Articles
439 Documents
Model Pbl Dalam Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Suniarti Suniarti;
Zaid Zainal;
Taslim Tawil
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i2.28138
Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangwangun Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon. Permasalahan yang muncul diantaranya siswa kurang aktif, cara mengajar guru yang monoton, kurangnya media yang bervariasi dan pembelajaran yang bersifat hafalan, tanpa siswa terlibat langsung dalam pencarian informasi atau fakta. Hal tersebut yang menyebabkan aktivitas dan hasil belajar siswa menurun. Dari 32 siswa, baru 12 siswa atau sekitar 37,5% yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Karangwangun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, Model pembelajaran yang digunakan yaitu problem based learning (PBL).. Teknik pengumpulan data pada kegiatan ini adalah dengan tes, catatan observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa model PBL dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Karangwangun dengan diperoleh hasil sebagai berikut : pada siklus I dengan data 19 siswa atau sekitar 59,3% mencapai KKM dan pada siklus II diperoleh hasil dengan data 29 siswa atau sekitar 90,6% yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Kata Kunci: Keaktifan; Hasil Belajar; PBL.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Contextual Teaching And Learning Berbasis Problem Based Learning
nasri nasri;
saniah saniah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i3.52159
Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran masih menggunakan metode konvensional sehingga siswa tidak berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan desain model Kurl Lewin bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tema benda-benda di sekitar kita siswa kelas V SD Negeri 045 Leppang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar sebelum tindakan sebesar 45,17% dengan 14 siswa, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 67,74% dengan 21 siswa dan 81,61% dengan 26 siswa pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa model Contextual Teaching and Learning Berbasis Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada tema benda-benda disekitar kita siswa kelas V SD Negeri 045 Leppang. Jadi, penerapan model pembelajaran hendaknya menyesuaikan dengan perkembangan zaman, karakteristik siswa dan materi yang akan diajarkan agar tercipta pembelajaran bermakna sesuai dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dari kesimpulan tersebut, maka dampak yang dihasilkan dari penelitian ini diketahui bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning Berbasis Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Tematik Dengan Model Problem Based Learning Di SD Muhammadiyah Sangonan IV
Lina Setyarini;
Nurhaedah Nurhaedah;
Muh Hamkah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i2.30141
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learing (PBL). Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SD Muhammadiyah sangonan IV dengan jumlah 20 siswa. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar siswa adalah 70 untuk skala penilaian 1-100 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal pelajaran tema 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik tema 4. Hasil belajar siswa yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini mengalami peningkatan tiap siklusnya. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus mencapai 60. Setelah diterapkan model pembelajaran PBL pada siklus I rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat menjadi 71 dan pada siklus II meningkat menjadi 85. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL berpengaruh terhadap hasil belajar pembelajaran tematik pada siswa kelas VB Semester I di SD Muhammadiyah Sangonan IV tahun pelajaran 2021/2022.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SD
Siti Taspiah;
Kamaruddin Hasan;
Heryanti Alamsyah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26299
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam satu siklus. Tempat penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Tambakbulusan 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas II Sekolah Dasar Negeri Tambakbulusan 1 yang berjumlah 13 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan presentase siswa pada pra siklus dengan hasil belajar siswa dikatakan tuntas yaitu mencapai Kreteria Ketuntasan Minimal yang telah ditentukan yaitu lebih dari atau sama dengan 75. Penelitian ini telah menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa, pada pra siklus 23 % atau sebanyak 3 siswa yang memperoleh nilai lebih dari Kreteria Ketuntasan Minimal. Pada siklus 1 mengalami peningkatan menjadi 92% atau sebanyak 12 siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa Sekolah Dasar. Kata Kunci: Hasil Belajar; Matematika; Problem Based Learning.
Pengembangan Media Literacy Board Srikandi Untuk Meningkatkan Literasi Berbasis Budaya Di Jepara
Dewi Nur Agustin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i1.25109
The purpose of this study is to develop monopoly media in cultural literacy activities, where researchers develop a monopoly game media which is developed into a media literacy board heroine. The research method used is Research and Development or R&D. Research and Development is a method used for research and development of a product (Sugiyono, 2011:407). The results of this study obtained the results of the paired sample test on the treatment of students which was used to see the difference in the results of the scores of the use of the media literacy board heroine where before and after the treatment, which obtained a significance value (2-tailed) <0.05 which indicated that there was a significant effect on the difference in treatment. assigned to each variable. The results of the analysis of student responses to the use of the heroine board literacy media were carried out in 2 stages at the beginning and at the end of the game. Where in these two stages it can be concluded that the second or last cycle has shown the maximum percentage. So that research on the development of the heroine media literacy board is effectively used for cultural literacy media at SD N 5 Dongos.
Penggunaan Media Gambar Dalam Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Tentang Keberagaman Suku Bangsa di Kelas IV SD
Shopan Shopan;
Andi Dewi Riang Tati;
Sitti Rasdiana Rajab
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i3.29578
Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV SD Islam YAKPI Susukan Kabupaten Cirebon Propinsi Jawa Barat tentang keberagaman suku bangsa. Hal tersebut ditunjukkan dengan hanya 40 % atau hanya 8 orang dari 20 orang peserta didik yang tuntas belajar mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yakni 68. Berdasarkan masalah tersebut peneliti merasa perlu memperbaiki pembelajaran dengan penggunaan media gambar dalam pembelajaran pada materi keberagaman suku bangsa. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman peserta didik tentang keberagaman suku bangsa melalui penggunaan media gambar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas. Proses pelaksanaan tindakan dilaksanakan dua siklus, Hasilnya guru mengalami peningkatan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Selain itu adanya peningkatan hasil belajar peserta didik ditunjukkan dengan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum dilaksanakan tindakan adalah 61,4, sedangkan setelahnya dilaksanakan tindakan siklus I hasil belajar peserta didik adalah 13 peserta didik (65%) tuntas, dan 7 peserta didik (35%) tidak tuntas dengan nilai rata-rata 69,75, setelahnya dilaksanakan tindakan siklus II hasil belajar peserta didik adalah 17 peserta didik (85%) tuntas dan 3 peserta didik (15%) tidak tuntas dengan nilai rata-rata 84,5. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran dengan penggunaan media gambar dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik.Kata kunci: Paham; Ragam; Suku,Bangsa; Media; Gambar
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran SBdP Siswa Kelas III UPTD SD Negeri 23 Barru Kabupaten Barru
Ahmar Ahmar;
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien;
Muh. Rizah Putrawan;
Yati Bt Samsuddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i1.56416
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang terlihat pada mata pelajaran SBdP Kelas III di UPTD SD Negeri 23 Barru dan bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran SBdP Pada Siswa Kelas III UPTD SD Negeri 23 Barru. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. Setiap siklus melalui 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Fokus penelitian ini adalah fokus proses dan fokus hasil belajar. Teknik dan prosedur pengumpulan data yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas III dan siswa kelas III sebanyak 30 orang yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai pelaksana tindakan dan guru kelas sebagai observer. Teknik analisis data adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siklus I sebesar 60% (cukup) siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata siswa 72,67. Kemudian pada siklus II terdapat peningkatan menjadi sebesar 73,3% (baik sekali) siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata siswa 80. Berdasarkan analisis hasil belajar SBdP, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar SBdP siswa dengan menggunakan model pembelajaran koperatif tipe Jigsaw.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SURVEY QUESTION READ RECITE REVIEW (SQ3R) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS 6 UPTD SDN 188 BARRU
Sasmita Tenri Hadinda
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i2.47620
Penelitian ini adalah penelitian mengenai penerapan model pembelajaran Survey Question Read Retice Review terhadap peningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa pada siswa kelas 6 UPTD SDN 188 Barru. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kulitatif dengan jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas. Tujuan dari penelitian ini mengetahui hasil dari penerapan model pembelajaran Survey Question Read Retice review terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VI UPTD SDN 188 Barru. Fokus penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Survey Question Read Retice Review pada proses pembelajaraan dan hasil belajar membaca pemahaman. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Data dianalisis melalui 3 tahap yaitu reduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan data penelitian hasil observasi aktivitas belajar siswa dan mengajar guru mengalami peningkatan disetiap pertemuannya dan telah mencapai kategori baik dan hasil belajar membaca pemahaman telah mencapai kriteria ketuntasan yang telah ditetapkan. Maka dari itu hasil dari penelitian yang menggunakan model pembelajaran Survey Question Read Retice Review dapat meningkatkan hasil belajar membaca kemampuan pada siswa kelas 6 UPTD SDN 188 Barru.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Mengubah Pecahan Ke Bentuk Lain Melalui Metode Demonstrasi Kelas IV SD
Nurul Hidayati;
Lukman Ali;
Nur Aivi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26846
Hasil Belajar Bahasa Matematika siswa kelas IVsemester I SD Negeri Mijen 1 Kecamatan Mijen Kabupaten Demak belum menunjukkan nilai yang baik, karena belum sesuai KKM yang ditetapkan yaitu 75.. Peneliti kemudian memilih menerapkan metode pembelajaran Demonstrasi pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mengubah pecahan ke bentuk pecahan lain pada pembelajaran matematika melalui metode demonstrasi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan pengumpulan data, dan refleksi. Hasil penelitian dianalisis dengan analisis kualitatif dan kuantitatif, kemudian nilai tersebut dikelompokkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan oleh sekolah. Melihat Hasil penelitian, perhatian anak dapat lebih dipusatkan pada proses pembelajaran, Proses belajar anak lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari dan Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri anak, sehingga hasil belajar matematika pada meateri mengubah pecahan ke bentuk lain menunjukkan adanya peningkatan. Simpulan penelitian ini bahwa metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar matematika khususnya materi mengubah pecahan ke bentuk pecahan yang lain kelas IV semester I SD Negeri Mijen 1 Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Kata Kunci : hasil belajar; matematika; mengubah pecahan;demostrasi.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA
Tenri Wulan;
Fitriani Dzulfadhilah;
Narwi Narwi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i2.57680
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IVB di UPT SPF SD Inpres Rappokalling 2. Dalam penelitiannya dinyatakan bahwa terdapat peningkatan ketuntasan belajar klasikal (kognitif) pada materi perubahan wujud benda yang cukup signifikan antara kondisi awal (27,8%), siklus I (66,7%), dan siklus II (83,3%). Peningkatan hasil belajar juga didukung dengan peningkatan pengelolaan pembelajaran guru melalui penerapan model Project Based Learning mengalami peningkatan dari skor rata-rata siklus I 79,1% (baik) menjadi 89,5% (sangat baik) pada siklus II. Sedangkan hasil belajar (afektif dan psikomotor) juga mengalami peningkatan skor rata-rata siklus I 77% (baik) menjadi 88,25% (sangat baik) pada siklus II.