cover
Contact Name
Andi Baso Kaswar
Contact Email
a.baso.kaswar@unm.ac.id
Phone
+6285255981301
Journal Mail Official
nurjannah310807@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdullah Dg. Sirua; Kompleks BTN CV Dewi Blok B6 Nomor 12, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education
ISSN : 30480604     EISSN : 30480590     DOI : https://doi.org/10.61220/pedagogy
This journal publishes research articles on various innovation education that are interesting and have an impact on the development of education. The journal publishes articles on interdisciplinary content and cross-field dimensions related to education from various cultural perspectives. The journal includes, but is not limited to the following fields: Education Method Innovation Education Technology Innovation Cultural Studies Innovation Learning Innovation Training Innovation Teaching Innovation Islamic education Mathematics education Language education Natural science education Social science education Childhood education Informatics and computer education
Articles 32 Documents
Efektivitas Penggunaan Metode Socratic Circles terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik pada Pembelajaran IPAS Kelas IV di SD Negeri 3 Sinjai Arianti, Dewi; Takdir, Takdir; Ningsih, Diarti Andra
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i1.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan metode socratic circles terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada pembelajaran IPAS Kelas IV di SD Negeri 3 Sinjai. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini terdiri dari peserta didik kelas IV di SD Negeri 3 Sinjai yang berjumlah 41 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Adapun metode pengumpulan data yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini didasarkan pada analisis t-test (paired sample t-test) dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000. Nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari 0.05 atau 0.000 < 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode socratic circles efektif digunakan terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada pembelajaran IPAS Kelas IV di SD Negeri 3 Sinjai.
Dikotomi Ilmu dan Agama dalam Pendidikan Islam: Kontribusi Perspektif Al-Hulul Ahmad, Nur Isra'; Ningsih, Diarti Andra
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i1.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi dan kontribusi perspektif al-Hulul dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai upaya mengatasi dikotomi antara ilmu dan agama. Pemilihan judul ini didasarkan pada urgensi reformasi pendidikan Islam yang menuntut integrasi ilmu agar menghasilkan sistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai ketuhanan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan sumber data berasal dari beberapa jurnal nasional dan hasil penelitian. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis isi atau content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Hulul dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan Islam melalui perumusan tujuan pembelajaran, perumusan materi ajar yang tidak hanya memaparkan teori ilmiah, melainkan juga menyertakan kutipan ayat Al-Qur'an yang relevan, metode pembelajaran dengan pendekatan kontemplatif dan reflektif, penilaian hasil belajar, dan pelatihan bagi guru. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi pengembangan kurikulum yang lebih holistik, harmonis, dan sesuai dengan prinsip-prinsip integratif dalam Islam.
Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Reading 2 Hidayah, A. Muniratul; Haerullah, Haerullah; Mutawadiah, Mutawadiah; Harmilawati, Harmilawati
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i2.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Blended Learning terhadap motivasi belajar mahasiswa semester II program studi Tadris Bahasa Inggris Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai pada mata kuliah Reading 2. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih fleksibel dan interaktif di era digital, khususnya setelah masa pandemi, di mana penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar menjadi semakin penting. Model Blended Learning yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring dianggap mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini adalah 18 mahasiswa kelas B semester II yang telah mengikuti pembelajaran dengan model Blended Learning. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, dan analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara model pembelajaran Blended Learning terhadap motivasi belajar mahasiswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,456 menunjukkan bahwa sebesar 45,6% variasi motivasi belajar mahasiswa dipengaruhi oleh penerapan model Blended Learning. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Blended Learning merupakan model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, terutama dalam mata kuliah yang membutuhkan pemahaman teks dan keterampilan membaca.
Pengaruh Keteladanan Terhadap Pembentukan Akhlak Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PAI Yuliana, Yuliana; Firdaus, Firdaus; Islamiah, Nurul
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i2.264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Keteladanan Terhadap Pembentukan Akhlak Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PAI di SMP Negeri 35 Sinjai.  Jenis penelitian ini yaitu ex post facto yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 orang peserta didik. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling pada pengukuran skala likert. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket (kuesioner) dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif, uji prasyarat yang mencakup uji normalitas dan uji linearitas serta analisis inferensial yang mencakup uji hipotesis menggunakan uji regresi linear serta uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keteladanan berpengaruh terhadap pembentukan akhlak yang mempunyai nilai regresi dan parsial signifikan. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil analisis regresi sederhana diketahui bahwa nilai 0,000 < 0,05 dan hasil uji t diketahui t hitung 4,069 > 1,696 t tabel. Maka dari itu dapat dikatakan hipotesis pada penelitian ini adalah Ha diterima  dan Ho ditolak yang berarti keteladanan berpengaruh terhadap pembentukan akhlak peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMP Negeri 35 Sinjai. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku, sikap, dan teladan yang ditunjukkan guru dalam proses pembelajaran memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Oleh karena itu, guru hendaknya senantiasa menjadi figur panutan yang konsisten dalam ucapan, tindakan, dan nilai-nilai moral yang diajarkan, sehingga pembelajaran PAI tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga berdampak pada aspek afektif dan perilaku sehari-hari peserta didik.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Oleh Guru Honorer Di MI Darul Abrar Balle Hasanah, Uswatul; Nurhasanah; Hasmiati, Hasmiati; Ningsih, Diarti Andra
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i2.266

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan metode pengajaran yang dirancang untuk menyesuaikan dengan keragaman kebutuhan, kebutuhan minat, tingkat kesiapan, serta gaya belajar siswa dalam suatu kelas.Pendekatan ini menjadi elemen kunci dalam penerapan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, keberhasilan strategi ini sangat ditentukan oleh kesiapan dan kompetensi guru, termasuk guru honorer yang kerap kali menjadi tenaga pendidik utama di sekolah dasar. Meskipun memiliki peran yang signifikan, guru honorer sering kali menghadapi berbagai kendala dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi, misalnya kurangnya pelatihan, keterbatasan sarana, serta minimnya pengawasan dan pengakuan profesional menjadi beberapa kendala yang dihadap. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitan kualitatif yang bertujuan untuk mengkaji sejauh mana guru honorer di Madrasah Ibtidaiyah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi terkhusus di Madrasah Ibtidaiyah, mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi penghambat maupun pendukung, serta memberikan rekomendasi berdasarkan temuan lapangan dan literatur terkini
Strategi Pemahaman Masdar melalui Padanan Kata Benda Verbal dalam Bahasa Indonesia Hanifansyah, Nur; Mahmudah, Menik; Batrisya, Nur Aunie
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i2.267

Abstract

Pemahaman masdar bagi pembelajar pemula bahasa Arab kerap menghadapi hambatan karena keterbatasan padanan langsung dalam bahasa Indonesia. Akibatnya, banyak pelajar hanya menghafalkan pola (wazan) tanpa memahami fungsi semantisnya secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi pemahaman masdar dengan mengaitkan konsep verbal nouns dalam bahasa Arab dengan kata benda turunan dari verba dalam bahasa Indonesia, misalnya sentuhan dari menyentuh, pukulan dari memukul, teguran dari menegur, atau ciuman dari mencium. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik observasi kelas, wawancara guru, serta tes diagnostik kepada 30 pelajar tingkat pemula di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menurut model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% pelajar lebih cepat memahami fungsi masdar setelah diberikan padanan kata benda verbal dalam bahasa Indonesia. Selain itu, strategi ini meningkatkan kemampuan pelajar dalam menggunakan masdar dalam kalimat produktif, baik lisan maupun tulisan. Dengan demikian, strategi perbandingan lintas bahasa terbukti efektif sebagai jembatan konseptual dalam pengajaran masdar. Temuan ini berimplikasi pada perlunya pendekatan pedagogis yang lebih kontekstual dan integratif dalam pembelajaran gramatika Arab di pesantren.
Isu-isu Gender dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Nurhayati, R.; Nur, Makmur Jaya; Syahrani, Nur Zakira
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i2.269

Abstract

Pendidikan merupakan suatu cara yang dapat dilakukan untuk membangun potensi, mengembangkan wawasan dan pengetahuan, meningkatan kualitas suatu bangsa dan juga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana isu-isu gender dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan atau library research dan teknik pengumpulan datanya yakni dokumentasi dari buku, artikel, jurnal penelitian, maupun laporan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gender diinterpretasikan sebagai konsep yang digunakan untuk membedakan laki-laki dan perempuan berdasarkan pengaruh sosial dan budaya. Perbedaan gender tidaklah menjadi masalah selama perbedaan tersebut tidak menghadirkan sebuah ketidakadilan. Namun pada kenyataannya, dewasa ini kesenjangan dan ketimpangan gender telah banyak terjadi. Pendidikan Agama dapat menjadi sebuah cerminan yang memperlihatkan tentang apa saja peran-peran yang dimiliki oleh setiap gender. Beberapa isu-isu gender yang sering ditemui dalam kurikulum bidang pendidikan agama Islam di antaranya juga dapat dilihat dari kurikulum yang diterapkan dengan  representasi tokoh laki-laki lebih dominan di peran kepemimpinan dan pekerjaan bergengsi, sementara perempuan lebih sering diposisikan, metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru dan konten yang digunakan yang dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan memiliki peran dan hak yang lebih terbatas dibandingkan laki-laki termasuk dalam konteks hak menuntut ilmu, dan dalam bahan ajar yang menanamkan pola pikir berbeda tentang peran laki-laki dan perempuan. Dalam mengatasi isu-isu gender dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), guru perlu memastikan bahan ajar yang digunakan bebas dari stereotipe gender, sehingga peserta didik dapat memahami bahwa gender bukanlah perbedaan hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan. Penggunaan bahan ajar yang netral membantu menanamkan pemahaman bahwa kedua gender memiliki hak yang sama, seperti hak untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya.
Efektivitas Penggunaan Flashcard dalam Pengajaran Kosakata Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Sulfianti, Rizky Ainun; Aminah, Sitti; Jamaluddin, Jamaluddin
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i2.265

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan aspek paling dasar yang perlu dikuasai dalam pembelajaran Bahasa Inggris, namun pada kenyataanya penguasaan kosakata pada siswa sekolah dasar masih sangat minim. Penelitian ini dilakukan di kelas V Sekolah Dasar dengan tujuan untuk mengevaluasi efektivitas media Flashcard dalam pengajaran kosakata bahasa Inggris kepada siswa. Penelitian ini mengadopsi desain kuantitatif dengan metode pre-eksperimental yang berfokus pada perbandingan hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan Flashcards. Dengan metode pengumpulan data berupa observasi serta penilaian pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini terdiri dari 15 siswa kelas V Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Flashcard efektif dalam meningkatkan indikator efektivitas pembelajaran. Flashcard terbukti berhasil menciptakan lingkungan belajar yang sangat termotivasi dan partisipatif, di mana siswa menunjukkan perhatian penuh dan interaksi aktif (aktivitas yang tinggi). Secara kuantitatif, efektivitas ini tercermin pada peningkatan signifikan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa sebelum perlakuan adalah 64,00, dan setelah menggunakan Flashcard nilai tersebut meningkat tajam menjadi 86,60. Peningkatan hasil ini didukung oleh data uji statistik yang menunjukkan bahwa data akhir berada dalam kategori normal dan homogen (prasyarat statistik).
Diagnostik Kesulitan Belajar Siswa Kelas V Pada Materi KPK Dan FPB Di SDN 2 Balangnipa Nurhalisa, Nurhalisa; Nurjannah, Nurjannah
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i2.271

Abstract

The aim of the research is to determine the causes of difficulties experienced by students in solving FPB and KPK questions. This research is a qualitative descriptive study. This research was conducted at SDN 2 Balangnipa on May 11 2024. The subjects of this research were class V students at SDN 2 Balangnipa with the initials NL and AN who are female. Topic selection is based on fifth grade students' mathematical abilities and vision. Data collection methods in this research are diagnostic tests, observation and interviews. Regarding the results obtained, it was concluded that the average learning difficulties experienced by the subjects were a lack of understanding of concepts, also poor memory about multiplication and a lack of understanding about exponential numbers. Because of this, lessons have passed so that students' understanding becomes reduced or memory is lost over time. To be able to finish. Understanding the multiplication and division material is of course because there are difficulties experienced. This is in accordance with the learning difficulties faced by students. Teachers need to ensure that students understand concepts and can communicate effectively about the material they teach.
Efektivitas Metode Werewolf Game untuk Melatih Kepercayaan Diri Siswa pada Pembelajaran Bahasa Inggris Materi Speaking Kalsum, Andi Umi; Ismail, Ismail; Bahrun, St. Rahmaniah
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i2.268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode werewolf game dalam pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya materi speaking, untuk melatih kepercayaan diri siswa di SMP Negeri 20 Sinjai. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan one sample t-test, melibatkan 25 siswa dari kelas IXC pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket yang mengukur tingkat kepercayaan diri siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa metode werewolf game secara signifikan dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara Bahasa Inggris. Pendekatan permainan ini menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga siswa merasa lebih nyaman untuk berpartisipasi. Selain itu, werewolf game mendorong siswa untuk berlatih berbicara di depan teman-teman mereka, yang berkontribusi pada peningkatan kemampuan berbicara. Buktinya, siswa menunjukkan peningkatan dalam skala angket kepercayaan diri setelah mengikuti kegiatan ini. Dengan demikian, metode werewolf game terbukti efektif dalam melatih kepercayaan diri siswa dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 20 Sinjai.

Page 3 of 4 | Total Record : 32