cover
Contact Name
Gita Noveri Eza
Contact Email
bungarampaiunimed@gmail.com
Phone
+6285263097850
Journal Mail Official
gitanoverieza@unimed.ac.id
Editorial Address
Program Studi PG- PAUD FIP UNIMED Jl. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate Email : bungarampaiunimed@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Bunga Rampai Usia Emas
ISSN : 23019409     EISSN : 25027166     DOI : https://doi.org/10.24114/jbrue
Core Subject : Education,
Ruang lingkup Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, yaitu: Penelitian dan/atau gagasan ide serta hasil pengabdian masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini, meliputi pengembangan kognitif, fisik motorik, bahasa, nilai agama dan moral, sosial emosional, serta pengembangan seni dan kreativitas, pengelolaan PAUD, psikologi perkembangan anak, ilmu parenting, alat permainan edukatif, inovasi pembelajaran PAUD dan berbagai bidang yang berkaitan dengan anak usia dini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 178 Documents
Peran Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kota Padang dalam Penanganan Korban Kekerasan Seksual terhadap Anak Ramadean, Miftahul; Karia, Waza; Wijaya, Wibi
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 10 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v10i2.65972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kota Padang dalam penanganan korban kekerasan seksual terhadap anak. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Menurut Bogdan dan Taylor, metode penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis ataupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Peran BBPPKS Kota Padang dalam penanganan korban kekerasan seksual terhadap anak dapat disimpulkan dalam dua bentuk: (1) Peran sebagai fasilitator, yakni memberikan motivasi, kesempatan, dan dukungan bagi korban selama rehabilitasi berupa pelatihan, bantuan layanan kesehatan, bantuan pendidikan terhadap anak korban, serta bantuan sosial kepada orang tua korban berupa modal usaha. (2) Peran sebagai pembimbing, yakni meliputi pemberian edukasi, informasi, dan bimbingan kepada orang tua korban.
Sensory Board dalam Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Disabilitas Tunanetra Maulida, Mamlu’atul Eka; Aprilya, Heni; Azka, Fanniyatul; Liftianah, Vivian; Kanjeng, Kharisma; Islamiyah, Ni'matul; Ziadatul, Rismalia Olga Safitri
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 10 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v10i2.65973

Abstract

Tujuan artikel ini adalah menunjukkan hasil analisis dari hasil pembuatan media pembelajaran Sensory Board di SLB Dewi Sartika Sidoarjo. Dengan hasil media Sensory Board diharapkan kita bisa melihat cara pembuatan media, reaksi anak, hasil kemajuan yang didapatkan anak ketika belajar, dan upaya yang dilakukan guru serta orang tua untuk menunjang segala bentuk belajar anak berkebutuhan khusus dengan melibatkan pengembangan keterampilan dan perkembangan kognitif. Jika sudah ditemukan hasil belajar yang dilakukan anak, maka guru bisa melaporkan hasil kemajuan anak kepada orang tua, begitupun sebaliknya jika ada gangguan ketika anak diberikan stimulus maka itu juga bisa dikoordinasikan oleh orang tua agar mereka mengetahui perkembangan yang harus diberikan stimulus. Karena sesungguhnya tidak ada perbedaan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal ketika dimasukkan ke lembaga sekolah, mereka harus tetap bisa belajar dengan optimal dan guru juga harus mengupayakan untuk bisa mencerdaskan anak dan mengembangkan potensi yang dimiliki anak meskipun anak tersebut masih memerlukan perhatian yang khusus.
Pengaruh Penggunaan Platform Merdeka Mengajar terhadap Kinerja Pendidik di Lembaga PAUD Chairani, Sinta; Mashudi, Esya Anesty
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 10 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v10i2.65975

Abstract

Guru adalah profesional di bidang pendidikan yang mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan pengetahuan kepada siswanya dan membimbing, menginstruksikan, dan melatih mereka untuk mendorong perkembangan sebaik mungkin. Guru di era yang semakin maju secara teknologi ini selalu dituntut untuk meningkatkan standar kinerjanya karena hal tersebut dapat meningkatkan standar pengajaran dan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi bagaimana penggunaan platform pengajaran independen mempengaruhi institusi PAUD. Metodologi penelitian ini adalah tinjauan literatur. Analisis terhadap data yang dikumpulkan dilakukan untuk digunakan sebagai bahan referensi, dan melibatkan pemilihan sumber perpustakaan yang berbeda dari sejumlah artikel jurnal, buku, dan temuan penelitian terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru dapat meningkatkan kinerja mereka dengan menggunakan Platform Merdeka Mengajar. Oleh karena itu, Platform Merdeka Mengajar dapat dikatakan berpotensi mempengaruhi kinerja guru di lembaga PAUD.
Pelatihan Penerapan Pembelajaran STEAM dengan Loose Part pada Anak Usia Dini di TK Pembina Bacan, Halmahera Selatan Sahidun, Nurfitri; Rahayu, Puji Dwi; Haryati; Sartika, Irma Dewi
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 10 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v10i2.65977

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi dengan kegiatan pembelajaran pada anak usia dini di TK Pembina Bacan yang kurang memanfaatkan media loose part untuk menstimulasi perkembangan anak usia dini. Selain itu, kurangnya pemahaman guru terhadap pembelajaran STEAM. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melatih guru agar memiliki pemahaman terhadap penerapan pembelajaran STEAM untuk anak usia dini dan pemahaman terhadap kebutuhan anak akan berbagai macam permainan edukatif dengan media loose part. Pengabdian ini dilakukan selama dua hari, yaitu 27 Juni dan 28 Juni 2024. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini ialah FGD (Focus Group Discussion) yang kemudian dilanjutkan dengan pelatihan penerapan pembelajaran STEAM dengan media loose part. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan ini ialah meningkatnya pemahaman guru terhadap pembelajaran STEAM untuk anak usia dini dan meningkatnya pemahaman guru terhadap kebutuhan anak akan permainan dengan media loose part untuk menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak usia dini.
Memahami Konsep Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Anak Usia Dini yang Meaningful, Mindful, dan Joyful: Kajian Melalui Filsafat Pendidikan Diputera, Artha Mahindra; Zulpan; Eza, Gita Noveri
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 10 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v10i2.65978

Abstract

Deep learning meliputi meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning dalam konteks pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diadaptasi dan diimplementasikan untuk menciptakan pengalaman belajar yang optimal bagi anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan, termasuk penelitian tentang deep learning, psikologi perkembangan anak, dan pedagogi PAUD. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terminologi teknis deep learning mungkin tidak diterapkan secara eksplisit di PAUD, esensi dari pembelajaran bermakna, sadar, dan menyenangkan sangat penting untuk perkembangan holistik anak. Pembahasan difokuskan pada bagaimana setiap prinsip dapat diwujudkan dalam praktik pembelajaran PAUD, misalnya melalui kegiatan yang menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman konkret anak, melatih fokus dan konsentrasi, serta menciptakan lingkungan belajar yang positif dan suportif. Kesimpulannya, integrasi prinsip-prinsip deep learning dalam PAUD dapat meletakkan fondasi yang kuat bagi kecintaan anak terhadap belajar sepanjang hayat dan mempersiapkan mereka untuk jenjang pendidikan selanjutnya.
Peran Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Manajemen Mutu Lembaga PAUD Dwi Indah Anggraini
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 11 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v11i1.67147

Abstract

The role of the principal includes not only administrative responsibilities, but also intelligent leadership that can influence and direct all components of the PAUD institution to achieve the desired educational standards. This article uses library research, which collects information by studying theories in various references that are closely related to this research. Literature study is used in the research method in this article. To improve the quality of the institution, the principal must have sufficient ability both in terms of academic and non-academic achievements. Improving the quality of educational institutions depends on the quality of the performance of the responsibilities held by the school principal. The job of an educational leader is to ensure that education runs smoothly. Principals as managerial institutions have duties and functions to ensure the implementation of education that has good quality for the institutions under their auspices.
Analisis Kecerdasan Interpersonal pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Jamil Hasan Nazila Najmi Hayati; Srinahyanti
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 11 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v11i1.67150

Abstract

The human perspective regarding intelligence at this time is only limited to academic intelligence which is measured through IQ. Gardner challenges this by stating that intelligence is not unique. There are several abilities that are really needed in the 21st century, one of which is the ability to collaborate and communicate. These two abilities are related to interpersonal intelligence. Of the several kindergartens that researchers have visited, Jamil Hasan Kindergarten has a vision, mission and goals related to interpersonal intelligence, so researchers want to see how interpersonal intelligence forms in children aged 5-6 years at Jamil Hasan Kindergarten and how efforts are made to develop interpersonal intelligence in Jamil Hasan Kindergarten. The research method used is qualitative using a descriptive approach and data collection techniques through observation, interviews and documentation. Based on this research, it can be seen that the aspect that appears in every child aged 5-6 years at Jamil Hasan Kindergarten is the aspect of queuing and mustiness that appears most rarely in children, namely the ability to socialize, interact and adapt to the environment or new friends
Pengaruh Screentime Terhadap Gaya Hidup Sedentary Lifestyle Mahasiswa PG PAUD Unimed Imel Lestari Zai; Adinda Tri Utami; Devi Kristina Tambunan; Wiwin Kristiani Waruwu; Tessalonika Br Tobing; Srinahyanti
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 11 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v11i1.67152

Abstract

A sedentary lifestyle, which is characterized by minimal physical activity and a predominance of passive activities, is increasingly becoming a concern, especially among students. This study aims to analyze the relationship between screen time and sedentary lifestyle in PGPAUD students at Medan State University. Using descriptive quantitative methods, data was collected through questionnaires from 85 respondents selected using purposive sampling techniques. The results of the analysis show that the relationship between screen time and a sedentary lifestyle is very weak, with a correlation of 0.119 and an R² value of 1.42%. This shows that screen time is not the main factor influencing students' sedentary lifestyle, but there are other factors that are more dominant. This finding is consistent with previous research which states that screen time is not always strongly correlated with sedentary behavior, but is more influenced by overall physical activity patterns. Therefore, a more comprehensive approach is needed to understand other factors that contribute to sedentary living habits among students
Problem Solving Ability Of Preschool Principals Kamtini; Rosnelli; Wildansyah Lubis
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 11 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v11i1.67153

Abstract

The principal's leadership is an important factor in improving the quality of education and learning in schools. This research aims to describe the problem solving abilities of kindergarten school principals in responding to problems that arise in school situations. The research involved 20 school principals in the city of Medan. The findings from this research are that in resolving and overcoming problems that occur in schools, school principals tend to use principles in planning things to do with the teachers and teaching staff at the school.
Pelaksanaan Asesmen Dan Hambatannya Di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Medan Area Berdasarkan Kurikulum Merdeka Aisiyah Aminy Siregar; Anita Yus
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 11 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v11i1.67156

Abstract

This research aims to describe the stages of implementing assessments based on the independent curriculum that have been implemented by kindergarten teachers in the Medan Area District and describe teacher obstacles in implementing assessments based on the independent curriculum by kindergarten teachers in the Medan Area District. The research method used is descriptive quantitative research with a non-experimental type. The results of the research findings are based on questionnaire calculations of the stages of assessment implementation based on the independent curriculum. The highest average score in the aspect is in the assessment reporting aspect, namely 3.4 in the good category. Then the second highest was in the aspect of preparing tools, setting criteria, and collecting data with an average of 3.3 in the good category. And the aspect with the lowest average is in the aspect of determining the value, namely 2.9 in the quite good category. The most common obstacle to implementing assessments based on the independent curriculum is limited time in collecting data, including giving children assignments that have not been completed in one day, so that teachers have not been able to collect children's assignments and have to wait until all assignments have been completed before they can be assessed. Then the least obstacle is the aspect of setting criteria where teachers still experience problems in distinguishing which children's assessment criteria are included in good criteria and which are included in proficient criteria