cover
Contact Name
Agung Rorhi Prayudha
Contact Email
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Phone
+6281947933377
Journal Mail Official
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Editorial Address
Jln. Tgk Hasan Krueng Kalee Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Aceh.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Busana dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 28089847     DOI : https://doi.org/10.24815/jbb
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Busana dan Budaya merupakan jurnal ilmiah nasional yang menerbitkan artikel yang telah ditelaah reviewer/mitra bestari. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan beragam jenis busana tradisional dari berbagai suku, daerah, dan komunitas etnis di Indonesia, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan evolusi busana budaya Indonesia dari masa lalu hingga saat ini. Selain itu, jurnal ini juga bertujuan untuk mengungkap dampak sosial, ekonomi, dan budaya dari revitalisasi dan pelestarian busana budaya asli Indonesia. Jurnal Busana dan Budaya terbit dua kali dalam satu tahun pada Bulan april dan Oktober. Melalui jurnal ini, diharapkan dapat meningkatkan apresiasi dan kesadaran masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia, serta memberikan wawasan bagi desainer, pengrajin, pemerhati budaya, dan pemangku kebijakan untuk lebih menghargai, merawat, dan mengembangkan busana budaya sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan budaya bangsa. Scope Jurnal ini mencakup penelitian yang difokuskan secara khusus pada busana budaya Indonesia, tetapi tidak terbatas pada: Pakaian adat, Busana upacara, Busana perkawinan dan Busana sehari-hari yang mewakili nilai-nilai budaya dan tradisi yang autentik, Pendidikan/Pembelajaran Tata Busana, Industri fishion, Budaya makanan daerah Indonesia, Adat/tradisi budaya dalam kehidupan masyarakat
Articles 59 Documents
PEMANFAATAN KAIN PERCA DENGAN TEKNIK APPLIQUE PADA TAS MESIN JAHIT PORTABLE Azmi, Ulil; Dewi, Rosmala; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 1 (2025): Edisi April
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v4i1.47724

Abstract

Peningkatan limbah kain perca dapat diterapkan dalam mengolah kain perca pada tas mesin jahitportabledengan teknikappliquesebagaitasuntukmesin jahit.Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain tas mesin jahitportablemenggunakan teknikappliquedengan memanfaatkan kain perca, membuat tas mesin jahitportablemenggunakan teknikapplique, dan mengetahui daya tarik dari mahasiswa Tata Busana Universitas Syiah Kuala terhadap produk tas mesin jahitportabledengan teknikappliquedari kain perca. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimenterapandengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah mahasiswa Tata Busana PKK FKIP USK angkatan 2019 dan 2020 sebanyak 149 mahasiswa. Sampel ditentukan dengan teknikpurposive sampling,sebanyak 78 responden. Hasil penelitiantelahmendesain 2 model padaModel I membuat tas bentuk persegi panjang dengan penambahan ruang dibagian depan sehingga mempunyai 2 ruang. Motifappliqueyang digunakan motifbungong Geulimadanbungong awan-awan,bungong kala, danawan sitangkeserta penambahan payet batu pada bagian dalam motif.Penempatan motifappliquepada bagian tengah tas.Model II mendesain bentuk persegi.Motifappliquemenggunakan motifawan sitangkeserta penambahan payet mutiara pada bagian pinggiran motif dengan penempatan motif pada sudut tas. Tanggapan responden pada produk secara keseluruhan dinilai dari bentuk, warna dan motif menunjukkan sebagian besar sangat suka 55% padaModel I, Model I mempunyai keunggulan desain yang unik dengan dilengkapi ruangan tempat penyimpanan alat menjahit pada bagian dalam serta penempatan motif simetris dan warna yang menarik yaitu warna dasar tas hitam dan warna motif paduan putih biru.Kata Kunci: Pemanfaatan, Kain Perca, TeknikApplique, Tas Mesin Jahit
PENERAPAN PERILAKU K3 PADA PEMBELAJARAN DASAR TEKNIK MENJAHIT DI SMKN 3 BANDA ACEH Fajrina, Fara; Fadhilah, Fadhilah; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Busana & Budaya Vol 3, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v3i1.34359

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Perilaku K3 Pada Pembelajaran Dasar Teknik Menjahit diSMKN 3 Banda Aceh, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Seberapa seringkahsiswamengalamikecelakaankerjasaatpembelajaranpraktekmenjahitsepertitertusukjarumpadajarinyakarenatidakmematuhiSOPpenggunaanMesinsaatpraktek,2)Bagaimana tingkat kesadaran siswa mengenai pentingnya K3 di ruang praktek, 3) Apakahsiswa disiplin dalam memenuhi peraturan saat di ruang praktek seperti menggunakan alatpelindung diri saat praktek ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecelakaankerjadi ruangpraktek,untukmeningkatkanpengetahuansiswatentangK3,danuntukmenumbuhkan kesadaran siswa dalam menerapkan K3 di ruang praktek. Pendekatan dalampenelitianiniadalahpendekatankuantitatifdenganmetodedeskriptif,penelitianinidilakukandenganpenelitiansurveyyangmanainformasinyadikumpulkandenganmenggunakan kuisioner. Menurut Sugiyono (2013 : 199) penelitian survey adalah penelitianyang di lakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang di pelajari adalah datayangdiambildarisampelyangdiambildaripopulasi.Hasilpenelitianberdasarkanmasalah, kajian teori pertanyaan serta pernyataan yang diajukan pada saat penelitian yaitu,penerapan perilaku K3 di SMKN 3 Banda Aceh sudah tergolong dalam kategori tinggi,terbukti dari aspek-aspek yang di teliti hanya sedikit siswa yaitu berjumlah 4 siswa dari 61siswa yang menjadi sampel penelitian yang masih kurang motivasi dalam menerapkan K3padapembelajaranDasarTeknikMenjahit,penelitianinijugamengungkapkanbahwapenerapan perilaku K3 pada pembelajaran Dasar Teknik Menjahit di SMKN 3 Banda Acehpada siswa kelas XI Tata Busana sangat baik hingga mencapai angka kecelakaan nihil atauzero accident.Selama penelitian berlangsung dapat dipastikan bahwa siswa SMKN 3 BandaAcehsudahberpengalamandalambidangpenerapan perikaku KesehataKeselamatanKerja.KataKunci:PenerapanPerilakuK3,Mata PelajaranDasar TeknikMenjahit
ANALISIS PENGEMBANGAN TATA BUSANA DAN TATA RIAS TARI REOG BINARUNG KARYA HAPSARI Renata, Olivia Putri
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 1 (2025): Edisi April
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i1.43780

Abstract

Fenomena perkembangan seni tari di Indonesia, khususnya Tari Reog Binarungmenunjukkan adanya inovasi dalam tata busana dan tata rias yang membedakannya dariTari Reog Kendang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tersebut danmenggali elemen-elemen yang membentuk identitas visual Tari Reog Binarung. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknikpengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa Tari Reog Binarung memiliki busana yang lebih berwarnawarni dan riasan yang lebih modern mencerminkan semangat generasi muda. Perbedaanini tidak hanya memperkaya estetika pertunjukan, tetapi juga mengekspresikan nilai-nilaibudaya dan identitas lokal yang khas.Kata Kunci : Tari Reog Binarung, tata busana, tata rias, seni tari, estetika, inovasi budaya
Eksplorasi Pembuatan Motif Kerawang Gayo Lues Menggunakan Teknik Slashing Pada Busana Ready To Wear Tarigan, Isma Sinarta; Fadhilah, Fadhilah; Novita, Novita; Prayudha, Agung Rorhi
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51788

Abstract

Teknik slashing merupakan salah satu metode fabric manipulation untuk menghasilkan tekstur dan visual baru pada kain. Namun, penggunaannya dalam busana bermotif tradisional, khususnya motif Kerawang Gayo Lues dari Aceh masih sangat terbatas. Motif tersebut pada umumnya diwujudkan melalui teknik bordir, sulam, atau printing. Teknik slashing berpotensi memberikan tampilan visual yang segar tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain busana ready to wear dengan menerapkan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing, menerapkan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing pada busana ready to wear, dan mengetahui pendapat informan terhadap kualitas produk busana ready to wear dengan penerapan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing. Penelitian menggunakan metode ekperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan secara terstruktur melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling, dengan subjek penelitian yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu meliputi 1 dosen dan 3 mahasiswa Tata Busana yang memahami teknik pembuatan Fabric manipulation, 1 orang kurator budaya etnis Gayo yang memiliki pemahaman tentang motifkerawang Gayo. Analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) dua model busanaready to wearberhasil dikembangkan dengan penerapan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknikslashing(2) produk ini memiliki keunikan, nilai estetika tinggi, dan berhasil menonjolkan identitas visual motif kerawang Gayo Lues secara modern. Mayoritas informan menyatakan bahwa mereka lebih menyukai busana model 2. Preferensi ini didasarkan pada tampilan visual model tersebut yang dinilai lebih berwarna namun tetap mempertahankan keharmonisan desain. Selain itu, penerapan teknik slashing pada model 2 dianggap lebih presisi dibandingkan dengan model 1. Temuan ini mengindikasikan bahwa model 2 lebih relevan dengan preferensi target audiens, khususnya kalangan muda yang menggemari gaya busana berkarakter tegas.Kata Kunci: Fabric Manipulation, Teknik Slashing, Kerawang Gayo Lues
Penerapan Motif Kain Tenun Songket Aceh Besar Pada Produk Pakaian Ready To Wear Dengan Teknik Digital Printing Azilla, Cut Fidiyah Risya; Fadhilah, Fadhilah; Fitriana, Fitriana; Prayudha, Agung Rorhi
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51787

Abstract

Kain tenun songket Aceh Besar merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai-nilai budaya serta keindahan yang tinggi. Meskipun diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, motif tradisional kain tenun songket Aceh Besar kurang dikenal di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Fenomena ini disebabkan karena busana siap pakai (ready to wear) dengan teknik digital printing yang terdapat dipasaran pada umumnya menggunakan motif-motif modern, sangat jarang ditemui yang menggunakan motif tradisional khususnya motif tenun songket Aceh Besar pada produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkankan motif kain tenun songket Aceh Besar pada busana ready to wear dengan menggunakan teknik digital printing dan mengetahui daya tarik informan terhadap produk yang dihasilkan serta mengetahui peluang untuk produk ini di pasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian eksperimen terapan sebagai bagian dari metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, wawancara, dan eksperimen terapan. Hasil dari penelitian ini adalah dua produk pakaian ready to wear menggunakan desain motif geulima meupucok dan ireh halua dengan dua model dengan warna yang berbeda. Produk I berupa gamis berwarna biru dengan penerapan motif tenun songket Aceh Besar pada bagian lapisan depan yang bersambung dengan badan depan, dan produk II berupa kemeja wanita bewarna coklat dengan penerapan motif pada bagian badan depan. Diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai motif tradisional Aceh Besar menjadi inspirasi bagi desainer dan produsen untuk memanfaatkan motif-motif budaya lokal dalam busana siap pakai, serta ikut andil dalam pelestarian dan pengenalan kembali warisan budaya Indonesia.Kata Kunci: Motif tenun songket Aceh Besar, busana ready to wear, digital printing.
Eksplorasi Teknik Destruktif Pada Bahan Denim Untuk Pembuatan Produk Tas Nuraini, Sara; Novita, Novita; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51785

Abstract

Denim merupakan salah satu kain yang memiliki karakteristik sangat kuat dan kokoh, penguraiannya dalam lingkungan membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun. Penggunaan bahan limbah denim dengan adanya pengaplikasian teknik destruktif dalam pembuatan produk fesyen merupakan salah satu cara alternatif yang dapat dikembangkan untuk mengurangi permasalahan dari bahan limbah denim. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mendesain dan membuat produk tas menggunakan limbah bahan denim dengan pengaplikasian teknik destruktif untuk dapat mengetahui daya tarik mahasiswa Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga konsentrasi Tata Busana terhadap produk tas yang dihasilkan. Penelitian menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Tata Busana tahun 2020 dan 2021 yang telah lulus Mata Kuliah Kerajinan dengan jumlah 62 orang. Hasil eksperimen berbahan limbah denim yang diciptakan berupa pembuatan produk tas Rucksack dan Tote bag dengan pengaplikasian teknik destruktif. Produk tas Rucksack model pertama menggunakan jenis bahan Selvedge denim dengan motif Orchid Flower, model tas Tote bag kedua dan ketiga menggunakan jenis bahan katun denim dengan motif ornamen Aceh dan motif tumbuhan Impatiens Haukeri. Ketiga model tas yang dihasilkan pengerjaannya menggunakan teknik destruktif. Teknik destruktif dikerjakan melalui proses perobekan dan dilakukan pencabutan benang sehingga tercipta teskstur tertentu berupa serat-serat benang yang terurai tanpa akhir penyelesaian. Teknik destruktif yang digunakan berupa pengerasan material denim, teknik pola gradasi dan teknik unfinished/ripped. Tanggapan responden menunjukkan bahwa produk tas Tote bag III lebih diminati oleh konsumen diikuti dengan produk tas Rucksack model I dan tas Tote bag model II. Keunggulan dari produk tas Tote bag III terdapat pada desain, motif, penempatan teknik pola gradasi, teknik unfinished/ripped dan ketertarikan terhadap produk tas Tote bag III menunjukkan bahwa sebanyak 62,9% menyatakan sangat menyukai diikuti tas Rucksack I sebanyak 58,1% dan tas Tote bag II sebanyak 35,5% dari tanggapan responden.Kata kunci: Limbah Denim, Teknik Destruktif, Rucksack, Tote bag.
Pelestarian Gaya Berbusana Etnik Indonesia Melalui Tren Berkain Pada Generasi Z Di Kabupaten Sleman Ikasari, Maulida Rizki; Bestari, Afif Ghurub
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51784

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tren berkain yang populer pada Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan tingkat partisipasi Generasi Z di Kabupaten Sleman dalam tren berkain; dan (2) mendeskripsikan peran tren berkain pada Generasi Z di Kabupaten Sleman dalam upaya pelestarian gaya berbusana etnik Indonesia. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data statistik deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Sleman dengan sampel 96 responden Generasi Z yang memenuhi kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Temuan dalam penelitian ini menujukkan; (1) tingkat partisipasi Generasi Z di Kabupaten Sleman dalam tren berkain tergolong tinggi. Mayoritas respoden aktif megikuti tren berkain melalui penggunaan kain tadisional dalam gaya berpakaian mereka; (2) tren berkain berperan positif dalam upaya pelestarian gaya berbusana etnik Indonesia, yang terlihat dari kemampuan menumbuhkan kesadaran budaya, mendorong perencanaan secara kolektif, serta membangkitkan kreativitas kebudayaan.Kata Kunci : Tren Berkain, Generasi Z, Pelestarian Gaya Berbusana Etnik
Efektifitas Penggunaan Richpeace Computer Aided Design (CAD) Terhadap Hasil Pembuatan Pola Rok Draperi Pada Mata Kuliah Desain Komputer Aziza, Nasya; Dewi, Rosmala; Prayudha, Agung Rorhi
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51783

Abstract

Pembuatan pola draperi secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan bahan yang memadai sehingga proses pembuatannya menimbulkan limbah kertas yang dihasilkan dari pembuatan pola manual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan Richpeace CAD terhadap hasil pola rok draperi dan faktor apa saja yang mempengaruhi ketepatan pola melalui metode kuantitatif. Sampel pada penelitian ini 72 mahasiswa Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga konsentrasi Tata Busana FKIP Universitas Syiah Kuala, yang mengikuti mata kuliah Desain Komputer pada semester 4. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengisian kuesioner secara online menggunakan google form melalui WhatsApps. Pada Teknik analisis data menggunakan uji analisis deskriptif, uji N-Gain, uji homogenitas, uji Mann Whitney, dan uji signifikansi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Richpeace CAD pembuatan pola rok draperi dapat dilihat dari hasil analisis N-Gain pada nilai pretest dan postest kelas eksperimen menunjukkan nilai rata-rata (mean) sebesar 60,74 termasuk kategori cukup efektif. Penggunaan aplikasi ini secara menyeluruh dapat membantu dan mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia industri fashion yang mengharuskan memiliki keahlian dibidang teknologi digital.Kata Kunci : Aplikasi Richpeace CAD; Mata Kuliah Desain Komputer; Rok draperi
Modernisasi Pelaminan Tradisional Aceh Besar Ulfa, Maria; Fitriana, Fitriana; Dewi, Rosmala
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pelaminan tradisional Aceh Besar dari segi bentuk pelaminan, bagian-bagian pelaminan, ragam hias pelaminan dan warna pelaminan dari tahun 1990 hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian empat orang yang ditetapkan dengan purposive sampling yang terdiri dari dua pemilik penyewaan pelaminan Aceh dan dua tokoh Majlis Adat Aceh (MAA). Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaminan tradisional Aceh Besar telah mengalami perkembangan, dari segi bentuk pelaminan sudah adanya penambahan ukuran serta penambahan pelaminan kecil pada bagian sisi kiri dan kanan (1970-1990). Pada segi bagian-bagian pelaminan, pelaminan tradisional Aceh Besar sudah banyak penambahan interior-interior modern seperti bunga-bunga, stryfoam, busa eva, ukiran kayu, lampu-lampu hias dan kursi sofa serta beberapa bagian pelaminan yang sudah sangat jarang digunakan dan pelaminan tradisional Aceh Besar sudah ada penambahan kursi orang tua di sisi kiri dan kanan pelaminan (2000-2022). Dari segi warna, pelaminan sudah cenderung menggunakan warna soft seperti pink, biru dan ungu (2000-2010), selanjutnya berkembang lagi dengan menggunakan warna gold, perak dan cream (2011-2022). Ragam hias pelaminan banyak yang dimodifikasikan dengan ragam hias Aceh lainnya, dan munculnya ragam hias dengan kreasi dari pengrajin kasab (2000-2022). Penyebab terjadinya perkembangan karena pengaruh perkembangan zaman, modernisasi dan teknologi yang terus berkembang. Selain itu faktor lingkungan, faktor kekinian dan faktor bisnis juga menjadi penyebab berkembangnya pelaminan tradisional Aceh Besar. Disarankan kepada instansi terkait seperti MAA dan lembaga adat lainnya dapat membuat media informasi berupa buku tentang pelaminan tradisional Aceh Besar dan kepada pengusaha pelaminan Aceh Besar agar terus menjadi salah satu sumber model pelaminan tradisional Aceh Besar, meskipun terjadi perkembangan namun tetap meninggalkan ciri khasnya.Kata Kunci: Modernisasi, pelaminan tradisional, perkembangan