cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 7 (2023)" : 23 Documents clear
Efektifitas Pemberian Susu Kedelai dan Juice Kacang Hijau Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas Putri Rahma Dini; Dewi Mayangsari; Nur Fadilah HS
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi ASI merupakan hasil perangsangan payudara oleh hormon prolaktin. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produksi ASI yaitu nutrisi ibu menyusui. Jika makanan yang ibu konsumsi tidak memenuhi asupan gizi yang cukup, maka kelenjar-kelenjar pembuat air susu dalam payudara ibu tidak akan bekerja dengan sempurna dan pada akhirnya akan berpengaruh terhadap produksi ASI. Salah satu upaya memperbanyak ASI dengan meningkatkan kualitas makanan yang berpengaruh secara langsung pada produksi air susu. Tujuannya untuk mengetahui efektifitas pemberian susu kedelai dan juice kacang hijau terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experiment dengan rancangan penelitian two group pretest posttest design. Populasi ibu nifas di Puskesmas Mulyoharjo Kabupaten Pemalang dengan jumlah 45 ibu nifas dengan teknik purposive sampling berjumlah 32 sampel ibu nifas. Analisa data menggunakan uji mann whitney dengan nilai ρ value sebesar 0,046 atau asym.sig <0,05. Hasilnya ada perbedaan efektifitas pemberian susu kedelai dan juice kacang hijau terhadap produksi ASI ibu nifas
Sikap Ibu Dalam Memberikan Pertolongan Pertama Pada Batita Yang Tersedak Di Desa Sukomoro Kecamatan Papar Kabupaten Kediri Vela Purnamasari; Shava Nanda Justitia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus tersedak sering terjadi pada anak-anak terutama pada anak berusia 0-36 bulan hal ini dikarenakan saluran pernafasan anak yang masih kecil dan sempit, serta kemampuan anak untuk mengunyah makanan belum sempurna, sehingga menyebabkan korban sulit bernafas dan kekurangan oksigen, bahkan apabila tidak tertangani segera akan menimbulkan kematian. Penanganan kasus tersedak membutuhkan sikap yang tepat, dalam hal ini sikap ibu sebagai orang yang paling dekat dengan anak. Tujuan untuk mengidentifikasi sikap ibu dalam memberikan pertolongan pertama pada batita yang tersedak di Desa Sukomoro Kecamatan Papar Kabupaten Kediri. Desain penelitian deskriptif, dengan populasi penelitian sebanyak 69 responden, sampel 59 responden, teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi, variabel yaitu sikap ibu dalam memberikan pertolongan pertama pada batita yang tersedak, instrument penelitian lembar kuesioner. Analisa hasil penelitian menggunakan prosentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar dari responden memiliki sikap baik (66%), hampir setengah dari responden memiliki sikap cukup (27%), dan sebagian kecil responden memiliki sikap kurang (7%). Sikap ibu yang dalam memberikan pertolongan pertama saat batita tersedak ini di pengaruhi oleh keaktifan mengikuti posyandu batita, pernah menolong batita yang tersedak, umur anak (0-12 bulan), umur ibu, jumlah anak, dan pendidikan terakhir ibu. Diharapkan ibu dapat meningkatkan sikapnya dengan cara aktif mencari informasi tentang tata laksana pertolongan pertama pada batita yang tersedak dari berbagai sumber contohnya dari penyuluhan, petugas kesehatan saat di posyandu atau di puskesmas, dan untuk petugas kesehatan di desa di harapkan dapat memberikan penyuluhan kesehatan tentang tata laksana pertolongan pertama pada batita yang tersedak.
Hubungan Sikap Ibu Bekerja Dalam Pemberian Asi Ekslusif Umur 0-6 Bulan Dengan Berat Badan Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjambe Novenda Dwi Hertanti; Grido Handoko; Tutik Hidayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) ekslusif di Indonesia masih tergolong rendah yaitu hanya sekitar 37,3%. Salah satu faktor yang membuat pemberian ASI ekslusif masih rendah yaitu status pekerjaan ibu dimana ibu yang bekerja akan memiliki waktu lebih sedikit dengan anak sehingga mmereka juga jarang memberikan ASI ekslusif. ASI ekslusif yang diberikan pada usia 6 bulan pertama akan memperngaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Tujuan penelitian ini mengetahui Adakah Hubungan Sikap Ibu Bekerja Dalam Pemberian Asi Ekslusif Pada Bayi Umur 0-6 Bulan Dengan Berat Badan Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember. Desain dari penelitian ini mengunakan desain observasional korelatif dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini mengunakan non probability sampling. Kuisioner yang digunakan adalah Maternal Towards Breasfeeding questionery dan Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan anak dengan melihat buku KMS berat badan pada anak. Hasil Uji korelatif menunjukan jika nilai p=0,010 dimana nilai ini < 0,050 hal ini menunjukan jika ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI dengan status berat badan. Pemberian ASI eksklusif dapat memenuhi kebutuhan zat gizi bayi serta penunjang pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Balita dengan status gizi kurus lebih banyak merupakan balita yang tidak diberikan ASI eksklusif, demikian pula dengan balita gemuk. Sedangkan pada balita normal lebih banyak merupakan balita yang diberikan ASI eksklusif. Analisis mendapatkan adanya hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita Air Susu Ibu
Hubungan Kecemasan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjambe Jember Nurdiyanti; Yessy Nur Endah; Tutik Hidayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid-19 merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi angka penurunan cakupan Imunisasi beberapa faktor yang bisa menjadi penentuan cakupan imunisasi. Menurut dari beberapa penelitian Penurunan cakupan imunisasi dasar pada bayi diperngaruhi adanya kecemasan ibu pada masa pandemic covid. Tujuan penelitian ini menganalisa hubungan Kecemasan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember. Desain dari penelitian ini mengunakan desain diskriptif observasional korelatif dengan pendekatan Cross Sectional .Teknik sampling dalam penelitian ini mengunakan non probability sampling. Kuisioner yang digunakan adalah Corona Anxiety Scale (CAS) dan KMS/ Buku KIA (Pertanyaan 1). Hasil Uji korelatif menujukan jika ada hubungan yang signifikan antara kecemasan yang dialami ibu selama masa pandemic covid-19 dengan kelengkapan cakupan imunisasi dasar lengkap anak hal ini ditunjukan dengan hasil analisis dimana nilai p=Value 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan yang sangat erat antara kecemasan degan kelengkapan imunisasi dasar lengkap anak, hal ini disebabkan pandemi Covid-19 sebagai stimulus atau rangsangan dari luar mengakibatkan respon atau reaksi ragu atau tidak berani datang ke fasilitas kesehatan. Selain itu mereka beranggapan imunisasi hanya akan membuat bayi panas, menangis kesakitan, terdapat ruam merah, dan keadaannya melamah, sehingga ibu-ibu memilih untuk menghentikan pemberian imunisasi bayinya
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang Afzahul Rahmi; Rischa Hamdanesti; Tomi Jepisa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data World Health Organization (WHO) secara global, jumlah anak balita yang menderita stunting sekitar 144,0 juta orang. Prevalensi stunting pada balita di dunia 54% berasal dari Asia, dan 40% berasal dari Afrika. Di Benua Asia prevalensi balita stunting tertinggi berasal dari bagian Asia Selatan sebesar 31,7% dan prevalensi terendah di bagian Asia Timur sebesar 4,5%. Sedangkan Asia Tenggara berada diurutan kedua prevalensi balita stunting sebesar 24,7%. Berdasarkan data dinas kesehatan kota Padang pada tahun 2019, menunjukan puskesmas Andalas memiliki prevalansi stunting tertinggi di kota Padang mencapai 26,9 %, Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya. Jumlah balita di puskesmas Andalas pada tahun 2021 cukup tinggi yaitu 5.664 jiwa, terdapat jumlah balita pendek sebanyak 563 (15,6 %) balita gizi kurang sebanyak 365 (10,1%) balita kurus 178 (4,9 %) Anak kerdil (pendek) atau stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami masalah gizi kronis, dengan hasil pengukuran panjang atau tinggi badan yang lebih kurang dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang. Jenis penelitian ialah deskritif untuk menggambarkan kejadian stunting pada balita di Wilayah kerja Puskesmas Andalas. Dengan jumlah sampel sebanyak 51 orang anak ballita
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Tentang Sadari Di SMA Negeri 2 Padang Rischa Hamdanesti; Afzahul Rahmi; Tomi Jepisa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara adalah kondisi sel kanker terbentuk di jaringan payudara. Berdasarkan data WHO (World Health Organization), sekitar 9-8% wanita berpotensi mengalami kanker payudara. Dari studi Cancer Epidemiology Biomarker dari 1,7 juta insiden kanker payudara di dunia tercatat sebesar 39% terdapat di Asia, 29% di Eropa, 15% di Amerika, 8% di Afrika, dan 1,1% di Australia. Survey awal dari 10 orang siswi di SMA Negeri 2 Padang mengatakan bahwa mereka tidak pernah melakukan praktik SADARI. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI di SMA Negeri 2 Padang. Jenis penelitian pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah siswi kelas XI dan XII sebanyak 461 orang dengan jumlah sampel 72 orang di SMA Negeri 2 Padang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Agustus 2022. Teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik paired sample T-test. Hasil penelitian rerata pengetahuan sebelum pendidikan kesehatan dengan nilai mean 7,35 sedangkan rerata pengetahuan setelah pendidikan kesehatan dengan nilai mean 14,90. Rerata sikap sebelum pendidikan kesehatan dengan nilai mean 29,34, sedangkan rerata sikap setelah pendidikan kesehatan dengan nilai mean 30,01. Adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI di SMA Negeri 2 Padang (p = 0,000). Kesimpulan penelitian adalah adanya pengaruhnya pemberian pendidikan terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI di SMA Negeri 2 Padang. Diharapkan pihak sekolah SMA Negeri 2 Padang dapat memberikan pendidikan kesehatan kepada remaja putri agar mereka mengetahui secara dini pencegahan kanker payudara.
Penerapan Senam Kaki Diabetes Melitus Terhadap Tingkat Kadar Gula Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe II DI RSUD Kota Salatiga Nita Tri Wulandari; Erika Dewi Nooratri; Joko Yuwono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit endokrin yang saat ini masih banyak diderita penduduk di dunia. Penyakit tersebut terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah). Dari keseluruhan kasus Diabetes Melitus 90% merupakan diabetes melitus tipe II dengan karakteristik gangguan sensitivitas insulin dan atau gangguan sekresi insulin.Keluhan pada penderita diabetes melitus disebabkan oleh umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pendapatan jumlah anggota keluarga, riwayat penyakit keluarga. Usia lansia cenderung mengalami masalah kesehatan yang disebabkan oleh penurunan fungsi tubuh akibat proses penuaan. penanganan secara non farmakologis seperti kontrol metabolisme secara rutin, kontrol vaskuler, evaluasi tukak, perawatan kaki serta tindakan exercise lainnya seperti senam kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk menurunkan kadar gula darah. Penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Terdapat penurunan kadar gula darah setelah dilakukan senam kaki diabetes melitus. Adanya perbedaan perkembangan penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus sebelum dan sesudah dilakukan penerapan senam kaki diabetes melitus
Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Glukosa Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Pajarakan Probolinggo Indah Fitriyani; Achmad Kusyairi; Sunanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus merupakan penyakit degenerative yang sangat terkait dengan pola makan. Pola makan merupakan gambaran mengenai jumlah, jadwal dan jenis makanan yang dimakan setiap hari oleh seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Glukosa Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Pajarakan. Desain penelitian ini menggunakan Teknik Total Sampling dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi sebanyak 32 responden lansia penderita diabetes mellitus tipe 2. Instrument yang digunakan lembar kuesioner dan observasi. Analisa data menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian ini diperoleh data pola makan pada lansia penderita diabetes mellitus di Puskesmas Pajarakan dari 32 responden sebagian besar pola makan kurang baik dan mengalami hiperglikemia atau peningkatan kadar glukosa ≥200 mg/dl sebanyak 16 responden (50%), berdasarkan hasil penghitungan uji statistik chi-square tests di dapatakan nilai p-value = 0,000 ≤ α = 0,05. Sehingga Adanya hubungan yang kuat antara pola makan dengan peningkatan kadar glukosa pada lansia penderita diabetes mellitus di Puskesmas Pajarakan. Melihat hasil penelitian tersebut maka perlu kiranya tenaga kesehatan terus memberikan edukasi pada lansia agar lebih memperhatikan pola makan yang dianjurkan sesuai dengan jumlah, jadwal dan jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari. Dan melakukan evaluasi pemeriksaan GDA minimal dilakukan 1 bulan sekali
Hubungan Tingkat Kemandirian Dengan Risiko Jatuh Pada Pasien Stroke Di Rsud Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Isnani Mauly Masruri; Achmad Kusyairi; Alwin widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan kejadian pecahnya pembuluh darah sehingga aliran darah tidak normal yaitu stroke hemoragik, sedangkan terhentinya aliran darah ke otak dikarenakan adanya sumbatan disebut iskemik. Pada pasien stroke akan mengakibatkan menurunnya ADL (Activity Daily Living) yang disebabkan oleh kelemahan pada anggota gerak. Dengan adanya kelemahan anggota gerak pada pasien stroke dapat menyebabkan berbagai resiko antara lain resiko jatuh. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Kemandirian Dengan Risiko Jatuh Pada Pasien Stroke Di RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo. Penelitian ini merupakan penelitian correlational dengan pendekatan cross sectional. besar sampel 30 pasien stroke, dengan metode accidental sampling. pengumpulan data meliputi scoring, coding, editing dan tabulating, kemudian data dianalisis secara manual dan computer dengan uji rank spearman. Berdasarkan hasil penelitian Hubungan Tingkat Kemandirian Dengan Risiko Jatuh Pada Pasien Stroke Di RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo, sebagian besar pasien memiliki Tingkat kemandirian ketergantungan penuh sebanyak 13 responden (43.3%), dan sebanyak 17 (56.7%) pasien memiliki reiko jatuh tinggi. Hasil uji rank spearman didapatkan nilai p= 0,000, < = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Tingkat Kemandirian Dengan Resiko Jatuh Pada Pasien Stroke. Dapat disimpulkan pada pasien stroke dengan tingkat kemandirian dengan ketergantungan penuh faktor yang cukup berpengaruh terhadap resiko jatuh pasien. Maka kita sebagai tenaga kesehatan diharapkan berperan penting untuk memberikan intervensi tentang pentingnya resiko jatuh
Penerapan Terapi Story Telling Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Anak Prasekolah Di Bangsal Anggrek RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Puspita Jupyantari; Erika Dewi Norratri; Neny Utami
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan sebuah dampak dari hospitalisasi yang dapat dialami oleh anak prasekolah karena menghadapi stressor yang ada disekitar lingkungan rumah sakit.  Hospitalisasi merupakan proses bagi anak yang berada di rumah sakit yang menjalani pengobatan dan perawatan sampai keadaan anak dapat pulih kembali. Kecemasan pada anak yang menjalani hospitalisasi bila penanganannya lambat dapat mempengaruhi lamanya hari rawat dan memperberat kecemasan dan berdampak buruk pada kesehatan anak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan perawat dalam mengurangi kecemasan pada anak prasekolah yang dirawat adalah dengan terapi bermain. Story telling adalah salah satu  teknik terapi bermain yang sederhana yang dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah dengan memberikan terapi story telling. Metode : Penerapan dengan menggunakan rancangan studi kasus. Desain penerapan studi kasus ini menggunakan metode deskriptif tidak terbatas sampai pada pengumpulan dan penyusunan data. Terdapat penurunan tingkat kecemasan setelah dilakukan terapi story telling. Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap skala Preschool Anxiety Scale pada pasien dengan kecemasan hospitalisasi antara sebelum dan sesudah diberikan terapi story telling setiap 20 menit selama 3 hari menggunakan dongeng perlombaan lari.

Page 2 of 3 | Total Record : 23