cover
Contact Name
Kukuh Pribadi
Contact Email
kukuhpribadi@unmuhjember.ac.id
Phone
+6283128337082
Journal Mail Official
jurnal.mediakom@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Jember, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Gedung B, Lantai 3 Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia Telp : (0331)336728 | 337957
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
MEDIAKOM : Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 25801899     EISSN : 26565706     DOI : https://doi.org/10.32528/mediakom.v7i02
Core Subject : Education,
MEDIAKOM: Jurnal Ilmu Komunikasi adalah jurnal ilmu komunikasi nasional peer-review yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember dua kali setahun. Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya berdasarkan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk umum mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Tujuan jurnal ini adalah untuk memberi tempat bagi akademisi dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitian, ulasan artikel, dan ulasan buku yang asli. Artikel pada dasarnya berisi topik tentang Ilmu Komunikasi di semua aspek. Artikel ilmiah yang membahas Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Public Relations, Marketing Public Relations, dan Isu-isu terkait New Media dipersilahkan. Mediakom tersedia dalam bentuk cetak dan versi online.
Articles 65 Documents
STRATEGI HUMAS DIGITAL DALAM SOSIALISASI PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK DI INSTAGRAM @DITJEN_DIKTI Nisrina; Santoso, Hudi
MEDIAKOM Vol. 9 No. 01 (2025): Mediakom, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i01.4365

Abstract

This study analyzed the digital public relations strategy of the Directorate General of Higher Education (Ditjen Dikti) in promoting the Kampus Berdampak program through its Instagram account @ditjen_dikti. The program, as a continuation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) policy, emphasized the real contribution of higher education to society. Using the POST framework (People, Objectives, Strategy, Technology), this research described how Ditjen Dikti designed an effective, participatory, and data-driven digital communication strategy. A qualitative descriptive method was applied through content observation, interviews, and literature studies conducted during an internship at Ditjen Dikti. The results showed that storytelling-based communication, interactive visual content, and the use of social media analytics successfully increased public awareness, engagement, and participation in the program. In conclusion, the implementation of the POST-based digital communication strategy effectively strengthened Ditjen Dikti’s image as a transparent, innovative, and socially impactful higher education institution.
Wacana Feminisme Interseksional dalam Film Before, Now & Then (Nana) Karya Kamila Andini Nugraeni, Elara Karla; Ghalif Putra, Sadewa
MEDIAKOM Vol. 9 No. 01 (2025): Mediakom, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i01.4396

Abstract

Film Before, Now & Then (Nana) karya Kamila Andini menampilkan representasi kompleks tentang pengalaman perempuan dalam konteks sosial. Wacana feminisme interseksional menjadi relevan untuk mengkaji bagaimana film ini memvisualkan berbagai bentuk penindasan yang dialami perempuan dari latar sosial yang berbeda. Teori feminisme interseksional digunakan sebagai kerangka konseptual untuk memahami hubungan antara gender, kelas sosial, dan struktur kekuasaan yang memengaruhi karakter perempuan dalam film. Metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus diterapkan dengan memfokuskan pada dialog, teknik sinematografi, dan elemen mise-en-scène yang dianggap mewakili ekspresi wacana feminisme interseksional dalam film tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Before, Now & Then (Nana) menampilkan lapisan penindasan yang saling terkait, baik secara sosial maupun psikologis, yang dialami oleh tokoh-tokoh perempuan. Representasi tersebut memperlihatkan bahwa diskriminasi terhadap perempuan tidak bersifat tunggal, melainkan dapat terjadi dalam relasi intra-gender dan dipengaruhi oleh konteks sosial serta budaya.
THE IMPACT OF MOTIVATION CLASSES ON SELF-AWARENESS AND THE REINFORCEMENT OF LIFE VALUES Supriatno, Djoko; Crismono, Prima; Ilyas, Muhammad; Faisol, Achmad; Yanuardianto, Elga
MEDIAKOM Vol. 9 No. 01 (2025): Mediakom, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i01.4432

Abstract

This study aims to examine the impact of motivation classes on enhancing participants’ self-awareness and reinforcing their life values. Utilizing a quantitative approach with a pre-test and post-test experimental design, the study involved 186 respondents who participated in the motivation classes. The instrument used was a closed-ended questionnaire with a 1-4 Likert scale, measuring the two main variables. The Wilcoxon Signed Rank Test results showed significant differences in both variables, with a p-value of 0.000 for self-awareness and reinforcement of life values, indicating that the motivation classes had a positive effect on improving self-awareness and strengthening life values. Furthermore, the results of the Spearman's Rank Correlation analysis revealed a significant positive correlation between increased self-awareness and reinforcement of life values (r = 0.62, p = 0.000). These findings support the theory that enhanced self-awareness is associated with strengthened life values, which in turn can improve individuals’ psychological well-being. Overall, the study concludes that motivation classes can serve as an effective means of personal development, positively impacting self-awareness and life values, and contributing to individual well-being.
Simbol Maskulinitas Tokoh Jenderal Nanisca dalam Mise en Scene Film The Woman King ADELIA REJANTA, MOHAMAD IQBAL; Astuti, Soekma Yeni; Suprapto, Deddy
MEDIAKOM Vol. 9 No. 01 (2025): Mediakom, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i01.4439

Abstract

Penelitian ini menganalisis simbol maskulinitas pada tokoh Jendral Nanisca dalam film The Woman King melalui pendekatan semiotika Fiske. Film The Woman King mengangkat isu maskulinitas perempuan yang berfokus pada Jendral Nanisca sebagai pemimpin pasukan elit dari Agojie dari Kerajaan Dahomey.Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji bagiamana simbol maskulinitas ditampilkan dalam mise en scene film, menggunakan tiga level analisis Fiske yakni realitas, representasi, dan ideologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aspek mise en scene seperti setting, tata cahaya, tata suara, pergerakan pemain, serta make up dan wardrobe, berhasil menampilkan maskulinitas dari tokoh Jenderal Nanisca melalui analisis semiotika Fiske. Pada level realitas, maskulinitas ditampilkan melalui postur, ekspresi, gestur, dan sikap Jendral Nanisca. Pada level representasi, kepemimpinan, kewibawaan, ketegasan, keberanian, tekad. Kecerdasan dan kemampuan bertarung Jendral Nanisca menjadi tanda maskulinitas. Ideologi yang ditemukan dalam analisis meliputi maskulinisme, humanism, perlawanan terhadap patriarki, dan feminism, yang selaras dengan pandangan masyarakat. Analisis semiotika Fiske efektif dalam megungkap simbol maskulinitas tokoh Jenderal Nanisca. Kata Kunci : (maskulinitas perempuan, mise en scene, semiotika Fiske, The Woman King, Jenderal Nanisca)
Analisis Personal Branding Sherly Tjoanda pada Pilkada Provinsi Maluku Utara 2024 di Media Sosial Instagram @s_tjo Anggreani, Ria Nita; Hanife, Gabid
MEDIAKOM Vol. 9 No. 01 (2025): Mediakom, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i01.4449

Abstract

The utilization of social media as a tool for building political image has become a crucial strategy in regional elections. This study aims to analyze Sherly Tjoanda’s personal branding during the 2024 North Maluku gubernatorial election through her Instagram account @s_tjo. The research is grounded in Peter Montoya’s theory of personal branding, particularly the eight laws of personal branding: specialization, leadership, personality, distinctiveness, visibility, unity, persistence, and goodwill. This theoretical framework serves as the foundation for assessing the consistency and effectiveness of political self-image presented through social media. Employing a qualitative approach with content analysis as the method, the study collects data from Instagram posts, focusing on visual and narrative elements that represent Sherly Tjoanda’s political image. The analysis emphasizes campaign content such as photos, videos, captions, and forms of interaction with followers to uncover the patterns of political communication established through personal branding. The findings reveal that Sherly Tjoanda’s personal branding strategy demonstrates a structured, authentic, and differentiation-based approach. She highlights her identity as a female gubernatorial candidate by projecting maternal values and emotional closeness with the public. The use of the tagline “Coblos yang Cantik” (“Vote for the Beautiful One”) serves as a smart political differentiator. Additionally, she frames herself as a “Mother” to the people of North Maluku, reinforcing emotional resonance with voters, particularly women.
PENGARUH RUANG TERBUKA PUBLIK SUMBERSARI SEBAGAI PUBLIK SPHERE TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI KABUPATEN JEMBER Negara, Margi Akbar Perwira; Susanti, Ari
MEDIAKOM Vol. 9 No. 01 (2025): Mediakom, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i01.4896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sumbersari sebagai Publik Sphere (Ruang Publik) terhadap tingkat kepuasan masyarakat yang memanfaatkannya di Kabupaten Jember. RTH perkotaan memainkan peran krusial tidak hanya sebagai paru-paru kota, tetapi juga sebagai wadah interaksi sosial, rekreatif, dan ekspresi publik. Konsep Publik Sphere, merujuk pada ruang di mana individu dapat berkumpul untuk berdiskusi, bertukar pandangan, dan membentuk opini publik, sangat relevan untuk diuji dalam konteks RTH. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan sampel masyarakat pengguna RTH Sumbersari. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur kualitas RTH (fasilitas, aksesibilitas, kenyamanan) dan tingkat kepuasan masyarakat. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel RTH Sumbersari sebagai Publik Sphere (diukur dari kualitas fasilitas, dukungan interaksi sosial, dan fungsinya sebagai tempat berekspresi) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan RTH yang tidak hanya berfokus pada aspek ekologis, tetapi juga pada optimalisasi fungsi sosial dan demokratisnya sebagai ruang berkumpul yang inklusif. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas dan pemeliharaan RTH, menjadikannya pusat kegiatan komunitas yang lebih aktif dan representatif.
Transformasi Karakter Melalui Tata Rias dan Busana Pada Tokoh Young-sook Dalam Film The Call (2020) Zetra Aurora, Idz Nada; Astuti, Soekma Yeni; Sukmawati, Ni Luh Ayu
MEDIAKOM Vol. 9 No. 02 (2026): Mediakom, Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i02.4440

Abstract

Film The Call (2020) is South Korean fantasy thriller an adaptation of The Caller which was released in 2011. The appeal of the film in its ability to present an unexpected character transformation turns into an antagonist, Young-sook. This study uses a qualitative descriptive method with a film analysis approach to examine how visual elements are used to reinforce the character transformation of the antagonist. Data were collected through observation, focusing on the storyline that motivates the character to change their attitudes and behavior, based on Todorov’s three-act structure theory and Jeff Gerke’s character arc theory. Scenes from the film were captured and analyzed in depth to highlight changes in the makeup and costume aspects of the character. Research findings indicate that makeup and fashion serve not only as aesthetic elements but also play a significant role in creating character changes of the antagonist in reflecting the development of conflict in films.
PENGARUH POLA KOMUNIKASI DIGITAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER DI ERA MEDIA SOSIAL Pratama, Aditya Dimas; Mufarida, Nely Ana; Iin Ervina
MEDIAKOM Vol. 9 No. 02 (2026): Mediakom, Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i02.4917

Abstract

Penelitian berjudul Pengaruh Pola Komunikasi Digital terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember di Era Media Sosial menjelaskan bahwa meningkatnya intensitas penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa menjadikan komunikasi digital sebagai bagian penting kehidupan akademik dan sosial, namun juga berpotensi menimbulkan tekanan psikologis seperti kecemasan, stres, dan penurunan kepercayaan diri akibat cyberbullying, perbandingan sosial, serta overload informasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei analitik. Responden merupakan mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Jember dari berbagai fakultas yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pola komunikasi digital, intensitas dan bentuk interaksi media sosial, serta skala kesehatan mental yang telah tervalidasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier, serta didukung wawancara singkat untuk memperkaya interpretasi. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pola komunikasi digital dengan intensitas tinggi, terutama yang bersifat pasif dan berbasis perbandingan sosial, berpengaruh signifikan terhadap meningkatnya tingkat stres dan kecemasan mahasiswa. Sebaliknya, komunikasi digital yang lebih selektif dan suportif berkorelasi positif dengan kesehatan mental. Simpulan menyatakan bahwa pola komunikasi digital berpengaruh nyata terhadap kesehatan mental mahasiswa, sehingga diperlukan program literasi digital dan intervensi kesehatan mental yang terintegrasi di lingkungan kampus.
ANALISIS WACANA KRITIS SIFAT KONSUMERISME DI BULAN RAMADAN PADA IKLAN MARJAN BUDOIN 2025 “CALON ARANG” Muhammad, Fitra Rahmayufa; Soeharno, Ageng
MEDIAKOM Vol. 9 No. 02 (2026): Mediakom, Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i02.5036

Abstract

The phenomenon of the commodification of religious and cultural values in Ramadan advertisements, particularly in the Marjan Budoin 2025 advertisement "Calon Arang," indicates a shift in the spiritual meaning of Ramadan toward excessive consumption practices. The advertisement not only presents products as a complement to the celebration, but also normalizes the consumption of branded products as a central part of celebrating the holy month. This study aims to analyze the image of consumption constructed in the Marjan Budoin 2025 advertisement and identify changes in the meaning of Ramadan worship that are shaped into a consumptive lifestyle through visual and narrative elements. This study uses a qualitative approach with Norman Fairclough's critical discourse analysis model. Data were collected through observation and documentation, validated through interviews with experts, and then analyzed based on three dimensions: text structure, discourse production practices, and socio-cultural practices. The results show that the advertisement frames consumption as a symbol of family happiness and emotional recovery, positions Marjan products as an image of spiritual well-being, and reinforces the norm of purchasing products during Ramadan celebrations. This condition indirectly places the value of simplicity as an aspect that is increasingly marginalized in popular culture.
RELASI ANTARA INTENSITAS JUDI ONLINE DAN KETERBUKAAN DIRI (SELF-DISCLOSURE) MAHASISWA DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER: Studi Korelasional pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Gutawa, Erwin; Susanti, Ari
MEDIAKOM Vol. 9 No. 02 (2026): Mediakom, Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i02.5101

Abstract

Perkembangan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas keterlibatan mahasiswa dalam judi online dengan tingkat keterbukaan diri (self-disclosure) dalam komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap lima informan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember yang memiliki pengalaman keterlibatan judi online dengan intensitas yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan intensitas judi online yang tinggi cenderung memiliki tingkat keterbukaan diri yang rendah. Keterlibatan intens dalam judi online mendorong mahasiswa membatasi pengungkapan informasi pribadi sebagai bentuk perlindungan diri dari stigma sosial, penilaian negatif, serta tekanan psikologis. Hambatan keterbukaan diri dipengaruhi oleh faktor-faktor kontekstual, seperti kondisi psikologis yang tidak stabil, tekanan sosial, lingkungan pertemanan, serta pengalaman interpersonal sebelumnya. Sebaliknya, mahasiswa yang telah berhenti dari aktivitas judi online menunjukkan peningkatan keterbukaan diri, terutama ketika berada dalam lingkungan sosial yang suportif dan aman secara emosional. Dukungan sosial yang positif berperan penting dalam membantu pemulihan keterbukaan diri dan kualitas komunikasi interpersonal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbukaan diri mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh intensitas judi online, tetapi juga oleh interaksi kompleks antara kondisi psikologis individu dan respons lingkungan sosialnya. Kata Kunci: judi online, keterbukaan diri, komunikasi interpersonal, mahasiswa, tekanan sosial