGAN Yulita Yulita; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Andi Riska; Andi Nurannisa; Hasmariyanti Hasma; Murasyidah Masri Murasyida
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan limbah serbuk gergaji dan sekam padi di Desa Pationgi, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi isu krusial, karena akumulasi limbah ini biasanya hanya dibakar atau dibuang ke sungai, yang menyebabkan polusi udara dan air. Untuk itu, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan untuk mentransformasi limbah serbuk gergaji dan sekam padi menjadi asap cair atau insektisida cair menggunakan teknik pirolisis. Kegiatan ini melibatkan tiga tahapan utama dalam pelaksanaannya, yaitu Sipakatau (Penyuluhan), Sipakalebbi (Pelatihan/Peragaan), dan Sipakainge (Pendampingan), yang merupakan istilah yang digunakan dalam masyarakat Bugis untuk memudahkan pemahaman oleh mitra. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pengetahuan mitra dalam tiga komponen utama: pengetahuan tentang kegunaan limbah serbuk gergaji dan sekam padi, produksi insektisida cair, dan pemasaran. Secara rinci, peningkatan pengetahuan mitra dalam memanfaatkan limbah serbuk gergaji dan sekam padi mencapai 90%, kemampuan dalam menghasilkan insektisida cair mencapai 100%, dan pengetahuan tentang pemasaran meningkat sebesar 80%. Peningkatan keterampilan ini tidak hanya mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mitra, tetapi juga menghasilkan produk pengganti pestisida kimia yang lebih ramah lingkungan, yang berpotensi meningkatkan perekonomian mitra secara berkelanjutan.
INOVASI PRODUK LOKAL: MENINGKATKAN KETERAMPILAN IBU-IBU PKK DALAM MEMBUAT PRODUK ABON UDANG KASIA Sulfiana Sulfiana; Nur Abu; La Ibal; Andi Rahayu Anwar; Rahmi Rahmi; Siti Nur Kayatun; Murni Murni; Muhamad Saleh Rumwokas
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ibu-ibu PKK melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dalam pengolahan udang Kasia menjadi produk abon. Program ini terdiri dari tiga komponen utama, yaitu penyuluhan yang memberikan pemahaman tentang pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam mengolah makanan, pelatihan tentang teknik penyimpanan bahan makanan yang aman dan higienis, serta pendampingan dalam memilih bahan baku berkualitas untuk menghasilkan produk yang aman dan lezat. Setelah penyuluhan, ibu-ibu PKK lebih memahami pentingnya penerapan SOP, seperti penggunaan celemek, masker, sarung tangan, dan penutup kepala, yang berfungsi menjaga kebersihan dan keamanan pangan. Selain itu, mereka juga mempelajari cara penyimpanan bahan makanan yang benar untuk mencegah kontaminasi, dan pentingnya menjaga kualitas bahan baku udang rebon untuk memastikan keamanan dan kualitas abon yang dihasilkan. Dengan demikian, ibu-ibu PKK semakin percaya diri dalam memproduksi abon udang Kasia yang berkualitas dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan mereka melalui usaha mandiri.
PENGGUNAAN REALITAS VIRTUAL DALAM PELATIHAN WICARA PUBLIK UNTUK MENGURANGI KECEMASAN BERBICARA Michiko Jamilah Frizdew; Gegana Agung Putra
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan berbicara di depan umum merupakan hambatan yang signifikan bagi banyak individu, terutama bagi siswa yang sedang membangun keterampilan wicara publik mereka. Realitas virtual atau virtual reality (VR) menawarkan pendekatan inovatif untuk melatih kemampuan ini melalui simulasi lingkungan berbicara yang mendekati nyata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan kecemasan berbicara siswa di SMK Bina Profesi Pekanbaru melalui pelatihan wicara publik dengan realitas virtual, dengan melibatkan 52 siswa kelas X. Metode pelaksanaan meliputi enam sesi pelatihan yang menggunakan headset VR dan aplikasi simulasi audiens, di mana tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa paparan VR yang berulang dapat secara signifikan menurunkan kecemasan berbicara, terutama pada siswa yang mengikuti tiga sesi paparan. Namun, ada variasi efektivitas yang bergantung pada frekuensi paparan VR. Temuan ini mengindikasikan bahwa VR berpotensi sebagai media pelatihan wicara publik yang efektif, tetapi memerlukan pengaturan durasi dan intensitas yang tepat agar manfaatnya optimal.
PEMBERDAYAAN PENGELOLAAN AIR BERSIH DAN EDUWISATA POTENSI LOKAL OYO RIVER DI DESA BLEBERAN PLAYEN GUNUNGKIDUL Ema Utami; Yusuf Amri Amrullah; Gardyas Bidari Adninda; Suwanto Raharjo; Purnawan Purnawan; Catur Iswahyudi
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bleberan merupakan salah satu dari 13 Desa di wilayah Kecamatan Playen yang memiliki potensi wisata dan potensi sumbermata air. Adanya sumber mata air dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih dan irigasi. Selain itu, potensi wisata yang ada yaitu wisata Sungai Oyo dan Goa Rancang Kencono dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan tambahan dan mendiversifikasi ekonomi desa. Permasalahan yang dihadapi Desa Bleberan dalam penyediaan air bersih adalah kurang optimalnya pengelolaan air bersih, ketidakmeratan distribusi air, kurangnya akses terhadap Teknologi Tepat Guna (TTG), dan keterbatasan kapasitas manajemen. Permasalahan lain dari sisi pariwisatanya yaitu kurangnya daya tarik lokasi serta kurangnya promosi dan pemasaran Lokasi wisata. Untuk memaksimalkan kedua potensi tersebut, diperlukan pengelolaan yang baik untuk memastikan pemanfaatan sumber air yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Metode yang dilakukan melalui persiapan awal, sosialisasi dan pelatihan, pembuatan website dan media social, dan penerapan TTG.   Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya website dan media sosial yang dapat digunakan oleh mitra untuk melakukan promosi digital. Selain itu, adanya penerapatan TTG juga memberikan solusi dari permasalahan mitra.
PEMANFAATAN GEL DAUN KUBIS UNTUK MEREDAKAN PEMBENGKAKAN PAYUDARA PADA IBU POSTPARTUM Qurratul A’yun; Ach. Faruk Al-Rosyidi; Alief Putriana Rahman
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembengkakan payudara pada ibu postpartum sering menyebabkan ketidaknyamanan yang berdampak pada kualitas hidup ibu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan alternatif terapi alami menggunakan gel berbasis ekstrak daun kubis (Brassica oleracea var. capitata), yang diketahui memiliki sifat antiinflamasi. Metode pelaksanaan meliputi formulasi gel dengan berbagai konsentrasi ekstrak (2,5%, 5%, 7,5%) dan uji efektivitas pada model hewan untuk memastikan kualitas sediaan. Gel diuji untuk homogenitas, pH, viskositas, dan kemampuan meredakan pembengkakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh formula gel memenuhi standar sediaan topikal, dengan efektivitas yang signifikan dalam menurunkan pembengkakan payudara pada mencit postpartum. Kegiatan ini memberikan solusi praktis bagi ibu postpartum dalam mengatasi pembengkakan payudara dengan cara yang aman dan mudah diakses.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MODIFIKASI LUBANG BIOPORI PADA KELOMPOK TANI SIKAT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL PERTANIAN Nurbidayah Nurbidayah; Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera; Rahmi Muthia; Rahmi Hidayati; Gunawan Gunawan; Arnida Arnida; Dita Ayulia Dwi Sandi
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bentok Kampung membentuk kelompok Tani bernama Kelompok Tani Sikat. Secara umum keberadaan sebuah kelompok tani dengan tujuan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan petani sehingga terjadi peningkatan produktivitas yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para petani. Salah satu upaya dalam meningkatkan hasil pertanian dengan menerapkan teknologi resapan biopori. Pembuatan lubang resapan ini dapat dibuat modifikasi sehingga dapat diterapkan pada lahan pertanian dengan bentuk kotak dan pada dasarnya dibuat lubang memanjang kedalam sehingga daya tampung terhadap bahan organik lebih besar dan menyediakan sarana untuk menampung unsur hara yang diuraikan oleh mikroorganime. Metode pada kegiatan ini yaitu penyuluhan berupa kegiatan sosialisasi pemberian informasi terkait teknologi modifikasi lubang biopori menggunakan media power point dan leaflet serta pendampingan penerapan teknologi modifikasi biopori langsung ke lahan pertanian mitra. Kegiatan ini telah memberikan pengetahuan, wawasan dan keterampilan kepada masyarakat kelompok tani mengenai manfaat dan penerapan biopori serta pengelolaan sampah organik. Lubang biopori juga mampu mengurangi genangan air terutama pada saat musim penghujan, dan masyarakat telah menerapkan teknik tersebut pada lahan pertanian lainnya, dan sampah organik dari lahan pertanian tersebut dimanfaatkan petani untuk dimasukan ke dalam Lubang biopori sehingga menjadi kompos.