cover
Contact Name
Tarmizi Thalib
Contact Email
tarmizi.thalib@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6281342566230
Journal Mail Official
karakter.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi Universitas Bosowa, Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Psikologi Karakter
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 27989070     EISSN : 27985644     DOI : https://doi.org/10.56326/jpk.v2i2
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Psikologi Karakter menerbitkan artikel yang pada bidang Psikologi Klinis, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Sosial dan lain-lain. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Articles 338 Documents
Pengaruh Deindividuasi Terhadap Perilaku Suporter PSM Fans 1915 dalam Konteks Pertandingan Sepak Bola Shadiq, Jafar
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.6793

Abstract

Bagi tim sepak bola, kehadiran supporter sangat penting saat bertanding. Selain meningkatkan semangat pemain, suporter juga dapat mengganggu mental pemain lawan sehingga tidak fokus dalam bertanding. Supporter berubah menjadi brutal karena merasa terlindungi oleh kelompoknya dan merasa kehilangan identitas diri setelah berbaur dengan kelompoknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran deindividuasi supporter sepak bola dan penyebab terjadinya deindividuasi supporter sepak bola. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kulalitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan google form sebanyak 51 responden yang tergabung dalam kelompok supporter PSM Fans 1915. Metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek menunjukan karakteristik individu yang mengalami deindividuasi, hal ini dapat dilihat dari jawaban mereka yang merupakan karakteristik dari perilaku deindividuasi pada subjek diantaranya adalah subjek tidak sadar saat melakukan kerusuhan atau memukuli orang. Faktor-faktor terjadinya deindividuasi diantaranya adalah anonimitas, terpecahnya tanggung jawab, anggota kelompok, arousal (keterbangkitan atau gejolak). Sedangkan situasi baru sekitar subjek mempengaruhi subjek dalam keadaan deindividuasi.
Social Loafing dan Kohesivitas Kelompok: Studi Korelasional pada KSR PMI di Kota Makassar Patade, Rindiani Natasya; Aditya, Andi Muhammad; Thalib, Tarmizi
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.6828

Abstract

Social loafing adalah kecenderungan seseorang untuk mengurangi kontribusi dan partisipasinya saat bekerja dalam kelompok dibandingkan saat bekerja sendiri. Salah satu faktor yang berperan dalam munculnya perilaku ini adalah kohesivitas kelompok, yaitu perasaan saling terikat dan terhubung antar anggota kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara social loafing dan kohesivitas kelompok pada KSR PMI di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan alat ukur berupa skala social loafing dan skala kohesivitas kelompok yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel penelitian terdiri dari 443 anggota KSR PMI di Kota Makassar. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara social loafing dan kohesivitas kelompok, dengan koefisien korelasi sebesar -0,813. Artinya, semakin tinggi social loafing, semakin rendah kohesivitas kelompok.
Gambaran Harga Diri Pada Dewasa Akhir yang Telah Mengadakan Upacara Adat Rambu Solo’ di Kecamatan Sesean Kelurahan Pangli Toraja Utara Paskalia, Friska; Koanda, Naftalen; Saudi, A. Nur Aulia
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7080

Abstract

Indonesia adalah negara yang dikenal dengan kekhasan daerah yang memiliki adat istiadat yang telah berkembang menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat. Salah satunya terdapat di Sulawesi Selatan khususnya Daerah Toraja dengan Adat Upacar Rambu Solo’. Rambu Solo’ yang pada awalnya memiliki banyak tahapan dan aturan dan dilaksanakan oleh kaum tertentu, namun seiring perkembangan zaman telah bergeser makna dan pelaksanaannya diakibatkan pandangna Masyarakat yang mulai menganggap Rambu Solo’ bukan hanya untuk menunjukkan kasih sayang kepada keluarga yang telah berpulang, tetapi juga sebagai tempat untuk menonjolkan diri dan harga diri dan harus dipenuhi. Penelitian ini dilakukan pada 250 orang yang berstatus Dewasa Akhir dan telah melaksanakan Rambu Solo’. Data dikumpulkan dengan skala Self-Esteem melalui kuisoner offline dan online kemudian dianalisis dengan menggunakan uji deskriptif melalui SPSS 23 untuk mengetahui Gambaran Self-Esteem pada Masyarakat Sesean, Pangali Toraja Utara. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Self-Esteem pada Dewasa Akhir di Pangali Toraja Utara yang telah melaksanakan Upacara Rambu Solo’ memiliki nilai rata-rata 100.07, berada pada rentang skor mengengah keatas. Artinya Masyarakat Dewasa Akhir yang telah melaksanakan Rambu Solo’ memiliki harga diri yang tergolong tinggi.
Deskripsi Perilaku Merokok Pada Remaja di Kota Makassar Kanan, Sinthya Devika Maharani Sampe; Gismin, Sitti Syawaliyah; Hayati, Sri
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok pada remaja di Kota Makassar, dengan fokus utama pada hubungan antara tekanan teman sebaya (peer pressure) dan kebiasaan merokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 350 remaja berusia 15-18 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala perilaku merokok (Smoking Behavior Questionnaire), yang mencakup aspek fungsi merokok, intensitas merokok, dan tempat merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja laki-laki memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk merokok dibandingkan dengan remaja perempuan, dengan persentase sebesar 76,6% berbanding 23,4%. Usia 18 tahun merupakan kelompok usia dengan tingkat perilaku merokok tertinggi. Penelitian ini hanya berupa gambaran secara umum terkait Perilaku Merokok pada remaja sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi pengaruh atau hubungan antara variabel-variabel yang ada untuk mengetahui mengenai Perilaku Merokok pada remaja lebih mendalam.
Gambaran Kesehatan Mental pada Mahasiswa Universitas X Makassar Rahmah, St.; Hayati, Sri; Nurhikmah, Nurhikmah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan mental pada mahasiswa Universitas X di kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian adalah 354 mahasiswa. Metode pengambilan sampel menggunakan Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik probalitas sampling, dengan cara ramdom sampling. Intrumen penelitian yang digunakan Skala yang digunakan pada penelitian ini yaitu skala Mental Health Inventory (MHI-38) yang telah diadaptasi dan dikembangkan serta telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil ini penelitian yang didapat bahwa tingkat kesehatan mental pada mahasiswa Universitas X di kota Makassar dominan memiliki tingkat kesehatan mental yang sedang, hal ini ditunjukkan dengan subjek tertinggi sebanyak 148 (42,8%) subjek dari 354 total keseluruhan subjek.
Tinjauan Attitude Towards Marriage Wanita Dewasa Awal yang Belum Menikah di Kota Makassar Rizal, Syakhila Saputri
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7083

Abstract

Banyaknya perempuan yang berusia dewasa awal yang merasa tidak ingin melakukan pernikahan yang membuat tugas-tugas perkembangannya tidak dapat terpenuhi karena seorang yang berada di dewasa awal seharusnya telah memikirkan hubungan pernikahan. Pada peneltian ini bertujuan mengekspolarasi gambaran Attitude Towards Marriage Pada Wanita Dewasa Awal Yang Belum Menikah Di Kota Makassar. Pada penelitian ini menggunakan 420 subjek berusia 20-35 tahun yang belum menikah dan berdomisili di kota Makassar. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dewasa awal yang beragama islam dan kristen serta yang sedang berpacara ataupun tidak berpacaran berada di kategori sedang. Pada penelitian ini memperlatkan bahwa beberapa orang yang dewasa awal memilih untuk menunda untuk menikah.
Analisis Perilaku Agresif pada Remaja dari Keluarga Broken Home di Kota Makassar Wulandari, Nadila Yulia; Saudi, Andi Nur Aulia; Aditya, Andi Muhammad
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku agresif di kalangan remaja yang berasal dari keluarga broken home di kota Makassar dengan meggunakan metode kuantitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan 423 responden yang diambil melalui survei online dan pengamatan langsung di sekolah, dengan usia antara 12 tahun sampai 18 tahun. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala perilaku agresif yang dibuat oleh Buss and Perry (1992) dan telah dimodifikasi oleh Rizki (2018). Alat ukur yang telah dimodifikasi, dan hasilnya menunjukkan tingkat reabilitas sebesar 0,828 yang berarti alat tersebut dapat diandalkan. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat perilaku agresif pada remaja korban broken home berada dalam kategori sedang.
Kebahagiaan dalam Dating Violence: Sebuah Studi Fenomenologi Fadillah, Nur; Taibe, Patmawaty; Hayati, Sri
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7086

Abstract

Dating violence (kekerasan dalam berpacar) merupakan hal yang cukup memperihatinkan sebab hubungan yang harusnya dipenuhi dengan kasih sayang, cinta dan dukungan harus di penuhi dengan berbagai bentuk kekerasan. Namun, kekerasan yang terjadi tidak menjadi alasan pasangan mengakhiri hubungannya sehingga menimbulkan pertanyaan apakah seseorang bisa tetap bahagia dengan kekerasan yang diterimanya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena dating violence yang terjadi dikalangan remaja akhir di Kota Sidenreng Rappang. Tipe penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Responden dalam penelitian ini lima orang remaja akhir yang sedang menjalin hubungan berpacaran dan mengalami dating violence. Adapun Teknik yang digunakan yaitu menggunakan Teknik wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Namun, tidak semua orang yang mengalami kekerasan akan merasa tidak bahagia tapi kekerasan bisa menjadi salah satu factor seseorang tidak bahagia.
Positive Emotion dan Implikasinya Terhadap Perilaku Impulsif Belanja Online pada Dewasa Awal Wirman, Andi Rahmasari; Nurhikmah, Nurhikmah; Aditya, Andi Muhammad
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7088

Abstract

Berbelanja secara online sudah menjadi hal umum dan sering dilakukan saat ini, segala kebutuhan yang diperlukan tersedia di berbagai platform jual beli. Disisi lain, hasil riset menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia cenderung melakukan pembelian produk secara spontan dan sering kali membeli diluar daftar belanja yang direncanakan yang pada akhirnya menyebabkan pembelian impulsif yang memiliki berbagai dampak negatif. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh positive emotion terhadap perilaku impulsif belanja online pada dewasa awal. Data dikumpulkan dengan skala positive emotion dan skala The Impulse Buying Tendency Scale kemudian dianalisis dengan menggunakan uji deskriptif dan regresional. Berdasarkan nilai R square sebesar 0,181 menunjukkan bahwa positive emotion memberikan kontribusi sebesar 18% terhadap pembelian impulsif. Nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (sig < 0,05) menunjukkan bahwa hipotesis nol yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh antara positive emotion terhadap perilaku impulsif belanja online pada dewasa awal di kota Makassar ditolak dan hipotesis alternatif yang menyatakan adanya pengaruh positif antara positive emotion terhadap perilaku impulsif belanja online pada dewasa awal di kota Makassar diterima. Selain itu, nilai koefisien t yang positif menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat positive emotion pada dewasa awal, semakin besar pula kecenderungan mereka untuk melakukan pembelian impulsif secara online. Walaupun penelitian ini menunjukan hasil yang signifikansi, namun kedua variabel ini dapat dikaji lebih jauh lagi sebab terdapat faktor-faktor lain di luar penelitian ini selain positive emotion yang dapat mempengaruhi perilaku impulsif belanja online pada dewasa awal.
Analisis Kesulitan Pengambilan Keputusan Karir di Kalangan Mahasiswa Tingkat Akhir: Pengaruh Faktor Demografi di Kota Makassar Marthin, Puspitasari; Zubair, Arie Gunawan Hazairin
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7089

Abstract

Mengambil keputusan karir merupakan salah satu perkembangan pada masa dewasa awal. Kesulitan dalam mengambil keputusan karir merujuk pada kondisi di mana individu menghadapi situasi yang sulit untuk memilih tindakan tertentu melalui proses evaluasi berbagai alternatif aktivitas pekerjaan. Faktor demografi seperti gender, daerah asal dan jenis perkejaan orang tua merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam upaya untuk mengatasi kesulitan pengambilan keputusan karir pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan kesulitan prngambilan keputusan karir terhadap faktor demografi pada mahasiswa tingkat akhir. Beberapa implikasi seperti perbedaan gender, daerah asal, jenis pekerjaan orang tua. Data dikumpulkan menggunakan skala Career Decision-Making Difficulties dalam bentuk kuesioner kemudian dianalisis dengan menggunakan uji deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, independent sample t-test, dan One-Way ANOVA (Analisis Ragam Satu Arah). Hasil penelitian ini menemukan bahwa kesulitan pengambilan keputusan karir pada mahasisiwa tingkat akhir tidak memiliki perbedaan terhadap gender, daerah asal, dan jenis pekerjaan orang tua (P=0,342; P=0,969; P:0,388; P<0,05). Meskipun hasil penelitian ini tidak menunjukan hasil yang signifikan, kesulitan pengambilan keputusan karir terhadap faktor demografi dapat dikaji lebih jauh lagi. Penelitian ini memberikan saran untuk mengkaji faktor-faktor lain yang berpeluang besar menjadi faktor penyebab kesulitan pengambilan keputusan karir pada mahasiswa tingkat akhir.