cover
Contact Name
Devita Sulistiana
Contact Email
data.kiriman@gmail.com
Phone
+6281334186876
Journal Mail Official
konstruktivisme@unisbablitar.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No. 4 Kec. Sananwetan, Kota Blitar
Location
Kota blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 19799438     EISSN : 24422355     DOI : https://doi.org/10.35457/konstruk
Core Subject : Education,
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran publishes the original papers of research articles or reviews discussing the issues of primary to higher education in the fields of: Language and language education Social and humanities education Science education Education issues and policy Educational testing and assessment Curriculum and pedagogies Teaching material development Teaching methodology Education management Teaching innovation and technology Education sciences Education evaluation
Articles 307 Documents
Pembelajaran Bahasa Arab Daring di Komunitas Diaspora Indonesia Madinah: Studi Kualitatif Peran Mahasiswa KKNI UMSU Sinaga, Indah Permata; Harfiani, Rizka
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/dxhghp65

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKNI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dalam pembelajaran Bahasa Arab secara daring bagi komunitas diaspora Indonesia di POKJAR Madinah Al-Munawwarah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan selama 23 hari. Informan terdiri atas mahasiswa KKNI, guru, siswa jenjang SD hingga SMA, serta orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran daring, wawancara semi-terstruktur, diskusi kelompok fokus, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KKNI berperan sebagai pengajar, motivator, dan agen penanaman nilai-nilai Islam melalui penerapan Kurikulum Merdeka berbasis Contextual Teaching and Learning yang diadaptasi ke platform digital. Program ini meningkatkan penguasaan kosakata dan struktur dasar Bahasa Arab, kemampuan percakapan sederhana, serta motivasi belajar siswa. Keberhasilan program didukung oleh motivasi spiritual, pelatihan institusional, dan fleksibilitas kurikulum, sementara kendala utama meliputi regulasi setempat, keterbatasan tenaga pengajar, kendala teknis daring, dan durasi program yang singkat.
Integrasi Nilai-Nilai Islami dalam Pembentukan Karakter Siswa di Songserm Sasana School Thailand: Studi Kasus Kualitatif Melalui Observasi Partisipatif Rostian Zalukhu, Ade; Zailani, Zailani
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grh6n505

Abstract

Pendidikan karakter Islami di konteks multikultural, khususnya wilayah Muslim minoritas, menghadapi tantangan integrasi nilai. Studi kasus kualitatif dilakukan Agustus 2025 di Songserm Sasana School, Songkhla Selatan, melalui wawancara kepala sekolah, lima guru, lima belas siswa, observasi empat minggu, serta analisis dokumen. Data dianalisis tematik melalui coding terbuka–aksial, penemuan tema, dan verifikasi; validitas dijaga dengan triangulasi dan member checking. Ditemukan lima nilai utama iman-takwa, ṣidq, amānah, istiqāmah, ta'āwun diterapkan lewat kurikulum ganda, pembiasaan religius, keteladanan guru, dan budaya asrama. Faktor pendukung meliputi komitmen stakeholder, lingkungan religius, sistem asrama, dukungan komunitas; hambatan mencakup perbedaan budaya, keterbatasan sumber daya, variasi kompetensi guru, pengaruh media sosial, serta evaluasi karakter. Model integrasi ini menunjukkan relevansi global pendidikan Islam lintas budaya dan menekankan pentingnya pelatihan guru berbasis pedagogi nilai, instrumen evaluasi terukur, serta kolaborasi sekolah-keluarga-komunitas. Temuan ini memperkuat kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kebijakan pendidikan karakter kontekstual di berbagai setting internasional masa depan.
Dampak Model Pembelajaran Decision-Making: Hasil Belajar Siswa di Pendidikan Agama Islam Ferdiansyah, Rifky; Rifky, Ferdiansnyah; Syafe’I, Imam; Romlah, Listiyani Siti
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/e6akad29

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan pola pikir siswa yang kritis dan religius. Namun, hasil observasi awal di SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung menunjukkan bahwa proses pembelajaran PAI masih bersifat pasif, dengan dominasi metode konvensional yang kurang menstimulasi kemampuan berpikir tingkat tinggi, terutama pada level kognitif C6 (mencipta). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran decision making terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen dan desain post-test only control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IX.D sebagai kelas eksperimen dan IX.E sebagai kelas kontrol, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Perlakuan berupa penerapan model decision making diberikan kepada kelas eksperimen melalui delapan tahapan sintaksis pembelajaran, seperti merumuskan masalah, mengeksplorasi alternatif solusi, hingga mengambil keputusan secara logis dan bertanggung jawab. Hasil belajar siswa diukur menggunakan tes pilihan ganda yang difokuskan pada level kognitif C6. Analisis data dilakukan dengan uji-t setelah sebelumnya diuji normalitas dan homogenitasnya. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran decision making terhadap hasil belajar siswa.  
Peran Akhlak dalam Proses Pendidikan Menurut Filsafat Islam Gani, Nadia Apriliani; Yahiji, Kasim; Hasbi, Muh.
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/vnwcvb26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran akhlak dalam proses pendidikan menurut perspektif filsafat Islam. Fokus kajian diarahkan pada kedudukan akhlak sebagai tujuan, prasyarat, metode, relasi edukatif, budaya pendidikan, serta indikator keberhasilan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari karya-karya tokoh filsafat Islam klasik, khususnya Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, dan Ibn Sina, serta literatur ilmiah kontemporer yang relevan. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik dan konseptual untuk menemukan makna, pola, dan relevansi pemikiran tokoh terhadap konteks pendidikan Islam modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak memiliki posisi sentral dalam keseluruhan sistem pendidikan Islam. Akhlak tidak hanya berfungsi sebagai hasil akhir pendidikan, tetapi juga menjadi landasan utama dalam proses pendidikan, pengembangan ilmu, pembentukan karakter, serta evaluasi keberhasilan pendidikan. Ketiga tokoh sepakat bahwa pendidikan tanpa akhlak berpotensi kehilangan nilai etik dan spiritualnya. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai akhlak dalam seluruh aspek pendidikan Islam agar mampu membentuk manusia yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Pendidikan akhlak perlu direaktualisasikan secara komprehensif dalam menjawab tantangan pendidikan modern dan krisis moral global.
Evaluasi Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam Menengah Agista, Wilda; Hendrawati, Titi
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/xw39f039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi evaluasi pembelajaran berbasis digital dalam perspektif manajemen pendidikan Islam pada jenjang pendidikan menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada salah satu lembaga pendidikan Islam. Partisipan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berbasis digital telah meningkatkan efisiensi administratif dan transparansi penilaian melalui penggunaan Learning Management System (LMS) dan platform daring. Namun demikian, integrasi nilai-nilai Islam dalam sistem evaluasi belum terstruktur secara sistematis dan masih berorientasi pada aspek kognitif. Selain itu, umpan balik reflektif yang mendukung assessment for learning belum optimal. Tantangan implementasi meliputi kompetensi digital guru yang belum merata serta belum adanya kebijakan standar evaluasi digital berbasis nilai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan evaluasi pembelajaran digital dalam konteks pendidikan Islam memerlukan sinergi antara kesiapan teknologi, kompetensi pedagogis digital, dan integrasi nilai dalam sistem penilaian. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model evaluasi digital berbasis nilai dalam manajemen pendidikan Islam.
Integrasi Kearifan Lokal Soku Ja’dha dalam Pembelajaran Biologi: Kajian Etnografi Kesehatan Ibu Pascamelahirkan Maria Waldetrudis Lidi; Azizah Amalia Abbas; Fadhila Chairul Nisa
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/5knv0y45

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik tradisi Soku Ja’dha, yaitu larangan mengonsumsi nasi bagi ibu pascamelahirkan yang masih dipertahankan oleh masyarakat Woloare A, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Tradisi ini diyakini sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus sebagai cara untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi pascapersalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan tradisi Soku Ja’dha, menganalisis kandungan gizi makanan yang diperbolehkan selama masa pantang, serta menelusuri peluang pemanfaatannya sebagai bahan ajar kontekstual dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta telaah pustaka. Temuan penelitian mengungkap bahwa dalam tradisi Soku Ja’dha, ibu yang baru melahirkan dilarang mengonsumsi nasi, daging, serta beberapa jenis sayuran. Sebagai alternatif, makanan yang diperkenankan—antara lain daun ubi kayu, jagung, ikan tembang, pepaya, sawo, dan alpukat—mengandung berbagai nutrisi penting, seperti protein nabati, zat besi, vitamin A dan C, serta omega-3, yang berperan dalam proses pemulihan dan mendukung produksi ASI. Meskipun tidak sepenuhnya selaras dengan prinsip medis modern, praktik ini dapat dipahami secara ilmiah dan berkontribusi pada kesehatan ibu jika diterapkan dengan bijak. Selain itu, tradisi ini memiliki nilai edukatif yang tinggi karena dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran biologi untuk menjelaskan topik nutrisi, sistem reproduksi, dan fisiologi manusia secara kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan kearifan lokal sebagai pendekatan etnopedagogi dalam pendidikan sains di Indonesia.
Correlational Descriptive Analysis of Digital Literacy Among Generation Z Prospective Teachers Asyti Febliza; Putri Ade Rahma Yulis; Zul Afdal
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/8yb9e308

Abstract

This study aims to analyze the level of digital technology literacy among Generation Z pre-service teachers and to examine its relationship with gender and age. The research employed a quantitative approach with a descriptive correlational design. A total of 722 students from four majors, namely science, social sciences, languages, and arts, aged 18 to 23 years, participated in this study. The instrument used was a digital technology literacy questionnaire consisting of 33 items on a four-point scale. The questionnaire covered five main indicators: personal computer, smartphone, social media, online safety, and e-learning. The instrument passed validity and reliability testing with a Cronbach’s Alpha value of 0.684, indicating acceptable internal consistency.The findings show that the digital literacy level of Generation Z pre-service teachers is in the high category, with an average score of 79 percent. The smartphone, online safety, and personal computer indicators achieved the highest scores, while the social media and e-learning indicators were in the moderate category. Analysis by major also revealed consistently high levels of digital literacy, with scores between 79 and 80 percent. The chi-square test indicated a significant relationship between gender and digital literacy, while no significant relationship was found between age and digital literacy.These results indicate that Generation Z pre-service teachers have strong readiness in using digital technologies but still require strengthening in social media and e-learning literacy. The study provides important implications for educational institutions in designing curricula and learning strategies that support the development of digital competence in future teachers.
Implementasi Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Digital di Kelas 5 SD Cokroaminoto Toluaya Kabupaten Bolmong Selatan Nurul Nusi; Kasim Yahiji
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/6s4eaf22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis digital serta dampaknya terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan hasil belajar siswa. Adapun subjek penelitian ini adalah 3 guru dan 11 siswa kelas 5 Cokroaminoto Toluaya. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pembelajaran PAI berbasis digital dilakukan melalui pemanfaatan media presentasi interaktif, video pembelajaran islami, serta penggunaan aplikasi evaluasi berbasis kuis digital. Strategi ini dirancang dengan mengedepankan pendekatan student-centered learning, kolaboratif, dan kontekstual. Dampak penerapan strategi digital tersebut terlihat pada meningkatnya motivasi belajar siswa, partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta pemahaman materi yang lebih mendalam. Implementasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis digital terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas 5 SD tersebut.
Implementasi Metode Keteladanan dalam Penanaman Nilai Islami pada Anak Usia Dini di Taska Aulad Nursery dan Playschool Sukma Chalifah Segara; Zailani Zailani
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/wz0nf298

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penerapan nilai-nilai islami secara aplikatif dalam pembelajaran anak usia dini. Pada usia tersebut, anak lebih mudah memahami nilai melalui peniruan perilaku nyata dibandingkan dengan penjelasan yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode keteladanan, proses penanaman nilai-nilai Islami, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di Taska Aulad Nursery and Playschool. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling yang melibatkan pendidik dan pihak terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode keteladanan diterapkan melalui perilaku pendidik dalam kegiatan sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai Islami, seperti sopan santun, kedisiplinan, pembiasaan berdoa, dan perilaku religius lainnya. Penanaman nilai dilakukan melalui integrasi keteladanan dan pembiasaan secara berkelanjutan dalam lingkungan belajar. Keberhasilan metode ini didukung oleh komitmen pendidik dan lingkungan yang religius, sedangkan hambatannya meliputi inkonsistensi perilaku serta pengaruh lingkungan eksternal. Dengan demikian, metode keteladanan memiliki peran penting dalam membentuk karakter islami anak usia dini.
Pengembangan Model Pembelajaran Menulis Cerkak Berbantuan Artificial Intelligence Novita Rizki; Joko Sukoyo; Sucipto Hadi Purnomo
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/mhd9bd98

Abstract

Siswa SMA mempunyai motivasi belajar yang rendah dalam materi cerkak disebabkan oleh guru masih menggunakan model konvensional dan media pembelajaran yang kurang inovatif. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis. Selain itu, siswa mengalami permasalahan dalam proses menulis cerkak berupa keterbatasan kosakata dan imajinasi dalam mengembangkan ide. Permasalahan tersebut perlu segera ditangani. Salah satunya adalah dengan mengembangkan model pembelajaran menulis cerkak berbantuan Artificial Intelligence. Penelitian ini menggunakan R&D (Research and Development) dengan model ADDIE. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah terciptanya model pembelajaran menulis cerkak berbantuan AI. Komponen dalam model pembelajaran ini adalah sintagmatik, sistem sosial, sistem pendukung, prinsip reaksi, dampak instruksional dan dampak pengiring. Model pembelajaran ini dinyatakan layak oleh ahli dengan kategori persentase perkomponen, yaitu sintagmatik 78%, sistem sosial 72%, prinsip reaksi 76%, sistem pendukung 76%, dampak instruksional dan dampak pengiring 74%. Pada model pembelajaran ini, guru tetap menjadi fasilitator utama dalam pembelajaran, sedangkan AI dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pada proses menulis cerkak.