cover
Contact Name
Jayawardana
Contact Email
hepta2011@gmail.com
Phone
+6281336101853
Journal Mail Official
journaljese@gmail.com
Editorial Address
Puri Kartika Asri Blok II No. 8, Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, 65132
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Educational Science and E-Learning
Published by Rena Cipta Mandiri
ISSN : -     EISSN : 30630436     DOI : https://doi.org/10.62354/v1i1
Core Subject : Education,
Journal of Educational Science and E-Learning (JESE) adalah jurnal ilmiah nasional yang berfokus pada penelitian dan pengembangan dalam inovasi dan teknologi bidang pendidikan, pembelajaran, dan e-learning. Jurnal ini terbit setahun dua kali yaitu pada bulan Juni dan Desember. Focus and Scope jurnal ini adalah meliputi topik-topik berikut ini: - Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran - Inovasi dan Teknologi Pembelajaran - Pengembangan Model, Metode, dan Media Pembelajaran - Pengembangan dan Evaluasi Kurikulum - Pembelajaran Digital, E-Learning, Machine Learning, AI, IoT
Articles 31 Documents
Penggunaan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Pecahan Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Hamidah, Khairunnisa Nur; Ardiansyah, Roely; Misrani, Misrani
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.14

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SD pada materi pecahan melalui penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian dilakukan di SDN Gunungsari III/531 Surabaya dengan subjek siswa kelas 4B, T.A. 2024/2025, berjumlah 22 siswa, terdiri 13 perempuan serta 9 laki-laki. Penelitian dalam dua siklus, tiap siklus melalui tiga tahap (tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi). Metode penelitian menggunakan Mixed Method dengan teknik analisis data deskriptif bersifat kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui instrumen berupa tes tulis dan wawancara. Analisis menampakkan hasil belajar siswa pada materi pecahan dari siklus 1 ke siklus 2 meningkat. 17 siswa tuntas di siklus 1 dengan persentase 77,27% sedangkan 22 siswa tuntas di siklus 2 dengan persentase yang meningkat sebesar 100%. Maka, dapat diambil kesimpulan bahwasannya penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SD pada materi pecahan.
Peningkatan Keaktifan Belajar Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Penerapan Media Plickers Bagi Siswa Kelas 6 Sekolah Dasar Safitri, Tutut; Bahtiar, Reza Syehma; Sudjarwo, Sudjarwo
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.15

Abstract

Peneliti melakukan observasi awal terhadap kondisi pembelajaran matematika di kelas 6 SDN Gunungsari III/531 Surabaya. Hasil observasi menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas 6 Sekolah Dasar Negeri Gunungsari III/531 Surabaya pada mata pelajaran matematika melalui penerapan media pembelajaran Plickers. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Plickers berhasil meningkatkan keaktifan belajar siswa sebesar 86,3%. Hal ini terlihat dari peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, meningkatnya antusiasme siswa dalam menjawab pertanyaan, dan meningkatnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Selain itu, siswa juga merasa lebih termotivasi dan tidak mudah bosan dalam mengikuti pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Plickers merupakan salah satu alternatif yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran matematika.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Pada Materi Pancaindra Kelas 3 SDN Pakis V Surabaya Kusumaningtyas, Dyah; Anam, Fatkul; Fitriyah, Enok
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.16

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada materi pancaindra, hal ini berdasarkan pada hasil observasi saat pembelajaran berlangsug,  siswa terlihat kurang antusias dan tertarik untuk belajar, serta guru yang masih menerapkan pembelajaran dengan model konvensional yang berisi ceramah kemudian penugasan, sehingga siswa kurang memiliki motivasi untuk belajar. Karena adanya permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi pancaindra kelas 3 di SDN Pakis V Surabaya melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas 3A yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi pancaindra. Motivasi belajar mengalami peningkatan yaitu pada siklus 1 diperoleh skor rata-rata sebesar 67,5 dengan kategori cukup dan pada siklus 2 diperoleh skor rata-rata sebesar 81,4 dengan kategori baik.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Materi Hak dan Kewajiban Kelas VI A SDN Pakis V Surabaya Awaliya, Safa' Atin; Anam, Fatkul; Fitriyah, Enok
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VI A SDN Pakis V Surabaya pada materi hak dan kewajiban dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang terlihat dari partisipasi pasif, kurangnya keterlibatan dalam diskusi, dan hasil belajar yang di bawah standar ketuntasan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada pra siklus, motivasi belajar siswa hanya mencapai rata-rata 58,75%, dengan hanya 50% siswa mencapai ketuntasan hasil belajar. Setelah penerapan PBL pada siklus 1, motivasi belajar meningkat menjadi 68,75%, dan persentase ketuntasan mencapai 75%. Pada siklus 2, terjadi peningkatan yang lebih signifikan, di mana motivasi belajar siswa mencapai 84%, dan yang mencapai ketuntasan sebanyak 85% Dengan demikian, penerapan model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Siswa menjadi lebih aktif, kritis, dan terlibat dalam proses pembelajaran, serta mampu memahami materi hak dan kewajiban secara lebih mendalam.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Strategi Point Reward dan Punishment pada Pokok Bahasan Teks Eksplanasi di Kelas 6A SDN Pakis V Surabaya Nuranilla, Diana; Anam, Fatkul; Fitriyah, Enok
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi point reward dan punishment dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi teks eksplanasi di kelas 6A SDN Pakis V Surabaya pada tahun ajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada materi tersebut, yang mengindikasikan perlunya intervensi dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan 29 siswa. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan pre test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar siswa, di mana rata-rata motivasi belajar meningkat dari 60% pada pra siklus menjadi 75% pada siklus 1 dan 85% siklus 2. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, dengan presentase ketuntasan belajar dari 55% pada pra siklus menjadi 70% pada siklus 1 dan 83% pada siklus 2. Strategi point reward berhasil mendorong siswa untuk lebih aktif dan disiplin, sedangkan punishment yang diterapkan secara tepat membantu mengurangi perilaku negatif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi point reward dan punishment dapat diterapkan secara efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, dan dapat dikembangkan lebih lanjut pada mata pelajaran lain.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Pada Materi Hak dan Kewajiban Kelas IV SDN Pakis V Surabaya Falakhah, Eva Nurul; Anam, Fatkul; Fitriyah, Enok
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.23

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar siswa melalui model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada matei hak dan kewajiban. Jenis penilitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas IV – B SDN Pakis V Surabaya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini antara lain hasil tes, observasi, lembar angket motivasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 37 jumlah siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi hanya 19% sebelum siklus. Kemudian, pada siklus I, motivasi belajar siswa memenuhi kriteria keberhasilan meningkat menjadi 67%, dan pada siklus II, motivasi siswa belajar yang memenuhi kriteria keberhasilan meningkat menjadi 86%. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT berdampak pada motivasi belajar siswa yang menjadi meningkat.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Matematika Materi Pecahan Menggunakan Pendekatan Berdiferensiasi Rahmawati, Fiqa Nadia; Pratiwi, Desi Eka; Wati, Endang Sulistiya
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.24

Abstract

Saat ini, pembelajaran yang berpusat pada guru sudah marak di Indonesia. Banyak guru yang mengabaikan tuntutan murid-muridnya dan lebih memilih metode ceramah. Akibatnya, tidak mengherankan jika siswa kurang bersemangat dalam belajar dan sering mengalami kebosanan, yang menyebabkan menurunnya prestasi akademik. Studi matematika merupakan disiplin ilmu penting yang meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Siswa lebih terlibat aktif dalam proses pembelajaran ketika mereka menggunakan taktik yang khusus bagi mereka. Untuk memaksimalkan hasil pendidikan, Pembelajaran Terdiferensiasi mempertimbangkan kebutuhan unik setiap siswa terkait dengan tingkat kesiapan, bidang minat, dan metode pembelajaran yang disukai. Strategi individual untuk mengajar siswa dalam matematika, dengan fokus pada pecahan, merupakan tujuan penelitian ini. Teknik Penelitian Tindakan Kelas digunakan dalam penelitian ini karena pendekatan kualitatifnya. Penelitian ini dilakukan oleh siswa siswi kelas VI-A yang berjumlah 28 peserta didik di SDN Jajar Tunggal III/452 Surabaya.
Peningkatan Kemampuan Kognitif melalui Permainan Tradisional Ular Naga pada Anak TK Ika Karya Bakti Probolinggo Puspita, Wedya
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas permainan tradisional Ular Naga dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak-anak di TK Ika Karya Bakti Probolinggo. Permainan tradisional, yang kaya akan interaksi sosial dan strategi, diyakini memiliki dampak positif terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan melibatkan 30 anak sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, tes kognitif, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kognitif anak-anak setelah berpartisipasi dalam permainan Ular Naga, terutama dalam aspek pemecahan masalah, berpikir logis, dan memori. Penelitian ini menegaskan bahwa permainan tradisional seperti Ular Naga dapat berfungsi sebagai alat pembelajaran yang efektif dalam merangsang perkembangan kognitif anak usia dini. Hasil ini memberikan implikasi bagi para pendidik untuk lebih mengoptimalkan penggunaan permainan tradisional dalam proses pembelajaran di sekolah.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Penggunaan Pendekatan Pembelajaran Teaching at The Right Level (TaRL) pada Pembelajaran IPAS Kelas VI Sekolah Dasar Zakiyah, Farrah Inne; Pratiwi, Desi Eka; Wati, Endang Sulistiya
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan pendekatan pembelajaran Teaching at The Right Level (TaRL) pada pembelajaran IPAS kelas VI SDN Jajartunggal III/452 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dengan dua siklus. Data hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar peserta didik. Pada tahap pra-siklus, peserta didik mayoritas mendapatkan nilai di bawah KKM, setelah penerapan siklus I, persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan menjadi 68%, dan pada siklus II mengalami peningkatan lebih lanjut menjadi 89%. Tidak hanya itu, penelitian ini juga menemukan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran TaRL bukan hanya meningkatkan hasil belajar peserta didik tetapi juga memicu pengembangan kemampuan berpikir kritis, peningkatan percaya diri serta motivasi pesera didik, dan keterlibatan peserta didik secara langsung dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penerapan pendekatan TaRL serta dapat mengembangkan potensi peserta didik secara maksimal.
Strategi Inovatif Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pendidikan Biologi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Jayawardana, Hepta Bungsu Agung
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i2.27

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital telah menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan, termasuk pada bidang pendidikan biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi inovatif dalam pemanfaatan teknologi digital yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur relevan dari database internasional terkemuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi seperti pembelajaran berbasis simulasi digital, penggunaan aplikasi interaktif, dan penerapan gamifikasi secara signifikan mampu meningkatkan pemahaman konsep biologi, keterlibatan siswa, dan kemampuan berpikir kritis. Temuan ini memberikan wawasan bagi pendidik dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan teknologi digital secara lebih efektif dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini juga mengungkapkan beberapa tantangan, seperti keterbatasan akses teknologi dan kebutuhan pelatihan guru, yang perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi teknologi digital.

Page 2 of 4 | Total Record : 31