cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperaif Tipe STAD Pada Materi Sejarah Indonesia Kelas X KM 1 SMA Negeri 10 Gowa Harmina
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1512

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterlibatan kelas dan hasil belajar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus merupakan metodologi penelitian yang digunakan. Setiap siklus mempunyai tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen untuk mengukur sikap, kemampuan, dan tingkat aktivitas belajar siswa digunakan untuk mengumpulkan data. Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menganalisis data. Berdasarkan temuan studi tersebut, keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran telah meningkat secara signifikan. Pada siklus II rata-rata persentase partisipasi siswa meningkat dari 78,7% pada siklus I menjadi 95,7%. Selain itu rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari siklus I (84,6%) ke siklus II (90,2%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan paradigma pembelajaran kooperatif STAD pada siswa kelas X KM 1 SMA Negeri 10 Gowa berhasil meningkatkan engagement dan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Kreatifitas Siswa Kelas 5 SD N Kedungmutih dalam Pembelajaran SBDP pada Kurikulum Merdeka Wasis Wijayanto; Woro Prastika; Joannanda Meyza Ardika
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas 5 SD Negeri Kedungmutih dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) pada Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan pendekatan studi kasus di kelas 5 SDN Kedungmutih. Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan analisis terhadap perencanaan, pelaksanaan, serta hasil pembelajaran SBdP yang melibatkan kegiatan kreatif seperti membuat anyaman kertas, menggambar dan mewarnai, serta mengolah daun kering menjadi kerajinan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa setelah diterapkan program pembelajaran SBdP berbasis proyek. Pembelajaran yang melibatkan praktek langsung dapat merangsang imajinasi dan keterampilan siswa dalam menciptakan karya seni yang beragam. Selain itu, kegiatan ini memberikan manfaat dalam mengembangkan keterampilan motorik halus dan kemampuan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, penerapan pembelajaran SBdP berbasis proyek pada Kurikulum Merdeka dapat meningkatkan kreativitas siswa. Diharapkan, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif di sekolah dasar.
Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Tunagrahita Kelas X Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Melalui Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Nurul Safitri Andriani; Siti Kasmawati; Dumi Aisah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1520

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya minat belajar peserta didik tunagrahita dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas X, yang dapat mengakibatkan hasil belajar peserta didik menjadi kurang maksimal. Minat belajar yang rendah ini tampak pada saat proses pembelajaran berlangsung yaitu dengan adanya sikap yang di perlihatkan oleh peserta didik saat menerima materi, seperti tidak memperhatikan pembelajaran, dan berbicara dengan temannya serta bermalas-malasan dan tidak antusias. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan inovasi pembelajaran melalui pendekatan pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT) yang dapat mengintegrasikan budaya sesuai dengan latar belakang peserta didik, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah pendekatan pembelajaran CRT dapat meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari tiga peserta didik tunagrahita kelas X di SLB Negeri 2 Makassar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk dapat mengidentifikasi peningkatan yang terjadi pada setiap siklus. Pada siklus I, minat belajar peserta didik menunjukkan peningkatan, meskipun masih terdapat peserta didik yang kurang aktif selama proses pembelajaran. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, hasil observasi memperlihatkan peningkatan yang lebih signifikan, dimana peserta didik menjadi lebih aktif dan menunjukkan semangat yang tinggi selama kegiatan pembelajaran.
Pengaruh Metode Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Peran Aktif Pesertadidik Tundaksa Fase F Nur Fat’ Hiyah Basri; Tatiana Meidina; Muhammad Nur
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1521

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada rendahnya peran aktif peserta didik Tunadaksa fase F pada pembelajaran Sosiologi, yang berdampak pada kurang optimalnya proses serta hasil belajarnya. Permasalahan ini terlihat dari kurangnya respon pesertadidik saat diberikan pertanyaan atau mengajukan pertanyaan. Maka dari itu diperlukan adanya inovasi pembelajaran denganmenggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar pesrta didik, salah satunya metode yang dapat diterapkan yaitu metode Project Based Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengaruh metode Project Based Learning dalam meningkatkan peran aktif pesertadidik tunadaksa fase F dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan dua siklus, yang diantaranya yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu tiga pesertadidik tunadaksa fase F di SLB Negeri 1 Makassar. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Siklus pertama PTK dilaksanakan pada 17 September 2024, dan siklus kedua pada 24 September 2024. Pada siklus pertama, peran aktif pesertadidik cukup meningkat. Setelah itu, pada siklus kedua pesertadidik menunjukkan perubahan yang signifikan yaitu berperan aktif dan antusias selama proses pembelajaran
Implementasi Model Pembelajaran Koperatif Untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa Tunadaksa Pada Proses Pembelajaran Yuliana; Awayundu Said
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1522

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh studi kasus terhadap kurangnya partisipasi pada proses pembelajaran siswa tunadaksa di SLB Negeri 1 Makassar, yang berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari minimnya partisipasi siswa dalam diskusi kelas dan kurangnya rasa percaya diri dalam proses pembelajaran. Sehingga untuk mengatasi kendala ini, dapat diterapkan model pembelajaran koperatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan setelah mengiplementasikan model pembelajaran kopeatif pada siswa tunadaksa di SLB Negeri 1 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan selama proses Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Data dianalisis secara deskriptif melihat peningkatan partisipasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan pengimplementasian pembelajaran koperatif diperoleh hasil yang menunjukkan perubahan positif yang signifikan dalam partisipasi siswa tunadaksa. Setelah implementasi, siswa tampak lebih berani untuk berpartisipasi dalam diskusi kelas dan aktif dalam kegiatan kelompok. Sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dalam mengemukakan pendapat dan bertanya, yang sebelumnya menjadi tantangan bagi mereka. Secara keseluruhan, penerapan model pembelajaran kooperatif tidak hanya berhasil meningkatkan partisipasi siswa tunadaksa, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan inklusif.
Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa Tunagrahita Kelas VI Melalui Penggunaan Media Visual di SLB Negeri 2 Makassar Oky Agustian; Sumarni; Syamsuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa tunagrahita kelas 6 melalui penggunaan media visual. Siswa tunagrahita sering mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran karena keterbatasan kognitif mereka, yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan melibatkan 10 siswa tunagrahita di salah satu sekolah inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media visual yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa dapat meningkatkan motivasi belajar secara signifikan. Implikasi penelitian ini adalah perlunya pengintegrasian media visual dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif.
Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi Cara Perkembangbiakan Hewan Melalui Video Animasi pada Siswa Tunagrahita Kelas IX di SLB Negeri 2 Makassar Ferian Erlangga; Kasmawati; Dumi Aisah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi cara perkembangbiakan hewan pada siswa tunagrahita kelas IX di SLB Negeri 2 Makassar melalui penggunaan media video animasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah lima siswa tunagrahita ringan yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep perkembangbiakan hewan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang cara perkembangbiakan hewan. Pada siklus pertama, rata-rata hasil belajar siswa mencapai 65%, dan meningkat menjadi 85% pada siklus kedua. Video animasi membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah melalui visualisasi yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga meningkat. Kesimpulannya, media video animasi efektif dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi cara perkembangbiakan hewan pada siswa tunagrahita
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Melalui Penerapan Role-playing pada Siswa Tunagrahita Kelas IX di SLB Negeri 1 Makassar Sugira Ahmad; Faizal; Yusliaty
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa tunagrahita kelas IX di SLB Negeri 1 Makassar melalui penerapan metode role-playing. Keterampilan komunikasi merupakan aspek penting bagi siswa tunagrahita dalam berinteraksi sosial dan mengungkapkan ide serta perasaan mereka. Metode role-playing dipilih karena mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi dalam situasi komunikasi yang kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penilaian keterampilan komunikasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan role-playing secara signifikan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, terutama dalam aspek keberanian berbicara, penggunaan kalimat yang jelas, dan kemampuan mendengarkan serta merespons secara tepat. Peningkatan ini terlihat dari hasil observasi dan penilaian yang menunjukkan adanya peningkatan pada setiap siklus. Dengan demikian, metode role-playing terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa tunagrahita. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode serupa dalam pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan sosial dan komunikasi siswa berkebutuhan khusus.
Peningkatan Keterampilan Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila Pada Peserta Didik Tunagrahita Ardi Wirabuana; Kasmawati; Dumi Aisah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1526

Abstract

Studi kasus ini mengangkat tantangan dalam mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada siswa tunagrahita kelas X di SLB Negeri 2 Makassar. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa kesulitan memahami konsep abstrak, terutama pada sila kedua dan kelima Pancasila. Meskipun mampu menghafal isi Pancasila, siswa memerlukan pendekatan pembelajaran konkret, visual, dan berbasis pengalaman nyata untuk dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Alternatif solusi yang diterapkan meliputi penggunaan media visual dan konkret, simulasi situasi nyata melalui permainan peran, pengintegrasian lagu dan cerita bermuatan nilai Pancasila, serta latihan berulang yang dilengkapi dengan refleksi. Evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, yang tercermin dari kemampuan mereka mengidentifikasi dan menerapkan konsep keadilan, kemanusiaan, dan gotong royong dalam aktivitas sehari-hari. Studi ini merekomendasikan penggunaan metode interaktif dan berbasis pengalaman untuk mendukung pembelajaran siswa dengan kebutuhan khusus.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikukulum Merdeka di UPT SMAN 17 Luwu Utara Herman; Arismunandar
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di UPT SMAN 17 Luwu Utara dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Program P5 dirancang untuk membentuk karakter siswa yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, mencakup dimensi spiritualitas, kemandirian, gotong royong, kebinekaan global, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 mampu menciptakan pembelajaran yang aktif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Namun, terdapat tantangan terkait keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas. Oleh karena itu, disarankan untuk meningkatkan program melalui pelatihan guru dan penyediaan sarana pendukung yang memadai.