cover
Contact Name
Jayawardana
Contact Email
hepta2011@gmail.com
Phone
+6281336101853
Journal Mail Official
journaljese@gmail.com
Editorial Address
Puri Kartika Asri Blok II No. 8, Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, 65132
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Educational Science and E-Learning
Published by Rena Cipta Mandiri
ISSN : -     EISSN : 30630436     DOI : https://doi.org/10.62354/v1i1
Core Subject : Education,
Journal of Educational Science and E-Learning (JESE) adalah jurnal ilmiah nasional yang berfokus pada penelitian dan pengembangan dalam inovasi dan teknologi bidang pendidikan, pembelajaran, dan e-learning. Jurnal ini terbit setahun dua kali yaitu pada bulan Juni dan Desember. Focus and Scope jurnal ini adalah meliputi topik-topik berikut ini: - Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran - Inovasi dan Teknologi Pembelajaran - Pengembangan Model, Metode, dan Media Pembelajaran - Pengembangan dan Evaluasi Kurikulum - Pembelajaran Digital, E-Learning, Machine Learning, AI, IoT
Articles 46 Documents
Evaluasi Kinerja Metode Secant dalam Menentukan Titik Optimal: Analisis Akurasi, Kecepatan Konvergensi, dan Stabilitas Citra Aulia; Kaila Intan Natasa; Ita Margaretta Br Tarigan
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v3i1.51

Abstract

Metode numerik merupakan salah satu pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan optimasi pada fungsi nonlinier yang sulit diselesaikan secara analitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Metode Secant dalam menentukan titik optimal berdasarkan aspek akurasi, kecepatan konvergensi, dan stabilitas perhitungan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimental dan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari literatur metode numerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Secant mampu menghasilkan solusi yang konvergen dengan jumlah iterasi yang relatif sedikit dan tingkat akurasi yang tinggi. Solusi numerik yang diperoleh sesuai dengan solusi analitik, yaitu x=3x, dengan persentase galat mendekati 0%. Perbandingan dengan Metode Newton-Raphson menunjukkan bahwa Newton-Raphson memiliki konvergensi yang lebih cepat, tetapi memerlukan perhitungan turunan pada setiap iterasi. Secara keseluruhan, Metode Secant dapat direkomendasikan sebagai metode yang efektif, efisien, dan andal dalam menyelesaikan permasalahan optimasi numerik.
Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila: Sebuah Narrative Literature Review Nova Eko Hidayanto
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v3i1.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah Narrative Literature Review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan dalam rentang tahun 2021–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning menekankan pembelajaran bermakna, reflektif, dan kontekstual sehingga mampu mendorong peserta didik memahami nilai-nilai Pancasila secara lebih mendalam. Implementasi deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dilakukan melalui pembelajaran berbasis masalah, studi kasus, diskusi reflektif, proyek kewarganegaraan, dan pemanfaatan teknologi digital. Pendekatan ini berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis, partisipasi aktif, serta karakter kewarganegaraan peserta didik. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesiapan guru, keterbatasan sumber belajar, dan budaya pembelajaran yang masih berorientasi pada hafalan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru, pengembangan perangkat pembelajaran, dan integrasi teknologi digital untuk mendukung penerapan deep learning dalam Pendidikan Pancasila.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Biologi Hepta Bungsu Agung Jayawardana; Nurul Komaria
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v3i1.54

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk pembelajaran Biologi. Pemanfaatan AI berpotensi menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik melalui berbagai teknologi, seperti generative AI, intelligent tutoring systems, laboratorium virtual, dan analisis data pembelajaran. Beragam penelitian mengenai implementasi AI dalam pembelajaran Biologi telah dipublikasikan, namun hasilnya masih tersebar sehingga diperlukan kajian yang mampu menyintesis temuan-temuan tersebut secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pembelajaran Biologi, mengidentifikasi peluang dan tantangan implementasinya, serta merumuskan rekomendasi penerapannya. Penelitian menggunakan metode Narrative Literature Review dengan mengkaji berbagai artikel jurnal dan dokumen ilmiah yang relevan melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, sintesis, dan interpretasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan personalisasi pembelajaran, mempermudah visualisasi konsep-konsep Biologi yang kompleks, mendukung laboratorium virtual, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, motivasi, dan keterlibatan peserta didik. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kompetensi digital pendidik, kesiapan infrastruktur, perlindungan privasi data, dan aspek etika penggunaan AI. Oleh karena itu, pemanfaatan AI perlu diimplementasikan secara bijaksana dengan tetap menempatkan guru sebagai fasilitator utama guna mewujudkan pembelajaran Biologi yang inovatif dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21.
Evolusi Media Pembelajaran Berbasis Phygital di PAUD: Tinjauan Literatur Sistematis Mengenai Integrasi Pengalaman Fisik dan Digital Diana Friwahyuni; Nur Zahratin Nafisah R; Hepta Bungsu Agung Jayawardana
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v3i1.55

Abstract

Digitalisasi pembelajaran pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama ini banyak diarahkan pada penggunaan layar (screen-time) yang berisiko menggeser interaksi fisik dan sensorimotor anak. Pendekatan phygital menawarkan alternatif dengan mengintegrasikan objek fisik yang dapat dimanipulasi langsung oleh anak dengan augmentasi digital, sehingga pengalaman belajar tetap berbasis gerak dan sentuhan tanpa kehilangan keunggulan interaktivitas teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis evolusi konsep, jenis, dan efektivitas media pembelajaran berbasis phygital pada PAUD melalui tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) dengan mengikuti protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran dilakukan pada basis data Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, serta Google Scholar/Mendeley terhadap publikasi tahun 2021–2026, menghasilkan 14 studi yang memenuhi kriteria inklusi dari 297 rekod awal. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa media phygital mencakup augmented reality berobjek fisik, robotika tangible, dan artefak bermain bersensor berkontribusi positif terhadap kemampuan kognitif, literasi awal, computational thinking, serta keterampilan sosial-emosional anak, dengan keunggulan dibanding media digital murni karena tetap mempertahankan keterlibatan motorik dan sosial. Tantangan utama meliputi kesenjangan infrastruktur, kesiapan kompetensi digital pendidik, dan risiko beban kognitif berlebih. Penelitian ini menegaskan kebaruan posisi phygital learning sebagai paradigma transisi yang relevan diadaptasi dalam Kurikulum di Indonesia.
Pengaruh Model Pembelajaran Reading, Mind Mapping dan Sharing (RMS) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Tumbuh Kembang Makhluk Hidup Putri Rizq Achyari; Khairuna Khairuna; Rasyidah Rasyidah
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v3i1.57

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang perlu dikembangkan pada peserta didik, khususnya dalam pembelajaran Biologi. Namun, kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi tumbuh kembang makhluk hidup masih belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Reading, Mind Mapping, and Sharing (RMS) terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi tumbuh kembang makhluk hidup. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 60 peserta didik kelas XI MIPA SMAS Budi Satrya Medan Tahun Ajaran 2025/2026 yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran RMS terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05). Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,73 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 70,97. Hasil effect size menunjukkan bahwa model RMS memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, model pembelajaran RMS layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran Biologi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Digital Parenting dan Peran Orang Tua dalam Mengelola Paparan Media Digital pada Anak Usia Dini: Systematic Literature Review Wedya Puspita; Karunia Muda Setya Utama; Dewi Masitoh; Mistia Ningsih
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v3i1.60

Abstract

The rapid growth of digital technology has reshaped early childhood parenting, as young children now grow up alongside gadgets, television, and online applications from a very early age. This condition challenges parents in managing the duration, type, and context of children's digital media exposure so that it continues to support healthy development. This study aims to systematically examine the role of parents in managing digital media exposure among young children and its impact on child development. This study used a Systematic Literature Review (SLR) method following the PRISMA stages, searching articles in the Google Scholar, ScienceDirect, and Springer Link databases published between 2021 and 2025. After a screening process based on inclusion and exclusion criteria, 15 articles were deemed eligible for analysis. The findings show that common digital parenting strategies include restrictive mediation, instructive mediation, and co-viewing/co-use, whose effectiveness is influenced by parental digital literacy, parenting style, and parental awareness. Unmanaged digital media exposure is associated with sleep disturbances, language delay, emotional-regulation problems, and reduced social interaction in children. This study recommends strengthening parental digital literacy and early media-use accompaniment as preventive measures.