Ameena Journal
Ameena Journal bertujuan untuk menjadi media publikasi ilmiah yang memfasilitasi pengembangan dan penyebaran penelitian di berbagai bidang ilmu keislaman, dengan fokus pada kajian interdisipliner yang relevan dan aplikatif. Jurnal ini mencakup berbagai topik seperti Pendidikan Islam, Hukum Islam, Ekonomi Islam, Dakwah Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Sosial, Filsafat Islam, Pemikiran Islam, Sejarah Islam, serta bidang-bidang lain yang berkaitan dengan ilmu keislaman, termasuk Matematika, Kebidanan, dan Kedokteran. Dengan melibatkan penulis, penyunting, dan penerbit yang mengedepankan etika akademik, Ameena Journal bertujuan untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi keagamaan Islam dunia, serta menjadi rujukan yang bermanfaat bagi akademisi, peneliti, dan praktisi di berbagai disiplin ilmu.
Articles
98 Documents
Memperkuat Pemahaman Ilmu Fiqh Munaqahat bagi Mahasiswi untuk Membangun Kesadaran Berumah Tangga yang Islami
Maisarah, Maisarah
Ameena Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63732/aij.v3i1.151
Pemahaman ilmu fiqh munaqahat memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran mahasiswi untuk mempersiapkan kehidupan berumah tangga yang Islami. Namun, terdapat kesenjangan antara pemahaman teoritis dan praktis di kalangan mahasiswi yang perlu diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pemahaman fiqh munaqahat dapat memperkuat kesadaran mahasiswi dalam membangun rumah tangga Islami. Metode yang digunakan adalah library research dengan menganalisis literatur, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi hubungan antara pemahaman fiqh munaqahat dan kesiapan mahasiswi dalam membangun keluarga Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman fiqh munaqahat yang komprehensif membantu mahasiswi memahami peran, tanggung jawab, dan etika dalam pernikahan. Selain itu, pendekatan pendidikan yang aplikatif diperlukan untuk mengatasi kesenjangan antara teori dan praktik. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan keagamaan dengan menawarkan strategi untuk memperkuat kesiapan generasi muda membangun rumah tangga yang Islami dan harmonis.
Asumsi Dasar Filsafat Pendidikan Islam: Epistemologis dan Aksiologis
Fadlin, Iswan
Ameena Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63732/aij.v3i1.152
Artikel ini membahas ruang Pendidikan Islam dalam bentuk konsep epistemologi dan aksiologi. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan lebih lanjut konsep epistemologi dan aksiologi dari sudut pandang pendidikan Islam tersebut. Dan untuk menjelaskan istilah tersebut, maka artikel ini menggunakan teknik yang dipadukan dengan bibliografi beranotasi sebagai panduan untuk membubuhi keterangan literatur dan menganalisis argumentasi. Artikel ini menyajikan beberapa pembahasan terkait yang akan membantu memahami konsep-konsep dalam ruang pendidikan Islam. Epistemologi sebagai metode filosofis dalam merumuskan ilmu pengetahuan. Di sisi lain, aksiologi dapat dijadikan pedoman filosofis untuk memahami keberadaan nilai-nilai untuk menegaskan hakikat nilai-nilai fundamental dalam pendidikan Islam.
UMKM sebagai Pilar Ekonomi dan Strategi Pengelolaan Keuangan untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha
Munzirwan, Munzirwan
Ameena Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63732/aij.v2i4.147
UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, berfungsi sebagai pilar utama dalam penyediaan lapangan kerja dan penyumbang produk domestik bruto (PDB). Namun, meskipun kontribusinya signifikan, banyak UMKM yang menghadapi masalah dalam pengelolaan keuangan dan daya saing yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran UMKM dalam perekonomian dan strategi pengelolaan keuangan yang dapat meningkatkan daya saing usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan menganalisis literatur yang ada mengenai UMKM, pengelolaan keuangan, dan pemanfaatan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang efisien dan penggunaan teknologi merupakan faktor utama yang dapat mendukung daya saing UMKM. Selain itu, temuan penelitian ini juga mengindikasikan bahwa banyak pelaku UMKM yang masih mengandalkan metode konvensional dalam mengelola keuangan dan kurang memanfaatkan teknologi digital. Oleh karena itu, untuk meningkatkan daya saing UMKM, diperlukan pelatihan dan pendampingan yang lebih efektif dalam pengelolaan keuangan dan penggunaan teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memberikan wawasan kepada pengambil kebijakan mengenai pentingnya pendidikan dan pelatihan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan kompetensinya di pasar yang semakin kompetitif.
Strategi Pembelajaran PAI Dalam Konteks Tradisi dan Modernitas
Afriani, Afriani
Ameena Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63732/aij.v2i4.154
Artikel ini membahas strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks tradisi dan modernitas, dengan fokus pada dua rumusan masalah utama: bagaimana guru PAI seharusnya merespons modernisasi pendidikan saat ini, serta bagaimana mengintegrasikan modernitas dalam pendidikan tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi yang menjadi ciri khas pendidikan Islam. Melalui pendekatan penelitian deskriptif dengan metode library research, artikel ini mengkaji berbagai sumber literatur, termasuk buku, jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menghadapi tantangan modernitas, guru PAI perlu strategi pengajaran yang inovatif dan menarik, meliputi; pemanfaatan teknologi informasi, pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran interaktif. Namun begitu, penting untuk tetap mempertahankan tradisi dalam pendidikan Islam. Seperti baca kitab kuning dan hafalan Al-qur’an dan hadis yang dipercaya sebagai warisan intelektual Islam. Serta penanaman akhlak dan budi pekerti, agar siswa dapat mengaplikasikan ajaran agama dalam konteks kehidupan sehari-hari. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik pendidikan PAI yang relevan dan berdaya guna sesuai kebutuhan zaman, serta mendukung pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga berkarakter sesuai dengan ajaran Islam.
Hukum Safar Wanita Tanpa Mahram Menurut Pandangan Ulama
Ikhwani, Ikhwani
Ameena Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63732/aij.v3i1.157
Setiap syariat Islam pasti bertujuan mendatangkan maslahat dan menolak mudarat. Dalam salah satu aturan syariat, Allah Ta’ala memberikan sebuah aturan bersafar yang khusus ditujukan untuk wanita, yaitu harus bersama mahram ketika bersafar. Namun, melihat zaman dan kondisi hari ini yang berbeda dengan zaman dulu, banyak para wanita yang masih dilema keraguan mengenai status hukum safar wanita tanpa mahram. Untuk itu para ulama berbeda pendapat terkait ‘illah larangan wanita bersafar tanpa mahram. Kajian ini termasuk kajian studi kepustakaan (library research) Adapun hasil dari kajian ini, para ulama terbagi menjadi dua pandangan terkait hukum wanita bersafar tanpa mahram; sebagian berpendapat bahwa ‘illah-nya adalah safar tanpa mahram itu sendiri. Sehingga berkonsekuensi haramnya safar bagi wanita tanpa mahram, baik dalam kondisi safar wajib, sunnah maupun mubah. Sedangkan, sebagian yang lain berpendapat bahwa ‘illah, larangan safar bagi wanita tanpa mahram adalah keamanan untuk bersafar. Hal ini berkonsekuensi pada bolehnya safar baik dalam kondisi safar wajib, sunnah ataupun mubah. Adapun safar yang ditujukan untuk keharaman, maka jelas hukumnya adalah haram.
Komunikasi Beradab dalam Perspektif Al-Qur'an: Analisis Nilai-Nilai dan Prinsip-Prinsip
Yusfriadi;
Murni, Faisal
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63732/aij.v2i2.123
Komunikasi beradab dalam perspektif Al-Qur'an memegangperanan penting dalam membentuk interaksi sosial yang harmonis dan efektif. Artikel ini menganalisis prinsip-prinsipkomunikasi beradab yang terkandung dalam Al-Qur'an, sepertikejujuran, kesantunan, pengendalian diri, hikmah, perdamaian, dan penghargaan terhadap perbedaan. Prinsip-prinsip ini sangat relevan dalam konteks dakwah dan kehidupan sosial, karenadapat memperkuat pesan dakwah dan menciptakan hubunganyang lebih harmonis antara individu, serta membangunmasyarakat yang damai. Dalam komunikasi dakwah, pendekatanyang beradab menjadi kunci untuk menyampaikan pesan Islam secara efektif dan menyentuh hati audiens. Artikel ini juga mengaitkan prinsip-prinsip komunikasi dalam Al-Qur'an denganpraktik komunikasi masa kini, terutama dalam penggunaanmedia sosial, di mana komunikasi beradab sangat diperlukanuntuk menghindari konflik dan menyebarkan kedamaian. Penerapan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan sehari-hariberperan penting dalam menjaga etika komunikasi, sertamenciptakan ruang sosial yang inklusif dan penuh pengertian.
Etika Sosial Dalam Al-Qur’an Yang Terkandung Dalam Surah Maryam
M. Yusuf, Ritawati;
Muhibuddin;
Nurbaiti
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63732/aij.v2i3.124
Surah Maryam dalam Al-Qur'an menyajikan nilai-nilai etika sosial yang penting bagi kehidupan bermasyarakat, meliputi aspek keadilan, kasih sayang, rasa hormat kepada orang tua, serta kepedulian terhadap sesama. Ayat-ayat dalam surah ini mengandung pelajaran moral yang mengajarkan manusia untuk menjunjung tinggi hubungan yang harmonis dan saling menghargai antarindividu. Dalam surah ini, kisah-kisah para nabi seperti Nabi Ibrahim, Nabi Zakaria, dan Maryam memberikan contoh nyata dari penerapan nilai-nilai etika sosial yang dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna etika sosial yang terdapat dalam Surat Maryam dengan analisis pendekatan tafsir, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai prinsip-prinsip etika dalam Al-Qur'an yang relevan dengan kehidupan modern. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memperkaya literatur keislaman serta menjadi pedoman bagi umat Islam dalam berperilaku sosial yang baik sesuai ajaran Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengungkap nilai-nilai etika sosial yang terkandung dalam Surah Maryam. Surah Maryam dalam Al-Qur'an mengandung banyak pelajaran mengenai komunikasi, baik secara verbal maupun non-verbal, terutama dalam konteks kisah-kisah para nabi dan manusia pilihan Allah.
Kejujuran Sebagai Dasar Komunikasi Yang Efektif
Fadhilah, Raudhatul;
Amiruddin;
Annura, Raudha;
Aziz, Cut Fardiyati
Ameena Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63732/aij.v3i1.125
Kejujuran merupakan elemen fundamental dalam komunikasi yang efektif, baik dalam konteks pribadi maupun profesional. Kejujuran tidak hanya membangun kepercayaan tetapi juga memastikan bahwa pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diterima dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran kejujuran sebagai dasar komunikasi yang efektif serta dampaknya terhadap hubungan interpersonal dan organisasi. Metode kajian yang digunakan adalah analisis literatur dari berbagai studi yang berfokus pada aspek komunikasi dan integritas, serta dampak kejujuran dalam berbagai bentuk interaksi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejujuran meningkatkan kepercayaan, memperlancar proses komunikasi, dan mengurangi potensi konflik, sehingga kesimpulannya, kejujuran adalah faktor kunci dalam mencapai komunikasi yang efektif dan bermakna.
Bahaya Kebohongan Dalam Perspektif Komunikasi Islam
Salcedo, Chairul Liza;
Amiruddin;
Azizi, Muhammad Abrar
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63732/aij.v2i3.137
Kebohongan merupakan tindakan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan berdampak negatif pada kepercayaan, etika, serta interaksi sosial. Dalam perspektif komunikasi Islam, kebohongan bukan hanya dilarang, tetapi juga dianggap sebagai salah satu perbuatan yang dapat merusak tatanan moral dan sosial umat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bahaya kebohongan dari sudut pandang komunikasi Islam, serta implikasi negatifnya terhadap individu dan masyarakat. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengacu pada Al-Qur'an, Hadis, serta literatur Islam klasik dan modern yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebohongan dalam komunikasi dapat mengakibatkan dampak yang merusak, baik secara spiritual maupun sosial, serta mengurangi kredibilitas individu di mata masyarakat. Kesimpulan dari kajian ini menekankan pentingnya komunikasi yang jujur dan transparan sesuai ajaran Islam untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian dalam hubungan sosial.
Hukum Keluarga Islam dalam Menata Relasi Suami Istri di Era Teknologi
Kamal, Mustafa
Ameena Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dinamika hubungan suami istri, sehingga menuntut penataan ulang relasi keluarga yang sesuai dengan nilai-nilai syariah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana hukum keluarga Islam dapat menjadi pedoman dalam menata relasi suami istri di era teknologi yang penuh tantangan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research), dengan pendekatan normatif yang menelaah literatur hukum Islam dan kajian terkait teknologi dalam konteks keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip hukum keluarga Islam seperti keadilan, musyawarah, kasih sayang, dan tanggung jawab masih sangat relevan untuk mengarahkan komunikasi dan interaksi digital antara pasangan. Hukum Islam juga memiliki keluwesan untuk menyesuaikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan media sosial, kecanduan teknologi, dan konflik digital dalam rumah tangga. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dengan mengusulkan integrasi nilai-nilai hukum keluarga Islam dalam edukasi pranikah dan literasi digital keluarga Muslim, guna memperkuat ketahanan dan keharmonisan rumah tangga di era modern.