cover
Contact Name
Adek Cerah Kurnia Azis
Contact Email
adek_peros@yahoo.com
Phone
+6285278021981
Journal Mail Official
gorgajurnalsenirupa@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara – Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Gorga : Jurnal Seni Rupa
ISSN : 23015942     EISSN : 25802380     DOI : https://doi.org/10.24114/gr.v9i1
Core Subject : Education, Art,
Gorga : Jurnal Seni Rupa terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran, hasil penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi (seniman), dan pengkaji dalam disiplin ilmu kependidikan, kajian seni, desain, dan pembelajaran seni dan budaya.
Articles 846 Documents
MUTIARA HITAM SEBAGAI IDE PENCIPTAAN BUSANA PESTA Zayyan, Nisrina Habibah
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.57190

Abstract

The background of the work is the many accessories worn by women in the form of pearls which are the inspiration for creating the work. Pearls can also be associated with the social class of each individual. Party attire is also an inspiration for visualizing black pearls because it feels suitable and is the right medium to maintain the impression of luxury, majesty, elegance and grace. Black pearls were chosen because they have very different colors depending on how they are cultivated and have different symbols, specifically black pearls contain symbols of dignity and self-respect. The creation of this work is to introduce clothing with a pearl theme where pearls are mostly used as a concept for jewelry and decoration, apart from that from a practical perspective it provides a new variety that stands out not only based on 2D motifs but also embossed or 3D. The method used in creating this work uses the method from SP Gustami, this method is generally used in creating craft works. The stages followed are Three Stages and Six Steps, with the stages carried out namely Exploration, Design and Realization. The exploration process is carried out by exploring the issues, ideas raised and developing designs. Design is carried out by creating alternative designs. Realization of work by realizing work from selected designs. These three works have the titles (1) Black Pearls Magnum Facere, (2) Black Pearls Gretta. (3) Black Pearls Apli gynaika. These three works were made using satin, tile and organza fabric. The materials used are chosen by considering the main ingredients, so that they have a balance in terms of texture, weight of the clothing, and placement on the clothing.Keywords: Black pearls, S.P Gustami Method, MaterialsAbstrakKarya yang memiliki latar belakang dari banyaknya ditemui aksesoris yang dikenakan oleh wanita berupa mutiara yang menjadikan inspirasi pembuatan karya. Mutiara juga dapat dikaitkan dengan kelas sosial dari tiap individual. Busana pesta juga menjadi inspirasi untuk memvisualisasikan mutiara hitam karena dirasa cocok dan merupakan media yang tepat dalam mempertahankan kesan mewah, megah, elegan, dan anggun. Mutiara hitam dipilih karena memiliki warna yang jauh berbeda-beda tergantung bagaimana cara membudidayakan dan memiliki simbol yang berbeda-beda, khusus pada mutiara hitam mengandung simbol martabat dan harga diri. Penciptan karya ini untuk memperkenalkan busana yang dengan tema mutiara di mana mutiara lebih banyak digunakan sebagai konsep dari perhiasan dan dekorasi, selain itu dari segi praktik memberikan ragam baru yang menonjol bukan hanya didasarkan motif bersifat 2D namun juga timbul atau 3D. Metode yang digunakan dalam penciptaan karya ini menggunakan metode dari SP Gustami, metode ini umumnya digunakan dalam menciptakan karya kriya. Tahapan yang dilalui dengan Tiga Tahap Enam Langkah, dengan tahapan yang dilakukan yaitu Eksplorasi, Perancangan, dan Perwujudan. Proses eksplorasi yang dilakukan dengan penggalian isu ide yang diangkat serta pengembangan desain. Perancangan yang dilakukan dengan membuat desain alternatif. Perwujudan karya dengan mewujudkan karya dari desain terpilih. Ketiga karya ini memiliki judul (1) Black Pearls Magnum Facere, (2) Black Pearls Gretta. (3) Black Pearls Apli gynaika. Ketiga karya ini dibuat menggunakan bahan kain satin, kain tile, dan kain organza. Material yang digunakan dipilih dengan mempertimbangkan bahan utama, agar memiliki keseimbangan dari segi tekstur, berat dari busana, dan peletakan pada busana.Kata Kunci: Mutiara hitam, Metode S.P Gustami, Material. Author:Nisrina Habibah Zayyan : Institut Seni Indonesia Yogyakarta ReferencesAdminlina. (2019, August). Mutiara Perhiasan Bangsawan Lintas Generasi. Pelakubisnis.Com. Retreived from https://pelakubisnis.com/2019/08/mutiara-perhiasan-bangsawan-lintas-generasi/Agustini, Sudhirta, I. G., & Angendari, M. D. (2018). Pengembangan Busana Pesta Malam Dengan Sumber Ide Dari Mitologi Kerajaan Yunani. Jurnal Bosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 9(3), 222“233. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jjpkk.v9i3.22152AR, S., Syukur, A., & Suryaningsih, S. (2018). Perbedaan Berat (gram) Bibit Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Antar Warna Cangkang Di Perairan Tekalok Lombok TImur NTB. JURNAL BIOLOGI TROPIS, 18(1), 34. https://doi.org/10.29303/jbt.v18i1.553Ayuningtari, A. W. K. (2022). Youth Cyberbullying Sebagai Tema Penciptaan Karya Seni Lukis. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 521“528. https://doi.org/https://doi.org/10.24114/gr.v11i2.39164Fitrihana, N. (2011). Memilih Bahan Busana. Bahan Busana.Gustami, S. (2007). Butir-butir mutiara estetika timur¯: Ide dasar penciptaan seni kriya Indonesia. Prasista.Hasanah, F. H., & Hidayati, M. H. (2020). Penerapan Hiasan Bias Piping Pada Busana Pesta Malam Dengan Tema Lawang Sewu. Journal of Fashion and Textile Design Unesa, 1, 91“98. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/baju.v1n2.p91-98Luh Desi Ariati, N., Gede Sudirtha, I., & Diah Angendari, M. (2018). Pengembangan Busana Pesta Malam Dengan Sumber Ide Busana Ratu Elizabeth Kerajaan Inggris. Jurnal Bosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 9(3), 200“210. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jjpkk.v9i3.22147Maeliah, M. P. M. (2010). Adibusana BU 461*) (pp. 1“5).Matharu, G. (2010). What Is Fashion Design? Roto Vision S.A.Nuraliyah, D., & Suciati. (2012). Corsages Pada Art Fashion. Fesyen Perspektif, 1(1), 1“11. https://ejournal.upi.edu/index.php/fesyen/article/view/9847Paramita, N. P. D. P. (2022). Inovasi Busana Pesta Berbahan Tekstil Tradisional Bali. Style: Journal of Fashion Design, II(1), 36“44. https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/JFD/article/viewFile/2565/1012Sedonya, A. R., & Purwani, S. (2022). Perpaduan Batik Motif Sekar Jagad Khas Kudus, Bludru dan Brokat Pada Busana Pesta Gala. Jurnal Socia Akademika, 8(1), 33“43. https://aks-akk.e-journal.id/jsa/article/view/182Sekartinah, S., & Astuti. (2021). Ekplorasi Motif Tumpal Sarung Betawi pada Busana Pesta dengan Hiasan Teknik Lekapan Payet. Jurnal Teknologi Busana Dan Boga, 9(2), 95“102. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/teknobuga/indexSucitra, I. G. A. (2015). Eksplorasi Nilai-Nilai Tradisi Dalam Konsep Estetika Seni Rupa Kontemporer Indonesia. Jurnal Seni Rupa Warna, 4(1), 33“45. https://doi.org/https://doi.org/10.36806/.v4i1.25Vera, G. suartini, Sudirtha, I. G., & Angendari, M. D. (2021). Penerapan Hiasan Payet Pada Busana Pesta Berbahan Batik Motif Merak Abyorhokokai. Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 12(3), 88“96. https://doi.org/10.23887/jppkk.v12i3.37470
ANALISIS PEMANFAATAN KONTEN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI USAHA SYAMIL AQIQAH Muliawati, Mita; Rahman, Yanuar; Tohir, Mohamad; Arumsari, Rizky Yantami
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.57255

Abstract

Syamil Aqiqah is a business that operates in the field of aqiqah catering services and general catering and has been established for six years since 2018. Syamil already has three branches, namely in Jakarta, Depok and Bogor. As a company developing in the food sector, Syamil Aqiqah needs to optimize its sales, therefore social media is used as a medium for publication and promotional purposes. This research aims to understand how Instagram functions as a promotional media tool for Syamil Aqiqah. This research was analyzed using social media communication theory as a promotional media tool. This research was implemented using a qualitative descriptive approach method. The data collection procedure in this research was through observation and interviews. In this research, Syamil Aqiqah has used Instagram as its promotional media and in applying it, Syamil Aqiqah focuses more on spreading information related to aqiqah and stories about customer experiences after using catering services at Syamil via the Syamilaqiqahofficial Instagram platform.Keywords: Instagram, Communication, Promotion, Social MediaAbstrakSyamil Aqiqah adalah sebuah bisnis yang bergerak dibidang jasa catering aqiqah dan catering umum dan telah berdiri selama enam tahun sejak tahun 2018. Syamil sudah memiliki tiga cabang yaitu di Jakarta, Depok, dan Bogor. Sebagai perusahaan yang berkembang di bidang makanan, Syamil Aqiqah perlu mengoptimalkan penjualannya, maka dari itu media sosial dimanfaatkan sebagai media publikasi dan keperluan promosi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami seperti apa Instagram berfungsi sebagai alat media promosi dari Syamil Aqiqah. Penelitian ini di analisis menggunakan teori komunikasi sosial media sebagai alat media promosi. Penelitian ini diimplementasikan dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Prosedur perolehan data dalam penelitian ini melalui observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini Syamil Aqiqah telah menggunakan Instagram sebagai media promosinya dan dalam mengaplikasikannya Syamil Aqiqah ini lebih fokus menyebarkan informasi terkait aqiqah serta cerita tentang pengalaman pelanggan setelah menggunakan jasa catering di Syamil melalui platform Instagram syamilaqiqahofficial.Kata Kunci: Instagram, Komunikasi, Promosi, Sosial MediaAuthors:Mita Muliawati : Universitas TelkomYanuar Rahman : Universitas TelkomMohamad Tohir : Universitas TelkomRizky Yantami Arumsari : Universitas TelkomReferencesAryani, I. D., Murtiariyati, D., Widya, S., & Yogyakarta, W. (2022). Indita Dewi Aryani Dita Murtiariyati Souvenir Project. In Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Wiya Wiwaha, 2(2), 466-477.https://doi.org/10.32477/jrabi.v2i2.479Bahri, S., Rizki Harahap, R., Rahmah, H., Maulana, S., & Studi Manajemen, P. (n.d.). Analisis Strategi Komunikasi Bisnis Efektif di Era Digital: Studi Kasus dari Berbagai Industri. Jurnal Pendidikan Tambusai. 7(2), 14374-14379  https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.8675Dwi Saputra, D., Seni, P., & Program Magister, S. (n.d.). DIGITAL POSTER DESIGN AS A MEANS OF EDUCATION AND INFORMATION IN THE 2024 ELECTION. Jurnal Seni Rupa, 13.Fajri Muttaqien, A., Hibatullah, F., & Wulandari, R. (2022). Efektivitas Media Sosial Instagram Terhadap Pengungkapan Diri. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial (JKOMDIS), 2(3), 370-375.https://doi.org/10.47233/jkomdis.v2i1.396Fazriah Oktaviani, W., Fatchiya, A., Manusia, F. E., Pertanian Bogor, I., Departemen, D., Komunikasi,S., & Masyarakat, P. (n.d.). (2019) Efektevitas Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Promosi Wisata Umbul Ponggok, Kabupaten Klaten. The Effectiveness of Social Media as a Media Promoting of Umbul Ponggok Tourism, Klaten Regency, Jurnal Komunikasi Pembangunan, 17(1), 13-27. https://doi.org/10.46937/17201926586Fitra Alfajri, M., Adhiazni, V., & Aini, Q. (2019). Pemanfaatan Social Media Analytics Pada Instagram Dalam  Peningkatan Efektivitas Pemasaran. In Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(1), 34-42.  https://doi.org/10.14710/interaksi.8.1.34-42Gracela, A., & Nathania Cerlita, V. (2022). Pengaruh Insight Media Sosial Instagram Terhadap Penjualan Produk Online. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan (JISIP), 6(2), 2598“9944. https://doi.org/10.36312/jisip.v6i1.3174/httpHikmat, J., Muhammad, U., Fadli, D., Khalida, L. R., Buana, U., & Karawang, P. (2023). Digital Marketing Strategy In Increasing Sales Turnover At Saung Aqiqah Cianjur Strategi Digital Marketing Dalam Meningkatkan Omset Penjualan Pada Saung Aqiqah Cianjur. Management Studies and Entrepreneurship Journal,4(5), 7449-7457 https://doi.org/10.37385/msej.v4i6.2560Indika, D. R., & Jovita, C. (n.d.) (2017). Media Sosial Instagram sebagai Sarana Promosi untuk Meningkatkan Minat Beli Konsumen, Jurnal Bisnis Terapan. 1(01), 25-32. https://doi.org/10.24123/jbt.v1i01.296Khusna Aisi, O., & Jawa Timur, P. (2022). Optimalisasi Media Sosial Sebagai Sektor Promosi Usaha Kecil Di Era Pandemi. In Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah, 3(1), 70-84. https://doi.org/10.55380/tasyri.v3i1.225Mubarokah, A., Wahyuni, S., & Zulianto, M. (2022). Strategi Komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram (Studi Deskriptif pada Akun @osingdeles). Jurnal Pendidikan Ekonomi. 16(1), 98-104. https://doi.org/10.19184/jpe.v16i1.24614Nugroho, T. A., & Citra Azzahra2, F. (2022). Pemanfaatan Instagram Sebagai  Media Promosi Social Commerce Usaha BRO.DO. Jurnal Pustaka Komunikasi, 5(1), 136-149. https://doi.org/10.32509/pustakom.v5i1.1883Pebriany, A. S., Nunung, S. (2020). Peran Kepala dan Komite Sekolah Dalam Membangun Citra Positif Madrasah Diniyah. Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi, 01(02),92-100.https://doi.org/10.32897/buanakomunikasi.2020.1.2.563Purnomo, E., Aulia, R. Z., Hanum, A. W., & Mutia Sari, D. (n.d.). Promosi Objek Wisata Bangunan Bersejarah Di Kota Sawahlunto Dalam  Desain Infografis. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 74-80. http://dx.doi.org/10.24114/gr.v11i1.36371Santoso, E. D., & Larasati, N. (2019). Benarkah Iklan Online Efektif Untuk Digunakan Dalam Promosi Perussahaan. Jurnal Ilmiah Bisnis Dan   Ekonomi Asia, 13(1), 28“36. https://doi.org/10.32812/jibeka.v13i1.99Sikumbang, M. A. H., Ridho, M. A., Lubis, A., & Al- Rasyid, H. (2024). Mencari Hikmah Di Balik Tradisi: Makna Dan Tujuan Aqiqah Dalam Perspektif Al-Qur™an. Jurnal Ilmu  Pendidikan Islam, 2(2), 216“225. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i2.975Sirodjudin, M., Sudarmiatin (2023). Implementasi Digital Marketing Oleh UMKM di Indonesia: A Scoping Review. Ebismen: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, 2(2), 20-35. https://doi.org/10.58192/ebismen.v2i2.783Tiara Yasmine, H. (n.d.) (2022). Praktik Pesanan Paket Aqiqah Dalam Tinjauan Hukum Islam, Maliyah: Jurnal Hukum Bisnis Islam, 12(1), 47-68. https://doi.org/10.15642/maliyah.2022.12.1Tresnawati, Y., & Prasetyo, D. K. (2018). Pemetaan Konten Promosi Digital Bisnis Kuliner kika™s Catering di Media Sosial. Profesi Humas, 3(1), 102“119. https://doi.org/10.24198/prh.v3i1.15333Utami, G. A., & Nawawi, Z. M. (2022). Peran Media Sosial Dalam Peningkatan Jaringan Pasar. Journal Economy And Currency Study (JECS), 4(2), 93-98. https://doi.org/10.51178/jecs.v4i2.752Wijayanti, A. (2021). Efektivitas Instagram dalam Meningkatkan Minat Kunjungan Wisatawan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesian Journal of Tourism and Leisure, 2(1), 26“39. https://doi.org/10.36256/ijtl.v2i1
PERANCANGAN POSTER DIGITAL SEBAGAI SARANA EDUKASI DAN INFORMASI PEMILU 2024 Saputra, Dimas Dwi
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.57469

Abstract

The atmosphere of the 2024 election campaign is starting to appear, especially on social media timelines. The buzzers have started to become more aggressive and argue with each other. This step was taken from all sides, they did not even hesitate to spread rumors and hoax news to bring down their rivals. Arguing with each other using anonymous accounts is provocative. The atmosphere on social media timelines is getting hotter. This research aims to design a digital poster series as an educational and informational effort ahead of the 2024 election. This design method uses the design thinking method which consists of five stages, namely: empathize, define, ideate, prototype and test. The results of the design were four poster works entitled, Fight Hoax, Don't Be Divided, Keyboard Warrior, and Don't Trust. Digital poster media is considered practical and light to be the first door for young voters to find the latest information about further elections. Moreover, the visual theme used in this design is a vintage or retro theme, which has become a trend for young people today. Packaged attractively, digital posters are here to provide advice, information and education ahead of the election. Digital posters can be positive content and contribute to the success of the 2024 election which is sporty, conducive and successful.Keywords : digital posters, information education, electionAbstrakSuasana kampanye pemilu 2024 mulai terlihat, terutama di lini masa media sosial. Para buzzer sudah mulai gencar dan saling beradu argumen. Langkah tersebut dilakukan dari semua kubu, bahkan mereka tidak segan-segan menebar isu-isu dan berita hoax untuk menjatuhkan rivalnya. Saling beradu argumen menggunakan akun-akun anonim berbau provokatif yang membuat suasana lini masa media sosial pun semakin memanas. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perancangan poster seri digital sebagai upaya edukasi dan informasi jelang pemilu 2024. Metode perancangan ini menggunakan mteode design thinking yang terdiri dari lima tahap, yakni: empathise, define, ideate, prototype dan test. Hasil perancangan diperoleh empat karya poster yang berjudul, Fight Hoax, Jangan Terpecah, Keyboard Warrior, dan Don™t Trust. Media poster digital dinilai praktis dan ringan untuk menjadi pintu awal pemilih muda untuk mencari informasi terkini tentang pemilu lebih lanjut. Apalagi tema visual yang digunakan dalam perancangan ini adalah tema vintage atau retro, yang kembali menjadi trend anak muda pada zaman sekarang. Dikemas secara menarik poster digital hadir untuk memberi himbauan, informasi, dan edukasi jelang pemilu. Poster digital dapat menjadi konten positif dan turut serta mensukseskan pemilu 2024 yang sportif, kondusif, sukses.Kata Kunci: poster digital, edukasi informasi, pemilu Author:Dimas Dwi Saputra : Institut Seni Indonesia Yogyakarta References:Brown, T. (2009). Change by design: How design thinking creates new alternatives for business and society. Collins Business.Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia. Publiciana, 9(1), 140-157.Dania, R. (2023). PERAN DAN PENGARUH MEDIA SOSIAL DALAM KAMPANYE PEMILIHAN PRESIDEN 2024. Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam, 3(2), 103-109.Febrianti, K. A. M. (2021). Perancangan Poster Digital pada Objek Wisata Taman Edelweis Dimasa Pandemi Covid-19. In SANDI: Seminar Nasional Desain (Vol. 1, pp. 173-179).Healty, A. (2018). Strategi Membentengi Pola Komunikasi Pengguna Sosial Media terhadap Pelanggaran UU ITE. Network Media, 1(2).Irfan, I. (2015). Perpaduan Elemen-Elemen Desain Pada Karya Desain Poster Mahasiswa (Studi Kasus pada Tugas Poster Mata Kuliah Penulisan Naskah Iklan Dkv Fsd Unm Angkatan 2011). Tanra, 2(2), 54-68.Kusuma, C. S. D. (2020). Dampak media sosial dalam gaya hidup sosial (studi kasus pada mahasiswi pendidikan administrasi perkantoran FE UNY). Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 17(1), 15-33.Lesmanah, U., Sugiono, S., & Hayat, H. (2020). Pembuatan Konten Tulisan Positif di Media Sosial Sebagai Komunikasi Preventif dan Kontribusi Mahasiswa dalam Menangkal Hoax. BUDIMAS: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 2(2).Siburian, S. A. (2019). Tinjauan Tata Letak (Layout) Poster Anti Narkoba Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Medan).Sumartono, S., & Astuti, H. (2018). Penggunaan poster sebagai media komunikasi kesehatan. Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 15(1).Supandi, M. B., & Adek Cerah, K. A. (2020). Peninjaun Poster dari Warna dan Tipografi di SMK Multimedia Istiqlal. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 9(2).Susanto, T. (2016). Iklan Layanan Masyarakat Tentang Dampak Sampah terhadap Lingkungan Melalui Media Poster (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Padang).Zein, M. F. (2019). Panduan Menggunakan Media Sosial untuk Generasi Emas Milenial. Mohamad Fadhilah Zein.
Aesthetic Morphological Study of Zero Waste Pattern in Men’s Shirt Design Simamora M, Regina; Nursari, Faradillah; Larissa, Tiara; Yuningsih, Sari
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 2 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i2.57483

Abstract

Aesthetic morphology studies can be carried out on men's shirt fashion design using the Zero Waste Pattern technique as one of the more varied men's shirt model design ideas. The study of Aesthetic Morphology by Thomas Munro is a study through the description, comparison, and analysis of the structure of the shape of an art object scientifically and systematically on the elements of art, design principles, and expressions resulting from the elements that form an art object. The purpose of this study is to examine the Aesthetic Morphology of men's shirt design using the Zero Waste Pattern technique, so as to find a shirt design whose product can be visualized and in accordance with aesthetic principles. The method used in this study is qualitative descriptive, the purpose is to understand the study of Aesthetic Morphology with research practices that emphasize exploratory aesthetics to describe the visual form, style, and visual expression of men's shirt design using the Zero Waste Pattern technique. The results of creative exploration resulted in 2 men's shirt designs, one of which is  a Fit To Body design with a Casual Style with  fabric waste of 2.1% and a Regular Fit Men's Shirt  design with a Retro Style with  fabric waste of 1.7%. The results of the study found that the 5 main criteria for designing using the Zero Waste Pattern  technique, namely Aesthetics, Comfort, Cost, Sustainability, and Manufacturability, are known to consider psychological and sociology factors of art. A study using description, comparison, and analysis on the Zero Waste Pattern  technique can find a men's shirt design line that is more varied, practical, supports sustainable trends, and is in accordance with aesthetic principles.
PREFERENSI REMAJA USIA 13-15 TAHUN DI PALEMBANG TERHADAP ANIMASI ADAPTASI SENI PERTUNJUKAN DULMULUK Putri, Radifa Cendana; Irfansyah, Irfansyah
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.57655

Abstract

Dulmuluk, which is a traditional performing art from Palembang, is starting to experience a decline in interest over time. Revitalization efforts have been made by introducing Dulmuluk to students, academics, artists, teachers and the general public and received a positive response. However, limited performance time and the lack of local Dulmuluk groups who can implement the revitalization system mean that this revitalization effort is not yet effective. This research aims to determine the preferences of teenagers aged 13-15 years in Palembang towards animated adaptations of the Dulmuluk performing arts. The method used in this research is convergent parallel mixed method design by collecting quantitative and qualitative data. Data was collected through literature review, questionnaires and comparisons of similar works. The data analysis technique uses comparative analysis. The results of the questionnaire proved that only a small percentage of Palembang teenagers had watched Dulmuluk and the majority of respondents watched it not directly. Most respondents like watching animation with a frequency of watching every day and a preference for certain animation visual styles. Adapting Dulmuluk to animation media can be used as a way to introduce Dulmuluk performing arts. It is hoped that the results of this research can be a reference for further research related to Dulmuluk and teenagers in Palembang as well as a reference for designing animation or similar worksKeywords: dulmuluk, teenagers, palembang, preference, animationAbstrakDulmuluk yang merupakan seni pertunjukan tradisional dari Palembang mulai mengalami pemerosotan peminat seiring perkembangan zaman. Upaya revitalisasi telah dilakukan dengan memperkenalkan Dulmuluk pada pelajar, akademis, seniman, guru serta masyarakat umum dan mendapatkan respon yang positif. Namun keterbatasan waktu pementasan dan berkurangnya grup Dulmuluk lokal yang dapat menerapkan sistem hasil revitalisasi tersebut membuat upaya revitalisasi ini belum efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi remaja usia 13-15 tahun di Palembang terhadap animasi adaptasi seni pertunjukan Dulmuluk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah convergent parallel mixed method design dengan mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui kajian pustaka, kuesioner dan komparasi karya sejenis. Teknik analisis data menggunakan analisis komparatif. Hasil kuesioner membuktikan bahwa hanya sebagian kecil remaja Palembang yang pernah menonton Dulmuluk dan mayoritas responden menontonnya tidak secara langsung. Sebagian besar responden suka menonton animasi dengan frekuensi menonton setiap hari dan preferensi gaya visual animasi tertentu. Adaptasi Dulmuluk dengan media animasi dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan seni pertunjukan Dulmuluk. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan Dulmuluk dan remaja di Palembang serta sebagai referensi perancangan animasi atau karya sejenis.Kata Kunci: dulmuluk, remaja, palembang, preferensi, animasi Authors:Radifa Cendana Putri: Institut Teknologi BandungIrfansyah : Institut Teknologi Bandung References:Agung, L., Kartasudjana, T., & Permana, A. W. (2021). Estetika Nusantara dalam Karakter Gim Lokapala. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 10(2). https://doi.org/10.24114/gr.v10i2.28556Al-Lintani, V. (2014). Dulmuluk: Sejarah dan Pengadeganan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palembang Bidang Pengembangan Kebudayaan Dewan Kesenian Palembang.Arfani, M. (2022). Peristiwa dalam Episode Pertunjukan Tradisional Dulmuluk. Jurnal Sitakara, 7(2). https://doi.org/10.31851/sitakara.v7i2.9053Chowdhury, T., Muhuri, S., Chakraborty, S., & Chakraborty, S. N. (2019). Analysis of Adapted Films and Stories Based on Social Network. IEEE Transactions on Computational Social Systems, 6(5), 858“869. https://doi.org/10.1109/ TCSS.2019.2931721Eluyefa, D. (2017). Children™s Theatre: A Brief Pedagogical Approach. Artspraxis, 4.Fitri, W. R. (2022). Penyutradaraan Teater Boneka Dulmulukan Naskah œSalah Sangko Karya Dimas Raditya Arisandi. Jurnal Prabung Seni Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan, 1(2).Jernigan, D. K., Chansavang, A., Martin-Rall, H., Hock-Soon, S., Lim, D., & Johan, H. (2014). Aesthetic affordances: Computer animation and Wayang Kulit Puppet Theatre. Animation Practice, Process & Production, 3(1). https://doi.org/10.1386/ap3.3.1-2.195_1Neina, Q. A. (2019). Dongeng Abad 21: Modernisasi Sastra Anak Berbasis Psikologi Perkembangan. Jurnal Sastra Indonesia, 7(3). https://doi.org/10.15294/jsi.v7i3.29846Nurhayati, N., Subadiyono, S., & Suhendi, D. (2015). Seni Pertunjukan Tradisional Dulmuluk: Revitalisasi dan Apresiasi Mahasiswa. LITERA, 14(2). https://doi.org/10.21831/ltr.v14i2.7200Paramarta, C. B., & Kurniawan, R. A. (2023). Seni Pertunjukan Ketoprak Sebagai Sumber Ide Perancangan Background Film Animasi Lakontara Pada Kompetisi GEMASTIK XV Tahun 2022. CITRAWIRA¯: Journal of Advertising and Visual Communication, 4(1). https://doi.org/10.33153/citrawira.v4i1.5096Rahman, M. A. (2013). Artefak Budaya Naratif Lisan Dan Visual Indonesia Menuju Komik Dan Animasi Global. Bahasa Dan Seni, 41(1).Ratri, D., Sihombing, R. M., Fahmi, N. E., & Indrayati, R. I. (2022). Elaborating Visual Narrative into Modern Adaptation Concept for Picture Book with Indonesian Folklore Theme. Proceedings of the ICON ARCCADE 2021: The 2nd International Conference on Art, Craft, Culture and Design (ICON-ARCCADE 2021), 625. https://doi.org/10.2991/assehr.k.211228.061Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan¯: Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Tindakan. Alfabeta.Wahyuni, S., Darma, S., & Saaduddin, S. (2021). Penciptaan Film Fiksi œDibalik Sungai Ular Menggunakan Alur Non-Linear. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 10(1). https://doi.org/10.24114/gr.v10i1.22018
VISUAL DEFORMASI PAKAIAN ADAT MINANGKABAU DALAM PERANCANGAN DESAIN KARAKTER ANIMASI œPAJACAKO Rotama, Hendra; Firosha, Ardian; Sumema, Sumema; Gusman, Taufik
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.57727

Abstract

Character design is one of the main elements in producing animated films, because through the design of animated characters can be a bridge of the storyline to the audience. The idea of character design that comes from cultural elements is one of the visual characteristics that must continue to be developed so that it can be used as a creation idea. In order for the potential of these cultural elements to be maximized, a character design is designed whose creation ideas are sourced from cultural elements in minangkabau to enrich character designs originating from indonesia. the design of this character design uses a simplified form of deformation, namely drawing objects that only represent them. The main object that undergoes deformation is Minangkabau traditional clothing, in the embodiment of the character design, Minangkabau traditional clothing, namely baju penghulu, is simplified from shape to color. There are several other visual elements that are considered to represent Minangkabau culture and undergo deformation changes. The purpose of this design is to maximize the potential of cultural elements in order to compete with animated character designs from abroad.Keywords:  Deformation, Character Design, AnimationAbstrakDesain Karakter merupakan salah satu unsur utama dalam memproduksi film animasi, karena lewat desain karakter animasi mampu menjadi jembatan jalan cerita kepada penonton. Ide perancangan desain karakter yang bersumber dari unsur budaya menjadi salah satu karakteristik visual yang mesti terus dikembangkan agar dapat dijadikan sebagai ide penciptaan. Agar potensi unsur budaya tersebut dapat dimaksimalkan maka dirancang sebuah desain karakter yang ide penciptaannya bersumber dari unsur budaya di minangkabau untuk memperkaya desain karakter yang berasal dari indonesia. perancangan desain karakter ini menggunakan penyederhanaan bentuk deformasi yaitu menggambar objek yang hanya mewakilinya saja. Objek utama yang mengalami deformasi bentuk adalah pakaian adat Minangkabau, dalam perwujudan desain karakter tersebut pakaian adat minangkabau yaitu baju penghulu mengalami penyederhanaan dari bentuk hingga warna. Terdapat beberapa unsur visual lain yang dianggap mewakili budaya minangkabau dan mengalami perubahan bentuk deformasi. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk memaksimalkan potensi unsur budaya agar dapat bersaing dengan desain karakter animasi dari luar negeri.Kata Kunci:  Deformasi, Desain Karakter, Animasi Authors:Hendra Rotama : Politeknik Negeri PadangArdian Firosha : Politeknik Negeri PadangSumema : Politeknik Negeri PadangTaufik Gusman : Politeknik Negeri PadangReferences:Arsana Yudi I Gede (2023) Visualisasi Karakter Superhero Film Animasi 2d Satria Barong, Gorga, Jurnal Seni Rupa Vol, 12 No 02 (270-275). https://doi.org/10.24114/gr.v12i2.46217 Azizah Si, Weni (2023) Bentuk Dan Makna Busana Penghulu Di Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, Gorga, Jurnal Seni Rupa Vol, 12 No 02 (550-556). https://doi.org/10.24114/gr.v12i2.50113Barung, Sulastriningsih D, Kembong D. (2022). Dampak Serial Animasi Upin dan Ipin pada Kosakata Percakapan Bahasa Indonesia. Wahana Literasi: Journal of Languange, Literatute, and Linguistics, Vol 2, No 1. https://doi.org/10.59562/wl.v2i1.35597Farida E, Kholidah N, Sarjono. (2020), Penerapan Pembelajaran Psikologi Warna untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Dalam Memilih Warna pada Desain Kemasan Produk Prodi Manajemen FEB UNISMA Jurnal Inovasi Pendidikan Ekonomi, Vol. 10, No. 1. https://doi.org/10.24036/011085220Iklima. (2018). Pengaruh Ketersediaan Informasi Visual (Banner) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayah Terhadap Pengetahuan Siswa/Siswi Sma Kota Banda Aceh (skripsi) Banda Aceh, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.Prayogo Hari Januar, Winarno. (2021) Karakteristik Visual Deformasi Anatomi Pada Lukisan Karya S. Istiyono, Vol 9 No 4 (2021): Volume 9 No.4 Tahun 2021.Qomqriyah N A, Mulyono. (2024). Pengaruh Tayangan Film Animasi Upin Dan Ipin Dalam Dialek Bahasa Melayu Terhadap Bahasa Indonesia Anak Usia Enam Sampai Dua Belas Tahun, Bapala, Volume 11 Nomor 1 Tahun hlm. 9-20.Rotama H. (2014). œFilm Animasi 2D animasi PAJACAKO (tesis) Padangpanjang, Institut Seni Indonesia Padangpanjang.Sitinjak, S. R., Adelina, H., & Yanzi, H. (2017). Pengaruh pilihan film kartun terhadap perilaku anak di pekon luas kabupaten lampung barat. Jurnal Kultur DemokrasiVol 5, No 8.Sumarli, C. O., & Kurnianto, A. (2018). Developing Karakter Animasi Berbasis Kudapan KhasTionghoa. Jurnal Desain, 5(03), 162-173. http://dx.doi.org/10.30998/jurnaldesain.v5i03.2170Winarni R W, Wardani W (2015). Produksi Film Animasi Sebagai Media Kampanye Anti Kejahatan Perdagangan Manusia, Jurnal Desain Vol 3, No 1 (37-48). http://dx.doi.org/10.30998/jurnaldesain.v3i01.590Yangsen, Rara Bulan. (2023). Analisis Semiotika Warna Marawa (Minangkabau) dan Ukiran (Toraja), TEKSTUAL  Volume 21, No 1, https://doi.org/10.33387/tekstual.v21i1.5896
PRODUK KERAJINAN BATIK DAUN SIRIH DURU AWO DESA HAMPARAN RAWANG KOTA SUNGAI PENUH Safitri, Septia Cica; Yuliarni, Yuliarni; Yulimarni, Yulimarni; Miswar, Miswar; Widdiyanti, Widdiyanti
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.57868

Abstract

Batik is a well-known product, popular for its motifs. However, Batik Daun Sirih Duru Awo from Hamparan Rawang Village, Sungai Penuh City, differs from batik from other regions due to its unique products and motifs rooted in local wisdom. This study aims to identify the Batik Daun Sirih Duru Awo craft products and the motifs' forms and their application to these batik craft products. The research method used is qualitative, with primary and secondary data types. The informants in this study are the owners of Batik Daun Sirih Duru Awo, batik designers, and batik artisans. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The data analysis in this research uses interactive analysis, which involves data condensation, data display, and conclusion or verification.The study results show that Batik Daun Sirih Duru Awo craft products include kain panjang, tengkuluk, lito (lacak), saluak, and scarves, predominantly using the batik cap technique. The motifs favored by consumers amount to 12, reflecting the uniqueness of Sungai Penuh City. These motifs are categorized into five flora motifs (kanyaho batuah, daun sirih, pucuk rebung, biji kopi, padi payo), two fauna motifs (tiger, horns), and five motifs themed around culture or natural objects (jangkoi, aksara incung, tabuh larangan, carano, lapik). The motifs are arranged in symmetrical and asymmetrical repetition patterns vertically and horizontally. To ensure the survival and growth of this craft business, attention and support from the government are needed.Keywords: motive, product, batik daun sirihAbstrakBatik merupakan produk yang sangat dikenal masyarakat, diminati karena motif yang ada pada produk tersebut. Namun produk batik Daun Sirih Duru Uwo Desa Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh berbeda dari batik daerah lain, karena memiliki produk dan motif khas berlatang belakang kearifan lokal. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi produk kerajinan Batik Daun Sirih Daru Awo, dan bentuk motif-motif serta penerapannya pada produk kerajinan batik tersebut. Metode penelitian kualitatif, dengan jenis data primer dan sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah pemilik usaha Batik Daun Sirih Daru Awo, desainer batik, dan perajin batik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan analisis interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan produk kerajinan Batik Daun Sirih Duru Awo terdiri dari kain panjang, tengkuluk, Lito (lacak), saluak (topi adat), dan syal yang dominan menggunakan teknik batik cap. Motif yang diminati konsumen berjumlah 12 buah yang merupakan kekhasan Kota Sungai Penuh. Motif tersebut dikelompokkan menjadi motif flora berjumlah lima buah, yakni motif kanyaho batuah, daun sirih, pucuk rebung, biji kopi,  dan  padi payo. Motif fauna ada dua, yaitu motif harimau dan motif tanduk. Motif yang bertemakan budaya atau benda alam ada lima buah, yakni motif jangkoi, aksara incung, tabuh larangan, carano, dan motif lapik. Pola tata susun repetisi yang simetris dan asimetris secara vertikal dan horizontal. Agar usaha kerajinan ini dapat terus bertahan dan berkembang sesuai dengan lokusnya masing-masing, maka dibutuhkan perhatian dan pembinaan dari pihak pemerintah.Kata Kunci: motif, produk, batik daun sirihAuthors:Septia Cica Safitri : Institut Seni Indonesia PadangpanjangYuliarni : Institut Seni Indonesia PadangpanjangYulimarni : Institut Seni Indonesia PadangpanjangMiswar : Institut Seni Indonesia PadangpanjangWiddiyanti : Institut Seni Indonesia Padangpanjang ReferencesAdriani. (2023). Motif Dan Makna Motif Tenun Ulos Batak Angkola Di Kabupaten Tapanuli Selatan. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 12(2), 302-309.Anggraini, L., & Kirana, N. (2023). Desain Komunikasi Visual. Bandung: Nuansa Cendekia.Carlo, I. D. (2020). BATIKpedia: Kumpulan Istilah Penting dalam Dunia Batik. Yogyakarta: CV. Andi Offset.Emika, S. (2023), œUsaha dan Merk yang digunakan. Hasil Wawancara Pribadi: 5 Mei 2023, Desa Hamparan Rawang.Gustami, SP. (2008). Nukilan Seni Ornamen Indonesia. Yogyakarta: Jurusan Kriya ISI Yogyakarta.Kartika, D. S. (2007). Budaya Nusantara. Bandung: Rekayasa Sains.Kartika, D. S. (2016). Kreasi Artistik Perjumpaan Tradisi Modern Dalam Paradigma Kekaryaan Seni. Karanganyar: Citra Sain.Kartika, D. S. (2017). Seni Rupa Modern Edisi Revisi. Bandung: Rekayasa Sains.Masri, A. (2010). Strategi Visual Bermain Dengan Fromalistik Dan Semiotik Untuk Menghasilkan Kualitas Visual Dalam Desain. Yogyakarta: Jalasutra.Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis¯: A Methods Sourcebook. California: Sage PP-Thousand Oaks.Rudianto, M. (2023). Transformasi Batik Sudagaran Pada Kampung Batik Laweyan Kota Surakarta. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 12(2), 335-342.Sunaryo, A. (2009). Ornamen Nusantara: Kajian Khusus Tentang Ornamen Indonesia. Semarang: Dahara Prize.Susmetri, E. (2023). œNama Motif. Hasil Wawancara Pribadi: 24 Mei 2023, Desa Hamparan Rawang.Yulimarni, Y., Ditto, A., Sundari, S., & Akbar, T. (2022). Pelatihan Batik dalam Excellent Project (Expro) Siswa/Siswi SMA Exellence Nurul Ikhlas Kabupaten Tanah Datar. Abdidas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(5), 898-907.Zarminto, Z. (2023), œPenamaan Motif. Hasil Wawancara Pribadi: 5 Mei 2023, Desa Hamparan Rawang.
PENGARUH KONSENTRASI ELEKTROLIT TERHADAP HASIL PENCELUPAN EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK (Musa Paradisiaca L.) PADA BAHAN KATUN Adriani, Adriani; Sari, Indah Cantika
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.57932

Abstract

The dyeing process is influenced by several factors, including electrolyte concentration.It™s can support the absorption of dye into the fiber. However, improper use of electrolyte can cause damage to fabric fibers. This research to describe the effect of electrolyte concentration on the results of dyeing kepok banana peel extract. The type of research is experimental. The data obtained was primary data from 18 panelists. Data were analyzed by using the Friedman K-related Sample test and using the SPSS application. The results of is  electrolyte concentration of 50 grams produce a Soft Brown color direction, a dark light dark color, the even color evenness, the washing resistance produced by the first and second washes shows no change at all, the third wash the color changes slightly or decreases, and the fourth wash and the five colors look reduced or changed. The results is electrolyte concentration of 75 grams produce a Chocolate Brown color. The dark light color is very dark, color evenness is very even. The washing resistance produced in the first and second washes shows no change at all, and in the third, fourth and fifth washes the color looks slightly reduced or diminished. On light darkness (value) obtained a significance value of 0.001 which was smaller than the significance level of 0.000 < 0.05 = Hâ‚’ was rejected. This means there is a significant difference. On color evenness obtained a significance value of 0.001 which was smaller than the significance level of 0.000 < 0.05 = Hâ‚’ was rejected. This means that there is a significant difference. On washing resistance obtained a true significance value of 0.001 which was smaller than the significance level of 0.000 < 0.05 = Hâ‚’ was rejected. Conclusion that the electrolyte concentration affects the dyeing results of kepok banana peel extract.Keywords: electrolytes, concentration, kepok banana peelAbstrakProses pencelupan dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya konsentrasi elektrolit. Konsentrasi elektrolit yang tepat mendukung penyerapan pewarna ke dalam serat dan warna yang dihasilkan lebih tahan lama. Namun penggunaan elektrolit yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan pada serat kain dan kualitas warna yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh konsentrasi elektrolit terhadap hasil pencelupan ekstrak kulit pisang kepok (Musa Paradisiaca L.) pada bahan katun. Menggunakan jenis penelitian eksperimen. Data diperoleh berupa data primer yang berasal dari 18 orang panelis. Data dianalisis dengan uji Friedman K-related Sample dengan aplikasi Statistical Product And Service Solution (SPSS). Hasil pencelupan dengan konsentrasi elektrolit 50 gram menghasilkan arah warna Soft Brown. Gelap terang warna gelap, kerataan warna rata. Ketahanan cuci pada pencucian yang pertama dan kedua tidak adanya perubahan sama sekali pada warna, pencucian ketiga warna sedikit berubah, dan pencucian keempat dan kelima warna terlihat berubah. Hasil pencelupan dengan konsentrasi elektrolit 75 gram menghasilkan arah warna Chocolate Brown. Gelap terang warna sangat gelap, kerataan warna sangat rata. Ketahanan cuci yang dihasilkan pada pencucian yang pertama dan kedua tidak adanya perubahan sama sekali pada warna, sedangkan pencucian ketiga, keempat, dan kelima warna terlihat sedikit berubah. Pengaruh pencelupan terhadap gelap terang didapatkan nilai signifikansi sejumlah 0.001 yang lebih kecil dibanding taraf signifikansi 0.000 < 0.05 = Hâ‚’ ditolak, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Pengaruh pencelupan terhadap kerataan warna didapatkan nilai signifikansi sejumlah 0.001 yang lebih kecil dibanding taraf signifikansi 0.000 < 0.05 = Hâ‚’ ditolak, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikansi. Sedangkan pengaruh pencelupan terhadap ketahanan cuci didapatkan nilai signifikansi sejumlah 0.001 yang lebih kecil dibanding taraf signifikansi 0.000 < 0.05 = Hâ‚’ ditolak, yang berarti terdapat perubahan yang signifikansi. Dapat disimpulkan, konsentrasi elektrolit mempengaruhi hasil pencelupan ekstrak kulit pisang kepok.Kata Kunci: elektrolit, konsentrasi, kulit pisang kepok Authors:Adriani : Universitas Negeri PadangIndah Cantika Sari : Universitas Negeri Padang ReferencesMenjadi Kue Donat Sebagai Upaya Pengolahan Limbah Kulit Pisang. Biospecies. 1-6.         http://dx.doi.org/10.31227/osf.io/4chb7Ahmad, A, F., & Hidayati, N. (2019). Pengaruh Jenis Mordan Dan Proses Mordanting Terhadap Kekuatan Dan Efektifitas Warna Pada Pewarnaan Kain Katun Menggunakan Zat Warna Daun Jambu Biji Australia. Indonesia Journal of Halal, 1(2), 84-88.         http://dx.doi.org/10.14710/halal.v1i2.4422Almagita, R., Adriani, A., & Novrita, S, Z. (2017). Pengaruh Penggunaan Mordan Asam Jawa (Tamarindus Indica Linn) Dan Asam Kandis (Garcinia Parvifolia Miq) Terhadap Hasil Pencelupan Bahan Sutera Dengan Menggunakan Ekstrak Daun Andong (Cordyline Fruticosa L. A. Cheval). Journal Of Home Economics and Tourism, 14(1), 1-15. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/jhet/article/view/7235/5675Alvina, A., Adriani, A., & Novrita, S, Z. (2016). Perbedaan Mordan Belimbing Manis (Averrhoa Carambola) Dan Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi) Terhadap Hasil Pencelupan Pada Bahan Sutera Menggunakan Ekstrak Biji Kesumba (Bixa Orellana L). Journal Of Home Economics and Tourism, 12(2), 1-17. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/jhet/article/view/6028/4695Andriani, R., Adriani, A., & Novrita, S, Z. (2016). Perbedaan Mordan Asam Jawa (Tamarindus Indica Linn) dan Jeruk Purut (Citrus Hystrix) Terhadap Hasil Pencelupan Ekstrak Buah Senduduk (Melastoma Candidum D. Don) Pada Bahan Sutra. Journal Of Home Economics and Tourism, 12(2): 1-15.Anggraeni, A., Adriani, A., & Novrita, S, Z. (2017). Perbedaan Mordan Jeruk Bali (Citrus Maxima Merr) dan Jeruk Lemon (Citrus Limon) Terhadap Hasil Pencelupan Bahan Sutera Menggunakan Ekstrak Kelopak Bunga Pisang Raja (Musa Sapientum). Journal Of Home Economics and Tourism, 15(2): 1-15.Arikunto, S. (2021). Dasar-DasarEvaluasi Pendidikan Edisi 3. Jakarta: Bumi AksaraDahlia, S., & Adriani, A. (2019). Pengaruh Konsentrasi Elektrolit (NaCl) Terhadap Hasil Pencelupan Ekstrak Daun Iler (Plectranthus scutellarioides L. Benth) Menggunakan Mordan Asam Kandis (Garcinia xanthochymus) pada Bahan Sutera. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 8(1), 231-236. http://dx.doi.org/10.24114/gr.v8i1.13604Derisa, D., Efi, A., & Adriani, A. (2012). Pengaruh Garam Terhadap Hasil Pencelupan Bahan Sutra Dengan Ekstrak Kulit Pohon Mahoni. Journal Of Home Economics and Tourism, 1(1): 1-12.Fitri, E, R., & Adriani, A. (2022). Pembuatan Ekstrak Pewarna Alam Kayu Mahoni Untuk Benang Songket di Studio Pinankabu Canduang Kabupaten Agam. Relief: Journal of Craft, 2(1), 33-37. http://dx.doi.org/10.26887/relief.v2i2.3277Gusti, I. (2017). Perbedaan Hasil Pencelupan Bahan Sutera dengan Mordan Tawas dan Kapur Sirih Menggunakan Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L). Skripsi. Padang:UNPHasanah, U., Adriani, A., & Novrita, S, Z. (2017).  Pengaruh Mordan Air Tapai Ketan Hitam dan Air Tapai Singkong Terhadap Hasil Pencelupan Pada Bahan Sutera Menggunakan Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L). Journal Of Home Economics and Tourism, 15(2), 1-16. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/jhet/article/view/10580/7745Kristijanto, K., & Soetjipto, S. (2013). Pengaruh Jenis Fiksatif Terhadap Ketuaan dan ketahanan luntur Kain Mori Batik Hasil Pewarnaan Limbah The Hijau. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains VIII, 4(1). Salatiga, 15 Juni 2013.Muharrani, K. R., Adriani, A., Novrita, S. Z., & Nelmira, W. (2023). Pengaruh Perbedaan Mordan Pada Pencelupan Dengan Zat Warna Daun Inai (Lawsonia inermis L.) Terhadap Kain Katun. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 12(2), 412-417. http://dx.doi.org/10.24114/gr.v12i2.50050Oktariani, O. (2022). Pengaruh Konsentrasi Elektrolit dan Warna Difusi Pada Pencelupan Kain Rajut Campuran Modals/Spandex (97%/3%) Menggunakan Zat Warna Reaktif Bifungsional. Texere: Majalah Sains dan Teknologi Tekstil, 20(2), 84-177. http://dx.doi.org/10.53298/texere.v20i2.02Prima, A., & Novrita, S, Z. (2019). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Tawas Pada Pencelupan Bahan Katun Menggunakan Zat Warna Alam Ekstrak Buah Senduduk (Melastoma Malabathricum L). Gorga Jurnal Seni Rupa, 8(1), 260-266. http://dx.doi.org/10.24114/gr.v8i1.13630Saputri, R. A., Adriani, A., & Nelmira, W. (2017). Pengaruh Lama Pencelupan Terhadap Warna Yang Dihasilkan Pada Bahan Sutera Menggunakan Zat Warna Alam Ekstrak Daun Puring (Codiaeum Variegatum) Dengan Mordan Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia). Journal Of Home Economics and Tourism, 14(1), 1-16. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/jhet/article/view/7237/5677Sartika, D., & Adriani, A. (2023). Pengaruh Mordan Jeruk Nipis dan Jeruk Purut Terhadap Hasil Pewarnaan Ecoprint Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas) Pada Bahan Katun. Relief: Journal of Craft, 2(2), 10-15. http://dx.doi.org/10.26887/relief.v2i2.3753
WARNA DAN EMOSI UNTUK MEDIA DESAIN INTERAKTIF: LITERATURE REVIEW Zahra, Nurmalita; Mansoor, Alvanov Zpalanzani
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.57946

Abstract

Color is considered in the application of emotion or psychological themed interactive design media. Previous research on color and emotion shows that color manipulates a person's emotions. This article discuss about association of color and emotion or psychology for reference to the use of color in interactive design media with psychological themes. This research method is a literature review with limitations related to emotions and psychology to find out what things need to be considered for deciding what colors can be used in research and designing psychology-based interactive design media.. The result of this research is a color can be associated with different emotions in different people. Things that affect the difference are religion, geography, language, culture, gender, age, duration of color exposure, and hue, saturation, and lightness (HSL), duration of color exposure, linguistics, culture, perception of the environment, gender, and age. This research can be used as a reference for researchers or designers in researching or creating interactive design media related to emotions and psychologyKeywords: Color, Emotion, Interactive Design MediaAbstrakWarna merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam pengaplikasian pada media desain interaktif yang bertemakan emosi atau psikologi. Pada penelitian terdahulu tentang warna dan emosi menunjukan bahwa warna memanipulasi emosi seseorang. Artikel ini membahas tentang asosiasi warna dan emosi atau psikologi untuk acuan penggunaan warna dalam media desain interaktif bertemakan psikologi. Metode penelitian ini adalah literature review dengan batasan warna yang terkait dengan emosi dan psikologi untuk mengetahui hal apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam memutuskan penggunaan warna apa saja yang dapat digunakan dalam penelitian maupun perancangan media desain interaktif berbasis psikologi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah warna dapat diasosiasikan dengan emosi yang berbeda pada orang yang berbeda. Hal yang mempengaruhi perbedaan tersebut adalah religi, geografis, bahasa, budaya, jenis kelamin, usia, durasi paparan warna, dan hue, saturation, dan lightness (HSL). Penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk peneliti atau desainer dalam meneliti atau menciptakan media desain interaktif yang berhubungan dengan emosi maupun psikologi.Kata Kunci: Warna, Emosi, Media Desain Interaktif. Authors:Nurmalita Zahra : Institut Teknologi BandungAlvanov Zpalanzani Mansoor : Institut Teknologi Bandung ReferencesDarmaprawira, S. (2002). Warna. Penerbit ITB.Dewi, F. N., & Rizky Mutiaz, I. (2023). Muatan Budaya China Dalam Desain Karakter Yun Jin Game Genshin Impact. Jurnal Seni Rupa, 12.Fugate, J. M. B., & Franco, C. L. (2019). What color is your anger? Assessing color-emotion pairings in english speakers. Frontiers in Psychology, 10(FEB). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.00206Hanada, M. (2018). Correspondence analysis of color“emotion associations. Color Research and Application, 43(2). https://doi.org/10.1002/col.22171Jonauskaite, D., Dael, N., Chèvre, L., Althaus, B., Tremea, A., Charalambides, L., & Mohr, C. (2019). Pink for Girls, Red for Boys, and Blue for Both Genders: Colour Preferences in Children and Adults. Sex Roles, 80(9“10). https://doi.org/10.1007/s11199-018-0955-zJonauskaite, D., Parraga, C. A., Quiblier, M., & Mohr, C. (2020). Feeling Blue or Seeing Red? Similar Patterns of Emotion Associations With Colour Patches and Colour Terms. I-Perception, 11(1). https://doi.org/10.1177/2041669520902484Joosten, E., Van Lankveld, G., & Spronck, P. (2010). Colors and Emotion in Videogames. Proceedings on the 11th International Conference on Intelligent Games and Simulation GAME-ON 2010.Korkmaz, S., Özer, Ö., Kaya, Åž., Kazgan, A., & Atmaca, M. (2016). The correlation between color choices and impulsivity, anxiety and depression. European Journal of General Medicine, 13(3). https://doi.org/10.15197/ejgm.1592Liu, Y. (2022). The Colour-Emotion Association. Journal of Education, Humanities and Social Sciences, 5, 272“277. https://doi.org/10.54097/ehss.v5i.2912Livingstone, S. R., & Brown, A. R. (2005). Dynamic Response: Real-Time Adaptation for  Music Emotion. Creativity & Cognition Studios Press, University of Technology, Sydney.Miswar, M., Rica, R., Yunis, M., & Rajudin, R. (2022). Studi Warna dan Gaya Pada Karya Yazid. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 11.Pope, D. J., Butler, H., & Qualter, P. (2012). Emotional Understanding and Color-Emotion Associations in Children Aged 7-8 Years. Child Development Research, 2012, 1“9. https://doi.org/10.1155/2012/975670Purbasari, M., Luzar, L. C., & Farhia, Y. (2014). Analisis Asosiasi Kultural Atas Warna (Vol. 5, Issue 1).Zam, R., Dharsono, & Raharjo, T. (2022). Transformasi Estetik Seni Kriya; Kelahiran dan Kriya Masa Kini. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 11(19).
ANALISIS MANAJEMEN PRODUKSI USAHA KONVEKSI DI MUTHIA KONVEKSI TANJUNG BERINGIN PASAMAN Mardatillah, Azzahra Fujiatul; Suci, Puji Hujria
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.57958

Abstract

Muthia Convection is a convection business located in Tanjung Beringin, Pasaman Regency. Convection business involves mass production of clothing. In addition, good and proper business management is needed to achieve broader business prospects in the modern era like today. This research aims to describe in detail about production planning, production process, as well as quality supervision and control at Muthia Convection. The research method used is qualitative method with descriptive approach, data obtained by conducting interviews and observations. The data analysis technique used is the interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the planning system at Muthia Convection has not been carried out optimally and efficiently, the production process is carried out based on received orders, and the marketing system applied is still traditional by spreading information through word of mouth. Muthia Convection plans production with a focus on received orders, producing various types of clothing such as school uniforms, office uniforms, and sports shirts. They use a piece-rate wage system for employees and have initial capital from bank loans. Production is done around 3-4 months before the year change or new academic year. Muthia Convection conducts supervision during the production process, including supervision of labor, product quality, cleanliness, and timeliness. Quality control is carried out to ensure that the products meet the established standards, through stitch inspections and finishing processes.Keywords: convection, planning, quality controlAbstrakMuthia Konveksi merupakan usaha konveksi yang berada di Tanjung Beringin Kabupaten Pasaman yang memproduksi pakaian secara massal. Selain itu dibutuhkan manajemen usaha yang baik dan benar untuk dapat mencapai prospek bisnis yang lebih luas di era modern seperti saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara detail mengenai perencanaan produksi, proses produksi, serta pengawasan dan pengendalian kualitas pada Muthia Konveksi. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh dengan melakukan wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perencanaan pada Muthia Konveksi belum dilakukan secara optimal dan efisien, proses produksi dilakukan berdasarkan pesanan yang telah diterima, serta sistem pemasaran yang diterapkan masih tradisional dengan menyebarkan informasi melalui mulut ke mulut. Muthia Konveksi melakukan perencanaan produksi dengan fokus pada pesanan yang diterima, menghasilkan berbagai jenis pakaian seperti seragam sekolah, seragam kantor, dan kaos olahraga. Muthia Konveksi melakukan perencanaan produksi dengan fokus pada pesanan yang diterima, menghasilkan berbagai jenis pakaian seperti seragam sekolah, seragam kantor, dan kaos olahraga. Mereka menggunakan sistem upah borongan untuk karyawan dan memiliki modal awal dari pinjaman bank. Produksi dilakukan sekitar 3-4 bulan sebelum masa pergantian tahun atau tahun ajaran baru. Muthia Konveksi melakukan pengawasan selama proses produksi berlangsung, termasuk pengawasan tenaga kerja, mutu produk, kebersihan, dan ketepatan waktu. Pengendalian kualitas dilakukan untuk memastikan produk sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, melalui pemeriksaan jahitan dan proses finishing.Kata Kunci: konveksi, perencanaan, pengawasan, pengendalian kualitas Authors:Azzahra Fujiatul Mardatillah : Universitas Negeri PadangPuji Hujria Suci : Universotas Negeri PadangReferencesAssauri, S. (2013). Management marketing. Jakarta: Rajawali Pers.Dariyatmo, D. (2023), œSistem Pemasaran Muthia Konveksi. Hasil Wawancara Pribadi: 15 Mei 2023, Muthia Konveksi.Ernawati, W. N. (2008). Tata Busana SMK Jilid 2. Padang: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.Gasperz, V. (2005). Total Quality Management. Jakarta: Gramedia Pustaka UtamaHidayah, N., & Yasnidawati, Y. (2019). Penyesuaian Pola Dasar Busana Sistem Indonesia Untuk Wanita Indonesia Dengan Bentuk Badan Gemuk. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 8(1), 222-230.Indriastuti, B. (2009). Kajian Tentang Pengelolaan Usaha Pada Industri Kecil Konveksi Di Desa Tempusari Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten. Skripsi Malang: Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang.Nafila, W. (2014). Pengaruh Peletakan Pola Terhadap Hasil Jadi Blus Circular Drape Menggunakan Kain Lycra Metode Pattern Magic Stretch Fabric. Jurnal Tata Busana, 3(3).Sinulingga, S. (2009). Perencanaan & Pengendalian Produksi. Yogyakarta : Graha Ilmu.Sudaryono, S. (2017). Pengantar Manajemen Teori dan Kasus. Yogyakarta: CAPSSuhemi, R. (2016). Manajemen Produksi dan Pemasaran Sirup Markisa (Studi Kasus CV. Citra Sari) Kelurahan N Mangasa Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Sosial Ekonomi.Supriyanto, S. (2009). Business Plan Sebagai Langkah Awal Memulai Usaha. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 6(1), 73-83.Wihandira. N. W. (2023) The Production Process of the Convection Business in Nagari Batu Taba Ampek Angkek District West Sumatera. TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga, 11(11),  38-49.