cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Pembelajaran Matematika Melalui Games Edukatif Wordwall pada Siswa Tunagrahita di SLB Negeri 1 Makassar Dea Mutmainnah A; Faizal; Yusliaty
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa tunagrahita di SLB Negeri 1 Makassar melalui penerapan games edukatif Wordwall. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada Siklus 1, siswa dikenalkan dengan permainan dasar yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan. Hasil observasi menunjukkan peningkatan motivasi belajar, meskipun beberapa siswa masih kesulitan menyelesaikan tugas dengan cepat dan tepat. Sebagian besar siswa dapat berpartisipasi aktif, namun hanya sekitar 60% yang berhasil mencapai hasil yang memadai dalam menyelesaikan permainan matematika. Pada Siklus 2, dilakukan perbaikan dengan memberikan penjelasan lebih mendalam serta variasi permainan yang lebih interaktif dan menantang, yang meliputi permainan tentang perkalian dan pembagian. Pada siklus ini, terjadi peningkatan yang signifikan dalam kemampuan matematika siswa, dengan 85% siswa mampu menyelesaikan permainan dengan benar dan tepat waktu. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan games edukatif dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi matematika dengan cara yang menyenangkan dan efektif. Penelitian ini menyarankan penggunaan Wordwall sebagai metode yang tepat untuk meningkatkan keterlibatan siswa tunagrahita dalam pembelajaran matematika.
Penerapan Model PBL Dalam Membangun Percaya Diri Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPA 6 SMAN 9 Gowa Ana Fajarningsi; Asmunandar; Ahmad Marzuki
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1529

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebagian besar peserta didik menunjukkan sikap pasif selama pembelajaran berlangsung. Ketika guru memberikan kesempatan untuk bertanya atau berdiskusi, hanya segelintir peserta didik yang berani berbicara. Hal ini menandakan adanya hambatan psikologis yang dialami peserta didik, salah satunya adalah kurangnya rasa percaya diri dalam mengemukakan pendapat atau ide mereka. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan inovasi pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran yaitu PBL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah menerapkan model PBL dapat membangun percaya diri peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diakukan dalam dua siklus. Setiap siklus yang ada, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 peserta didik kelas XI di SMA Negeri 9 Gowa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data mencakup observasi, dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk melihat peningkatan percaya diri peserta didik setelah setiap siklus. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL sangat efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri, partisipasi, dan kualitas presentasi peserta didik. Model ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk lebih aktif berperan dalam pembelajaran, tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai pemecah masalah dan penyampai ide. Oleh karena itu, diharapkan model PBL dapat diterapkan lebih luas di berbagai mata pelajaran, khususnya dalam konteks yang membutuhkan banyak interaksi dan diskusi, seperti sejarah. Beberapa saran yang dapat diberikan adalah: Memberikan lebih banyak kesempatan kepada peserta didik untuk berlatih presentasi sebelum tampil di depan kelas akan meningkatkan rasa percaya diri mereka.
Peningkatan Motivasi Belajar Sejarah Peserta Didik Melalui Media Pembelajaran WordWall di Kelas X AKL 1 SMK Negeri 4 Makassar Monika Payung; Bustan; Arsyad Rahim
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar sejarah peserta didik kelas X AKL 1 SMK Negeri 4 Makassar melalui penggunaan media pembelajaran Wordwall. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, melibatkan 30 peserta didik. Data dikumpulkan menggunakan angket dan lembar observasi, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall secara signifikan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Pada siklus I, rata-rata persentase motivasi belajar berada pada kategori sedang 68,90%. Setelah dilakukan perbaikan dan optimalisasi pada siklus II, rata-rata motivasi belajar meningkat menjadi 82,15% yang termasuk dalam kategori tinggi. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas Wordwall dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan memotivasi siswa untuk lebih aktif terlibat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media Wordwall dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar, khususnya pada pelajaran sejarah yang sering dianggap membosankan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi di era digital.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Sebuah Orientasi Baru Pendidikan dalam Meningkatkan Karakter Siswa Indonesia Muhammad Rizky
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1531

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk memahami mengenai profil pelajar pancasila sebagai orientasi baru pendidikan dalam meningkatkan karakter siswa Indonesia. Dalam penulisan penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan sumber data yang relevan. Subjek dari penulisan penelitian ini adalah karakter yang dimiliki siswa Indonesia. Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurikulum merdeka menjadi kurikulum yang paling optimal dalam mengembangkan karakter peserta didiknya melalui pengembangan profil pelajar pancasila. Dimana pada pengembangan profil pelajar pancasila ini melakukan kegiatan pembelajaran dengan berbasis proyek. Sehingga, diharapkan kedepannya peserta didik menjadi masyarakat yang mempunyai nilai karakter yang sesuai dengan nilai-nilai karakter yang tertanam di tiap butir sila-sila pada pancasila.
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Quizizz terhadap Minat dan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Sejarah Di SMA Negeri 18 Makassar Aulia, Tina
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1481

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar dan partipasi siswa terhadap mata pelajaran Sejarah di kelas XI.6 UPT SMA Negeri 18 Makassar. Minimnya minat siswa dalam kegiatan belajar mengajar serta kurangnya motivasi dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan menjadi indikator utama dari permasalahan ini. Untuk mengatasi rendahnya minat belajar dalam pembelajaran Sejarah, penelitian menerapkan inovasi pembelajaran dengan menggunakan platform Quizizz. Dengan fitur-fitur interaktif dan gamifikasi yang menarik, Quizizz diharapkan dapat meningkatkan minat belajar serta mendorong mereka untuk lebih berpartisipasi aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran Sejarah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diakukan dalam dua siklus. Setiap siklus yang ada, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas XI.6 di UPT SMA Negeri 18 Makassar. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data mencakup observasi, angket minat belajar, dan wawancara. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang progresif dalam minat belajar dan partisipasi siswa setelah penggunaan Quizizz. Data menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 52% menjadi 83% dalam hal minat belajar siswa dari Siklus 1 ke Siklus 2. kemudian partisipasi siswa secara signifikan meningkat yaitu Data menunjukkan peningkatan drastis dari 70% pada silus 1 menjadi 90% pada siklus 2.
Penerapan Model Project Based Learning Pada Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX.3 UPT SPF SMPN 40 Makassar Wa Ode Witri Octafiani
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1483

Abstract

Motivasi belajar siswa sering menjadi salah satu tantangan dalam proses pembelajaran, terutama pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Di kelas IX.3 UPT SPF SMPN 40 Makassar, rendahnya motivasi belajar terlihat dari kurangnya keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran, minimnya partisipasi dalam diskusi, serta rendahnya semangat mereka dalam menyelesaikan tugas atau proyek yang diberikan. Untuk mengatasi hal ini, model pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PjBL) diterapkan sebagai salah satu solusi inovatif. Model PjBL dirancang untuk melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran melalui pengerjaan proyek yang relevan dan menarik, sehingga siswa tidak hanya belajar teori tetapi juga mempraktikkannya dalam konteks nyata. Penelitian ini dilakukan sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan untuk mengetahui apakah penerapan PjBL dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, yang setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IX.3. Data dikumpulkan menggunakan instrumen observasi, angket motivasi belajar, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa. Pada Siklus 1, motivasi belajar siswa mulai meningkat, tetapi beberapa siswa masih mengalami kesulitan bekerja sama dalam kelompok. Selain itu, mereka juga memerlukan waktu untuk memahami cara kerja model pembelajaran ini. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus 2, seperti pemberian panduan lebih jelas dan pembagian tugas yang merata dalam kelompok, hasil menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan. Lebih dari 85% siswa menjadi lebih aktif dan termotivasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Melalui wawancara, banyak siswa mengungkapkan bahwa mereka merasa lebih antusias belajar dengan pendekatan ini karena materi menjadi lebih mudah dipahami dan kegiatan proyek membuat mereka lebih tertarik. Selain itu, suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan karena mereka dapat belajar sambil bekerja sama dengan teman. Penelitian ini menunjukkan bahwa PjBL tidak hanya meningkatkan motivasi belajar, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih kreatif, aktif, dan mandiri dalam belajar.
Pemanfaatan Film Sejarah Sebagai Media Pembelajaran Untuk Membangun Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SMA Negeri 22 Makassar – Film Kartini Sulaeha, Sitti
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1487

Abstract

Minat siswa terhadap pelajaran sejarah cenderung menurun, sebagian besar karena metode pengajaran konvensional yang kurang menarik. Studi ini bertujuan mengevaluasi pemanfaatan film sejarah sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Selama Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA Negeri 22 Makassar, film Kartini digunakan sebagai media pembelajaran dengan penerapan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan pada 31 siswa kelas XII IPS 1 melalui empat siklus yang mencakup pemberian konteks sejarah, analisis kritis, diskusi kelompok, dan proyek kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media film seperti Kartini sebagai sumber pembelajaran sejarah menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, terbukti dengan peningkatan minat belajar dari 32% menjadi 81%, kemampuan berpikir kritis dari skor 55 menjadi 85, serta keaktifan siswa dalam diskusi dari 40% menjadi 85%.. Artikel ini memberikan kerangka kerja bagi guru sejarah untuk mengoptimalkan media film dalam pembelajaran berbasis siswa.
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sejarah melalui Integrasi Teknologi dalam Diskusi Kelompok di Kelas X SMA Negeri 21 Makassar Nurhalisa
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah di kelas X dengan mengintegrasikan teknologi dalam diskusi kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus pertama, meskipun terdapat kendala teknis seperti kesulitan peserta didik dalam menggunakan perangkat digital dan aplikasi, serta ketidakseimbangan partisipasi, hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan antusiasme peserta didik terhadap penggunaan teknologi. Pada siklus kedua, perbaikan dilakukan dengan memberikan pelatihan teknis lebih mendalam, pengelolaan waktu yang lebih baik, dan soal kuis yang lebih bervariasi. Hasil siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat belajar dan partisipasi aktif peserta didik. Perbaikan teknis yang dilakukan berhasil mengurangi kendala yang ada, meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi sejarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi dalam diskusi kelompok efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah, dengan memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan relevan bagi peserta didik di era digital.
Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Patin Anugrah, Sahra
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning, PjBL) dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah di kelas XI SMA Negeri 22 Makassar. Pembelajaran sejarah yang masih berpusat pada guru (teacher-centered) dinilai kurang mampu memotivasi siswa, sehingga mengurangi minat dan keterlibatan mereka. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengusulkan penggunaan model PjBL yang didukung oleh media pembelajaran interaktif seperti Canva dan aktivitas ice breaking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan kelas, meningkatkan keterlibatan mereka dalam diskusi, dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan dengan kehidupan nyata. Meskipun perubahan signifikan memerlukan waktu dan konsistensi, hasil implementasi ini memberikan harapan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, serta dapat meningkatkan kualitas belajar siswa secara berkelanjutan.
Penerapan Model Pembelajaran PBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di Kelas IX SMP Negeri 40 Makassar Tunggal, Richardo Claudio
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1503

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ips di kelas IX SMP, yang berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa. Rendahnya keaktifan belajar juga terlihat dari minimnya partisipasi siswa dalam diskusi kelompok dan pengerjaan tugas yang diberikam. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ips. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus Setiap siklus yang ada, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas IX di SMP Negeri 40 Makassar. Berdasarkan hasil penelitian dan penyajian data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IX UPT SPF SMP NEGERI 40 Makassar. Proses pembelajaran didalam kelas telah dirancang sedemikian rupa sesuai dengan perangkat ajar yang dibuat. Memaparkan materi, melaksanakan pre test untuk memahami tingkat pengetahuan awal peserta didik , mengelola kelas, melaksanakan evaluasi dan mengamati perkembangan peserta didik sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai. Selain itu kurangnya kesadaran dari siswa itu sendiri dalam menyadari bahwa serius dan memperhatikan guru saat didalam kelas juga tidak kalah penting agar mencapai hasil belajar yang maksimal. Penggunaan multimedia didalam kelas juga membuat siswa merasa tidak cepat jenuh dan lebih fokus menyimak materi yang dipaparkan sehingga mendukung proses pembelajaran lebih maksimal. Kata Kunci: Hasil Belajar,Penerapan Model Pembelajaran PBL , Ips, Penelitian Tindakan Kelas