cover
Contact Name
Wahyuddin Rauf
Contact Email
wahyuddinrauf@umbarru.ac.id
Phone
+6285395435889
Journal Mail Official
edusaintifik@jurnal.umbarru.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Muhammadiyah Barru Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 2 Tanete Rilau, Kab. Barru Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. barru,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Edukasi Saintifik
ISSN : 27973611     EISSN : 27753069     DOI : https://doi.org/10.56185/jes
Core Subject : Education,
Topik artikel untuk dipublikasikan pada jurnal ini mencakup (tapi tidak dibatasi) pada bidang Kependidikan, antara lain: Pengembangan Kurikulum, Pengembangan Metode/Model/Strategi Pembelajaran, Teknologi Pendidikan, Psikologi Kependidikan, Perkembangan Peserta Didik, Pendidikan Karakter, Filsafat Pendidikan, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan, Aministrasi dan Manajemen Pendidikan, Bimbingan dan Penyuluhan, Profesi Kependidikan dan Keguruan, Pendidikan Luar Sekolah, dan Pendidikan Umum.
Articles 70 Documents
Analisis Komponen Modul Ajar Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Literasi di SD Rabiatul Adawiah; Rahma Ashari Hamzah; Ririn Dewi Aryanti; Siti Nurhaliza; Odang Parinding; Inartiani Inartiani
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i1.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komponen modul ajar dalam kurikulum merdeka pada mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar, serta mengidentifikasi kelebihan dan kendala yang dihadapi guru dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai metode kualitatif dengan sumber seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses membaca, menafsirkan, dan mengorganisasi data secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar dalam kurikulum merdeka memiliki peran penting sebagai panduan pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Komponen modul ajar terdiri atas informasi umum, komponen inti, dan lampiran yang masing-masing berfungsi untuk mendukung proses belajar yang efektif dan bermakna. Penerapan modul ajar bahasa Indonesia terbukti dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui kegiatan membaca, menulis, menyimak, dan berbicara secara terpadu. Namun, tantangan masih muncul terutama dalam hal pemahaman guru terhadap struktur modul, keterbatasan sarana, serta minimnya pelatihan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi dan pendampingan berkelanjutan agar guru mampu mengembangkan dan menerapkan modul ajar secara optimal sesuai semangat kurikulum merdeka.
Enhancing Early Childhood Language Skills through Audio-Visual Storytelling: A Pre-Experimental Study Zulkifli Surahmat; Rahmaniar Rahmaniar; Emelia Fitri Limchio Sinaga
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i1.1199

Abstract

This study investigates the effectiveness of storytelling supported by audio-visual media in improving early childhood language skills at an Islamic kindergarten in Maritengngae District, Sidenreng Rappang Regency. The research employed a pre-experimental design using a one-group pretest–posttest approach. The participants consisted of early childhood learners whose language abilities were assessed before and after the implementation of storytelling activities using audio-visual materials. Data were collected through structured observation sheets covering four language domains: listening, speaking, reading, and writing, and were analyzed descriptively using percentage-based achievement indicators. The findings reveal a substantial improvement in children’s language skills across all assessed domains. Children’s listening abilities improved through better comprehension of instructions and repetition of complex sentences, while speaking skills developed through answering questions, narrating cause-and-effect events, and naming objects. Reading skills increased as children became more proficient in recognizing letters, symbols, and words, and writing skills improved through name writing and meaningful drawing activities. Overall, children’s language performance increased from approximately 50% in the pretest to 85% in the posttest, indicating that classical learning completeness was achieved. The results suggest that storytelling with audio-visual media creates an engaging and supportive learning environment that enhances children’s motivation and active participation. This study concludes that audio-visual storytelling is an effective and innovative instructional approach for fostering comprehensive language development in early childhood education.
Eksplorasi Konsep Fisika pada Kearifan Lokal Putu Soppa Kabupaten Pinrang sebagai Sumber Belajar Fisika Kontekstual Ihfa Indira Nurnaifah Idris; Sukmawati Said; Wahyuna Nur
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i1.1282

Abstract

Kearifan lokal memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar fisika yang kontekstual karena berbagai aktivitas budaya masyarakat mengandung fenomena-fenomena yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep fisika yang terdapat dalam kearifan lokal Putu Soppa Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada November 2023 hingga Januari 2024 dengan melibatkan pedagang Putu Soppa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan Putu Soppa mengandung beberapa konsep fisika, yaitu titik didih larutan pada proses pembuatan larutan garam adonan, tekanan pada proses pembuatan adonan dan proses soppa (dorong) putu, pemisahan campuran pada proses penyaringan adonan, perpindahan panas secara konduksi dan konveksi pada proses pengukusan, perubahan fisika pada proses pematangan putu, serta gaya gesek pada proses penggulingan putu. Temuan ini menunjukkan bahwa Putu Soppa tidak hanya merepresentasikan kearifan lokal masyarakat Bugis, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar fisika berbasis kearifan lokal yang dapat membantu peserta didik memahami konsep fisika secara lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian etnofisika sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran fisika.
The Effectiveness of Extensive Reading in Improving Reading Comprehension of Eighth-Grade Students at MTs Muhammadiyah Padaelo Asriani Asriani; Wahyuddin Rauf; Arfah Hamzah; Afif Zuhdy Idham
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i1.1265

Abstract

This article examines the effectiveness of the extensive reading approach in improving the reading comprehension skills of eighth-grade students at MTs Muhammadiyah Padaelo. The study was conducted in response to students’ recurring difficulties in understanding English texts and the need for more effective reading instruction. The objective of this research was to determine whether extensive reading could significantly enhance students’ comprehension abilities. Employing a quantitative pre-experimental design with a one-group pretest–posttest model, the study involved 20 students who participated in a series of extensive reading activities. Data were collected through reading comprehension tests administered before and after the intervention. The findings indicate a substantial increase in students’ comprehension scores, demonstrating that extensive reading provides meaningful exposure to accessible texts, promotes reading fluency, and enhances overall comprehension. The discussion highlights how the results align with theories of comprehensible input and previous studies supporting extensive reading as an effective instructional strategy. The study concludes that extensive reading is a valuable approach for improving reading comprehension and suggests its integration into English language teaching practices, while also noting areas for future research.
Analisis Pengembangan Kurikulum Kewirausahaan Kontemporer untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Lulusan Sekolah Agama Wilda Elzahira
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i2.1375

Abstract

Artikel ini mengkaji peran inovasi kurikulum kewirausahaan kontemporer dalam merajut kemandirian ekonomi lulusan sekolah agama. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan lembaga pendidikan untuk tidak hanya membekali peserta didik dengan pengetahuan keagamaan dan teoritis, tetapi juga kompetensi kewirausahaan yang relevan dengan tuntutan ekonomi modern. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana pengembangan kurikulum kewirausahaan dapat berkontribusi dalam membentuk lulusan yang mandiri dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum kewirausahaan yang integratif, kontekstual, dan berbasis nilai-nilai Islam mampu meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kemandirian ekonomi peserta didik. Pembahasan juga menegaskan bahwa inovasi kurikulum menjadi jembatan antara nilai-nilai religius dan tantangan ekonomi kontemporer. Kesimpulannya, implementasi kurikulum kewirausahaan kontemporer merupakan strategi efektif dalam menghasilkan lulusan sekolah agama yang tidak hanya religius, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Implementasi Kurikulum Merdeka di MAN 2 Gresik: Peluang, Tantangan, dan Strategi Penguatan Ainatus Salwa
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i2.1377

Abstract

The Merdeka Curriculum is an innovative educational policy developed by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of the Republic of Indonesia in response to growing learning challenges, particularly following the COVID-19 pandemic. At the senior secondary level (SMA/SMK/MA), including Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gresik in East Java Province, this policy introduces significant changes in learning, assessment, and character development through the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). This article evaluates the implementation of the Merdeka Curriculum at the SMA/SMK/MA level with a specific focus on MAN 2 Gresik as a case study, examining available opportunities, encountered challenges, and strengthening strategies adoptable by all education stakeholders. The method used is a literature review analyzing various studies, academic journals, and relevant policies. Findings indicate that while the Merdeka Curriculum creates opportunities for more student-centered learning, implementation at MAN 2 Gresik and similar institutions still faces obstacles including teacher unreadiness, infrastructure inequality, and the need for school culture adjustment. Synergy among government, educational institutions, and all related stakeholders is essential to optimize the Merdeka Curriculum&2019;s objectives.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMP Laboratorium UM Nahdliyatul Ilmiyah
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i2.1381

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum in improving the quality of learning at UM Laboratory Junior High School. The Merdeka Curriculum provides teachers with flexibility in designing student-centered learning and tailoring it to students’ needs and characteristics. The research method used was a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum at UM Laboratory Junior High School has been successful, as evidenced by lesson planning through instructional modules, the application of differentiated instruction, the use of various learning models and methods, and diverse assessment strategies. Additionally, the integration of the International Class Program (ICP) with the Cambridge curriculum represents an innovative approach to enhancing the quality of learning and students’ global perspectives. Curriculum evaluation is conducted periodically through supervision and reflection. Thus, the implementation of the Merdeka Curriculum can make a positive contribution to improving the quality of learning, although there are still several challenges that need to be addressed.
Transforming Education in the Digital Era: Trends, Innovations, and Future Directions Mulyarti Mulyarti; Afif Zuhdy Idham; Muhammad Danial; Wahyuddin Rauf
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i2.1560

Abstract

Innovative teaching methods have emerged as a result of the educational environment being drastically altered by the quick development of technology and shifting societal needs. The goal of this research is to investigate current developments and trends that are influencing education going forward, such as gamification, immersive learning technology, artificial intelligence (AI)-based customized learning, hybrid learning, and lifelong learning programs. To have a thorough grasp of how instructors and students view and experience these advances, a qualitative study approach was utilized. Teachers and students with prior experience with innovative teaching methods made up the participants, who were chosen through purposive sampling. Semi-structured interviews and questionnaires with both multiple-choice and open-ended questions were used to gather data. Thematic analysis, which included coding, classification, and theme formulation, was used to examine the gathered data. Peer review, member verification, and triangulation methods were used to make sure the results were reliable. The results show that by boosting accessibility, engagement, and flexibility, digital technologies have improved student learning outcomes and instructional effectiveness. Key developments that promote more flexible and learner-centered education include gamification, AI-driven tailored training, hybrid learning models, and immersive technologies like virtual reality (VR) and augmented reality (AR). But there are still a lot of obstacles to overcome, including the digital divide, teacher preparedness, ethical issues with AI, and institutional reluctance to change. The study comes to the conclusion that human-centered learning strategies that foster critical thinking, lifelong learning, character development, and social skills must be combined with technology innovation to shape education in the future. To prepare students for the complexity of the future, educational institutions must embrace technology breakthroughs and implement adaptable curriculum while upholding the core principles of education.
Strategi Guru Dalam Pembinaan Karakter Peserta Didik Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Padaelo Kabupaten Barru Nasrul Nasrul; Kurniati Kurniati; Taufik Taufik
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i2.1592

Abstract

Pembentukan karakter merupakan salah satu tujuan penting pendidikan yang belum sepenuhnya optimal, sebagaimana tercermin dari berbagai persoalan moral di kalangan pelajar seperti kurangnya kedisiplinan, rendahnya sopan santun, dan lemahnya tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan guru dalam membina karakter peserta didik, menganalisis efektivitasnya, serta mendeskripsikan hasil yang dicapai di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Padaelo, Kabupaten Barru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain pengamatan alami (natural observation). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembinaan karakter secara terpadu melalui keteladanan, pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, serta penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Strategi tersebut terbukti efektif, ditandai dengan perubahan positif pada peserta didik, antara lain meningkatnya kedisiplinan, kesopanan, tanggung jawab, kesadaran religius, dan kepedulian sosial. Efektivitas strategi didukung oleh sinergi antara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua, meskipun pembinaan karakter tetap menghadapi tantangan dari pengaruh lingkungan keluarga dan media sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa gambaran komprehensif mengenai strategi guru dalam pembinaan karakter di madrasah swasta berbasis Muhammadiyah, yang dapat menjadi rujukan bagi pengembangan strategi serupa di lembaga pendidikan lain.
Mapping the Research Landscape of Technology-Enhanced Language Learning: A Bibliometric Study (2015–2025) Wahyuddin Rauf
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v6i2.1597

Abstract

This study presents a comprehensive bibliometric analysis of Technology-Enhanced Language Learning (TELL) research from 2015 to 2025, examining 571 documents indexed in Scopus, including articles, conference papers, book chapters, and reviews. The analysis addresses six research questions concerning publication growth, contributing sources, influential authors, leading countries, prominent keywords and themes, and the current research landscape. Using VOSviewer and Bibliometrix for co-word analysis, citation mapping, and network visualization, the study reveals a field that has matured significantly, with a notable acceleration in publications following the COVID-19 pandemic. Findings indicate that Computer Assisted Language Learning and System are the most prolific journals, with the United States, the United Kingdom, and China as leading contributors. Keyword analysis identifies four thematic clusters—ELT and CALL with socio-political dimensions, practical instructional applications, computational infrastructure, and theoretical foundations—revealing a paradigmatic shift from tool-centric to human-centric research, with emerging foci on multilingualism, diversity, and language ideology. The study also exposes epistemic inequality in global scholarly networks, with peripheral positioning of Global South contexts. This review contributes a unified framework for understanding TELL's intellectual structure and temporal evolution, identifies critical research gaps including limited attention to less commonly taught languages and translanguaging pedagogy, and provides implications for theory, pedagogy, and policy to guide future research directions.