cover
Contact Name
Tarmizi Thalib
Contact Email
tarmizi.thalib@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6281342566230
Journal Mail Official
karakter.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi Universitas Bosowa, Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Psikologi Karakter
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 27989070     EISSN : 27985644     DOI : https://doi.org/10.56326/jpk.v2i2
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Psikologi Karakter menerbitkan artikel yang pada bidang Psikologi Klinis, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Sosial dan lain-lain. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Articles 289 Documents
Hubungan Regulasi Emosi Terhadap Self Compassion Pasca Putus Cinta Pada Mahasiswa Lembang, Enjelia; Gismin, Sitti Syawaliyah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5824

Abstract

Pada fase remaja merupakan waktu bagi individu menjalin ketertarikan terhadap lawan jenis, minat karir dan eksplorasi identitas. Hal ini dapat menjadi pendorong bagi individu agar mempelajari, memahami, dan menerapkan sebagai langkah menghadapi fase perkembangan selanjutnya. Namun, tidak menutup kemungkinan keadaan ini juga dapat membuat ketegangan emosi pada remaja semakin bertambah karena perubahan emosional, minat, peran terhadap lingkungan yang menimbulkan tekanan sosial. Bahwa ketika seseorang mengalami putus cinta dan tidak mampu mengontrol emosinya sehingga dominan memunculkan emosi negatif seperti perasaan sedih, pesimis, sulit berkosentrasi, gangguan tidur, hingga hilangnya nafsu makan. Fenomena putus cinta pada seseorang seringkali terjadi dan merupakan keadaan dimana psikologis seseorang mengalami dampak diantaranya harga diri rendah, cemas, tertekan, stress, depresi, bahkan menyebabkan perilaku bunuh diri. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan regulasi emosi terhadap self compassion pasca putus cinta pada mahasiswa di Kota Makassar. Beberapa implikasi seperti perbedaan usia, jenis kelamin, peran orang tua dan lingkungan. Data dikumpulkan dengan skala self compassion scale (SCS) dan emotion regulation questionnaire (ERQ) kemudian dianalisis dengan menggunakan uji deskriptif dan uji statistik non parametrik Spearman’s Rho. Hasil penelitian ini diperoleh hasil koefisien korelasi r = 0,201, p < 0,05 bahwa terdapat hubungan positif yang lemah antara regulasi emosi terhadap self compassion pasca putus cinta.
Kematangan Emosi dan Forgiveness: Studi Korelasional pada Mahasiswa di Kota Makassar Linggi, Angel; Gismin, Sitti Syawaliah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5825

Abstract

Masa dewasa awal, periode penting dalam perkembangan mahasiswa, terutama yang memasuki lingkungan pendidikan tinggi atau universitas. Pada tahap ini, mahasiswa cenderung memiliki emosi yang meledak-ledak dan sering kali kesulitan mengendalikan emosinya. Forgiveness menjadi salah satu cara efektif untuk mengatasi konflik dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kemampuan ini, mahasiswa dapat melepaskan beban emosi negatif dan membangun hubungan yang lebih sehat serta stabil secara emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan forgiveness pada mahasiswa di Kota Makassar. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 440 mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional, kemudian dianalisis dengan menggunakan Uji korelasi Spearman Rank. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah  skala Forgiveness dari Transgression Related Interpersonal Motivation Inventory (TRIM-18) dengan koefisian Cronbach Alpha sebesar  0.945 dan skala Kematangan Emosi dengan koefisien Cronbach Alpha sebesar 0.886. Dari Hasil analisis data diperoleh hasil koefisien korelasi r= 0.095 dengan nilai signifikansi 0.046 (sig 0.046; sig < 0.05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dengan forgiveness pada mahasiswa, sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima.
Fear of Negative Evaluation dan Perilaku Asertif Mahasiswa di Kota Makassar Azis, Arifah; Purwasetiawatik, Titin Florentina; Taibe, Patmawaty
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5826

Abstract

Dalam melakukan interaksi sosial, individu yang memiliki perilaku asertif dapat mengekspresikan apa yang diinginkan, dipikirkan, dan dirasakan. Namun masih terdapat individu yang tidak merasa takut dan khawatir dalam mengeskpresikan dirinya dalam berinteraksi antar individu lainnya. Fear of Negative Evaluation adalah alasan mengapa individu tersebut menjadi tidak asertif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Fear of Negative Evaluation terhadap perilaku asertif pada mahasiswa di kota Makassar. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non probabilitas dengan metode teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 372 subjek. Peneliti menggunakan skala Fear of Negative Evaluation dan Assertiveness Formative Questionnaire dengan menggunakan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Negative Evaluation dapat menjadi pengaruh terhadap perilaku asertif pada mahasiswa di kota Makassar (p=0.000;p < 0.05) dengan kontribusi sebesar 2.6% (R Square = 0.026). Penelitian ini memiliki arah negatif dengan nilai koefisien regresi sebesar -0.114, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi Fear of Negative Evaluation maka perilaku asertif mahasiswa di kota Makassar semakin rendah. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah Fear of Negative Evaluation maka semakin tinggi perilaku asertif mahasiswa. Meskipun hasil penelitian menunjukkan kontribusi yang rendah pada Fear of Negative Evaluation terhadap perilaku asertif pada mahasiswa di kota Makassar, penelitian ini juga membahas terkait variabel lain yang memiliki pengaruh lebih besar dari Fear of Negative Evaluation pada perilaku asertif.
Silent Treatment pada Dewasa Awal yang Berpacaran Lestari, Ermitha; Hayati, Sri; Zubair, Arie Gunawan Hazairin
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan perilaku silent treatment antara laki-laki dan perempuan usia dewasa awal yang sedang berpacaran di Kota Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Pengumpulan data menggunakan alat ukur silent treatment (a=0.968) dengan model likert rating-scale yang dikonstruk oleh peneliti berdasarkan konsep teori silent treatment dari Williams. Responden penelitian yang berhasil dikumpulkan adalah sebanyak 407 responden, terdiri dari responden yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 173 responden dan perempuan 234 responden. Analisis data menggunakan Independen sample t-test dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan perilaku silent treatment antara laki-laki dan perempuan dengan nilai signifikan 0.009 (p<0.05). Responden perempuan ditemukan lebih sering menggunakan silent treatment dibandingkan dengan laki-laki. Secara deskriptif, perilaku silent treatment pada dewasa awal yang berpacaran di Kota Makassar termasuk dalam kategori tinggi.
Perilaku Phubbing dan Implikasinya terhadap Jenis Kelamin pada Generasi Z di Kota Makassar Fauzi, Fidela Evania
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5828

Abstract

Penggunaan smartphone selama interaksi tatap muka dianggap mengganggu kualitas komunikasi, menyinggung perasaan, dan pertanda kurangnya perhatian. Fenomena yang mengabaikan seseorang demi fokus pada smartphone ini disebut phubbing. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan tujuan penelitian melihat perbedaan perilaku phubbing berdasarkan jenis kelamin. Data dikumpulkan menggunakan menggunakan skala general scale phubbing kemudian dianalisis menggunakan uji deskriptif. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, hasil uji hipotesis pada penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p = 0.112 dimana nilai tersebut lebih besar dari standar taraf signifikansi 0.05. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa hipotesis H0 yang menyatakan bahwa tidak ada perbedaan perilaku phubbing antara generasi Z yang berjenis kelamin laki-laki dan genereasi Z yang berjenis kelamin perempuan diterima.
Suara Gen Z: Persepsi Politik dan Partisipasi Politik di Kota Makassar Mutmainna, Nurul; Taibe, Patmawaty
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5829

Abstract

Generasi Z merupakan bagian integral dari pemilih Indonesia dan menyumbang porsi signifikan (bersama generasi milenial mencapai 50%) dalam pemilihan umum 2024. Terdapat laporan bahwa partisipasi Generasi Z dalam aktivitas politik cenderung rendah. Meskipun ada data tentang tingkat partisipasi pemilih secara umum, belum ada penelitian spesifik yang mengeksplorasi secara mendalam bagaimana Gen Z di Kota Makassar mempersepsikan politik dan sistem politik yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya pengaruh dari persepsi politik terhadap partisipasi politik Gen Z di kota Makassar. Data dikumpulkan dengan skala Perspsai politik dan Partisipasi Politik kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Normalitas, Linearitas dan uji Regresi linear Sederhana. Hasil penelitan ini menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara persepsi politik dan partisipasi politik pada Generasi Z di Kota Makassar. Hasil analisis menunjukkan nilai R square sebesar 0,311 dengan signifikansi 0,000, yang berarti persepsi politik memiliki pengaruh sebesar 31,1% terhadap partisipasi politik Gen Z di Makassar. Hasil menunjukkan bahwa 68,9% partisipasi politik dipengaruhi oleh faktor lain di luar persepsi politik. Ini mengimplikasikan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan memahami faktor-faktor lain tersebut.
Self-Directed Learning: Sebuah Studi pada Mahasiswa Berorganisasi di Kota Makassar Arlan, Rahmat Adriansyah; Aditya, Andi Muhammad; Nurhikmah, Nurhikmah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5830

Abstract

Self-directed learning merupakan proses yang membantu individu dalam berpikir, berperilaku sehingga individu menjadi lebih aktif dan inisiatif serta dapat mengatur dan membuat perencanaan dalam proses belajar. Mahasiswa yang mampu belajar mandiri adalah mahasiswa yang dapat mengontrol dirinya sendiri, mempunyai motivasi belajar yang tinggi, yakin akan dirinya, dan mempunyai wawasaan yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-directed learning pada mahasiswa yang berganisasi di kota Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain metode deskriptf menggunakan bantuan SPSS. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 432 mahasiswa yang beroganisasi, dengan rentang usia 18-25 tahun. Teknik pengambilan data menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan alat ukur The Self-Rating Scale of Self-Directed Learning (SRSSDL) oleh Williamson (2007). Hasil penelittian yang diperoleh menunjukkan bahwa self-directed learning sebagian mahasiswa berorganisasi di Kota Makassar berada pada kategori sedang dengan presentase 35.2%. Mahasiswa dengan tingkat self-directed learning sedang mampu merencanakan dan mengatur sebagian besar aktivitas belajar mereka, namun masih membutuhkan dukungan atau arahan dari dosen dalam situasi yang lebih kompleks.
Peran Employee Engagement dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Organizational Citizenship Behavior (Ocb) Karyawan Cecilia, Fili; Hayati, Sri; Aditya, Andi Muhammad
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5831

Abstract

Perusahaan yang memiliki karyawan dengan OCB yang tinggi akan sangat membantu dalam bertahan dengan tuntutan perubahan. Namun nyatanya sikap OCB ini masih sangat kurang dimiliki karyawan dalam suatu perusahaan. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk pengaruh employee engagement dan budaya organisasi secara bersamaan terhadap organizational citizenship behavior. Data dikumpulkan dengan skala Organizational Citizenship Behavior, skala Employee Engagement, dan skala budaya organisasi. kemudian dianalisis dengan menggunakan uji deskriptif uji asumsi dan uji regresi berganda. hasil analisis yang telah dilakukan maka diperoleh nilai dari R Square sebesar 0.260 yang artinya kontribusi Employee Engagement dan Budaya Organisasi terhadap Organizational Citizenship behavior sebersar 26%, dengan nilai signifikansi dibawah 0,05 yang artinya bahwa Employee Engagement dan Budaya Organisasi memiliki pengaruh terhadap Organizational Citizenship behavior, selain itu arah koefisien bernilai positif yang menandakan bahwa semakin tinggi Employee Engagement dan semakin baik budaya organisasi, maka akan semakin tinggi pula Organizational Citizenship behavior karyawan.
Perilaku Risk Taking Behavior pada Remaja di Kota Makassar Akbar, Anggi Mulya; Gismin, Sitti Syawaliah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5832

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang unik dan formatif, dimana terjadi masa peralihan kehidupan anak-anak ke tahap dewasa dari usia 10 hingga 19 tahun. Ciri khas dari masa remaja adalah adanya tekanan sosial yang kuat dari teman sebaya, yaitu pergeseran orientasi dari orang tua ke teman sebaya. Bentuk-bentuk perilaku melanggar norma yang sering dilakukan oleh remaja di antaranya; tawuran atau berkelahi, balap liar, mengkonsumsi narkoba, merokok, melakukan seks pranikah, mengonsumsi alkohol dan berjudi online, dan bullying. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan tujuan penelitian melihat perbedaan perilaku risk taking behavior berdasarkan jenis kelamin pada remaja di kota makassar. Data dikumpulkan menggunakan skala Risk Taking Behavior kemudian dianalisis menggunakan uji deskriptif dan analisis Independent Samples T-Test. Hasil penelitian ini menemukan bahwa hasil perilaku Risk Taking Behaviour berdasarkan jenis kelamin pada remaja di kota Makassar baik laki-laki maupun perempuan berada pada kategori sedang. Ditemukan pula bahwa tidak ada perbedaan perilaku Risk Taking Behavior pada remaja berjenis kelamin laki-laki dan remaja yang berjenis kelamin perempuan diterima yang ditunjukkan dengan nilai p>0.05 pada penelitian ini p = 0.176.
Optimisme sebagai Predictor Resiliensi Pada Single mother di Kota Makassar Invanka, Iren; Nurhikmah, Nurhikmah; Koanda, Naftalen
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.5833

Abstract

Single mother sering kali memiliki tanggung jawab ganda, seperti mengurus rumah tangga, membesarkan anak, dan mencari nafkah, mengambil peran yang biasanya diemban oleh kedua orang tua. Untuk menghadapi tantangan tersebut, mereka memerlukan resiliensi, yaitu kemampuan untuk bertahan, pulih, dan beradaptasi dalam situasi sulit. Salah satu faktor yang mempengaruhi resiliensi adalah optimisme, yaitu kemampuan untuk melihat sisi positif dan menemukan makna dalam pengalaman hidup. Optimisme memberikan harapan dan kekuatan untuk mengatasi stigma sosial dan tantangan finansial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) yang memiliki nilai reliabilitas 0,990, serta skala Optimisme Seligman yang telah dimodifikasi oleh peneliti dengan nilai reliabilitas 0,975. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif optimisme terhadap resiliensi pada single mother di Kota Makassar dengan kontribusi sebesar 82,7% dan tingkat signifikansi <0,001. Semakin tinggi tingkat optimisme, semakin tinggi pula tingkat resiliensi pada single mother di Kota Makassar. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa 17,3% resiliensi dipengaruhi oleh faktor lain di luar optimisme yang tidak diteliti dalam penelitian ini.