cover
Contact Name
Eka Imbia Agus Diartika
Contact Email
ipssjjournal@gmail.com
Phone
+6285704375455
Journal Mail Official
ipssjjournal@gmail.com
Editorial Address
Ds. Kepuh No. 10 Tulungagung, Kab. Tulungagung, Jawa Timur
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
IPSSJ
ISSN : -     EISSN : 30644011     DOI : -
Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) dengan E-ISSN 3064-4011 merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Focus & Scope : ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Edisi Terbit: Dipublikasikan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,242 Documents
KETIMPANGAN PERLINDUNGAN HAK AHLI WARIS ATAS TANAH WARISAN YANG DIKUASAI SEPIHAK: ANALISIS YURIDIS DALAM PERSPEKTIF KUHPERDATA Rayi Kharisma Rajib, Puteri Aulia Zahra, Zabrina Kayla Maharani
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan mengenai penguasaan tanah warisan secara sepihak oleh salah satu ahli waris masih sering terjadi di masyarakat. Kondisi ini menimbulkan ketimpangan dalam pemenuhan hak antar ahli waris, terutama ketika tidak adanya kesepakatan bersama terkait pembagian harta warisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap hak ahli waris atas tanah warisan yang dikuasai sepihak berdasarkan ketentuan dalam KUHPerdata. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan serta konsep hukum yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa setiap ahli waris pada dasarnya memiliki kedudukan yang sama atas harta peninggalan, sehingga penguasaan sepihak tidak dapat dibenarkan secara hukum. Tindakan tersebut berpotensi melanggar hak ahli waris lain dan dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum. Oleh karena itu, diperlukan upaya penyelesaian baik melalui musyawarah maupun jalur hukum guna menjamin perlindungan hak secara adil bagi seluruh ahli waris.
KEPASTIAN HUKUM PEWARISAN HAK ATAS TANAH BAGI ANAK HASIL PERKAWINAN CAMPURAN DI INDONESIA Rayi Kharisma Rajib; Keren Yemima Manalu; Aniqah Hana Hanifah
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi telah mendorong meningkatnya perkawinan campuran antara Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA), yang melahirkan anak dengan status kewarganegaraan ganda terbatas berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Status ini menimbulkan persoalan yuridis serius dalam pewarisan hak atas tanah, mengingat UUPA secara tegas membatasi kepemilikan hak milik atas tanah hanya bagi WNI berdasarkan asas nasionalitas. Penelitian ini bertujuan mengkaji status hukum anak hasil perkawinan campuran dalam memperoleh hak waris atas tanah serta kendala yuridis yang melingkupinya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan adanya konflik norma struktural antara KUH Perdata yang menjamin kedudukan anak sebagai ahli waris golongan pertama tanpa memandang kewarganegaraan, dengan UUPA yang mewajibkan pelepasan hak milik dalam satu tahun apabila pemegang hak berstatus WNA. Konflik ini diperparah oleh ketidaksinkronan UU Kewarganegaraan dan UU Perkawinan, absennya pedoman teknis seragam bagi notaris dan PPAT, serta restrukturisasi Kemenkumham menjadi empat kementerian terpisah yang menambah kompleksitas prosedural. Kekosongan norma tersebut menciptakan ketidakpastian hukum dalam tiga dimensi: substantif, prosedural, dan temporal. Harmonisasi regulasi melalui aturan peralihan yang komprehensif, penerbitan pedoman teknis oleh Kementerian ATR/BPN, serta optimalisasi instrumen hukum seperti testamen, Hak Pakai, dan Hak Guna Bangunan merupakan langkah mendesak guna mewujudkan kepastian dan perlindungan hukum yang memadai bagi anak hasil perkawinan campuran di Indonesia.
AKIBAT HUKUM PENGALIHAN HARTA WARISAN SEBELUM PEWARIS MENINGGAL DUNIA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA Rayi Kharisma Rajib; Caesar Al Fatur Rohman; Yefta Felixcio Wiranata Pangaribuan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas akibat hukum pengalihan harta warisan sebelum pewaris meninggal dunia dalam perspektif hukum perdata Indonesia. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana pengaturan hukum perdata terhadap pengalihan harta semasa hidup pewaris serta apa akibat hukumnya terhadap kedudukan ahli waris. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata khususnya Pasal 830, Pasal 875, Pasal 913, dan ketentuan mengenai hibah, hibah wasiat, serta legitime portie. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengalihan harta sebelum pewaris meninggal dunia diperbolehkan sepanjang dilakukan melalui mekanisme yang sah, namun kebebasan pewaris dibatasi oleh perlindungan terhadap hak mutlak ahli waris. Akibat hukum dari pengalihan tersebut dapat berupa berkurangnya bagian waris ahli waris legitimaris, timbulnya ketidakpastian hukum atas status harta, munculnya hak untuk mengajukan inkorting serta kemungkinan pembatalan atau pengurangan hibah dan hibah wasiat melalui putusan pengadilan apabila terbukti melanggar legitime portie. Dengan demikian, hukum perdata Indonesia menempatkan keseimbangan antara kebebasan pemilik harta semasa hidup dan perlindungan hukum terhadap ahli waris agar tercipta keadilan, kepastian hukum, dan keharmonisan keluarga.
KEDUDUKAN HAK MUTLAK (LEGITIME PORTIE) AHLI WARIS TERHADAP WASIAT BERSYARAT DALAM FILM ORANG KAYA BARU Rayi Kharisma Rajib; Hizkia Orvellino Slamet; Mirza Raditya Akmal
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum waris adalah bagian dari hukum perdata yang mengatur perpindahan harta kekayaan seseorang setelah meninggal dunia kepada para ahli warisnya. Perpindahan tersebut dapat terjadi berdasarkan ketentuan undang-undang maupun melalui wasiat yang dibuat oleh pewaris semasa hidupnya. Wasiat sendiri merupakan pernyataan kehendak seseorang mengenai pengaturan harta bendanya setelah ia meninggal. Meskipun demikian, kebebasan dalam membuat wasiat tidak bersifat absolut karena dibatasi oleh hak mutlak ahli waris yang dikenal sebagai legitime portie. Hak ini merupakan bagian tertentu dari harta warisan yang wajib diberikan kepada ahli waris dalam garis lurus dan tidak dapat ditiadakan oleh pewaris. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaturan hak mutlak ahli waris menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, memahami konsep wasiat bersyarat dalam hukum waris, serta menganalisis kedudukan hak mutlak ahli waris terhadap wasiat bersyarat berdasarkan hukum perdata, termasuk penerapannya dalam suatu peristiwa yang digambarkan dalam film bertema warisan keluarga. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Sumber bahan hukum meliputi bahan primer berupa Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, bahan sekunder berupa buku dan jurnal hukum, serta bahan non-hukum berupa film sebagai objek analisis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. hak mutlak ahli waris memiliki kedudukan yang lebih kuat dibandingkan dengan wasiat, termasuk wasiat yang bersifat bersyarat. Wasiat bersyarat diperbolehkan selama tidak melanggar hak mutlak tersebut. Jika suatu wasiat bertentangan dengan legitime portie, maka wasiat itu dapat dibatalkan atau setidaknya dikurangi. Dalam kasus yang dianalisis, wasiat yang dibuat pewaris hanya mengatur penggunaan harta warisan tanpa menghapus hak para ahli waris, sehingga tidak melanggar legitime portie. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hak mutlak ahli waris tetap memiliki posisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan wasiat bersyarat.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP LEGITIMARIS DALAM SENGKETA WARIS AKIBAT WASIAT (Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 114/Pdt.G/2018/PN.Kpg) Rayi Kharisma Rajib, Eva Wirdayanti, Manda Nabila Zahra
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum terhadap legitimaris dalam sengketa waris akibat wasiat serta mengkaji pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 114/Pdt.G/2018/PN.Kpg. Legitimaris sebagai ahli waris dengan hak mutlak (legitime portie) kerap menghadapi risiko pelanggaran akibat kebebasan pewaris dalam berwasiat. Penelitian ini menerapkan metode yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan serta pendekatan kasus, yang kemudian dikaji melalui analisis deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum waris perdata telah memberikan perlindungan melalui pembatasan isi wasiat agar tidak melanggar hak legitimaris. Namun, dalam praktik masih terjadi sengketa karena ketidaksesuaian antara isi wasiat dan ketentuan hukum. Dalam putusan tersebut, hakim mempertimbangkan keabsahan wasiat dengan menitikberatkan pada keadilan dan kepastian hukum serta pemenuhan hak legitimaris. Disimpulkan bahwa perlindungan hukum masih menghadapi kendala, sehingga diperlukan penguatan penegakan hukum dan peningkatan kesadaran masyarakat.
IMPLIKASI TEORI BELAJAR KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SD NEGERI 4 REKSO BINANGUN Ni Wayan Ratih; Sri Dewi Nirmala
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran matematika di kelas IV SD Negeri 4 Rekso Binangun. Teori belajar kognitif, yang menekankan pada proses mental seperti persepsi, ingatan, dan pemecahan masalah, menjadi landasan untuk menganalisis bagaimana siswa memaknai dan mengorganisasi informasi matematika. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori kognitif berimplikasi pada: (1) penggunaan media konkret untuk membangun skema berpikir siswa, (2) strategi pengorganisasian materi pembelajaran yang sistematis dan bertahap, (3) pemberian kesempatan siswa untuk menemukan konsep matematika secara mandiri, serta (4) penguatan terhadap kesalahan konsep sebagai bagian dari proses asimilasi dan akomodasi. Implikasi ini terbukti dapat meningkatkan pemahaman konsep bilangan, geometri dasar, dan pemecahan masalah matematika sederhana. Kesimpulannya, teori belajar kognitif memberikan kontribusi signifikan terhadap efektivitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar, terutama dalam membangun proses berpikir logis dan sistematis siswa kelas IV.
EFIKASI EKSTRAK AKAR QUSTHUL HINDI (SAUSSUREA COSTUS) SEBAGAI ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI KLEBSIELLA PNEUMONIAE Adhelia Zalsabilah Basir; Edward Pandu Wiriansya; Inna Mutmainnah Musa; Suci Noviyanah Ansary; Dwi Anggita
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klebsiella pneumoniae merupakan bakteri yang telah resisten terhadap beberapa antibiotik, peningkatan resistensi menjadi salah satu masalah kesehatan utama dan membutuhkan perhatian segera. Mengetahui kandungan dan aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% akar Qusthul Hindi (Saussurea costus) terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae. Skrining fitokimia dilakukan menggunakan uji tabung dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode disc diffucion menggunakan cakram dengan 4 konsentrasi dan kontrol positif yang digunakan antibiotik Ciprofloxacin 500 mg serta kontrol negatif menggunakan aquadest. Ekstrak akar Qustul Hindi (Saussurea costus) memiliki senyawa aktif yaitu Alkaloid, Terpenoid, Saponin, Steroid, Tanin, dan Flavonoid. Hasil uji antibakteri menunjukkan adanya perbedaan zona hambat antar perlakuan. Pada konsentrasi 25%, 50%, 100% dan 200% dengan zona hambat yang terbentuk masing-masing adalah 15 mm, 17 mm, 19 mm dan 29 mm. Kontrol positif zona hambat yang terbentuk 24 mm dan kontrol negatif dengan aquadest steril tidak terbentuk zona hambat. Ekstrak akar Qusthul Hindi (Saussurea costus) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae dan konsentrasi 200% lebih sensitif menghambat bakteri Klebsiella pneumoniae dibangdingkan antibiotik Ciprofloxacin 500 mg.
ANALISIS KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN KOTA LAYAK ANAK DALAM MENANGANI EKSPLOITASI ANAK DI KOTA MALANG Mohammad Yuda Wahyu Saputra; Zaenal Abidin
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA) di Kota Malang dalam konteks penanganan eksploitasi anak. Sejak dicanangkan melalui program Malang Kota Layak Anak (MAKOLA) tahun 2015, Kota Malang telah memperoleh penghargaan KLA tingkat Madya. Namun, masih ditemukannya praktik eksploitasi anak di ruang publik menunjukkan adanya kesenjangan antara capaian administratif dengan kondisi nyata di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, melalui kajian literatur dan wawancara mendalam dengan pemangku kebijakan, seperti Dinas Sosial dan DP3A Kota Malang. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi KLA masih berfokus pada pemenuhan indikator formal dan belum sepenuhnya menyasar kebutuhan anak-anak rentan. Dalam perspektif kesejahteraan sosial, kebijakan KLA seharusnya berorientasi pada pemenuhan hak dasar anak, perlindungan dari risiko sosial, serta penguatan intervensi berbasis keluarga dan komunitas. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan penguatan implementasi yang lebih inklusif, partisipatif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan anak di Kota Malang.
PENGARUH UPAH MINIMUM DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA (TPAK) DI PROVINSI JAWA TIMUR Intan Dwi Oktavia, Adinda Dwi Novita Sari, Refalinda Hayu Seantemat Maurany, Rafika Meilia Sari
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah minimum dan tingkat pengangguran terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Provinsi Jawa Timur selama periode 2021–2025. Penelitian ini dimotivasi oleh fluktuasi angka TPAK dan perbedaan temuan dari penelitian sebelumnya, yang menyoroti dominasi sektor informal sebagai celah penelitian yang krusial. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengolah data panel dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencakup 38 kabupaten/kota di Jawa Timur melalui metode regresi Random Effect Model (REM). Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun upah minimum memiliki pengaruh positif, dampaknya terhadap TPAK tidak signifikan, sedangkan tingkat pengangguran terbukti memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Secara bersamaan, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap partisipasi angkatan kerja. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengamatan mendalam terhadap karakteristik pasar tenaga kerja informal di Jawa Timur yang memengaruhi efektivitas kebijakan upah minimum, sekaligus memberikan kontribusi empiris melalui penggunaan data ketenagakerjaan terbaru.
RANCANG BANGUN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TERMOELEKTRIK PELTIER UNTUK APLIKASI ENERGI PORTABLE MILITER Dimas Fajar Maulana; Riesa Syariful Akbar; Elit Ahmad Zen; Mokhammad Syafaat
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan sumber energi listrik yang andal, portabel, dan mandiri menjadi aspek krusial dalam mendukung operasi militer di lapangan, khususnya pada kondisi terbatasnya akses terhadap jaringan listrik konvensional. Ketergantungan pada baterai konvensional memiliki keterbatasan kapasitas dan durasi penggunaan, sehingga diperlukan solusi alternatif yang berkelanjutan. Penelitian ini merancang dan membangun sistem pembangkit listrik berbasis termoelektrik menggunakan modul Peltier yang memanfaatkan perbedaan suhu sebagai sumber energi listrik untuk aplikasi energi portable militer. Sistem dirancang guna mengonversi tenaga panas dari sumber panas natural ataupun buatan jadi tenaga listrik lewat dampak Seebeck, dan dilengkapi dengan rangkaian pemantauan temperatur serta tegangan keluaran. Tata cara riset meliputi perancangan fitur, pengujian performa materi Peltier, dan analisis ikatan antara perbandingan temperatur serta tegangan yang dihasilkan. Hasil pengujian menampilkan kalau sistem sanggup menciptakan tegangan listrik yang bertambah secara linier bersamaan bertambahnya perbandingan temperatur, dengan nilai kemiringan sebesar 0, 0375 V/°C. Materi Peltier selaku sumber tenaga alternatif yang layak buat sistem tenaga portable dalam menunjang kebutuhan operasional militer di lapangan. Riset ini diharapkan bisa jadi bawah pengembangan lebih lanjut sistem pembangkit listrik termoelektrik yang efektif, ringkas, serta adaptif buat aplikasi pertahanan serta keamanan.

Filter by Year

2024 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 04 April (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 03 Maret (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 02 Februari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 07 Desember (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 05 Oktober (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juli (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juni (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Agustus (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 01 Februari (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 April (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Maret (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 1 No. 02 November (2024): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 1 No. 01 Agustus (2024): Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) More Issue