cover
Contact Name
Lanang Riyadi
Contact Email
lanangriyadi@gmail.com
Phone
+6285318182780
Journal Mail Official
kolektifjp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gerlong Tonggoh Raya No. 6, Gegerkalong, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran
Published by CV ALFA EDU KARYA
ISSN : 3063637X     EISSN : 30636949     DOI : https://doi.org/10.70078/kolektif.v1i1
Core Subject : Education,
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran merupakan jurnal open-access dan peer-reviewed yang diterbitkan empat (4) kali dalam setahun, yakni pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Isi jurnal dikelola oleh Diskresi Publishing yang berada diterbitkan oleh CV ALFA EDU KARYA. KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran hadir untuk memberikan ruang bagi para Akademisi, Peneliti, maupun Praktisi dalam menyalurkan berbagai pengetahuan dan keilmuannya melalui artikel ilmiah yang orisinil; baik yang berasal dari hasil penelitian, pengembangan, serta telaah literatur dalam Pendidikan bidang keilmuannya. KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran adalah jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian, pengembangan, dan telaah literatur ilmiah dalam Pendidikan bidang keilmuannya. Jurnal ini mencakup artikel penelitian, ulasan, laporan kasus, artikel konseptual, serta kebijakan, termasuk di antaranya: Filosofi dan Konsep Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Metode Pengajaran dan Pembelajaran Model Pembelajaran Evaluasi Pembelajaran Teknologi dan Media Pembelajaran Isu-isu terbaru Pendidikan yang berlangsung dalam sektor formal, nonformal, maupun informal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Mendorong Kegiatan Literasi di Perpustakaan Sekolah Dasar: Pemberian Reward sebagai Strategi Optimalisasi Septiyan, Dinda Tri; Malik, Zubairi; Maulana, Irham; Mas'odi, Mas'odi
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 4 (2025): June
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i4.48

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa di SDN Daramista II, yang disebabkan oleh kurangnya pemanfaatan perpustakaan dan teknologi literasi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana pemberian reward terhadap partisipasi siswa dalam kegiatan literasi di perpustakaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward secara konsisten dan sistematis mendorong minat baca siswa, dengan peningkatan frekuensi kunjungan ke perpustakaan dan penggunaan teknologi literasi digital. Variasi reward, baik materil maupun non-materil, terbukti efektif dalam memotivasi siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan literasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam implementasi program reward untuk menciptakan budaya membaca yang positif. Dengan demikian, perpustakaan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat kegiatan literasi yang inspiratif dan relevan di era digital. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi literasi di sekolah-sekolah lainnya. Encouraging Literacy Activities in Elementary School Libraries: Rewarding as an Optimization Strategy This study is motivated by the low reading interest of students at Daramista II Elementary School, which is caused by the underutilization of the library and digital literacy technology. The purpose of this research is to explore how the provision of rewards affects student participation in literacy activities in the library. The method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and document analysis. The results show that the consistent and systematic provision of rewards encourages students' reading interest, as evidenced by an increase in the frequency of visits to the library and the use of digital literacy technology. Variations of rewards, both material and non-material, have proven effective in motivating students to be more actively involved in literacy activities. This study emphasizes the importance of collaboration between teachers and parents in implementing reward programs to create a positive reading culture. Thus, school libraries not only function as storage places for books but also as inspiring and relevant centers for literacy activities in the digital age. These findings are expected to serve as a reference for the development of literacy strategies in other schools. Keywords: Literacy Activities, Digital Literacy, Student Participation, Library, Elementary School.
Metode Pembelajaran Ansambel Rekorder di Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Arafat, Yoga; Yensharti, Yensharti
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.57

Abstract

Pembelajaran ansambel rekorder di kelas X TJKT SMK Muhammadiyah 1 Padang masih menghadapi tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa; namun, dalam praktiknya, guru masih menggunakan metode konvensional yang terstruktur dan berpusat pada pengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran ansambel rekorder yang diterapkan guru serta kesesuaiannya dengan prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan tiga metode dalam pembelajaran, yaitu ceramah, demonstrasi, dan kerja kelompok. Meskipun metode ini membantu siswa dalam memahami materi dan meningkatkan keterampilan bermain rekorder, penerapannya masih kurang sesuai dengan esensi Kurikulum Merdeka Belajar karena guru tetap menjadi pusat perhatian dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara konsep kurikulum dan implementasi di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan metode pembelajaran yang lebih inovatif agar selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka Belajar, sehingga siswa dapat lebih mandiri dan aktif dalam proses pembelajaran. Learning Methods for Recorder Ensemble in Class X Vocational High School The recorder ensemble learning in class X of the Muhammadiyah 1 Padang Vocational School still faces challenges in the implementation of the Independent Learning Curriculum. This curriculum emphasizes more flexible and student-centered learning; however, in practice, teachers still use structured conventional methods that are teacher-centered. This study aims to analyze the recorder ensemble learning methods applied by teachers and their alignment with the principles of the Independent Learning Curriculum. The research method used is qualitative with a descriptive approach, where data is collected through literature studies, observations, interviews, and documentation. The results show that teachers use three methods in teaching: lectures, demonstrations, and group work. Although these methods help students understand the material and improve their recorder playing skills, their implementation is still less aligned with the essence of the Independent Learning Curriculum because teachers remain the focal point in the learning process. This indicates a gap between the curriculum concept and its implementation in the field. Therefore, efforts are needed to enhance the understanding and application of more innovative teaching methods to align with the principles of the Independent Learning Curriculum, enabling students to be more independent and active in the learning process. Keywords: Learning Methods, Recorder Ensemble, Merdeka Curriculum.
Proses Pembelajaran Alat Musik Ritmis di Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Yaza, Linshi Fetu; Maestro, Esy
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembelajaran alat musik ritmis berbasis Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 7 Padang, yang merupakan institusi pendidikan seni pertunjukan dengan latar belakang budaya Minangkabau. Latar belakang permasalahan mencakup rendahnya penguasaan materi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik, di mana peneliti melakukan observasi selama empat pertemuan untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siswa menunjukkan antusiasme yang bervariasi, banyak dari mereka masih mengalami kesulitan dalam memahami teknik bermain alat musik ritmis. Keterlibatan siswa dipengaruhi oleh metode pengajaran yang digunakan, di mana metode yang interaktif dan menarik dapat meningkatkan motivasi dan kepuasan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran alat musik ritmis, diperlukan penerapan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan dukungan lingkungan belajar yang positif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum dan praktik pendidikan musik di Indonesia, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan seni pertunjukan di masa depan. Learning Process of Rhythmic Instrument in Class XI Vocational High School This research aims to explore learning rhythmic musical instruments based on the Merdeka Curriculum at SMK Negeri 7 Padang, which is a performing arts education institution with a Minangkabau cultural background. The background of the problem includes low mastery of the material and student involvement in the learning process. The research method used is qualitative with an analytical descriptive approach, where researchers conducted observations for four meetings to describe the phenomena that occurred. The results showed that although students showed varied enthusiasm, many of them still had difficulties in understanding the technique of playing rhythmic musical instruments. Student engagement is influenced by the teaching methods used, where interactive and engaging methods can increase student motivation and satisfaction. This study concludes that to improve the effectiveness of learning rhythmic musical instruments, it is necessary to implement more innovative learning strategies and support a positive learning environment. The findings are expected to contribute to the development of music education curriculum and practice in Indonesia, as well as encourage the improvement of the quality of performing arts education in the future. Keywords: Learning, Rhythmic Instruments, Vocational High School, Merdeka Curriculum.  
Pelaksanaan Ekstrakurikuler Drum Band di Sekolah Menengah Pertama Zamri, Syafira Zazila; Maestro, Esy
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses kegiatan ekstrakurikuler drum band di SMP Negeri 28 Padang.  Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, menganalisis data, mendeskripsikan data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler drum band di SMP Negeri 28 Padang memiliki program kerja jangka pendek, program bulanan dan program tahunan, dengan cara pemilihan pemain dan materi latihan, serta penetapan rencana latihan. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler drum band di SMP Negeri 28 Padang meliputi proses latihan alat musik perkusi, latihan alat musik melodis dan latihan gabungan. Drum band pada SMP Negeri 28 Padang ditampilkan untuk kegiatan rutinitas sekolah yaitu penampilan drum band untuk kegiatan upacara bendera yang dilakukan pada setiap senin pagi dan melaksanakan upacara dalam memperingati hari-hari besar lainnya. Evaluasi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler drum band SMP Negeri 28 Padang dilakukan saat setelah satu buah lagu selesai dibawakan saat latihan dan saat setelah penampilan. Kegiatan evaluasi dilakukan secara menyeluruh dari semua yang terlibat dalam kegiatan ekstralurikuler drum band SMP Negeri 28 Padang. Implementation of Extracurricular Drum Band at Junior High School This study aims to describe the process of drum band extracurricular activities at SMP Negeri 28 Padang. The type of research used is qualitative research with a descriptive method. The research instrument is the researcher himself and is assisted by stationery and cameras. Data were collected through literature studies, observations, interviews and documentation. The steps of analysing data are data collection, analysing data, describing data and concluding data. The results of the study show that the implementation of drum band extracurricular activities at SMP Negeri 28 Padang has a short-term work programme, a monthly programme and an annual programme, by selecting players and training materials, as well as determining the training plan. The implementation of drum band extracurricular activities at SMP Negeri 28 Padang includes the process of practising percussion instruments, practising melodic musical instruments and joint exercises. The drum band at SMP Negeri 28 Padang is displayed for school routine activities, namely drum band performances for flag ceremony activities which are carried out every Monday morning and carry out ceremonies in commemoration of other significant days. The evaluation of the implementation of extracurricular activities of the SMP Negeri 28 Padang drum band was carried out after one finished song was performed during rehearsal and after the performance. The evaluation activity was carried out thoroughly from all those involved in the extracurricular activities of the drum band of SMP Negeri 28 Padang. Keywords: Drum Band Extracurricular, Junior High School, Qualitative Approach.
Kegiatan Ekstrakurikuler Randai di Sekolah Menengah Pertama Tullah, Zaky Hidayat; Maestro, Esy
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler Randai di SMP Negeri 30 Padang. Ekstrakurikuler Randai dipilih sebagai objek penelitian karena merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang mengandung berbagai elemen seni tradisional. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun populasi adalah seluruh siswa SMP Negeri 30 Padang dari kelas VII, VIII, IX dan sampel sebanyak 37 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Randai di SMP Negeri 30 Padang mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh model pembelajaran dan strategi yang diterapkan oleh guru yang tepat serta dukungan fasilitas yang memadai. Guru telah melaksanakan kegiatan dengan baik, didukung dengan ketersediaan ruangan dan lapangan khusus untuk kegiatan kesenian, yang membuat siswa semakin antusias dalam mengikuti ekstrakurikuler Randai. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Randai di SMP Negeri 30 Padang tergolong baik. Meskipun demikian, terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk lebih meningkatkan minat siswa terhadap ekstrakurikuler ini, baik dari segi materi maupun metode. Randai Extracurricular Activities in Junior High School This study aims to determine and describe the Randai extracurricular activities at SMP Negeri 30 Padang. Randai extracurricular activities were chosen as the object of research because it is one of the Minangkabau cultural heritages that contains various traditional art elements. Data were collected through interviews with key informants, main informants, and additional informants. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. The population was all students of SMP Negeri 30 Padang from classes VII, VIII, IX and a sample of 37 students. The results showed that the implementation of Randai extracurricular activities at SMP Negeri 30 Padang experienced a significant increase. This is due to the learning model and strategies applied by the right teacher and adequate facility support. Teachers have carried out activities well, supported by the availability of special rooms and fields for artistic activities, which makes students more enthusiastic in participating in Randai extracurricular activities. Based on the research findings, it can be concluded that Randai extracurricular activities at SMP Negeri 30 Padang are classified as good. However, there are some things that need to be improved to further increase students' interest in this extracurricular activity, both in terms of material and methods. Keywords: Extracurricular, Randai, Junior High School.
Studi Kasus Tentang Penerapan Standar Pembelajaran Drum di CV llham Project Music School Jaiz, M.; Ferdian, Robby
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.61

Abstract

Pendidikan musik, khususnya pembelajaran drum, di CV Ilham Project Music School menghadapi tantangan dalam penerapan kurikulum yang sistematis dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar pembelajaran yang diterapkan dan proses pembelajaran drum di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dalam pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengajaran dilakukan dengan metode ceramah dan praktik, tidak adanya kurikulum yang jelas menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami materi. Pembelajaran yang dimulai dari mendengarkan lagu tanpa pengenalan alat musik dan teori yang memadai menghambat perkembangan siswa. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan standar pembelajaran yang lebih sistematis agar proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perbaikan dalam kurikulum dan metode pengajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran drum di CV Ilham Project Music School. Case Study on the Implementation of Drum Learning Standards at CV Ilham Project Music School Music education, particularly drum learning, at CV Ilham Project Music School faces challenges in implementing a systematic and structured curriculum. This study aims to analyze the learning standards applied and the drum learning process at the school. The research method used is a qualitative approach with a case study, where data is collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that although teaching is conducted through lecture and practice methods, the lack of a clear curriculum causes students to struggle in understanding the material. Learning that begins with listening to songs without adequate introduction to musical instruments and theory hinders student development. Therefore, it is essential to develop more systematic learning standards to ensure effective and efficient learning processes. This study recommends improvements in the curriculum and teaching methods to enhance the quality of drum learning at CV Ilham Project Music School. Keywords: Drum Learning, Learning Standards, Music Education, Case Study.
Tujuan dan Nilai dalam Proses Pembelajaran Berlandaskan Filsafat Pendidikan Arifin, Arsyi Muhamad Adzani; Husain, Muhammad Al Fath; Budiman, Nandang; Taswadi, Taswadi
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 4 (2025): June
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i4.53

Abstract

Artikel ini merupakan kajian teoritis yang membahas peran filsafat pendidikan dalam merumuskan tujuan dan nilai-nilai dalam proses pembelajaran. Latar belakang penulisan ini berangkat dari kebutuhan akan pendekatan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga penguatan karakter, moral, dan keterampilan sosial di tengah tantangan zaman modern. Melalui pendekatan konseptual, artikel ini mengulas pemikiran-pemikiran dasar dalam filsafat pendidikan serta teori-teori utama seperti perennialisme, progressivisme, rekonstruksionisme, dan konstruktivisme. Ulasan ini menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai imanen—keadilan, kebenaran, dan kebaikan—dalam praktik pendidikan sehari-hari. Kesimpulannya, filsafat pendidikan memberikan landasan normatif dan praktis untuk menciptakan sistem pendidikan yang holistik, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Artikel ini diharapkan dapat menjadi kontribusi teoritis dalam pengembangan paradigma pendidikan yang berorientasi pada pembentukan manusia seutuhnya. Goals and Values in the Learning Process Based on the Philosophy of Education This article is a theoretical study that explores the role of philosophy of education in formulating the goals and values within the learning process. The background of this study arises from the need for an educational approach that not only emphasizes cognitive aspects but also strengthens character, morality, and social skills amid modern challenges. Through a conceptual approach, this article reviews fundamental ideas in the philosophy of education and major theories such as perennialism, progressivism, reconstructionism, and constructivism. The review highlights the importance of integrating immanent values—justice, truth, and goodness—into everyday educational practice. In conclusion, the philosophy of education provides normative and practical foundations to create a holistic, inclusive, and relevant educational system aligned with contemporary societal needs. This article aims to contribute theoretically to the development of an education paradigm oriented towards the formation of the whole person. Keywords: Philosophy of Education, Educational Goals, Educational Values, Conceptual Article.
Pengaruh Strategi Directed Reading Thinking Activity terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Herdiana, Rizka Anastasya; Unaenah, Een; Magdalena, Ina
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 4 (2025): June
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i4.64

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan keterampilan fundamental yang mendukung keberhasilan belajar siswa, namun kenyataannya, banyak siswa sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan secara menyeluruh. Tujuan riset ini untuk melihat pengaruh strategi Directed Reading Thinking Activity (DRTA) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri Cipaot Kota Cilegon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan dua kelas sebagai sampel: kelas eksperimen yang diterapkan strategi DRTA dan kelas kontrol dengan menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai rata-rata post-test yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen. Temuan ini membuktikan bahwa strategi DRTA efektif dalam meningkatkan kemampuan memahami bacaan, khususnya teks fabel. Penggunaan media gambar sebagai pendukung strategi juga terbukti membantu siswa dalam membangun pemahaman yang lebih mendalam. Temuan ini merekomendasikan penerapan strategi DRTA dalam pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan literasi siswa secara aktif dan bermakna. The Influence of the Directed Reading Thinking Activity Strategy on the Learning Outcomes of Fifth Grade Elementary School Students Reading comprehension is a fundamental skill essential for academic success, yet many elementary students still struggle to fully understand reading materials. This study aims to investigate the effect of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) strategy on the reading comprehension skills of fifth-grade students at SD Negeri Cipaot, Cilegon City. Using a quantitative approach with a quasi-experimental design, the research involved two sample groups: an experimental class using the DRTA strategy and a control class using conventional methods. Data were collected through pre-tests and post-tests and analyzed using a t-test. The results indicate a significant difference in students’ learning outcomes, with the experimental group achieving a higher average post-test score. These findings demonstrate that the DRTA strategy effectively enhances students' comprehension abilities, particularly in understanding fable texts. The integration of visual media further supported students in constructing deeper meaning from texts. The study recommends the implementation of DRTA as an instructional strategy in elementary Indonesian language learning to promote active and meaningful literacy development.
Earthhero-Z: Gamifikasi Berbasis Pemanfaatan ArcGIS Story Map untuk Mengetahui Potensi Bencana di SMA Nurul Fikri Boarding School Lembang Maulana, Fakhri Abdi; Rahmawan, Radzuan Keiva; Akbar, Muhammad Fachry; Herdiana, Egy
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 4 (2025): June
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i4.75

Abstract

SMA Nurul Fikri Boarding School Lembang yang berlokasi di Jl. Maribaya, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, berada dekat dengan Sesar Lembang, wilayah yang rawan gempa. Pembelajaran geografi di sekolah ini hanya terdapat pada salah satu dari tiga paket minat peserta didik. Sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai Peraturan Mendikbud Nomor 12 Tahun 2024 dan mengusung pembelajaran bermakna yang mengaitkan materi dengan pengalaman nyata. Sebagai upaya menumbuhkan kesadaran kesiapsiagaan bencana, pembelajaran geografi diarahkan agar lebih kontekstual dan implementatif melalui pemanfaatan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG), khususnya menggunakan platform ArcGIS Story Map. Inovasi ini menggabungkan prinsip gamifikasi dengan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), bertujuan menumbuhkan kepedulian dan keterlibatan peserta didik dalam memahami potensi risiko gempa di sekitar mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan menghasilkan media pembelajaran digital berbasis web yang dapat diakses oleh masyarakat umum, khususnya sekolah-sekolah di sekitar Sesar Lembang pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Hasilnya menjadi wujud konkret penerapan pembelajaran geografi digital yang adaptif terhadap lingkungan serta mendukung penguatan budaya siaga bencana di satuan pendidikan. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap media pembelajaran berbasis web pada pembelajaran Geografi dan dapat diaplikasikan oleh sekolah lain. Earthhero-Z: Gamification Based on ArcGIS Story Map Utilization to Identify Potential Disasters at Nurul Fikri Boarding School Lembang High School. SMA Nurul Fikri Boarding School Lembang, located on Jl. Maribaya, Cibodas Village, Lembang District, is close to the Lembang Fault, an earthquake-prone area. Geography learning at this school is only available in one of three student interest packages. The school implements the Independent Curriculum in accordance with the Minister of Education and Culture Regulation Number 12 of 2024 and carries meaningful learning that links material to real experiences. As an effort to foster awareness of disaster preparedness, geography learning is directed to be more contextual and implementative through the use of Geographic Information System (GIS) technology, especially using the ArcGIS Story Map platform. This innovation combines the principles of gamification with the Disaster Safe Education Unit (SPAB) program, aiming to foster awareness and involvement of students in understanding the potential risks of earthquakes around them. This study uses a qualitative descriptive approach and produces web-based digital learning media that can be accessed by the general public, especially schools around the Lembang Fault at the elementary, middle, and high school levels. The result become a concrete manifestation of the application of digital geography learning that is adaptive to the environment and supports the strengthening of disaster preparedness culture in educational units. This program provides a real contribution to web-based learning media in Geography learning and can be applied by other schools. Keywords: Geography, ArcGIS Story Map, Gamification, Disaster Mitigation, Disaster Preparedness.
Transformasi Pembelajaran di Era Kurikulum Merdeka: Studi Kasus pada Siswa Sekolah Menengah Atas Delta, Aldian; Meidesrison, Dava; Lestari, Agus
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2025): September (Online First)
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v2i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau implementasi Kurikulum Merdeka yang berdampak pada kualitas pembelajaran di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 11 Kota Jambi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mendorong kemandirian belajar siswa, penerapan pembelajaran kontekstual, serta penguatan kompetensi abad ke-21 melalui proyek autentik. Namun demikian, pelaksanaan kurikulum ini masih menghadapi hambatan, seperti keterbatasan perangkat digital, kesiapan pedagogis guru yang belum merata, dan kurangnya koordinasi lintas mata pelajaran. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru berkelanjutan, penguatan infrastruktur teknologi, serta manajemen kurikulum yang kolaboratif untuk mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka. Learning Transformation in the Independent Curriculum Era: A Case Study of Senior High School Students This study aims to review the implementation of the Merdeka Curriculum which has an impact on the quality of learning at the Senior High School (SMA) level. With a qualitative approach and case study design, the research was conducted at SMA Negeri 11 Jambi City. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and analysis of learning documents. The results show that Merdeka Curriculum encourages student learning independence, the application of contextual learning, and strengthening 21st century competencies through authentic projects. However, the implementation of this curriculum still faces obstacles, such as limited digital devices, uneven teacher pedagogical readiness, and lack of coordination across subjects. This research recommends the need for continuous teacher training, strengthening technological infrastructure, and collaborative curriculum management to support the successful implementation of Merdeka Curriculum. Keywords: Merdeka Curriculum, Learning Independence, Contextual Learning, 21st Century Competencies; Authentic Project.

Page 3 of 4 | Total Record : 31