cover
Contact Name
Wasis Wuyung Wisnu Brata
Contact Email
wasisbrata@unimed.ac.id
Phone
+6282225497755
Journal Mail Official
pelitaunimed@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi FMIPA Unimed, Jl. Willem Iskandar Pasar V, Medan 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pelita Pendidikan
ISSN : 23383003     EISSN : 25023217     DOI : 10.24114/jpp.v9i1
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pelita Pendidikan, an electronic journal, provides a forum for publishing the original research articles and review articles from contributors related to biological education research. This journal encompasses original research articles and review articles, including: Learning models Learning assessment Learning media Scientific process skills Scientific literacy Scientific attitude Teaching strategy Thinking skills learning difficulties Moral knowing Teacher professional development
Articles 406 Documents
ANALISIS KUANTITAS DAN KUALITAS PERTANYAAN GURU BIOLOGI DAN SISWA MATERI SISTEM EKSKRESI Aldenan Samosir; Hasruddin Hasruddin; Herawati Dongoran
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v7i1.10523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas dan kualitas pertanyaan guru biologi dan siswa selama pembelajaran sistem ekskresi di MAN 1 Medan tahun pembelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif survei. Populasi penelitian ini adalah guru biologi kelas XI MIA dan seluruh siswa kelas XI MIA. Sampel diambil dengan teknik purposive sample dengan mengambil 3 kelas yang paling aktif dengan guru biologi yang berbeda. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi langsung selama pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa seluruh guru mengajukan pertanyaan lisan dan tulisan yang keseluruhan berjumlah 59 pertanyaan. Pertanyaan guru biologi secara lisan sebesar 81% dan pertanyaan tulisan sebesar 19%. Kualitas pertanyaan guru lebih banyak kualitas HOTS dibanding LOTS. Hasil yang berbeda ditunjukkan oleh pertanyaan yang diajukan oleh siswa, yang keseluruhan berjumlah 520 pertanyaan. Pertanyaan tulisan lebih banyak dibanding pertanyaan lisan. Pertanyaan siswa secara lisan sebesar 23% dan pertanyaan tulisan sebesar 77%. Kualitas pertanyaan yang diajukan siswa lebih banyak kualitas LOTS dibanding HOTS.
PERBANDINGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KELAS VIII IPA SMP SWASTA AN-NIZAM MEDAN Taufiq Akbar Tanjung; Uswatun Hasanah
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v5i1.10501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual dan pendekatan saintifik pada materi pokok pertumbuhan dan perkembangan di kelas VIII IPA SMP Swasta An-Nizam Medan tahun pembelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari 4 kelas. Yang menjadi sampel penelitian ada 2 kelas (Kelas VIII IPA A dan VIII IPA B) yang diambil secara acak. Pada kelas pertama pembelajaran diadakan dengan menggunakan pendekatan saintifik dan kelas kedua pembelajaran dilakukan dengan menggunakan pendekatan kontekstual. Sebelum proses belajar mengajar dimulai, terlebih dahulu dilakukan pretest, dan setelah selesai pengajaran dilakukan posttest. Data penelitian diolah untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan dengan menggunkan uji statistik t dan hasil penelitian terlebih dahulu diolah untuk mencari rata-rata (mean) dan Standard Deviasi (SD). Nilai rata-rata skor per pretest siswa kelas saintifik 3,759 dengan Standard Deviasi 1,0437. Nilai rata-rata skor postest siswa kelas saintifik 7,402 dengan Standard Deviasi 0,9329. Nilai rata-rata skor pre tes kelas kontekstual 3,555 dengan Standard Deviasi sebesar 0,9329. Nilai rata-rata skor posttest kelas kontekstual 7,014 dengan Standard Deviasi sebesar 0,8295. Dari pengujian hipotesis taraf signifikan α = 0,05 diperoleh thitung = 1,0145< ttabel = 1,9907 maka H0 diterima, Ha ditolak, berarti pada kemampuan awal tidak ada perbedaan hasil belajar siswa. Sedangkan dari hasil perhitungan hipotesis taraf signifikan α = 0,05 untuk data pos test diperoleh thitung = 2,2532 < ttabel = 1,9907. Jadi didapat bahwa thitung > ttabel, maka Ha diterima, H0 ditolak berarti ada perbedaan antara hasil belajar siswa di kelas VIII IPA A dengan menggunakan pendekatan saintifik dan VIII IPA B dengan menggunakan pendekatan kontekstual, dari hasil uji hipotesis diperoleh bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan Pendekatan Saintifik lebih baik dibandingkan yang menggunakan pendekatan kontekstual.Kata Kunci : Pendekatan Kontekstual, Pendekatan Saintifik, Hasil Belajar Siswa.
The Effect of Team Games Tournament in Biology for Students in Second Semester Grade XI of SMAN 15 Medan Academic Year 2014/ 2015 on Their Learning Outcome, Motivation, and Retention Ratih Oktaviani Ginting; Syarifuddin Syarifuddin
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v3i4.4005

Abstract

The aims of this research were investigated the effect of Team Games Tournament on students’(1) Motivation, (2) Learning Outcome, (3) Memory Retention. Two classes of students from oneschool in Medan as control (conventional learning) and experimental class (TGT). Students’leaning outcome were measured with multiple choice and essay test (pretest and post- test).Data of students’ motivation were derived from questionnaire filled by students, and studentsmemory retention were measured by retention test after 21 days. The data were analyzed withANCOVA by using SPSS v.19 software package for Windows, AnatesV4- New software, andSYSTAT. Results showed that Team Games Tournament did not have significantly affectedstudents’ model (F= 0.771; P= 0.383), corrected model (F=1.532; P= 0.214 ), sex (F= 0.930; P=0.338) and the interaction between model and sex (F= 1.612 ; P= 0.208) but, it was significantin the students intercept (F=3523.514 , P= 0.000) for the motivation of students in pretest. Thecorrected model (F= 11.774; P= 0.000), intercept (F= 4923.363; P= 0.000), and model (F=30.042; P= 0.000) were very significant, but sex (F= 0.489; P= 0.486) and the interactionbetween model and sex (F= 0.25; P= 0.874) were not significant for motivation of students inpost- test. The corrected model (F= 1.667; P= 0.182), model (F= 0.277; P= 0.601), sex (F=3.488; P= 0.66), and interaction between model and sex (F= 0.216; P= 0.274) were notsignificant, but it was significant in students intercept (F= 4505.125; P= 0.000) for learningoutcome in pretest. The corrected model (F= 14.067; P= 0.000), intercept (F= 11908.631; P=0.000), model (F= 14.433; P= 0.000), sex (F= 4.979; P= 0.000), and interaction between modeland sex (F= 4.979; P= 0.29) were very significantly for learning outcome of students in posttest,and the corrected model (P= 90.968; F= 0.000), intercept (P= 53702.422; F= 0.000), model(P= 196.175, F= 0.000), and intercation between model and sex (P= 10.414; F= 0.002) weresignificant, but it was not significant for sex (F= 0.216, P= 0.643) to students’ memory retentionKeyword : Motivation. Learning Outcome, Retention, Team Games Tournament
PENGEMBANGAN ENSIKLOPEDIA PERBANYAKAN TANAMAN MELALUI KULTUR JARINGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TAMBAHAN UNTUK SISWA SMA Fauziyah Harahap; N Nurliza; Nanda Eska Anugrah Nasution
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v8i1.17301

Abstract

This study aims to determine the feasibility of plant propagation encyclopedias through tissue culture that has been validated by material experts, media experts and by instructional design experts. This research is a Research and Development (R&D). This research model is a 4-D model modified to 3-D consisting of 3 stages, namely defining, designing, and developing. In this study, the instrument used was a questionnaire filled out by material experts, instructional design experts and media experts. From the results of the research that has been done, the results are: (1) Based on the results of the assessment by the material experts, the learning resources developed are stated to be feasible with an average percentage score of 81.3%; (2) Based on the results of the instructional design expert assessment, the learning resources developed were stated to be very feasible with an average percentage of sekor 95.4%; (3) Based on the results of the assessment of media experts, the learning resources developed are stated to be very feasible with an average percentage score of 96%.
PENGARUH METODE PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI POKOK FUNGI (JAMUR) DI KELAS X SMA SATRIA DHARMA PERBAUNGAN TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016 Yan Capri Sinaga; Sinaga Erlintan
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v4i1.3692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Peta pikiran terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok fungi (jamur) di kelas X SMA Satria Dharma Perbaungan tahun pembelajaran 2015/2016. Jenis penelitian adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Satria Dharma Perbaungan. Teknik pengambilan sampel secara acak, adapun kelas X-A sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 orang siswa dan kelas X-B sebagai kelas kontrol yang berjumlah 25 orang siswa. Kelas eksperimen diajar dengan metode peta pikiran dan kelas kontrol diajar dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes tertulis berbentuk pilihan berganda, yang diberikan sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata- rata nilai pretes kelas eksperimen adalah 61,97 dan pada kelas kontrol adalah 55,92 . Kemudian rata- rata nilai postes kelas eksperimen adalah 80,87 dan pada kelas kontrol adalah 75,68. Dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji t satu pihak menunjukkan nilai t hitung = 2,78 dan t tabel = 1,674 berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode peta pikiran terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok fungi (jamur) di kelas X SMA Satria Dharma Perbaungan Tahun Pembelajaran 2015/2016.
EFEKTIVITAS APLIKASI KAHOOT! SEBAGAI ALAT EVALUASI KOGNITIF PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS XI DI SMA NEGERI 6 MEDAN T.A 2020/2021 Afiyah Fajriyyah; Meida Nugrahalia
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v8i4.20473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aplikasi Kahoot! sebagai alat evaluasi kognitif pada materi sistem pencernaan manusia kelas XI di SMA Negeri 6 Medan T.A 2020/2021. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik random sampling. Sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI MIA 3 dan kelas XI IIS 1. Disain penelitian yang digunakan adalah pretest-postest nonequivalent control group design. Instrumen pengumpulan data terdiri dari soal kognitif berbentuk pilihan berganda dan angket efektivitas aplikasi alat evaluasi kognitif untuk siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 84,29 lebih tinggi dari nilai rata-rata posttest kelas kontrol 73,71, nilai rata-rata angket efektivitas aplikasi alat evaluasi kelas eksperimen 86,97 lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol 60,03, dan nilai rata-rata angket guru terkait efektivitas Kahoot! sebagai alat evaluasi kognitif adalah 88,75. Nilai efektivitas yang didapatkan dengan membandingkan nilai n-gain kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 1,38 yang menunjukkan aplikasi Kahoot! lebih efektif dibandingkan aplikasi paper and pen. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Kahoot! sebagai alat evaluasi kognitif efektif digunakan pada materi sistem pencernaan manusia kelas XI di SMA Negeri 6 Medan T.A 2020/2021.Kata Kunci: Efektivitas, Kahoot!, dan Evaluasi
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM INDRA MANUSIA (PENGLIHATAN, PENDENGARAN DAN PENGECAP) DI KELAS XI IPA MAN 1 STABAT Silvia Adriani; Lazuardi Lazuardi
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v5i4.8877

Abstract

This study aims to determine the students' learning difficulties from the experimental observations of human sensory, cognitive and learning indicators and factors that cause the learning difficulties in class XI of Science at MAN 1 Stabat at the year of learning 2015/2016. The study used descriptive quantitative design. Samples were taken by total sampling with 71 students. The technique of data collection used observation tests, diagnostic tests and questionnaires. The results show that the percentage of the students' learning difficulties from the highest to the lowest on cognitive aspects, they are C5, C6, C3, C4, C2 and C1 for amount 70.43%, 53.06%, 51.17%, 47.09%, 44, 72% and 34.51%. The Percentage of students' learning difficulties based on the indicators in the material of human sensory system are indicator (1) amount 65.26% categorized as very high, the indicator (2) amount 45.54% categorized as high, the indicator (3) amount 43.98% categorized as high and the indicator (4) of 53.93% categorized as very high. Internal and external factors that cause the learning difficulties of learning difficulties highest to lowest percentage are the subject matter (61.40%), the school environment (61.26%), instructional media (54.66%), intelligence (45.07%), motivation (43.48%), parents (42.69%), the environment (41.81%), psikiatik (41.19%), teachers (41.10%), interest (39.17%) and health (38.99%).Keywords: Cognitive Aspects, Human Sensory Systems, Learning Difficulties, , Learning Indicators
ANALISIS SARANA DAN PEMANFAATAN LABORATORIUM IPA (BIOLOGI) DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMA SWASTA NUSANTARA LUBUK PAKAM Nurhamidah Nasution; Ashar Hasairin
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan Desember 2016
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v4i4.6642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sarana, minat siswa, frekuensi praktikum danpemanfaatan laboratorium biologi kelas XI dalam pembelajaran biologi di SMA Swasta Nusantara LubukPakam. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa metode deskriptif dan berjenis survey explorative.Populasi yang dijadikan sebagai objek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI jurusan IPA berjumlah 4 kelas.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan secara sampel acak (random sampling) sebanyak 160orang dimana setiap unsur dari keseluruhan populasi mempunyai kesempatan atau peluang yang sama untukmenjadi sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel untuk guru dilakukan secara total sampling yaknisebanyak 2 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini antara lain observasi langsung, pembagianangket, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data diperoleh keadaan laboratorium pada sekolah sampeltergolong sangat baik dengan persentase 81,72%, minat siswa terhadap kegiatan laboratorium atau praktikumbaik rata-rata keadaannya mencapai 80,84%, dan frekuensi pemanfaatan laboratorium dalam pelaksanaanpraktikum di SMA Swasta Nusantara Lubuk Pakam diperoleh sebanyak 69%. Peranan guru dalam pembelajaranbiologi belum dapat memenuhi prinsip-prinsip pembelajaran biologi seperti yang diharapkan, termasuk belumoptimalnya pemanfaatan laboratorium sebagai sarana proses belajar mengajar.Kata kunci: Sarana Laboratorium, Pemanfaatan Laboratorium, Praktikum.
Analisis Pemahaman Konsep Siswa Materi Archaebacteria dan Eubacteria Noni Dynawati Turnip; Hasruddin Hasruddin; Riama Sirait; Mariaty Sipayung
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v6i4.10506

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep pada materi Archaebacteria dan Eubacteria di kelas X MIPA SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2017/2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2017/2018 yang berjumlah 159 orang. Sampel dalam penelitian ini terdidiri dari 3 kelas sebanyak 95 orang yang diambil secara Random sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sumber data dari penelitian ini berupa tes pilihan berganda dan wawancara. Hasil Penelitian menunjukan pemahaman konsep siswa 20% baik sekali, 32% baik, 8 % sedang dan 40% kurang. Berdasarkan indikator soal,  pemahaman konsep siswa tertinggi 76% terdapat pada indikator membedakan Archaebacteria dan Eubacteria dan pemahaman konsep terendah 59% terdapat pada indikator membedakan reproduksi bakteri secara aseksual dan seksual.Kata kunci: Archaebacteria, Eubacteria, Pemahaman konsep
PERANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MINAT MEMBACA BUKU BIOLOGI SISWA DI KELAS XI IPA MAN 2 MODEL MEDAN Ulfa Hazima; Nuraini Harahap
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan Desember 2016
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v4i4.6704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan perpustakaan untuk meningkatkan minatmembaca buku biologi di kelas XI IPA MAN 2 Model Medan. Metode penelitian yaitu metode deskriptif yangmemberikan gambaran tentang peranan perpustakaan sekolah secara kongkret sesuai perkembanganperpustakaan. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA MAN 2 Model Medan yang terdiri dari 9 kelas dandiambil 2 kelas dengan sampel 72 orang. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Sebagai hasil daripenelitian ini diharapkan bagaimana peranan perpustakan sekolah untuk meningkatkan minat membaca siswa,untuk mempermudah siswa dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru bidang studinya yaitu biologi.Hasil analisis data yang diperoleh adalah “ ada peranan perpustakaan sekolah untuk meningkatkan minatmembaca buku biologi siswa di kelas XI IPA MAN 2 Model Medan”. Peranan perpustakaan sekolahmendapatkan hasil presentasi sebesar 84,55% dan masih tergolong cukup berperan terhadap minat membacasiswa.Kata Kunci: Perpustakaan Sekolah, Minat Membaca Buku Biologi

Page 7 of 41 | Total Record : 406


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol. 13 No. 2 (2025): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol. 12 No. 4 (2024): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol 12, No 3 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 11, No 4 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 10, No 4 (2022): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 10, No 3 (2022): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 9, No 4 (2021): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Pelita Pendidikan More Issue