Articles
439 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Kelas V SDN Mekarari 01
Oktavia Tri Andriyaningsih;
Erma Suryani Sahabudin;
Reni Astuty Latif
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i2.28666
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri Mekarsari 01 pada pelajaran IPA materi sistem peredaran darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan keterampilan guru, aktivitas peserta didik, dan hasil belajar peserta didik pada materi tersebut dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Laerning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 3 (Tiga) siklus. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menganai keterampilan guru menggunakan model Problem Based Learning (PBL) siklus I memperoleh skor 15 kategori baik, siklus II 17 dengan kategori baik dan pada siklus III dengan skor 21 kategori dengan kategori sangat baik. Aktivitas peserta didik pada siklus I memperoleh rata-rata skor 11 kategori baik dan pada siklus II rata- rata skor 12 kategori baik, pada siklus III meningkat lagi dengan skor 15 dengan kategori sangat baik baik. Ketuntasan belajar peserta didik siklus I adalah 33,3% ,pada siklus II menjadi 66,67%. Pada siklus III hasil mencapai 100%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA pada peserta didik kelas V SD Negeri Mekarsari 01. Kata Kunci: Problem Based Learning; Model Pembelajaran; Kualitas Pembelajaran.
Pengaruh Penggunaan Media Keping Berwarna Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV
Muhammad Akbar Syarif;
Nurhaedah Nurhaedah;
Muhammad Irfan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i1.35679
Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang bertujuan (1) untuk menggambarkan penggunaan media Keping Berwarna pada mata pelajaran matematika siswa kelas IV SDN 145 Doping Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika Kelas IV SDN 145 Doping Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo (3) Untuk mengetahui pengaruh media Keping Berwarna terhadap hasil belajar pada Mata pelajaran Matematika Siswa Kelas IV SDN 145 Doping Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat berupa soal pre-test dan soal post-test serta lembar observasi keterlaksanaan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji inferensial dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) gambaran penggunaan media Keping Berwarna pada kelas eksperimen berlangsung dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari keterlaksanaan penggunaan media Keping Berwarna pada kategori baik. (2) hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih meningkat dibandingkan kelas kontrol. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai post-test pada kelas eksperimen berada pada kategori tinggi sedangkan pada kelas kontrol pada kategori sedang. (3) terdapat pengaruh penggunaan media Keping Berwarna terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 145 Doping Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo. Hal ini disebabkan nilai t hitung > t table
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Strategi CIRC Siswa Kelas 5 SDN 06 ladang Padi
Nadroh Nadroh;
Amrah Amrah;
Kadarisman Kadarisman
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i2.29777
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mencari pokok pikiran atau ide pokok paragraph pada siswa kelas 5 sekolah dasar. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas 5 yang berjumlah 25 orang. Pemerolehan data berasal dari lembar hasil belajar siswa dan data observasi. Dalam penelitian ini menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) yang yang berlangsung dalam 2 siklus. Dalam menemukan pokok pikiran paragraph diperoleh pada siklus 1 sebanyak 17 siswa yang tuntas dan 8 siswa (32 %)belum tuntas. Pada siklus 2 meningkat menjadi 23 siswa (92 %) yang tuntas dan 2 siswa (8 %) belum tuntas. Adapun Hasil penelitian ini adalah dengan menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terjadi peningkatan terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa dalam menemukan pokok pikiran paragraphpada siswa kelas 5 SD Negeri 06 Ladang padi. Kata Kunci: Hasil Belajar; Bahasa Indonesia; Pokok Pikiran; CIRC.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Kuartet terhadap Hasil Belajar Siswa pada Muatan Pembelajaran IPS Kelas IV UPT SPF SD Negeri Gunung Sari I Kota Makassar
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i2.46843
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan media pembelajaran kartu kuartet dalam muatan pembelajaran IPS, hasil belajar siswa, dan pengaruh penggunaan media pembelajaran kartu kuartet terhadap hasil belajar siswa pada muatan pembelajaran IPS kelas IV SDN Gunung Sari I Kota Makassar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experiment dengan tipe nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV. Sampel dalam penelitian ini adalah 24 siswa kelas IVA dan 22 siswa kelas IVB yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data analisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa persentase keterlaksanaan proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran kartu kuartet yaitu pada pertemuan pertama sebesar 80% dengan kategori baik dan pertemuan kedua sebesar 96% dengan kategori sangat baik. Hasil analisis inferensial diperoleh P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05 dengan menggunakan independent sample t-test. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Didukung dengan nilai rata-rata hasil posttest siswa pada kelompok eksperimen sebesar 80,63 lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol sebesar 68,41. Sehingga dapat disimpulkan bahwa: (1) proses pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran kartu kuartet sangat baik. (2) hasil tes menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran, (3) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran kartu kuartet terhadap hasil belajar siswa pada muatan pembelajaran IPS kelas IV UPT SPF SDN Gunung Sari I Kota Makassar.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Project Based Learning Siswa Kelas IV
Nining Angriani;
Andi Dewi Riang Tati;
Asriani Arifuddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26512
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPA siswa kela IV SDN 167 Baru I melalui model Project Based Learning). Nilai penilaian harian mata pelajaran IPA siswa masih rendah. Dari 12 siswa, hanya 2 siswa yang nilainya mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yakni ≥ 70. Penyebabnya adalah guru masih mengajar dengan metode ceramah. Sedangkan siswa hanya duduk rapi mendengarkan penjelasan dari guru. Solusinya adalah menerapkan model pembelajaran Project Based Learning pada pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. diakhir siklus diberikan tes . Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 167 Baru I. Subyek Penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 12 siswa. Obyek penelitian adalah hasil belajar IPA. Tehnik pengumpulan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar IPA . Tekhnik analisis data adalah analisis deskriptif. Indikator keberhasilan adalah jika hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan dengan mininal 80 % siswa memperoleh nilai tes ≥ 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Project Basic Learning Dapat meningkatkan hasil belajar IPA Siswa Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar; Sains; Pembelajaran Dasar Proyek; Sekolah Dasar
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta didik Dalam Pembelajaran
Rahayu, Nuridzna;
Pagarra, Hamzah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i2.57656
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran Adapun rumusan masalahnya bagaimanakah upaya peningkatan keaktifan belajar peserta didik melalui impelementasi model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran PPKn di kelas IV UPT SD NEGRI 279 PINRANG. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan impelementasi model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di kelas IV UPT SD NEGRI 279 PINRANG. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari 2 siklus, tiap siklus terdiri 2 pertemuan dengan tahapan kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Fokus penelitian adalah impelementasi model pembelajaran berbasis masalah dan keaktifan belajar peserta didik. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan seluruh peserta didik kelas IV sebanyak 24 orang pada semester ganjil tahun pelajaran 2023. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang dicapai pada siklus I yaitu berada pada kategori cukup dan pada siklus II keaktifan belajar peserta didik mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa impelementasi model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di kelas IV.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV
Yesi Nirmala Dewi;
Widya Karmila Sari Achmad;
Abdul Rahim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i3.29492
Rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran dan kurangnya perhatian siswa terhadap kegiatan pembelajaran disebabkan model pembelajaran yang digunakan belum tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada pelajaran IPS materi Pentingnya Persatuan Dalam Keberagaman melalui model Problem based learning (PBL) pada SD Negeri Sukahening. Pada tahap pra tindakan, tahap tindakan dan tahap evaluasi. Sumber data dalam penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri Sukahening yang berjumlah 20 siswa tahun ajaran 2020/2021 dan sampelnya ditetapkan semua populasi. Datanya adalah hasil tes awal, hasil tes akhir, hasil observasi, hasil catatan lapangan dan hasil wawancara. Teknik analisis data melalui tiga tahapan yaitu mereduksi data, menyajikan data menarik kesimpulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yaitu data-data berupa uraian. Hasil penelitian, tes awal dalam penelitian ini memperoleh persentase (32%) pada pra siklus (76%) pada siklus I dan (100%) pada siklus II disimpulkan bahwa penerapan Problem based learning (PBL)dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Sukahening Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya pada materi Pentingnya Persatuan Dalam Keberagama. Kata Kunci: Problem Based Learning; Hasil Belajar; Pentingnya Persatuan Dalam Keberagaman
Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Pemecahan Masalah Matematika Kelas II SDN 1 Wadasmalang
M Imam Shubki HMS;
Latri Aras;
Muhammad Fitri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i2.29640
Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi pada peserta didik kelas II SDN 1 Wadasmalang Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika khussunya soal cerita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah problem based learning (PBL). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika khususnya soal cerita. Hal tersebut dapat ditunjukkan pada masing-masing indikator yang mengalami peningkatan. Kata kunci: Problem Based Learning; Pemecahan Masalah; Soal Cerita.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning
Heny Dwi Agustin;
Syamsurijal Basri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i3.52306
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi benda tunggal dan campuran di kelas V UPT SD Negeri 6 Pangkajene. Deskripsi fokus pada penelitian ini berupa proses dan hasil belajar. Pelaksanaan tindakan dilakukan selama 2 siklus. Pada setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Untuk mengetahui tingkat presentase keberhasilan siswa, peneliti menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar disetiap siklusnya. Adapun subjek pada penelitian ini yaitu guru (peneliti) dan siswa kelas V UPT SD Negeri 6 Pangkajene 2022/2023 yang berjumlah 17 orang. Teknik pengumpulan data yang ditetapkan yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data yang diterapkan terdiri dari tiga tahap yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Berdasarkan data yang diperoleh selama pelaksanaan siklus I dan siklus II, diperoleh bahwa pada siklus I ketuntasan hasil belajar siswa tergolong cukup (C). siklus II ketuntasan hasil belajar siswa tergolong baik (B). Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 6 Pangkajene setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning mengalami peningkatan yang signifikan.Penelirtian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi benda tunggal dan campuran di kelas V UPT SD Negeri 6 Pangkajene. Deskripsi fokus pada penelitian ini berupa proses dan hasil belajar. Pelaksanaan tindakan dilakukan selama 2 siklus. Pada setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Untuk mengetahui tingkat presentase keberhasilan siswa, peneliti menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar disetiap siklusnya. Adapun subjek pada penelitian ini yaitu guru (peneliti) dan siswa kelas V UPT SD Negeri 6 Pangkajene 2022/2023 yang berjumlah 17 orang. Teknik pengumpulan data yang ditetapkan yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data yang diterapkan terdiri dari tiga tahap yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Berdasarkan data yang diperoleh selama pelaksanaan siklus I dan siklus II, diperoleh bahwa pada siklus I ketuntasan hasil belajar siswa tergolong cukup (C). siklus II ketuntasan hasil belajar siswa tergolong baik (B). Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 6 Pangkajene setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning mengalami peningkatan yang signifikan.
Penerapan Model Discovery Learning Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Di SDN 1 Penanggo Jaya
Didik Herwanto;
Lukman Ali;
Rosdiana Ndau
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i1.30526
Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SDN 1 Penanggo Jaya dan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode Discovery Learning. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Untuk analisis kuantitatif digunakan analisis deskriptif yaitu skor rata-rata dan persentase. Data yang diperoleh dari hasil analisis dan pengumpulan data. Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, teks , dan dokumentasi yang disesuaikan dengan tujuan dan fokus masalah. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar observasi kegiatan selama pembelajaran berlangsung dan tes hasil belajar digunakan untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus, setiap siklus terdiri atas satu kali pertemuan dan masing-masing pertemuan melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sebelum pelaksanaan tindakan terlebih dahulu peneliti mengecek nilai hasil ulangan harian untuk melihat kemampuan awal siswa mengenai materi pelajaran yang akan diajarkan. Pada Siklus I menunjukkan nilai rata-rata siswa 72,22 dan pada siklus II meningkat menjadi 84,44. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada tema Udara Bersih bagi Kesehatan di Kelas V semester I di SD Negeri 1 Penanggo Jaya tahun pelajaran 2021/2022.Kata Kunci: Hasil Belajar; Discovery Learning.