cover
Contact Name
Sholihul Anwar
Contact Email
anwarstaimblora@gmail.com
Phone
+6282340291679
Journal Mail Official
anwarstaimblora@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Blora - Cepu Km. 4 Seso Kab. Blora - Jawa Tengah, Indonesia, Telp. 081325908169, email:lppm@staimuhblora.ac.id
Location
Kab. blora,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pedagogy
ISSN : 19795351     EISSN : 27231879     DOI : -
The Pedagogy Journal is a scientific publication medium related to Islamic education. This journal is managed by STAI Muhammadiyah Blora under the supervision of the Institute for Research and Community Service (LPPM). This journal contains scientific works from lecturers, teachers, students, and other researchers conducting studies on Islamic education and multiculturalisme. The scientific works published in this journal are the results of both library and field research that have not been published in any other journal. This journal is published twice a year, in April and December. Indexing 2024-10-15 The journal has been indexed by several indexing engines such as Google Schooler, Scopus The focus of Jurnal Pedagogy is the leading journal in the field of Islamic education and multiculturalism. Scope: - Islamic Education and Multiculturalism - Islamic Education and Democracy - Islamic Education and Leadership - Islamic Educational in Madrasah (Islamic Schools) - Islamic Educational in Pesantren (Islamic Boarding School) - Islamic Educational in University. - Islamic Education for Disabilities - Islamic Education Thought - Progressive Islamic Education - Traditional and Conservative Islamic Education - Technology in Islamic Education - Community-Based Islamic Education
Articles 164 Documents
Objek Kajian dan Urgensi Mempelajari Sejarah dan Peradaban Islam Widodo, Widodo
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 3 (2017): Volume 10 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i3.62

Abstract

mempelajari sejarah peradaban Islam diharapkan seseorang dapat mengetahui dan memahami pertumbuhan dan perkembangan peradaban Islam, sejak zaman lahirnya sampai masa sekarang. Sejarah peradaban Islam tidak hanya memiliki manfaat yang sangat besar dalam pembangunan dan pengembangan peradaban Islam, namun dapat pula menyelesaikan problematika peradaban Islam pada masa kini. Disamping itu, dapat memunculkan peradaban Islam pada masa kini. Di samping itu, dapat memunculkan sikap positif terhadap bebagai perubahan sistem peradaban Islam. Obyek penelitian dari sejarah dan peradaban Islam tidak lepas dari definisi sejarah dan peradaban itu serndiri. Menurut Sidi Gazalba, sejarah adalah gambaran masa lalu tentang manusia dan sekitarnya sebagai makhluk sosial, yang disusun secara ilmiah dan lengkap, meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan kepahaman tentang apa yang telah berlalu itu. Adapun peradaban menurut ahli Anthropologi De Haan. Peradaban adalah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi dan ilmu teknik. Jadi semua bidang kehidupan untuk kegunaan praktis. Sedangkan kebudayaan adalah semua yang berasal dari hasrat dan gairah yang lebih tinggi dan murni yang berada di atas tujuan praktis dalam hubungan masyarakat, misalnya, puisi, etika, agama, ilmu, filsafat dan lain-lain. Dengan demikian, pengertian Sejarah Peradaban Islam adalah keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan peradaban Islam dari satu waktu ke waktu lain, sejak zaman lahirnya Islam sampai sekarang. Keyword : Objek, Urgensi, Sejarah Peradaban Islam
Nilai – Nilai Pendidikan Akhlak dalam Q.S. Ali Imran Ayat 159 -160 Nurhartanto, Armin
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 3 (2017): Volume 10 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i3.63

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah munculnya fenomena kemerosotan akhlak yang penulis temukan dikalangan para pemuda. Adanya tindak kriminal, tawuran,degradasi moral adalah satu penyebab kemerosotan akhlak. Menyadari pentingnya kedudukan dan fungsi al-Qur'an bagi umat manusia maka pengaplikasiannya menjadi penting dan wajib sebagai bentuk kepedulian bersama khususnya umat Islam, sehingga nilai-nilai pendidikan akhlak yang tercakup di dalamnya bisa disampaikan dengan baik kepada manusia. Bermula dari keadaan inilah penulis tertarik untuk mengkaji lebih mendalam nilai-nilai pendidikan akhlak yang tertuang dalam QS.Ali Imran : 159-160. Penelitian ini bertujuan; 1) Untuk mengetahui nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam Q.S. Ali Imran : 159-160, 2) Untuk mengetahui bagaimana konsep pendidikan akhlak dalam perspektif Q.S. Ali Imran : 159-160, 3) Untuk mengetahui apa implikasinya bagi Pendidikan Agama Islam di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library). Sumber dataprimer adalah Q.S. Ali Imran : 159-160. Sedangkan data sekundernya berupa buku, artikel, atau tulisan yang berbicara tentang perbaikan akhlak dan penanaman nilai-nilai pendidikan akhlak yang diyakini memiliki nilai kebenaran mutlak baik redaksi maupun isinya. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan didaktik–psikologis dan pendekatan tematik (maudhui'i) dengan analisis kualitatif, kemudian diolah kembali dengan menggunakan metode deduktif, induktif dan komparatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, 1) Nilai-Nilai akhlak yang terkandung dalam Q.S. Ali Imran: 159-160 adalah sikap lemah lembut, memaafkan, bermusyawarah dalam memutuskan persoalan bersama, bertawakkal, dan yakin akan pertolongan Allah. 2) Dalam konsep pendidikan akhlak, penelitian ini menunjukkan gaya kepemimpinan Nabi yang lemah lembut, mengutamakan musyawarah untuk memutuskan kepentingan bersama, walaupun beliau mempunyai otoritas sebagai pemimpin tertinggi. Nilai-nilai akhlak yang lain adalah tawakkal kepada Allah sebagai bentuk penyerahan diri. 3) Implikasi dari konsep pendidikan akhlak menurut QS. Ali Imran : 159-160 adalah pola pengajaran berbasis akhlak dengan memberikan pengajaran kepada siswa secara santun. Guru harus mengajar dengan melihat segala kelebihan dan potensi siswa, sehingga siswa dapat lebih mengembangkan dirinya. Rekomendasi dari penelitian ini adalah bagaimana sekolah sebagai lembaga pendidikan mampu menanamkan nilail-nilai yang terkandung dalam Q.S. Ali Imran: 159-160 kepada para siswanya, agar para siswa dapat meneladani dan mempraktikkan sikap dan keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: akhlak, nilai, implikasi dalam kependidikan.
Problematika Pendidikan Islam di Era Globalisasi Purnawanto, Ahmad Teguh
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 3 (2017): Volume 10 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i3.64

Abstract

Visi dan misi pendidikan islam adalah rahmatan lil "˜alamiin, yaitu menjadikan pendidikan Islam sebagai pencetus, penggerak, perubah, dan pembentukan manusia menjadi makhluk yang memberikan rahmat bagi seluruh alam beserta isnya. Adanya Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional di tahun 2003 harus dilihat sebagai respon cerdas bangsa Indonesia dalam mewaspadai tantangan globalisasi yang dapat menghilangkan identitas bangsa, sehingga hanya menjadi bangsa pecundang dalam percaturan dunia. Langkahlangkah untuk menghadapi tantangan ini berupa keteladanan dari pihak-pihak yang menjadi panutan bagi peserta didik, pembiasaan pada hal-hal yang baik, pemberian nasihat secara kontinyu, pengawasan berupa tindakan evaluatif yang dilakukan secara edukatif, serta keseimbangan antara pemberian hukuman punishment) dan penghargaan (reward). Kata Kunci: Pendidikan Islam, karakter bangsa, globalisasi.
Keistemewaan Al-Qur'an Hayati, Mardiyan
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 3 (2017): Volume 10 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i3.65

Abstract

Manusia dengan akal yang dimilikinya tidak mampu merenungkan ciptaan Allah di muka bumi dan di alam semesta. Mereka tidak mencoba untuk menyempatkan diri mentadabburi kebesaran Tuhan yang terlukis pada alam semesta. Sehingga Allah mengutus setiap rasul pada kaumnya. Kemudian bersamaan dengan itu Allah bekali setiap rasul dengan mukjizat sebagai tandingan terhadap kemampuan diluar kebiasaan yang berkembang ditengah-tengah kaumnya. Kemampuan luar biasa atau yang lebih sering dikenal sebagai mukjizat yang dimiliki oleh setiap rasul untuk menandingi dan mengalahkan kemampuan luar biasa yang ada di kaum mereka sehingga dengan adanya itu mereka tidak sanggup melawan dan muncullah perasaan lemah dalam diri mereka yang pada akhirnya membawa mereka pada keimanan dengan risalah yang dibawa oleh rasul.Pembicaraan tentang kemukjizatan al-Qur'an merupakan suatu mukjizat tersendiri, dimana para peneliti tidak bisa mencapai kesempurnaan dari setiap sisi-sisi kemukjizatannya.
Dialektika Metode Studi Islam (Tela'ah Aliran Islamization of Knowledge and Scientification of Islam) Anwar, Sholihul
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 3 (2017): Volume 10 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i3.66

Abstract

Islam ketika hadir di mekah dimana peradaban Romawi-Yunani telah maju mampu menciptakan peradaban baru yang unggul dan dipercaya ilmuan barat. Jadi perlu menata kembali sains Islam dan mampu menciptakan kembali peradaban islam yang unggul. Wacana pengislaman sains berdasarkan kompromi/ dialektika aliran Islamization of Knowledge dan Scientification of Islam. Tokoh-tokoh yang dimaksudkan adalah Seyyed Hossein Nasr, seorang ahli falsafah yang berasal dari Iran, diikuti Ismail al-Faruqi, dan tokoh sarjana tempatan terawal di dalam wacana sains Islam iaitu Syed Muhammad Naquib al-Attas. Nasr merupakan tokoh falsafah dan sejarah sains yang amat berpengaruh. Pendekatan yang diambil oleh beliau terhadap sains adalah dari perspektif keagamaan dan tradisional kerana beliau merupakan sarjana yang mencoba mempertahankan sains. al-Faruqi mencoba membina pandangan alam yang menjadi asas dalam ilmu berdasarkan perspektif Islam. Al-Faruqi membincangkan hubungan yang harmoni terhadap sains, teknologi dan agama, sekaligus menyangkal pandangan lain yang melihat hubungan ini menafikan peranan Tuhan, dan beliau juga menekankan bahawa sains memerlukan agama untuk membantu ilmu ini menjadi lengkap. Naquib al-Attas mencoba mengkritisi tentang konsep sekulerisme yang dikembangkan barat terkait konsep perubahan alam fisik yang mutlak sesuai pengkajian aql dan menafikan alam metafizik sebagai dasar penemuan sains modern. Melalui pemikiran ke 3 tokoh pemikir Islam zaman kontemporer diatas, maka bisa dijadikan langkah kerja kongkrit dalam pengembangan sains Islam terutama wilayah epistimologinya. Langkah kongkritnya dengan menyadarkan para pemikir Islam melalui tarbiyatul Islamiyah baik secara formal dan non formal. Peran dari perguruan tinggi Islam menjadi pijakan awal menselaraskan sains Islam ke pada umat Islam. Keyword : Metode Studi Islam, Islamization of knowledge dan scaintifization of Islam.
Pengembangan Profesionalisme Guru melalui Penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi Guru Profesional di SMK Muhammadiyah 1 Blora Ulum, M Nurul
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 3 (2017): Volume 10 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i3.67

Abstract

Teacher as professional person has function, role and position, are very important in achieving national education vision for creating Indonesian smart and competitive people. Teacher must develop profession getting dignity. One of teacher's professional development form is to academic writing. Yet inreal situation the teacher's activities still focus on both vision and mission of education and teaching. While the scientific vision and mission in written forms and publication are often ignored. The research uses qualitative approach with descriptive method it describes the result of the research gained from interview, document analysis, participation observation and focus group discussion. The results of research show that the causes of the teacher's difficulties in academic writing involve: a) teacher's low motivation, b) having no sparitime, c) lack of comprehending about the writing technique, d) difficulty of finding out the data, e) not familiar with modern technology, f) not having reference books, g) the existence of the writing services of scientific opus, h) lack of role of MGMP activities in socializing academic writing, and i) lack of socialization from school or educational institution. Based on the research result is recommended to the headmaster in order to do on going workshop, adding the library's reference books, holding computer training, applying managerial pattern ( reward and punishment), monitoring MGMP activities, lastly doing control and observation of the evaluator's team activities related to teacher's work and the ongoing professional development's team. Keywords: professionalism, academic writing, professional teacher
Beragama dan Berbangsa Berdasarkan Nilai- Nilai Pancasila Nuraini, Siti
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 3 (2017): Volume 10 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i3.68

Abstract

Pancasila sebagai dasar Negara, Pancasila dalam kedudukan ini sering disebutkan sebagai Dasar Filsafat atau Dasar Falsafah Negara (Philodosofische Gronslag) dari Negara ,ideologi Negara atau (Staatsidee). Dalam pengertian ini pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan lain perkataan pancasila merupakan suatu dasar untuk pengatur penyelenggaraan Negara. Konsekuensinya seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan Negara terutama segala peraturan perundang-undangan termasuk proses reformasi dalam segala bidang dewasa ini, dijabarkan dan diderivasikan dari nilai-nilai Pancasila. Maka Pancasila merupakan Sumber dari Segala Sumber Hukum. Pancasila merupakan sumber kaidah hukum Negara yang secara konstitusional yang mengatur Negara Republik Indonesia beserta seluruh unsure-unsurnya yaitu rakyat, wilayah, serta pemerintahan Negara. Sebagai dasar Negara, Pancasila merupakan suatu asas krokhanian yang meliputi suasana kebatinan atau cita- cita hukum. Sehingga merupakan sumber nilai, norma serta kaidah moral maupun hukum Negara, dan menguasai hukum dasar baik yang tertulis maupun Undang-Undang Dasar,maupun yang tidak tertulis atau convensi. Dalam kedudukannya sebagai dasar Negara, Pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum. Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa, dasar negara Republik Indonesia, dan sebagai ideologi nasional. Seluruh warga negara kesatuan Republik Indonesia sudah seharusnya mengetahui, mempelajari, mendalami dan mengembangkannya serta mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari–hari dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai dengan kemampuan masing-masing individu. Yang paling penting kita sebagai warga negara Indonesia seharusnya bangga terhadap bangsa sendiri. Dengan merealisasikan sebuah teori atau pengertian dari pancasila tersebut. Sehingga adanya penerapan Pancasila oleh diri kita di dalam masyarakat, bangsa dan negara, kita dapat mengetahui hal–hal yang sebelumnya kita tidak tahu menjadi tahu. KATA KUNCI : Beragama, Berbangsa dan Nilai- Nilai Pancasila
Pendidikan Seksual pada Anak Usia Dini dalam Perspektif Islam Utami, Yeri
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 3 (2017): Volume 10 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i3.69

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana Islam mengajarkan dan menerangkan pendidikan seksual untuk anak usia dini berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah yang merupakan sumber hukum utamanya. Hal ini penting untuk dibahas mengingat begitu maraknya kasus-kasus pelecehan seksual yang terjadi pada anak usia dini.Kesalahan persepsi orang tua mengenai pendidikan ini merupakan salah satu penyebab kurangnya pemahaman anak mengenai pengetahuan seks. Pada umumnya orang tua hanya menganggap pendidikan seksual hanya hal-hal yang berkaitan dengan alat kelamin, padahal arti dari seks itu sendiri adalah hal-hal yang berkaitan dengan jenis kelamin sehingga pembahasan di dalamnya adalah tenang masalah-masalah yang meliputi fungsi organ reproduksi dengan menanamkan moral, etika, serta komitmen agama agar tidak terjadi "penyalahgunaan" organ reproduksi tersebut, serta mengarahkan anak agar sesuai fitrah seksualitasnya dengan mengenalkan anak bagaimana bersikap, berfikif dan merasa seperti gendernya. Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan bagaimana Islam mengajarkan pendidikan seks bagi anak terutama saat masih usia dini sesuai dengan sumber hukum Islam yaitu AlQur'an dan Hadis. Beberapa ayat Al-Qur'an yang membahas pendidikan ini diataranya adalah QS. An-Nur ayat 30-31, QS. Al-Ahzab ayat 59, QS. Al-Isra ayat 32, QS. Al-Furqan ayat 68-69, dan QS. An-Nur ayat 58-59, serta beberapa diantaranya penjelasan dari hadis dan bagaimana Rasulullah mengajarkan pendidikan seksual bagi anak usia dini. Kata kunci: Pendidikan Seksual, Anak Usia Dini, perspektif Islam.
Implementasi Metode Pembelajaran Everyone is a Teacher Here untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 2 Blora Murtyaningsih, Rina
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 3 (2017): Volume 10 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i3.70

Abstract

Pendidikan saat ini tidak terlepas dari peranan guru sebagai pengajar dan siswa sebagai peserta didik. Latar belakang diadakannya penelitian ini salah satunya untuk mengatasi permasalahan yang ada selama ini, termasuk dalam pembelajaran pendidikan agama islam, diantaranya siswa cenderung merasa bosan jika belajar pendidikan agama islam. Jika hal ini terus terjadi, maka prestasi siswa dalam belajar pendidikan agama islam akan menurun. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembelajaran Everyone Is a Teacher Here (semua bisa jadi guru) untuk meningkatkan prestasi belajar pendidikan agama islam siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Blora tahun ajaran 2015 / 2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dalam pelaksanaan penelitian terdapat pre-test tujuannya adalah untuk mengetahui prestasi belajar siswa sebelum dilakukan penelitian, dan post-test tujuannya untuk mengetahui prestasi belajar siswa setelah menggunakan metode pembelajaran Everyone Is a Teacher Here (semua bisa jadi guru). Teknik-teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, dan teknik analisis data berupa analisis data kualitatif. Hasil penelitian dengan menggunakan metode pembelajaran Everyone Is a Teacher Here (semua bisa jadi guru) mengalami siswa menjadi aktif dalam pembelajaran serta peningkatan prestasi belajar siswa. Keyword : Metode everyone a teacher dan prestasi belajar
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Ekonomi/ Akuntansi dengan Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS (Think Pair Share) pada Kelas XI IPS 1 MA Sultan Agung Ngawen Tahun Pelajaran 2016/ 2017 Puspitosari, Liliana Endah
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 4 (2017): Volume 10 Nomor 4 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i4.71

Abstract

Judul Penelitian ini UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI/AKUNTANSI DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS (THINK PAIR SHARE) PADA KELAS XI IPS 1 MA SULTAN AGUNG NGAWEN TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017 (Penelitian Tindakan Kelas). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi/ akuntansi pada siswa kelas XI IPS 1 MA Sultan Agung Ngawen tahun pelajaran 2016/ 2017. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus di mana masing-masing siklus dilalui dengan empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi tindakan; dan (4) refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS 1 MA Sultan Agung Ngawen tahun pelajaran 2016/ 2017 sebanyak 38 siswa dengan komposisi 16 laki-laki dan 22 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaborator bersama dengan guru mata pelajaran akuntansi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, teknik evaluasi atau tes, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu penerapan pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi/ akuntansi pada kelas XI IPS 1 MA Sultan Agung Ngawen tahun pelajaran 2016/2017. Hal tersebut didukung oleh faktafakta sebagai berikut: (1) Keaktifan siswa dalam apersepsi meningkat sebanyak 14%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 58% (21 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 72% (26 siswa);(2) Keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran kooperatif tipe TPS meningkat sebanyak 16%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 61% (22 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 77% (28 siswa); (3) Keaktifan siswa dalam diskusi berpasangan/ kelompok meningkat sebanyak 20%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 61% (22 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 81% (29 siswa); (4) Ketuntasan hasil belajar meningkat sebesar 15%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 68% (23 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 83% (29 siswa); (5) Keaktifan siswa dalam diskusi mengalami peningkatan terbesar dibandingkan dengan keaktifan dan ketuntasan hasil belajar siswa lainnya. Hal tersebut disebabkan siswa memberi respon yang positif terhadap tugas yang diberikan guru dengan aktif berdiskusi dalam pasangan/ kelompok. Kata kunci : pembelajaran kooperatif tipe TPS, hasil belajar, ekonomi /akuntansi

Page 5 of 17 | Total Record : 164