cover
Contact Name
Oktavia Rahayu Puspitarini
Contact Email
oktaviarahayu@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dinamikarekasatwa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang, Jl. MT Haryono 193, Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)
ISSN : 23383720     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Dinamika Rekasatwa (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan) Merupakan Jurnal Hasil Penelitian yang Diterbitkan Secara Berkala oleh Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (terbit 2 kali setahun)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 429 Documents
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN SUHU RUANG LIMBAH WHEY TERHADAP JUMLAH MIKROBA DAN NILAI KEASAMAN
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PeneIitian dilaksanakan pada  tanggal 15 Desember 2021 hingga 22 Desember 2021. Lokasi peneIitian ini bertempat di Laboratorium Terapan Universitas IsIam Malang. PeneIitian ini bertujuan untuk mempelajari adanya pengaruh lama penyimpanan suhu ruang limbah whey terhadap jumIah mikroba dan niIai keasaman. Materi yang digunakan pada penelitian ini meliputi whey dari limbah pembuatan keju parmesan aquadest, alkohol 70%, media pertumbuhan mikroba menggunakan MRS Agar. Metode peneIitian yang digunakan adalah  percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga menjadi 12 unit percobaan yaitu penyimpanan 2 jam, penyimpanan  4 jam, penyimpanan 6 jam dan penyimpanan 8 jam. Hasil penelitian menunjukan bahwa lama penyimpanan limbah keju “whey” pada suhu ruang berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah mikroba dan niIai pH. Adapun jumlah mikroba yang diperoleh P1 9,67 x 107, P2 3,21 x 108, P3 9,73 x 108  dan P4 1,29 x 109. Sedangkan rataan nilai pH P1 6,40, P2 5,60, P3 5,05 dan P4 4,76.Disimpulkan bahwa lama Penyimpanan 2 – 8 jam limbah whey keju parmesan pada suhu ruang dapat meningkatkan jumlah mikroba yang signifikan. Begitu juga terjadi pada nilai pH yaitu semakin lama penyimpanan mengakibatkan nilai pH menurun. Kata kunci : Whey keju, nilai keasaman
PERFORMA INDUK SAPI CROSSBREEDING BERDASARKAN KARAKTERISTIK KUANTITATIF DAN KINERJA REPRODUKSI DI PETERNAKAN RAKYAT Rio Dwi Sandriono; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa performa induk sapi crossbreeding berdasarkan karakteristik kuantitatif dan kinerja reproduksi. Penelitian dilaksanakan di Desa Petunjungan Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur.Materi yang digunakan adalah data karateristik kuantitatif dan kinerja reproduksi dari 20 ekor sapi induk Crossbreeding Limpo serta data pendukung dari petugas peternakan Kecamatan Paiton. Metode penelitian adalah survey. Data yang diperoleh dianalisa deskriptif kuantitatif berdasarkan persentase.Kriteria sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sapi Limpo usia di atas 3 tahun dan sudah pernah beranak 2 kali. Hasil survey menunjukkan bahwa berdasarkan profil peternak 60 % peternak rata-rata berusia 25-40 tahun, Pendidikan rata-rata tamat SD sebanyak 60%, rata-rata pengalaman Usaha selama 1-5 tahun 95 %, Rata-rata kepemilikan ternak 1-5 ekor 100%, peternak yang menggunakan pakan hijaun rumput gajah sebanyak 100%. Peternak yang memberikan pakan konsentrat 10%. Berdasarkan karateristik kuantitatifrata-rata bobot badan sapi limpo yang berkisar antara 350-500 kg sebanyak 100%. Tinggi badan berkisar antara 120-140 cm sebanyak 60%, lingkar kepala sebesar 85-130 cm sebanyak 65%, Berdasarkan kinerja reproduksinya umur beranak pertama rata-rata berusia lebih dari 2 tahun adalah 65%, masa kosong 5-8 bulan sebesar 100%, Jarak beranak lebih dari 1 tahun 100% , SC rata-rata 2,05.Kesimpulan adalah performa induk sapi crossbreeding Limpo di Desa Petunjungan Kecamatan Paiton berdasarkan karakteristik kuantitatif dan kinerja reproduksi baik.Kata Kunci : Sapi, crossbreeding, kuantitatif, performa,  reproduksi
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa) MELALUI PAKAN TERHADAP KADAR MALONDEALDEHYDE DAN TRIGLISERIDA BROILER
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 01 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian tepung Bawang Dayak melalui pakan terhadap kadar Malondealdehyde (MDA) dan Trigliserida (TG) pada broiler. Penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk memberikan informasi mengenai pengaruh pemberian tepung Bawang Dayak melalui pakan terhadap kadar MDA dan TG pada broiler. Materi yang digunakan yaitu broiler dengan umur 15 hari sebanyak 48 ekor. Broiler dipelihara selama 20 hari. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Setiap unit perlakuan diisi 4 ekor ayam, sehingga jumlah broiler yang digunakan 4 x 3 x 4 = 48. Perlakuan Tepung Bawang Dayak dengan dosis sebagai berikut : P0 = pakan basal 100% (sebagai kontrol), P1= pakan basal dengan ditambah tepung Bawang Dayak 1,5%, P2= penambahan tepung Bawang Dayak 2%, P3= ditambah tepung Bawang Dayak 2,5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung Bawang Dayak dalam pakan broiler memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap MDA dan TG. Adapun nilai MDA (nmol/ml) yaitu P0 : 4,23, P1 : 2,84, P2 : 2,78, P3 : 2,63, sedangkan rataan TG (mg/dl) yaitu P0: 85,67, P1 : 76,67,P2 : 73,00, P3 : 67,67. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan tepung Bawang Dayak sebagai Feed Additive dalam pakan broiler dapat menurunkan kadar MDA dan TG dan pemberian tepung Bawang Dayak sebaiknya menggunakan P3 untuk menurunkan kadar MDA dan TG yang terbaik.Kata kunci : broiler, malondealdehyde, trigliserida, bawang dayak. 
HUBUNGAN BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SUSU UHT “Frisian Flag” PADA USAHA COFFEE SHOP DI KOTA MALANG Mochammad Endrian Novabrianto; Sri Susilowati; Oktavia Rahayu Puspitarini
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Susu Ultra High Temperature (UHT) merupakan salah satu bahan baku utama pada usaha coffe shop sehingga konsumen dari produk susu UHT ini salah satunya adalah produsen coffee shop di Malang. Hal tersebut menarik perhatian dilakukan penelitian hubungan bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian susu UHT Frisian Flag pada usaha coffee shop di kota Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian susu UHT Frisian Flag pada usaha coffee shop di kota Malang. Materi penelitian ini adalah kuisioner pada seluruh pengolah usaha coffee shop di kota Malang yeng menggunakan susu UHT Frisian Flag sebagai bahan baku dan ATK. Metode penelitian ini adalah survei dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Jumlah responden sebanyak 100 orang dengan pendekatan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Data dianalisis dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa bauran pemasaran memiliki hubungan nyata positif (sig < 0,05) terhadap keputusan pembelian susu UHT Frisian Flag pada usaha coffee shop di Kota Malang. Persamaan regeresi Y = 1,820 + 0,660X1 - 0, 214 X2 + 0,286 X3 + 0,165 X4. Nilai koefisian kolerasi 0,679 tergolong kuat. Nilai determinasi diperoleh 0,438 atau sebesar 43,8% yang artinya bahwa persentase sumbangan dari bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian sebesar 43,8% dan 56,2% lainnya tidak berhubungan dengan variabel lain yang tidak digunakan pada penelitian ini. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan kuat positif antara bauran pemasaran dengan keputusan pembelian susu UHT Frisian Flag pada usaha coffee shop di Kota Malang kecuali pada variabel Price. Kata kunci :.Hubungan, Bauran Pemasaran, Keputusan Pembelian, Susu UHT, Coffee Shop
EVALUASI PENERAPAN KESEJAHTERAAN HEWAN DI RUMAH POTONG HEWAN MALANG Azzumar, Abdul Aziz; Humaidah, Nurul
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Pemotongan Hewan (RPH)  merupakan sarana yang memberikan jasa kepada orang atau perusahaan yang ingin memotong ternak yang dimiliki seperti sapi, ayam dan babi. Pemotongan ternak di RPH yang dilakukan dengan menerapkan prinsip animal welfare menjamin kualitas daging aman. Sehat, utuh dan halal. Penelitian bertujuan untuk menganalisa tingkat penerapan kesejahteraan hewan mulai dari proses sebelum penyembelihan pada sapi sampai proses penyembelihan sapi. Variabel yang diamati berupa aspek pengangkutan, penampungan dan pemotongan. Metode yang digunakan ialah Survey. Materi pada penelitian ini ialah 20 ekor sapi yang dipotong di RPH Kota Malang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aspek pengangkutan dengan nilai cukup sebanyak 72%, aspek penampungan dengan nilai baik sebanyak 81%  dan aspek pemotongan dengan nilai baik sebanyak 84%. Kesimpulan penelitian adalah penerapan kesejahteraan hewan di RPH Kota Malang sudah berjalan dengan baik untuk aspek penampungan dan pemotongan sedangkan aspek pengangkutan cukup. Kata kunci: Kesejahteraan Hewan, Sapi, Rumah Potong Hewan
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK Lactobacillus salivarius TERENKAPSULASI DALAM PAKAN KELINCI TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN LEMAK ABDOMEN Lukman Prasetiyo; Umi Kalsum; Nurul Humaidah
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh penam penambahan probiotik Lactobacillus salivarus terhadap persentse karkas dan lemak abdominal Pengambilan data diterapkan pada tanggal 05 Juni 2022 - 05 Juli 2022 di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Materi yang digunakan adalah kelinci NZW dan Lactobacillus salivarius. Metode penelitian adalah eksperimental menggunakan rancangan acak kelompok, dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok. Dosis penambahan probiotik Lactobacillus salivarius terenkapsulasi yaitu P0 = 0 ; P1 = 3 gram; P2=5 gram ; dan P3 = 7 gram per kilogram pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik (LsT) pada pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase karkas (%) baik pada perlakuan maupun kelompok. Rata-rata persentase karkas (%) pada perlakuan yaitu P0= 41,96a, P1= 42,38a, P2= 42,41a dan P3= 43,32b. Rata-rata persentase karkas (%) pada kelompok yaitu K1= 41,71a, K2= 42,41a, K3= 42,87a dan K4= 43,04b. Selanjutnya pada hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik (LsT) pada pakan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap persentase lemak abdominal (%) baik pada perlakuan maupun kelompok. Rata-rata persentase lemak abdominal (%) pada perlakuan P0= 0,26a, P1= 0,22b, P2= 0,19bc dan P3= 0,10c. Rata-rata persentase lemak abdominal (%) pada kelompok yaitu K1= 0,23a, K2= 0,20b, K3= 0,18bc, K4= 0,15c.Kata kunci : Lactobacillus salivarius, terenkapsulasi, persentase karkas dan lemak abdominal, Kelinci NZW.
PENGARUH PEMBERIAN JENIS PRODUK PROBIOTIK TERHADAP PERFORMANS PULLET Idhom Fairozi; Umi Kalsum; Muhammad Farid Wadjdi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Peternakan
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruhpemberianjenisprodukprobiotikterhadap performance pullet.Materi penelitian adalah 320 ekorayam pullet berumur 55hari. Pakan yang digunakan adalah konsentrat SB 21 M produksi PTCharoen Pokphand Indonesia.Metode yang digunakan adalah metode percobaan denganmenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan. Setiapperlakuanada 4 kali ulangan, setiapulanganterdiridari dari 20 ekor ayam. Perlakuan dalampenelitian ini adalah P0 = TanpaProbiotik (kontrol) penggunaan,  P1 =Menggunakan Herbalprobiotik (Bio-Top) dengandosis 3ml per liter air minum, P2=menggunakaneffektifmikroorganisme 4 (EM4) dengandosis 3 ml per liter air minum, P3=menggunakanpenggemukternak organic cair (M8). Variabel yang diamati adalahkonsumsipakan,pertambahanbobotbadandan  konversi pakan.Kesimpulan dari penelitian iniadalah pemberianberbagaijenisprobiotik    pada airminumdapatmeningkatkanpertambahanbobotbadandanmenurunkankonversipakan.Pemberianherbal probiotik (Bio-Top) dengandosis 3ml / liter air minummemberikanpengaruh yangterbaikpadapertambahanbobotbadandankonversipakanpadaayam pullet.
PENGARUH TINGKAT PENGGUNAAN MAGGOT SEBAGAI SUMBER PROTEIN HEWANI DALAM CAMPURAN RANSUM AYAM PETELUR JANTAN PERIODE FINISHER TERHADAP KONSUMSI, PBB, DAN KONVERSI Eko Wahyu Fauzul Adha; Sunaryo sunaryo; Muhamad Farid Wadjdi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh kegunaan maggot sebagai bahan pakan finisher ayam petelur jantan terhadap konsumsi, pertambahan berat badan (PBB) dan konversi. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah jagung, dedak halus, Vitmix, bungkil kedelai, Maggot BSF fase larva umur 13 hari dan ayam petelur jantan 80 ekor dengan umur 22 hari. Penelitian menggunakan metode percobaan dengan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan 4 ulangan, perlakuan penelitian ini adalah pemberian campuran maggot dengan presentase yang berbeda pada ayam petelur jantan periode finisher yang meliputi kontrol P0 = pakan komersial broiler finisher, perlakuan ransum campuran dengan penggunaan maggot umur 13 hari P1 = 15%, P2 = 20%, P3 =25%. Variabel yang diamati konsumsi, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian maggot pada ayam petelur jantan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, miliki pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Rata – rata nilai konsumsi P0 = 1864,50 P1 = 1844,00 P2 = 1847,00 P3 = 1837,00. Rerata nilai penambahan bobot badan (g) P0 = 635,30b P1 = 522,35a P2 = 563,85a P3 = 616,53b. Rata-rata nilai konversi pakan P0 =2,94a, P1 =3,53b, P2=3,28b, P3 =2,98a. Kesimpulan penelitian bahwa pemberian maggot umur 13 hari pada ayam petelur jantan tidak memiliki pengaruh atas penggunaan konsumsi pakan tetapi berpengaruh pada PBB dan konversi pakan. Penggunaan maggot umur 13 hari dalam ransum sebesar 25% tidak berbeda dengan ransum broiler finisher. Katakunci : Maggot, Konsumsi, Pertambahan bobot badan, Konversi, Petelur jantan
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK HERBAL PROBIOTIK PADA AIR MINUM TERHADAP PERFORMANS AYAM JANTAN PETELUR Masthoni, Ivan; Wadjdi, Farid; Suryanto, Dedi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Menganalisis pemberian ekstrak herbal probiotik pada air minum terhadap konsumsi pakan, Pertambaham bobot badan dan efisiensi pakan pada ayam jantan petelur. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian ini adalah ayam jantan petelur Stain pada umur 14 hari sebanyak 64 ekor dengan bobot badan rata-rata 141,5 ± 1.25 gram, dengan koefesien keragaman 1,25%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap unit perlakuan dengan pemberian yang berbeda sebagai berikut: P0 = tanpa pemberian Herbal Probiotik (kontrol), P1 = pemberian Herbal Probiotik 1 ml / liter air minum, P2 = pemberian Herbal Probiotik 3 ml / liter air minum, P3 = pemberian Herbal Probiotik 5 ml / liter air minum Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan uji ANOVA (Analysis of Varians) dan dilanjut dengan Uji BNT. Hasil penelitian berdasarkan analisis ragam menunjukkan bahwa tingkat penggunaan herbal probiotik dalam air minum menunjukkan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, menunjukkan pengaruh yang sangat nyata (P<0.01) dan menunjukkan pengaruh yang  nyata (P<0.05)  terhadap efisiensi pakan, Adapun nilai rata-rata konsumsi pakan  (gram/ekor) setiap perlakuan yaitu P0=2080,75, P1=2079,00, P2=2094,75 dan P3=2105,75, rata-rata Pertambahan bobot badan (gram/ekor) setiap perlakuan yaitu P0=896,50a, P1=902,25a, P2=939,75b dan P3=948,00b dan Efisiensi Pakan (persen) P0=43.09a, P1=43.40a, P2=44,87b dan P3=45,02b. Kesimpulan penelitian ini adalahbahwa pemberian herbal probiotik pada air minum sebesar 5 ml/liter air minum dapat meningkatkan pertambahan bobot badan dan meningkatkan efisiensi pakan. Kata Kunci: Ayam Jantan Petelur, Herbal Probiotik, Performans Ayam
PENGARUH PENAMBAHAN BIJI LAMTORO DAN GAPLEK TERFERMENTASI RHIZOPUS OLIGOSPORUS PADA PAKAN BROILER TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN PERSENTASE LEMAK ABDOMINAL Ahmad Wildan Attoriq; Badat Muwakhid; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 01 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penambahan biji lamtoro dan gaplek terfermentasi Rhizopus Oligosporus pada pakan Broiler terhadap persentase karkas dan persentase lemak abdominal. Penelitian dilakukan pada tanggal 1 Oktober – 14 Oktober 2022 di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan materi biji lamtoro, tepung gaplek, Rhizopus Oligosporus dan Broiler. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 ulangan dan 4 perlakuan. Tingkat penambahan biji Lamtoro dan Gaplek Fermentasi (LGF) dengan (P0 = 0%); (P1 = 10%); (P2 = 20%) dan (P3 = 30%). Penelitian ini menunjukkan hasil penambahan LGF berpenagruh nyata terhadap persentase karkas (P>0,05) dan berpengenagruh tidak nyata terhadap persentase lemak abdominal (P<0,05). Rerata persentase karkas (P0 = 42,92%); (P1 = 45,61%); (P2 = 46,27%); (P3 = 46,82%) dan rerata persentase lemak abdominal (P0 = 0,73%); (P1 = 0,72%); (P2 = 0,67%); (P3 = 0,66%). Berdasarkan penelitian ini hasil penambahan “biji lamtoro dan gaplek fermentasi” pada  pakan broiler fase  finisher sampai dengan tingkat penambahan 10% dapat meningkatkan persentase karkas dan menurunkan persentase lemak abdominal dengan dosis 30%.Kata kunci : Biji lamtoro, gaplek terfementasi, Rhizopus Oligosporus, Karkas, Lemak abdominal, Broiler.