cover
Contact Name
Cecep Nana Nasuha
Contact Email
cephy.lucky81@gmail.com
Phone
+6289609598303
Journal Mail Official
atsarunisa@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.unisa.ac.id/index.php/atsar/about/editorialTeam
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
ISSN : 27471586     EISSN : 27464776     DOI : -
The Journal Atsar is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social, technology and scientific fields. The journal is published bimonthly once by UNISA. The Journal Atsar provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. The journal publishes research articles covering all aspects of General.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Strategi Komunikasi Kepala Desa dalam Meningkatkan Kesadaran Bergotong Royong Nurul Iman H. A; Dadan Rahmat
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis strategi komunikasi Kepala Desa Sindangsari, menjelaskan media yang digunakan Kepala Desa Sindangsari dalam meningkatkan kesadaran masyarakatnya untuk bergotong royong, dan mendeskripsikan praktik-praktik komunikasi yang dilakukan Kepala Desa Sindangsari untuk mengajak masyarakatnya agar gemar bergotong royong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Sedangkan uji keabsahan datanya dicek menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan  bahwa: 1)  Strategi  komunikasi  Kepala  Desa  Sindangsari  dalam meningkatkan kesadaran masyarakatnya untuk bergotong royong yaitu dengan menggunakan bentuk pesan dengan pelaksanaan redundancy dan canalizing, serta bentuk isi pesan yang disampaikan dilakukan secara informatif dan persuasif. 2) Media komunikasi yang digunakan Kepala Desa Sindangsari sampaikan dengan cara primer melalui komunikasi kelompok yaitu dengan cara menghadiri dan mengisi kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial. 3) Praktik komunikasi yang dilakukan oleh Kepala Desa Sindangsari dalam menumbuhkan masyarakat gemar bergotong yaitu dengan cara keterbukaan anggaran terhadap keuangan desa, mengeluarkan zakat hasil panen yang sesuai dengan ajaran Islam, serta menyampaikan  pesan atau informasi  terkait  kebijakan  pembangunan  dan juga gotong royong yang sampaikan dalam kegiatan rutin keagamaan dan sosial di Desa Sindangsari.
PRINSIP DAN SASARAN SUPERVISI PENDIDIKAN ISLAM Intan Triana Chintiyatmi; Kiki Wakhidah Fikriyati; Fahad Achmad Sadat; Delis Sri Maryati
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Prinsip-prinsip Umum Supervisi Pendidikan; 2) Prinsip Supervisi Pendidikan dalam Al-qur’an dan Hadits; 3) Sasaran Supervisi Pendidikan. Artikel ini meggunakan metode studi literatur dengan cara mengumpulkan literatur (bahan-bahan materi) yang bersumber dari berbagai macam jurnal, internet dan buku yang ditulis oleh orang-orang yang faham tentang prinsip-prinsip supervisi pendidikan dan sasaran supervisi pendidikan. Berdasarkan penjelasan yang sudah dipaparkan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip Supervisi Pendidikan secara garis besar dapat dibedakan atas dua prinsip yaitu prinsip praktis dan prinsip Fundamental. Prinsip fundamental merupakan dasar pokok dari semua prinsip yaitu Pancasila. Adapun prinsip praktis dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu prinsip positif dan prinsip negative. Prinsip positif adalah prinsip-prinsip yang patut diikuti supervisor, sedangkan prinsip negative adalah prinsip yang perlu dihindari oleh supervisor. Prinsip supervisi menurut Sahertian adalah Ilmiah (scientific); Demokratis; Kooperatif; Konstruktif dan kreatif. 2) Prinsip Supervisi Pendidikan dalam Al-Qur’an dan Hadits terdiri dari Koreksi dan Introspeksi Diri (Check/Self-assessment); Integritas; Kejujuran dan Konsisten (Istiqomah); Objektivitas; Profesional sesuai keahlian. 3) Sasaran supervisi ditinjau dari objek yang disupervisi terdiri dari 3 bentuk supervisi, yaitu Supervisi Akademik; Supervisi Administrasi; Supervisi Lembaga. Sasaran supervise pendidikan menurut Prof. Sahertian adalah Pembinaan dan pengembangan kurikulum; Perbaikan dan penyempurnaan pembelajaran; Pengembangan sumber daya guru dan staf sekolah.
KEPEMIMPINAN KHARISMATIK D’AI DI ERA MILENIAL: MUZAMMIL HASBALLAH Fauzi Nurul Barkah
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdakwah merupakan tugas dari setiap muslim dimuka bumi ini, dan dalam prosesnya diperlukan kemampuan meyampaikan hingga dapat mempengaruhi setiap orang yang akan didakwahi. Gaya kepemimpinan kharismatik dari orang yang berdakwah akan membantu menyampaikan pesan yang ingin disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan kharismatik seorang ustadz muda bernama Muzammil Hasballah dalam proses berdakwah. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan kharismatik dari seorang Ustadz akan berpengaruh positif terhadap penyampaian pesan kepada jama’ah dikarenakan ada penghormatan dan rasa percaya yang timbul dari kepribadian dan cara berdakwah ustadz Muzammil Hasballah.
APLIKASI PEMODELAN RASCH PADA SKALA PEMAAFAN Andar Ifazatul Nurlatifah; Muhamad Rifa’i Subhi
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena pemaafan merupakan salah satu nilai kebajikan yang penting bagi mahasiswa, maka diperlukan penelitian untuk mengukur pemaafan bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menguji validitas dan reliabilitas instrumen Skala Pemaafan yang untuk digunakan untuk mengukur pemaafan (forgiveness) dari segi subaspek motivasional. Skala Pemaafan diadaptasi dari Transgression-Related Inventory of Motivations (TRIM) yang ditandai dengan adanya lessen revenge motivation, lessen avoidance motivation, dan benevolence motivation. Data dari uji coba intrumen yang melibatkan 482 partisipan dianalisis menggunakan model Rasch melalui program Winsteps®. Eliminasi outlier dan item misfit dilakukan dalam tiga tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reliabilitas item-person (KR-20) tergolong excellent; sedangkan reliabilitas item, reliabilitas person, separasi item, separasi person, dan daya beda item tergolong sangat bagus. Secara umum Skala Pemaafan memenuhi syarat unidimensionalitas dengan sangat bagus karena mampu menjelaskan sebanyak 60,7% varian yang muncul pada sub aspek motivasional pemaafan partisipan. Diperlukan penelitian lebih lanjut tentang pengukuran pemaafan dari aspek/subaspek lain agar dapat mengukur pemaafan secara lebih komprehensif.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI PAMIJAHAN CIAWIGEBANG Aan Pathiyah; Atik Rosanti; Tia Haryanti
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui minat baca siswa faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program gerakan literasi sekolah. Data dikumpulkan dengan menggunakan triangulasi yaitu dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jumlah 14 responden (1 Kepala Sekolah, 1 Guru Kelas, dan 12 Siswa). Faktor fasilitas sarana dan prasarana seperti perpustakaan, pojok baca, dan koleksi buku bacaan. Sedangkan faktor penghambat dalam kegiatan ini yaitu minimnya kesadaran siswa terhadap pentingnya budaya membaca. Hasil penelitian dapat terlihat dari hasil wawancara menunjukkan bahwa terdapat peran yang sangat penting terhadap minat baca pada siswa, artinya Program Gerakan Literasi Sekolah berperan dalam meningkatkan minat baca pada siswa tersebut.
PENDIDIKAN POLITIK MELALUI KEGIATAN ORGANISASI MAHASISWA Fahad Achmad Sadat
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan politik adalah sebuah Pendidikan yang harus didapatkan oleh masyarakat umu sebagai warga negara yang baik. Organisasi Mahasiswa adalah central dan media yang penting sebagai upaya terbentuknya attitude, sikap dan behavior mahasiswa. Pertumbuhan dan matangnya berhubungan secara kemasyarakatan, secara emosi, dan individu yang baik dan terasah melewati kenyataan mengikuti kegiatan suatu group. Penelitian ini menghasilkan bahwa organisasi kemahasiswaan ialah media untuk belajar bagaimana berpartisiapasi secara politis dengan baik. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (Research of Library) karena kontennya tentang kumpulan materi yang mendalam pada satu atau beberapa subjek. Penelitian ini berkaitan dengan sumber utama serta sumber sekunder. Disebut penelitian kepustakaan karena data atau bahan yang diolah dalam penyelesaian penelitian ini berasal dari perpustakaan baik berupa buku, ensklopedi, kamus, jurnal, dokumen, majalah dan lain-lainnya. Bisa menarik benang merah bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam berkegiatan berorganisasi yaitu mahasiswa yang secara sadar melibatkan diri pada satu group atau organisasi lainnya supaya bisa terlibat suatu kegiatan dalam rangka meraih target kelompok tersebut, mengasah bakat, memperdalam wawasan serta melatih attitude mahasiswa itu sendiri secara utuh.
PENILAIAN DALAM KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA Fahad Achmad Sadat; Delis Sri Maryati; Ayu Maesyaroh; Ifah Nashifah; Ifin Arifin; Ridwan Maulani
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat ditolak dalam berbagai aspek kehidupaan. Salah satu aspek yang tidak dapat terlepas dari perubahan tersebut adalah pendidikan. Pendidikan sudah mengalami aneka macam perubahan & pemugaran kebijakan kurikulum. Kebijakan perubahan kurikulum 2013 adalah sebuah ikhtiar & wujud berdasarkan prinsip dasar kurikulum change amd continuity tersebut, yaitu output berdasarkan kajian, evaluasi, kritik, respon, prediksi, & aneka macam tantangan yg dihadapi. Jurnal ini memakai metode studi literatur menggunakan cara mengumpulkan literatur (bahan-bahan materi) yg bersumber berdasarkan aneka macam macam buku, jurnal, & internet. Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa evaluasi merupakan suatu kegiatan yang tersusun rapih dan saling berkaitan satu sama lain yang bertujuan mengumpulkan informasi tentang proses dan hasil belajar siswa untuk mengambil keputusan berdasarkan kriteria dan aspek tertentu. Penilaian pada kurikulum 2013 lebih rumit dari kurikulum sebelumnya dan metode yang digunakan untuk menyampaikan apa yang diajarkan tidak efektif atau bahkan tidak sesuai dengan apa yang diajarkan. Berdasarkan kajian pustaka, kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dikenal dengan Kebijakan Kebebasan Belajar. Kebijakan ini mencakup empat hal: 1) Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dikembangkan oleh masing-masing sekolah, 2) Ujian Nasional (UN) menjadi tes minimum kompetensi dan kepribadian, 3) Kebebasan bagi pendidik untuk merencanakan rencana pelajaran (RPS), 4) Fleksibilitas dalam Peraturan Penerimaan Mahasiswa Baru. Kurikulum mandiri yang berorientasi pada kurikulum adalah OBE (Outcome Based Education). OBE adalah proses pendidikan yang ditujukan untuk mencapai hasil konkret tertentu (pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang berorientasi pada hasil).
PERMAINAN TRADISIONAL: PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK SAAT BERMAIN DI SEKOLAH Ika Candra Destiyanti; Darmayanti
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kuantitatif ini berlatar belakang fenomenologi sosial dimana kemampuan motorik halus anak masih rendah karena penggunaan media pembelajaran yang kurang tepat dalam pembelajaran yang diselenggarakan di sekolah TK/PAUD. Tujuan riset adalah optimalisasi permainan tradisional congklak dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Metode yang berupa metode eksperimen. Sedangkan sampel berjumlah 21 siswa berusia 4 hingga 6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes bermain congklak. Analisa data berupa uji normalitas, dan uji hipotesis (uji z). Berdasarkan perhitungan secara statistik Hi yang diterima artinya penerapan permainan tradisional congklak dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini pada taraf kepercayaan (α) 0,05 dari penelitian ini adalah penerapan permainan tradisional congklak dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini di sekolah.
PEMIKIRAN DAN PRANATA HUKUM EKONOMI SYARIAH YAHYA BIN UMAR (213-289 H) Nungki Pahrussadi
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam adalah agama yang mengatur kehidupan dan perbuatan manusia, hubungan manusia dengan tuhannya, dan hubungan manusia dengan lingkungan sosialnya. Ketentuan yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan bersifat statis (paten), sedangkan ketentuan yang berkaitan dengan hubungan manusia dan lingkungan sosial bersifat dinamis dan fleksibel. Dengan kata lain, dalam Muamalah, orang mendapatkan kebebasan yang sebesar-besarnya untuk menerapkan aturan yang sesuai dengan kondisi dan keadaan saat itu dengan tetap berpegang pada hukum Syariah. Penelitian ini membahas pemikiran ekonomi Yahya bin Umar dalam bukunya Ahkam al-Suq. Dalam hal ini saya akan memaparkan kontribusi pemikiran ekonomi Yahya bin Umar terhadap peran negara dalam ekonomi pasar. Yahya bin Umar mempresentasikan idenya pada abad ke-8. berjuang untuk keuntungan monopoli), siyasa alighraq (kebijakan dumping), interpretasi/intervensi (harga) dalam kaitannya dengan peran pemerintah.
TAFLIS DAN SYUF'AH DALAM PRESPEKTIF ALQUR'AN Nungki Pahrussadi; Fathonih Ah. Fathonih; Athoillah Athoillah
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para Fuqaha sependapat bahwa syuf’ah diperlukan untuk kemaslahatan. Syuf’ah dianggap mubah bahkan ada sunnahnya. Dari Jabir r.a. Rasulullah SAW menetapkan syuf’ah untuk segala sesuatu yang belum terbagi, yang merupakan dalil-dalil syariah yang menjadi landasan hukum sahnya akad syuf’ah. Oleh karena itu, syuf’ah hilang ketika ada larangan dan pembagian (HR. Bukhari). Jika seseorang berbagi kepemilikan rumah atau kebun kurma, dia tidak boleh menjualnya sampai pasangannya mengizinkannya. Dia dapat membeli dan menjualnya jika pasangannya menginginkannya. Dia bisa membiarkannya jika dia tidak mau. Dalam catatan lain, Nabi menetapkan syuf’ah untuk setiap dan semua perkumpulan yang belum terbagi, termasuk kebun dan rumah. karena menjual tanpa terlebih dahulu mendapat izin dari mitra adalah melawan hukum. Dia bisa membelinya jika pasangannya menginginkannya. Dia bisa meninggalkannya jika dia tidak mau. Mitra berhak untuk membeli barang tersebut jika penjualan terjadi tanpa izin (HR.Muslim). Menurut hadits ini, lebih utama menawarkan aset tertentu kepada mitra yang dikenal penjual sebelum menjualnya kepada pihak yang tidak dikenal. Ibnu Hazm menyatakan, Seseorang tidak dapat bekerja sama untuk menjual barang kepada orang lain sebelum ditawarkan kepada mitranya dalam kemitraan. Jika mitra ingin membelinya, dia harus membayar pemilik bersama jumlah yang sama dengan pembeli lainnya. karena mitra memiliki hak yang lebih besar untuk membelinya dalam hal ini. Dalam syuf’ah, Imam Nawawi mengatakan bahwa adalah sunnah bagi mitra persekutuan yang sah untuk diberitahu. Sebaliknya, menjual sebelum pemberitahuan hukum tidak dilarang. Sedangkan taflis adalah jenis kebangkrutan dimana seseorang menggunakan hartanya untuk melunasi hutangnya tetapi tidak meninggalkan apa-apa. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan untuk mengkaji konsep penyelesaian hutang melalui syufah dan muflis dari sudut pandang fiqh kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interpretasi ayat-ayat al-Quran dan asbabun nuzuul dalam kaitannya dengan masalah syuf’ah dan taflis.