cover
Contact Name
Taufik
Contact Email
umbarruufik@gmail.com
Phone
+6285322468678
Journal Mail Official
jubikops@jurnal.umbarru.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No.2 Tanete Rilau, Kab.Barru Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. barru,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JUBIKOPS
ISSN : 27977366     EISSN : 2797376X     DOI : https://doi.org/10.56185/jubikops
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi yang disingkat dengan JUBIKOPS adalah jurnal publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September) oleh Universitas Muhammadiyah Barru. Jurnal ini memuat artikel dari hasil penelitian atau ide kontekstual dalam bidang ilmu bimbingan konseling, ilmu kependidikan, dan psikologi. Dewan Editor mengundang para dosen, guru, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk menerbitkan tulisannya di JUBIKOPS. Sebagai jurnal open access, seluruh artikel yang diterbitkan dapat diakses dan diunduh secara gratis. Jurnal ini memiliki E-ISSN 2797-376X, dan P-ISSN 2797-7366.
Articles 73 Documents
PERANAN ORANG TUA DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA Indriani Indriani; Abd. Kahar Yunus
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 1 No 2 (2021): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Orang tua melaksanakan dua peran sekaligus pertama menjadi orang tua dan kedua menjadi guru di rumah, menyediakan sarana dan prasarana kepada anak, memberikan semangat, motivasi, mengarahkan anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki oleh masing-masing anak. peran orang tua dalam memotivasi belajar siswa sangat penting dan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi ketercapaian belajar siswa, orang tua juga merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi motivasi belajar siswa. Peran orang tua sangat penting terhadap motivasi belajar siswa. Sehingga dengan adanya pemahaman dan kesadaran orang tua terhadap perannya dan kesadaran siswa terhadap motivasi belajarnya dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi siswa maupun guru BK yang terkait dengan masalah belajar di sekolah dan tidak berdampak pada prestasi belajar dan perilaku yang tidak sesuai, dengan begitu maka siswa akan memiliki semangat dan motivasi belajar yang tinggi untuk mewujudkan tujuan pendidikan dan cita-cita mereka.
SELF COMPASSION REMAJA PANTI ASUHAN YAYASAN DARUL HIKMAH DI SORIK JORONG SENTOSA KECAMATAN PANTI KABUPATEN PASAMAN Reka Hairani; Linda Yarni
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 1 No 2 (2021): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang diangkat pada penelitian ini (1) Terindikasi remaja tidak mampu menerima diri sendiri baik kelebihan maupun kelemahan (2) Terindikasi remaja tidak dapat menerima kesalahan atau kegagalan yang terjadi pada dirinya (3) Terindikasi remaja cenderung menganggap masalah itu tidak seharusnya terjadi pada dirinya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskritif. Dengan menggambarkan fenomena yang terjadi di lapangan sesuia dengan data-data yang peroleh. Populasi dalampenelitian ini adalah 11 orang remaja, sampelyang diambil adalah remaja awal dengan menggunakan teknik Total sampling dimana teknik ini merupakan teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Data self compassion remaja adalah angket. Angket yang digunakan adalah menggunakan skala likert. Teknik pengelolahan datadan analisis data menggunakan coding, penskoran, mean, interpertasi dan merumuskan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh dari Self Compassion remaja panti asuhan yayasan darulhikmah di sorik jorong sentosa kecamatan panti kabupaten pasaman, berada pada kategori tinggi dengan persentase 66%, artinya remaja mampu menerima dirinya sendiri baik kelebihan maupun kelemahan, mampu menerima kesalahan atau kegagalan sebagai sebuah hal umum yang juga di alami orang lain, menyadari tentang keterhubungan antara segala sesuatu.
IMPLEMENTASI BIMBINGAN KELOMPOK DALAM UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA A. Indah Suci Ramadani; Fiptar Abdi Alam; Wahyuddin Rauf
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 2 No 1 (2022): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologi dengan alat pengumpulan data berupa skala kemandirian. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan library research atau peneltian pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah bimbingan kelompok dapat digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu implementasi layanan bimbingan kelompok dalam upaya peningkatan nilai kemandirian siswa ditandai dengan sikap siswa yang memiliki percaya diri, mampu bekerja sendiri, mampu menghargai waktu, mampu bertanggung jawab, memiliki hasrat bersaing untuk maju, berani dalam mengambil keputusan, dan cara bersikap, berfikir, serta berperilaku individu yang tidak bergantung kepada orang lain. Akan tetapi tidak semua individu memiliki karakter mandiri karena berbagai faktor. Fenomena pada siswa menunjukkan belum sepenuhnya siswa memiliki kemandirian. Hal ini dapat dilihat dari gejala siswa yang tidak yakin pada kemampuan diri sendiri, minta diarahkan guru secara terus-menerus dalam kegiatan belajar, membutuhkan dukungan dari orang lain dalam menyelesaikan masalah, tidak mampu belajar mandiri, melaksanakan kegiatan harus atas perintah orang lain, sering menyontek, saat ada jam kosong digunakan untuk bermain, tidak memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, dan ingin cepat-cepat mengakhiri kegiatan belajarnya.
LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN GESTALT UNTUK MENGATASI QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA Lia Mita Syahri; Netrawati Netrawati; Syahrial Syahrial
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 2 No 1 (2022): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin bertambahnya usia, individu akan memikirkan terkait bagaimana keadaan masa depannya. Setiap individu memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang masa depannya. Banyak individu yang terperangkap dalam keadaan rasa cemas, takut, dan sedih, bahkan hingga menjadi stress ketika harus dihadapkan dengan pertanyaan bagaimanakah nanti masa depannya. Hal ini disebut dengan istilah quarter life crisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu individu mengatasi quarter life crisis dengan menggunakan pendekatan yang diberikan secara berkelompok. Jenis penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan memanfaatkan artikel atau jurnal yang terkait dengan konseling kelompok, pendekatan gestalt, dan quarter life crisis. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa dengan menggunakan pendekatan gestalt dengan cara konseling kelompok efektif untuk membantu individu-individu yang sedang mengalami quarter life crisis. Salah satu teknik yang digunakan yakni latihan saya bertanggung jawab.
KESEJAHTERAAN EMOSIONAL PEDAGANG KAKI LIMA DI MASA PANDEMI Mumtaz Afridah; Iis Rahmawati; Launiz Zamardah; Muhamad Fahri H; Salsabila Salsabila
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 2 No 1 (2022): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini berangkat dari keadaan Indonesia serta seluruh dunia yang belakangan diketahui sedang menghadapi pandemi akibat COVID-19. Banyak usaha yang telah dilakukan pemerintah Indonesia demi menghambat laju pertumbuhan virus Covid-19. Salah satu diantaranya adalah dengan melakukan lockdown atau yang hadir dalam istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dalam penerapannya untuk menghambat penularan Covid-19, terdapat cukup banyak dampak negatifnya pula bagi kegiatan sosial masyarakat Indonesia, terkhususnya masyarakat yang manyandarkan kebutuhan ekonominya untuk hidup dengan berdagang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu kondisi kesejahteraan emosional masyarakat yang menghidupi kebutuhan sehari-hari serta keluarganya dengan berdagang di pinggir jalan selama masa pandemi berlangsung. Jenis penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode kualitatif. Kriteria subjek yang dipakai adalah seorang pedagang kecil atau pedagang jalanan yang sangat terdampak dengan keadaan pandemi sekarang.
OPTIMALISASI LAYANAN BK DI SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN CYBERCOUNSELING SEBAGAI UPAYA MEREDUKSI NARKOLEMA PADA PELAJAR Faiz Mudhokhi
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 2 No 1 (2022): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh pada masa pandemi secara tidak langsung memberikan kesempatan kepada siswa untuk bisa mengakses konten narkolema. Narkolema adalah pornografi yang dapat di akses manusia lewat mata yang dapat merusak otak. Layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah seharusnya mampu untuk mereduksi siswa dalam mengakses konten tersebut dan salah satu layanan yang dapat digunakan adalah cybercounseling. Tujuan dari artikel adalah untuk mengetahui strategi optimalisasi layanan BK di sekolah dalam pelaksanaan cybercounseling sebagai upaya mereduksi narkolema pada pelajar. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian studi pustaka dengan menghimpun dan mengkaji menggunakan sumber literatur berupa buku, artikel prosiding, jurnal nasional maupun jurnal internasional yang berkaitan dengan variabel penelitian. Didapatkan hasil Guru Bimbingan dan Konseling dengan berbagai permasalahannya diharuskan mampu mereduksi akses siswa berkaitan dengan narkolema melalui cybercounseling. Pelaksanaan cybercounseling dapat berbentuk konseling virtual melalui aplikasi video conference (zoom/video call whatsapp), atau aplikasi messenger (facebook messengger/whatsapps), selain itu juga dapat didukung dengan pembuatan Papan Bimbingan Online dengan website serta penggunaan sosial media untuk memberikan kesempatan interaksi dua arah antar guru BK dan siswa. Dengan adanya perkembangan tersebut, maka sudah selayaknya guru bimbingan dan konseling meningkatkan pemahaman dan kemampuan berkaitan dengan cybercounseling. Hal tersebut dilakukan agar guru BK mampu untuk memberikan layanan melalui internet dalam bentuk cybercounseling agar dapat menjangkau siswa tanpa mengenal waktu dan jarak.
PENGENTASAN PORNOGRAFI DI SMPIT AL-FURQON Muhammad Sigit Santoso; Nurjannah Nurjannah
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 2 No 1 (2022): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah field research dengan metode penelitian kualitatif deksriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi pelajar di SMP IT Al-Furqon terkait pornografi di era pandemi, tindakan yang telah dilakukan oleh guru BK di SMP IT Al-Furqon untuk menangani kasus pornografi, sikap orang tua mengetahui anaknya terkena kasus pornografi, dan kondisi siswa yang terkena kasus pornografi setelah dilakukan treatment. Di dalam penelitian ini, peneliti melakukan observasi dan wawancara dengan guru BK di SMPIT Al-Furqon tentang kasus pornografi di sekolah, dampaknya bagi siswa yang mengalami dan siswa lain, dan tindakan yang dilakukan oleh guru BK dalam menangani kasus-kasus tersebut. Peneliti juga melakukan beberapa tindakan atau treatment kepada siswa dan orang tua. Treatment yang dilakukan peneliti diantaranya adalah bimbingan kelompok, layanan penguasaan konten, dan bimbingan lanjutan. Hasil yang diperoleh dari treatment yang dilakukan kepada siswa adalah pertama dari penilaian segera (Laiseg), hasilnya ditandai dengan anak atau siswa yang mengalami kasus sepakat untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Kedua, dari penilaian jangka menengah (Laijapen) hasilnya siswa mengahapus aplikasi, konten, memblokir akun, dan menyerahkan handphone ke guru BK. Ketiga, dari penilaian jangka panjang (Laijapang) hasilnya dapat terlihat dari komitmen siswa yang akan terlihat minimal satu semester atau satu tahun. Sedangkan hasil yang diperoleh dari treatment yang dilakukan kepada orang tua siswa adalah pertama, dari penilaian segera (Laiseg) adalah orang tua yang menyadari perbuatan yang dilakukan oleh anak mereka dan akan melakukan tindak tegas kepada anaknya. Kedua, dari penilaian jangka menengah (Laijapen) adalah terjadi perubahan sikap dan tingkah laku, orang tua dan anak semakin akrab atau dekat. Ketiga, dari penilaian jangka panjang (Laijapang) hasilnya dapat terlihat minimal satu semester atau satu tahun.
PERAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN DARING DAN FASILITATOR DI MASA PANDEMI COVID-19 Rizky Ramadhani Putrawijaya; Muhammad Sholihuddin Zuhdi
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 2 No 1 (2022): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada 30 Januari 2020, World Health Organization (WHO) menetapkan adanya virus yang bernama Covid-19. Di saat itu, tatanan kehidupan di seluruh dunia berubah secara drastis mulai dari perekonomian, pendidikan, sosial, dan lain sebagainya. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) melalui WHO memutuskan bahwasanya untuk menghentikan segala bentuk aktifitas yang mengundang keramaian atau kerumunan. Hal ini diterima oleh pemerintah Indonesia untuk diterapkan melalui Surat Edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Direktorat Pendidikan Tinggi No. 1 Tahun 2020 perihal pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini di dunia Pendidikan. Sistem belajar tatap maya menjadi pilihan pemerintah Indonesia agar proses belajar mengajar tetap lanjut di masa pandemi Covid-19 di Indonesia. Dari sistem belajar tatap maya ini, ada beberapa dampak yang muncul. Salah satunya ialah orang tua dan guru yang belum sepenuhnya mengerti tentang sistem belajar daring ini. Jenis penelitian yang digunakan dalam kasus ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yakni observasi dan wawancara kepada para sampel yang terpilih. Sebagian orang tua ada yang sudah siap dan sebagian juga ada yang belum siap. Orang tua sudah mempersiapkan atau memfasilitasi kebutuhan pembelajaran daring anak. Meskipun setiap orang tua berbeda dalam memberikan fasilitas, tapi tujuannya sama yaitu agar anaknya tetap bersekolah atau mengikuti pembelajaran walaupun dari rumah.
PERAN ORANG TUA MENDIDIK ANAK USIA DINI DI JORONG SUNGAI KALANG 2 TIUMANG DHARMASRAYA Kurni Seti Yunita; Afrinaldi Afrinaldi
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 2 No 1 (2022): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang peran orangtua mendidik anak usia dini di Jorong Sungai Kalang 2 Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Hal ini dikarenakan orangtua membiarkan anak lebih sering menggunakan HP. Orangtua merasa senang anak menjadi pintar, dan orangtua merasa khawatir anak sering menggunakan HP tidak bisa berinteraksi di lingkungan, anak belum bisa bersikap mandiri. Peran orangtua dalam mendidik anak usia dini menurut Anwar dan Ahmad, yaitu orangtua sebagai guru pertama dan utama, mengembangkan kreatifitas anak, meningkatkan kemampuan otak anak, dan mengoptimalkan potensi anak. Peran orangtua dalam mendidik anak usia dini menurut Siregar yaitu, memantau perkembangan akademik anak, memantau perkembangan kepribadian sikap, moral dan perilaku anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini penulis memperoleh melalui observasi dan wawancara. Pada penelitian ini menggunakan 3 informan kunci yaitu orangtua YN, orangtua IN, orangtua AR dan 3 informan pendukungnya yaitu tetangga YN, tetangga IN, dan kerabat AR. Teknik analisis data yang penulis lakukan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan untuk keabsahan data penulis melakukan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami bahwa peran orangtua mendidik anak usia dini di Joronng Sungai Kalang 2 Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya sudah melakukan peran orangtua sebagai pembimbing yang meliputi orangua sebagai guru pertama yang akan membimbing anak belajar di rumah, orangtua membantu perkembangan kretifitas anak, orangtua membantu meningkatkan keampuan perkembangan anak, dan peran orangtua sebagai pendidik meluputi orangtua menyediakan fasilitas belajar anak dan cara orangtua mambantu mengoptimalkan potensi anak. Namun, anak belum mampu untuk bersikap seperti yang orangtua ajarkan.
HUBUNGAN PENERAPAN KEDISIPLINAN DENGAN PENUMBUHAN MINAT BELAJAR SISWA DI UPTD SMP NEGERI 27 BARRU Sartikul Abadiah; Nashruddin Nashruddin; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 2 No 2 (2022): JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Untuk sumber data pada penelitian ini, jumlah populasi adalah 249 siswa dengan sampel 37 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik proportional random sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analis data menggunakan rumusproduct moment. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan kedisiplinan terhadap penumbuhan minat belajar siswa di UPTD SMP Negeri 27 Barru. Hal ini dapat dilihat pada nilai signifikansi pada nilai yang lebih besar,atau 12,904 > 2,030. Kekuatan hubungan penerapan kedisiplinan dengan penumbuhan minat belajar siswa di UPTD SMP Negeri 27 Barrumencapai angka 0,46 yang berarti hubungan tersebut berada pada kategori cukup tinggi.