cover
Contact Name
-
Contact Email
lkp2m@uin-malang.ac.id
Phone
+6285173116244
Journal Mail Official
lkp2m@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Gedung Jenderal Besar H.Muhammad Soeharto (Sport Center) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Jl. Gajayana No.50, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
LoroNG
ISSN : 26848171     EISSN : 18299245     DOI : https://doi.org/10.18860/lorong.v
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah mahasiswa yang diterbitkan sebagai wadah pengkajian sosial dan budaya. Jurnal ini bertujuan menjadi tempat pengembangan kemampuan kritis dan analitis mahasiswa serta menjadi sarana untuk menggairahkan kembali tradisi menulis di kalangan akademisi. Lorong memuat tulisan ilmiah populer, gagasan orisinal yang kritis dan segar, serta ulasan buku. Jurnal ini diterbitkan secara berkala pada bulan Juni dan Desember setiap tahun oleh UKM LKP2M (Lembaga Kajian Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Articles 155 Documents
Gender dan Pendidikan: Pengaruh Kuasa dan Doktrin Agama dalam Kasus Unwanted Pregnancy Remaja Wanita Putri, Anisa
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i1.394

Abstract

Keberadaan wanita selalu diakaitkan dengan penilaian fisik dan moralitas yang berlaku.Tidak jarang wanita mengalami diskriminasi akibat kontrol moral pulik yang mempengaruhipenjaminan haknya. Seperti kasus pemutusan hak pendidikan pada siswi yang terdampakunwated pregnancy, yang terkesan memberikan cela diskriminasi dan bias patriarki dalampenjaminan hak publiknya. Peneliti dalam tulisannya mencoba mengkaji lebih mendalammengenai pengaruh kuasa dan doktrin agama yang berlaku dalam mempengaruhi hak publiksiswi terdampak unwated pregnancy pasa dikeluarkan dari sekolah. Objek penelitian ini adalahsiswi terdampak kehamilan di Indonesia tidak dikehendaki yang mendapat sanki drop out danguru atau pejabat pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif denganmenggunakan teknik penggalian data wawancara tematik dan teknik analisis tematik. Melaluihasil analisis data, ditemukan bahwasannya sistem yang digunakan dalam penyelenggaraanpendidikan banyak didasarkan pada kepentingan nama baik lembaga, kepentingan politik danjuga doktrin dari norma atau nilai agama yang berlaku secara mayoritas. Sistem pendidikanitu sendiri dibuat dengan tidak melibatkan peserta didik sebagai objek pendidikan, sehinggaterjadi ketimpangan dalam bentuk kebijakan yang dehumnis.Kata Kunci: Kuasa, Doktrin Agama, Pendidikan, Patriarki, Unawted Pregancy
Pengembangan RETEENA (The Reader for Tunanetra): Media Pembelajaran berbasis Mobile Learning sebagai Upaya mempermudah Membaca Buku pada Tunanetra di Sekolah Inklusif Mulyawati, Nur Wagis; At Thariq, Zahid Zuffar
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i1.398

Abstract

Masih banyak anak di Indonesia yang tidak bisa bersekolah. Tidak hanya anak reguler, AnakBerkebutuhan Khusus (ABK) termasuk di dalamnya karena masih kurangnya sekolah SLByang disediakan. Oleh karena itu Pemerintah berusaha agar ABK bisa bersekolah denganmengembangkan konsep sekolah inklusif. Namun dalam pelaksanaannya terdapat hambatanuntuk anak berkebutuhan khusus salah satunya tunanetra. Tunanetra adalah gangguanpenglihatan. Mereka mendapatkan media pembelajaran yaitu buku yang sama dengananak reguler, dimana tidak adak huruf brille yang memudahkan anak tunanetra dalammembaca. Mereka belajar harus menunggu pendamping untuk membacakan. Penelitianini menggunakan pendekatan pengembangan dan kuantitatif. Berdasarkan permasalahantersebut, penulis menawarkan sebuah solusi berupa RETEENA yaitu media pembelajaranbagi penyandang tunanetra berbasis Mobile Learning yang dapat diaplikasikan dalamhandphone. Media pembelajaran ini bertujuan untuk memudahkan penyandang tunanetradalam membaca dan belajar.Kata Kunci: Tunanetra, Sekolah Inklusif, Mobile learning, Aplikasi Reteena
Teknik Modeling Sebagai Upaya Akselerasi Kemampuan Menulis Pada Anak Down Syndrome di SDN Kidul Dalem I Nuryadi, Dewi Puspitasari
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i1.401

Abstract

Keterbatasan yang dimiliki oleh Anak berkebutuhan khusus, terutama dengan anak Downssyndrome, juga memiliki hak dalam belajar. Terutama bagi anak Downs syndrome sendiri,mengalami kesulitan dalam belajar dan juga adanya kesulitan dalam menulis. Penelitianmenggunakan teknik Modeling sebagai upaya akselerasi kemampuan dalam menulis.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Rumusan masalah: pertama,Bagaimana Penerapan Teknik Modeling Sebagai Upaya Akselerasi Kemampuan MenulisAnak Downs Syndrome. Kedua, Bagaimana Hasil Dari Penerapan Teknik Modeling SebagaiUpaya Akselerasi Kemampuan Menulis Anak Downs Syndrome. Dalam memberikan pelajaranmenulis pada anak yang berkebutuhan Downs syndrome harus melakukan tahapan dalammengenali bentuk tulisan terlebih dahulu kemudian memberikan penguatan bagaimanabentuk tulisan huruf tersebut. Kemudian adanya pelafalan bunyi ketika menulis bentukhuruf yang sedang dipelajari.Kata Kunci: Downs syndrome, Teknik Modeling, Kemampuan Menulis
Konsep Pluralisme Aliran Kebatinan: Relevansi Ajaran Ilmu Sejati dengan Ideologi Pancasila (Studi Kasus Desa Gadung Sari Kec. Tirtoyudo Kab. Malang) Alfian, Syahrul
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i1.403

Abstract

Ajaran Ilmu Sejati yang terkandung dalam surat “penget” dan laku wirid yang dilakukan olehpengikutnya menimbulkan kecurigaan di masyarakat yang berpotensi menimbulkan konflikhorizontal, walaupun sejak awal berdirinya aliran ini mendeklaraskan diri sebagai alirankebudayaan yang bertujuan untuk mecapai kesucian dan keluhuran hidup. Jenis penelitianini menggunakan kulitatif deskriptif. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan beberapatemuan di lapangan sebagai berikut, Pertama, keterkaitan erat terjadi pada ajaran aliran inidengan ideologi Pancasila. Dimana keduanya sama-sama mengusung konsep pluralismedan multikulturalisme. Aliran ini juga menganggap Pancasila sebagai prinsip Negarayang paripurna dan mengecam upaya konservatifisme terhadap ideologi Pancasila, Kedua,pokok ajaran Aliran Ilmu Sejati yang ada pada surat “penget” menitikberatkan pada ketaatanpengikutnya pemerintahan yang sah dan mendukung program pemerintah yang berdampakpositif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.Kata Kunci: Aliran Kebatinan, Ilmu Sejati, Pancasila
Hegemoni Napoleon dalam Novel Animal Farm Karya George Orwell Perspektif Antonio Gramsci Addaraini, Ahmad Faiz Mahbubi
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i1.407

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk mengetahui bentuk-bentuk hegemoni gramsci yang dilakukanoleh tokoh utama dalam novel Animal Farm. Novel Animal Farm menceritakan bagaimanahegemoni tersebut bermula dan terbentuk secara massif dalam satu masyarakat. Gramscisendiri banyak berbicara mengenai konsensus dan supremasi kelas yang dapat diterapkandan menciptakan bentuk hegemoninya sendiri sehingga dikenal dengan hegemoni Gramsci.Gagasan hegemoni sendiri adalah upaya untuk menguasai pihak tertentu dengan ataupuntanpa didasari kesadaran pihak terhegemoni. Jenis penelitian yang digunakan adalahpenelitian kualitatif deskriptif dan jika dilihat dari tempat pengambilan data, maka penelitianini termasuk library research. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara membaca danmencatat. Teknik analisis data menggunakan teknik Creswell, yaitu mengorganisasikan data,membuat memo, mengklasifikasikan data, menafsirkan data dan menyajikan data. Hasilpenelitian ini adalah ditemukannya 3 bentuk hegemoni gramsci yang digunakan oleh kelassuperior untuk melanggengkan kekuasaan.Kata Kunci : Hegemoni Gramsci, Supremasi kelas, dan Novel
Relevansi Romantisisme Melawan Kerusakan Lingkungan Ramadhani, Alifia Rahmawati
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i1.410

Abstract

Kerusakan lingkungan saat ini mendekati ambang batas daya dukung lingkungansehingga menimbulkan kompleksitas bencana dalam berbagai aspek. Sistem kapitalismedan industrialisme ditunjuk sebagai basis pengeksploitasian alam hingga berujung padakerusakan lingkungan yang kronis. Namun langgengnya sistem tersebut tidak luput dariperan manusia, dimana paradigma berkaitan erat terhadap pengambilan sikap. MenurutFritjof Capra, paradigma mekanistik Descartes dalam memandang alam turut mendorongkerusakan lingkungan. Melalui cogito ergo sum-nya, rasio ditempatkan pada tingkatan tertinggi.Hal ini bertolak belakang terhadap keholistikan sebagai upaya pelestarian alam. Kemudiangerakan romantisisme pada abad ke-18 hadir melawan hegemoni rasio-mekanistik.Tujuannya mengembalikan tradisi Aristotelian yang berfokus pada alam sebagai kesatuanpadu dan organik. Namun, kini gerakan romantisisme dinilai tidak kuat secara fundamental.Hal ini disebabkan kualitas rasa sebagai tolak ukur romantisisme bertentangan dengan obsesimasyarakat terhadap fenomena yang dapat dikuantifikasi saja. Tulisan ini berusaha menarikbenang merah atas paradigma romantisisme serta relevansinya dalam melawan kerusakanlingkungan.Kata kunci: Kerusakan alam, rasio-mekanistik, Descartes, romantisisme
Konstruksi Hukum Reklamasi Terhadap Pelaku Pertambangan Ilegal Rahmawati, Nora Dwi
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i1.412

Abstract

Pertambangan batubara merupakan salah satu komoditas yang paling menguntungkan diIndonesia. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 menyatakan bahwa setiap usahapertambangan harus berdasarkan IUP, IUPK, dan IPR. Pemegang izin pertambanganmempunyai kewajiban reklamasi dan pascatambang. Namun, Data KLHK 2018 menyebutkanterdapat 8.683 titik pertambangan ilegal di Indonesia. Undang-Undang Nomor 4 tahun2009 menyatakan bahwa pelaku pertambangan ilegal hanya dikenai sanksi pidana, dan tidakdiwajibkan rekalamasi, sehingga tidak ada pertanggungjawaban terkait bekas lubang galiantambang.Berdasarkan hal tersebut, maka fokus penelitian ini adalah terkait pengaturankewajiban reklamasi terhadap pelaku pertambangan ilegal. Jenis penelitian ini adalah yuridisnormatif dengan pendekatan statute approach dan pendekatan konseptual. Hasil penelitianini adalah perlu adanya aturan terkait kewajiban reklamasi bagi pelaku pertambangan ilegalselain sanksi pidana dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang PertambanganMineral dan Batubara.Kata Kunci: Pertambangan Ilegal, Reklamasi
Interaksi Sosial Antar Etnis Hindu Bali dan Muslim di Desa Mulyosari Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur Nurjannah, Rafika
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i2.936

Abstract

This study aims to reveal the patterns of social interaction that occur between Balinese Hindus as immigrants and Lampung Muslims as natives in Mulyosari Village. As well as see how the communication pattern that becomes a bridge during the process of social interaction runs between the two. This study uses a qualitative approach and descriptive analysis method. Data collection techniques include observations, interviews, and documentation. The results of the study show that the forms of social interaction between the Balinese Hindu community and the Lampung Muslims are cooperation, accommodation, and assimilation. Meanwhile, conflict or conflict in social interaction is not clear. And for communication patterns that act as intermediaries in bridging during the process of social interaction taking place in a circular form because of the feedback between the communicant and the communicator and also linear, the communication process runs in one direction with the difference in strata between the communicator and the communicant. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimanakah pola interaksi sosial yang terjadi antara masyarakat Hindu Bali sebagai pendatang dengan Muslim Lampung sebagai pribumi di Desa Mulyosari. Serta melihat bagaimana pola komunikasi yang menjadi jembatan selama proses interaksi sosial berjalan di antara keduanya. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk interaksi sosial antara masyarakat Hindu Bali dengan Muslim Lampung berupa kerja sama, akomodasi, dan asimilasi. Sedangkan untuk konflik atau pertentangan dalam interaksi sosial tidak tampak jelas. Dan untuk pola komunikasi yang menjadi perantara dalam menjembatani selama proses interaksi sosial berlangsung berbentuk sirkular karena adanya feedback atau umpan balik antara komunikan dan komunikator dan juga linier proses komunikasinya berjalan satu arah dengan adanya perbedaan strata antara komunikator dan komunikan.
Kebijakan Politis Presiden Soeharto untuk Melanggengkan Kekuasaannya Zaman, Jamrud Qomaruz
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i2.938

Abstract

Indonesia is a democratic country that highly values the interests of its people. Therefore, authoritarian actions and absolute power by a leader do not show democratic values. Nevertheless, Indonesia has been recorded in its history to be led by an authoritarian and longstanding president, President Soekarno and President Suharto. Suharto was in power the longest between the two presidents, approximately 30 years (1968-1998). One of Suharto’s leadership hallmarks that distinguished him from other presidential leaderships was the formation of the ABRI Dwi Function doctrine. With the Dwi Function ABRI formation, Suharto intended to make it his prominent supporter in politics. The application of the dual function of ABRI has another motive to strengthen Suharto’s power during his presidency by making the party with the tremendous potential to overthrow him be subtly removed or made into an ally, namely the military. The policies to maintain his power, among others, were realized by giving the post of general to someone who was not capable, purging leftists (PKI), restricting the press, acting harshly on demonstrators, and attracting the sympathy of the Islamic group to be used. Negara Indonesia merupakan negara demokrasi yang sangat mengagungkan kepentingan rakyatnya. Oleh sebab itu tindakan otoriter dan berkuasa mutlak oleh seorang pemimpin sangat tidak menunjukkan nilai-nilai demokrasi. Walaupun demikian, Indonesia pernah tercatat dalam sejarahnya dipimpin oleh seorang presiden yang otoriter dan berkuasa lama, yakni presiden Soekarno dan presiden Soeharto. Diantara kedua presiden tersebut, Soeharto yang berkuasa paling lama dengan waktu lebih kurang 30 tahun (1968-1998). Salah satu ciri khas dari kepemimpinan Soeharto yang membedakannya dengan kepemimpinan presiden lainnya adalah pembentukan doktrin Dwi Fungsi ABRI. Dengan pembentukan Dwi Fungsi ABRI, Soeharto berniat menjadikannya sebagai pendukung utamanya dalam berpolitik. Penerapan Dwi Fungsi ABRI memiliki motif lain sehingga dapat memperkokoh kekuasaan Soeharto selama menjadi presiden dengan menjadikan pihak yang akan berpotensi besar melengserkannya dapat disingkirkan secara halus atau dijadikan sekutu, yaitu pihak militer. Adapun kebijakan-kebijakan sebagai upaya mempertahankan kekuasaanya tersebut antara lain diwujudkan dengan memberi jabatan jenderal kepada seseorang yang tidak cakap, membersihkan penganut paham kiri (PKI), membatasi pers, bertindak kasar terhadap para demonstran, dan menarik simpati golongan Islam untuk diperalat.
Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah dengan Pemberdayaan Relawan Bunga (Belajar Keuangan Syariah) dan Penerapan NERACAH (Senandung Ceramah dan Bacaan Keuangan Syariah) Bagi Masyarakat Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari Malang) Syahputra Hasibuan, Razali Ade
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i2.939

Abstract

The condition of Islamic financial literacy must continue to accept all breakthroughs to support its growth and development. The aim is to educate the public about how important and useful Islamic finance is in life. With the existence of a financial concept that is run based on Islamic principles, it is expected to support the welfare, blessing, and halalness of various financial activities. Especially for the Muslim community in Indonesia. Therefore, this study discusses the effectiveness of the BUNGA volunteer recruitment program and the application of NERACAH products in Benel Hamlet, Baturetno Village, Singosari District, Malang. The methodology used in this study is a qualitative descriptive method. With data collection techniques using the method of observation, interviews, and documentation. Several references related to the level of Islamic financial literacy, and previous research with the concept and aim of increasing Islamic financial literacy were used to support this research. The results showed that the level of Islamic financial literacy of the people of Benel Hamlet, Baturetno Village, Singosari District, had a fairly low level of Islamic financial literacy. Public understanding is only limited to knowing, not knowing, and understanding the concepts and systems of Islamic finance. Although 100% of the population is Muslim, the community is still strong in Kejawen customs. For that, we need a solution to this problem. Improving Islamic financial literacy through the empowerment of BUNGA (Sharia Finance) volunteers and the application of NERACAH products (Sanndung Lectures and Sharia Financial Readings) in Benel Hamlet, Baturetno Village, Singosari District. This program is expected to increase Islamic financial literacy in Benel Hamlet, Baturetno Village, Singosari District. Kondisi literasi keuangan syariah harus terus menerima segala terobosan baru untuk menunjang pertumbahan dan perkembangannya. Tujuannya adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang betapa penting dan bermanfaatnya keuangan syariah dalam kehidupan. Dengan adanya sebuah konsep keuangan yang dijalankan berdasarkan prinsip Islam, maka diharapkan dapat menunjang kesejahteraan, keberkahan dan kehalalan berbagai aktivitas keuangan. Terutama bagi masyarakat muslim di Indonesia. Karena itu, penelitian ini membahas tentang keefektifan program perekrutan volunteer BUNGA dan penerapan produk NERACAH di Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari Malang. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi. Beberapa referensi yang berkaitan mengenai tingkat literasi keuangan syariah, dan penelitian terdahulu yang berkonsep dan bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah digunakan untuk mendukung penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah masyarakat Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari, memiliki tingkat literasi keuangan syariah yang cukup rendah. Pemahaman masyarakat hanya sebatas mengetahui, tidak mengenal dan memahami konsep dan sistem keuangan syariah. Meskipun 100% penduduknya Islam, tetapi masyarakat masih kental akan adat Kejawen. Untuk itu diperlukan solusi atas permasalahan ini. Peningkatan literasi keuangan syariah melalui pemberdayaan relawan BUNGA (Belajar Keuangan Syariah) dan penerapan produk NERACAH (Senandung Ceramah dan Bacaan Keuangan Syariah) di Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari. Dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan syariah di Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari.

Page 9 of 16 | Total Record : 155