cover
Contact Name
Dian Arief Pradana
Contact Email
choirudiniaim@gmail.com
Phone
+6285233152005
Journal Mail Official
editoredutechnium@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Ampel No. 57 RT. 05. RW. 01 Semanding, Sumbersekar, Dau, Malang, Jawa Timur 65151, Indonsia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30478545     EISSN : 30478545     DOI : https://doi.org/10.71365/ejpm.vnin
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti Nasional di bidang Pendidikan dan Teknologi untuk mempublikasikan artikel asli dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah Pendidikan dan Teknologi. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024)" : 11 Documents clear
Pendampingan Pembuatan Manajemen Sistem Informasi Database Sampah Pada Komunitas Bank Sampah di Kabupaten Lampung Timur Santosa, Haris; Farida, Annikmah; Alawiyah, Ika Trisnawati; Zein, Umar Najih
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.58

Abstract

Bank sampah yang berdiri di Kabupaten Lampung Timur sudah memiliki banyak nasabah akan tetapi memiliki kendala manajemen informasi yang masih bersifat konvensional. Entri data masih dilakukan dengan cara entry di jurnal atau buku kas bank sampah sehingga laporan hanya ada di tulis secara manual di buku sehingga kurang akurat dan tidak efisien. Para nasabah yang meyetorkan sampah-sampah ke Bank Sampah akan dicacat dalam sebuah buku Tabungan yang dicatat ulang di dalam buku oleh para pengurus Bank Sampah. Jumlah nasabah di setiap Bank Sampah semakin bertambah sehingga semakin banyak para nasabah yang meyetorkan sampah yang dikumpulkan ke Bank Sampah. Dengan bertambahnya nasabah hal ini menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat. Banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dengan adanya bank sampah, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Melihat banyaknya manfaat yang diberikan dengan adanya Bank Sampah ini maka pentingnya adanya peningkatan dalam pengelolaan data base nasabah. Dari permasalahan yang muncul maka perlu dilakukan pendampingan manajemen sistem informasi database nasabah pada Bank Sampah di Kabupaten Lampung Timur. Pendampingan ini menggunakan pendekatan teori Asset Based Community Development (ABCD), yang mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang ada disekitar dan dimiliki oleh masyarakat, untuk kemudian digunakan sebagai bahan yang memberdayakan masyarakat itu sendiri. Dengan melihat aset dan potensi yang ada maka dapat dilihat langkah langkah pendampingan. Ada kurang lebih 10 Bank Sampah yang tergabung dalam Komuinitas Bank Sampah Lampung Timur. Sampai saat ini Bank Sampah yang ada dalam komunitas ini masih aktif berjalan akan tetapi memiliki keterbatasan dalam pengelolaan manajemen sistem informasi data base jumlah dan tabungan nasabah, sehingga proses pencatatan data dan tabungan nasabah hanya mengandalkan catatan para pengurus Bank Sampah di buku catatan. Setiap tahun jumlah nasabah semakin bertambah dengan karakter dan usia nasabah yang berbeda beda serta semakin beragamnya jenis sampah yang disetorkan oleh nasabah. Dalam proses pencataatnnya hal ini memiliki banyak kendala karena memiliki resiko buku tabungan yang dipegang oleh nasaah maupun pengurus bisa rusak, hilang atau tidak ada kecocokan antara buku yang dipegang nasabah dengan pengurus Bank Sampah. Disamping itu dengan semakin bertambahnya nasabah dengan menggunakan system manual maka dalam penyimpanan data menjadi tidak efisien dan efektif. Dengan melakukan perbaikan dalam proses pencatatan tabungan dan jumlah nasabah diharapkan akan mampu mengurangi persoalan-persoalan yang dihadapi oleh Bank sampah dalam pengelolaanya. Perbaikan sistem pencatatan Tabungan dan jumlah nasabah pada Bank sampah di Kabupaten Lampung Timur masih memerlukan waktu dan kesiapan para praktisi melalui sosialisasi sekaligus pelatihan karena para pengurus Bank dan nasabah sudah terbiasa dengan pencatatan yang digunakan selama ini. Dengan perbaikan sistem informasi data tabunagn dan jumlah nasabah dari sistem manual ke sistem digital bank sampah yang ada di lingkungan kabupaten Lampung Timur sangat bermnafaat demi keberlangsungan dan kebermanfaatan yang diberikan oleh bank sampah tersebut, baik manfaat dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Meskipun masih dalam proses beralih ke sistem informasi yang baru karena alasan sudah terbiasa dengan sistem yang lama, upaya sosialisasi dan pelatihan terus dilaksanakan. Sistem informasi didesain dengan menekankan aspek kemudahan penggunaan karena dibantu aplikasi yang sudah terintegrasi. Sistem informasi tersebut didesain dengan maksud selain untuk mempermudah operasional bank sampah, sehingga lebih efesien dan praktis.
Pendampingan Konversi Bisnis Manual Ke Digital Bisnis Pada Usaha Kecil Menengah di Kecamatan Metro Utara Khotamin, Nur Alfi; Damayanti, Wiwik; Aula, Minhatul
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.59

Abstract

Dewasa ini perkembangan media sosial sebagai bagian dari teknologi informasi yang memiliki kontribusi dalam aktifitas bisnis. Perkembangan tersebut juga telah mengubah pola dan peta persaingan pasar menjadi jauh lebih kompetitif. Oleh karena itu penguasaan penggunaan media sosial menjadi penting dan strategis yang harus dimiliki oleh setiap pelaku bisnis. Akan tetapi, masih banyak UKM (Usaha Kecil dan Menengah) yang belum menerapkan teknologi informasi khususnya menggunakan media digital dan belum mengerti seberapa besar manfaat serta kengunaan media digital tersebut. Peralihan metode bisnis manual menuju bisnis digital merupakan sebuah keniscayaan, mengingat perkembangan tegnologi sudah tidak dapat dibendung lagi. Mitra Pengabdian Masyarakat pada kegiatan ini adalah UKM di Kecamatan Metro Utara yang bergerak dalam berbagai bidang usaha kecil. Perlu diberikan pemahaman kepada UKM tentang pentingnya pemanfaatan digital marketing agar sistem pemasarannya menjadi lebih baik sehingga dapat memperluas cakupan target usahanya. Selain itu, UKM juga diberikan bantuan dalam membuat akun bisnis di media digital yaitu toko online seperti: Instagram, facebook, youtube, whats App beserta cara mengelola media digital tersebut secara optimal. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pendampingan diberikan kemampuan dalam penggunaan strategi marketing menggunakan tegnologi digital dan melakukan pembimbingan secara berkala sehingga efektif dan optimal dalam menunjang kegiatan pemasaran dan meningkatkan hasil penjualan UKM.
Sociopreneurship Dalam Konsep Mabadi Khaira Ummah di Kecamatan Metro Utara Iwannudin, Iwannudin; Hasanah, Uswatun; Nuryani, Nuryani
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.62

Abstract

Pembangunan ekonomi dimulai dari kesejahteraan rumah tangga karena dengan terciptanya ekonomi rumah tangga yang stabil akan membawa kebermanfaatan untuk lingkungan. Socioprenuership mengedepankan nilai-nilai sosial yang memiliki tujuan sama dengan konsep mabadi khaira ummah yakni pengelolaan ekonomi rumah tangga sebagai upaya mempertahankan keberkahan dan kebermanfaatan hidup keluarga. Untuk mewujudkan hal tersebut keluarga harus memulai membenahi kondisi ekonominya dan ekonomi lingkungannya hal tersebut dapat dibentuk melalui socioprenuership yang bersifat kesinambungan. Salah satu yang menjadi permasalahan mitra adalah belum fahamnya apa itu socioprenuership dan apa itu konsep mabadi khaira ummah meskipun mereka adalah keluarga nahdliyin. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha UKM-RT yang berada di Kecamatan Metro Utara agar dapat mempraktekkan socioprenuership dikalangan sendiri. Metode pendekatan yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah Asset Based Communities Development (ABCD). Metode ini merupakan model pemberdayaan masyarakat yang menekankan pada pemanfaatan aset dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Hasil dari pengabdian ini nantinya pelaku usaha UKM-RT akan memahami socioprenership dalam konsep mabadi khaira ummah dan dapat mempraktekkan dilingkungan keluarga dan masyarakat sehingga mampu mengoptimalkan keberkahan dan kemanfaatan sosial dalam pemberdayaan ekonomi ummah.
Pengembangan Produk UMKM Gethuk Singkong Menjadi Keripik Gethuk Melalui Inovasi Kemasan Dan Label Dhea Nisa, Fytria Pramitha; Wiyandani, Jesika Ersa; Herdaningrum, Wahyu Purwo; Agianto, Ucuk
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.63

Abstract

Poko Village is located in the Jambon sub-district of Ponorogo Regency, and the main livelihood of the people in Poko Village is as farmers and small business actors. Most of the agricultural output consists of cassava, which serves as the main raw material for small and medium enterprises (SMEs), one of which processes it into gethuk. One of the challenges faced by these cassava gethuk SMEs is the lack of innovation in developing their products and creating packaging that can attract consumers. This research aims to develop the MSME product of cassava gethuk into gethuk chips by innovating the packaging and label. The research was conducted in the production area of MSMEs in Poko Village, Jambon District, Ponorogo. The method used in this research is the product development method, which includes the stages of design, production, and product evaluation. The results of the study indicate that innovations in packaging and labeling for gethuk chips can enhance product appeal and expand the market by means such as selling through e-commerce. Gethuk chips with attractive packaging and labeling are expected to become a typical souvenir product from Ponorogo.
Pengembangan Inovasi Rasa Keripik Tempe “Ceria” Rantika, Rizka Freeco; Ningsih, Nindya Rachamwati; Sugianto, Alip
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.64

Abstract

Innovation in the food industry is a crucial step to maintain and expand the market. This article discusses the development of tempeh chips with three flavors-Original, Balado, and Sweet Corn-at Ms. Via's tempeh chips MSME in Mangge Village, Magetan Regency. Through community service activities, this innovation aims to increase the attractiveness and selling value of the product by combining the quality of traditional tempeh with flavors that match modern consumer preferences. The results of this innovation not only increase product variety, but also open up opportunities for expansion to a wider market, both locally and regionally. Assistance in product packaging and branding was also implemented to support the success of this innovation. Thus, flavor and packaging innovations are expected to increase production, sales, and economic impact for the business.
Pendampingan dan Pembuatan Akun Shopee untuk Mewujudkan Digitalisasi UMKM Rahmawati, Alvina Eka; Ifana, Ayu Meilia; Arviana, Ekyk; Arifin, Rizal
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.65

Abstract

The purpose of the mentoring and account creation activities for the Ken Ayu pecel sauce UMKM is to help develop the business, especially in terms of digital-based marketing, which is expected to create economic independence and increase business income from Ken Ayu pecel sauce. This study uses a qualitative method by conducting interviews, approaching UMKM owners, and documentation. Mentoring and account creation were carried out on August 19, 2024 at the house of Mrs. Sumarmi, Bringinan Village, Ponorogo Regency. It is hoped that with this activity, independence and expertise will be formed in carrying out digital-based marketing in order to adapt and compete with other UMKM actors. The results of this study are the success of the mentoring and account creation activities for Mrs. Sumarmi's Ken Ayu pecel sauce business in Bringinan Village in order to increase the number of sales with a wider and more efficient reach.
Pembinaan Optimalisasi Limbah Air Beras dan Air Kelapa untuk Pupuk Organik di Kampung Terbanggi Mulya Sulatifni, Nafi'ul; Rahmad, Fajar; Wahyudi, Reza Nur; Rahman, Fhathur; Firmadani, Iin; Istiqomah, Nurya; Yunani, Mita; Hidayah, Ulfi Nur; Alimah, Dewi Hasanatul; Hasanah, Uswatun; Ikhwanudin, Ikhwanudin
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.66

Abstract

Penggunaan pupuk kimia (anorganik) telah menjadi metode utama dalam meningkatkan hasil pertanian, meskipun memiliki banyak dampak negatif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kartini di Terbanggi Mulya, Bandar Mataram, mengenai pentingnya penggunaan pupuk organik guna mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Dalam program ini, pendekatan yang digunakan adalah metode ABCD (Asset-Based Community Development), yakni metode pengembangan masyarakat berbasis pada aset lokal yang tersedia di wilayah tersebut. Pelaksanaan program melibatkan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dengan memanfaatkan limbah air cucian beras dan air kelapa. Pupuk ini memiliki berbagai manfaat, antara lain memperkuat batang tanaman, meningkatkan bobot hasil panen, mengurai bahan organik, mendorong pertumbuhan tanaman, serta meningkatkan ketahanan terhadap hama dan penyakit. Kegiatan dimulai dengan mengidentifikasi potensi limbah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat desa. Tim melakukan wawancara dengan Kepala Desa, beberapa warga, dan Ketua KWT Kartini, Ibu Eka Ravitri, untuk mendapatkan data terkait. Setelah itu, dilakukan proses pembuatan pupuk organik cair melalui eksperimen, diikuti dengan sosialisasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan ini memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat Desa Terbanggi Mulya dalam memproduksi pupuk organik cair, khususnya dari limbah air cucian beras, yang diharapkan mampu mengurangi penggunaan pupuk kimia sekaligus menekan biaya pembelian pupuk. Implikasi dari kegiatan ini adalah terwujudnya kemandirian petani dalam menyediakan pupuk ramah lingkungan, yang berdampak positif pada keberlanjutan pertanian dan pengurangan beban ekonomi. Sebagai rekomendasi, pemerintah desa diharapkan dapat terus mendukung pelatihan serupa dan menyediakan akses informasi yang lebih luas mengenai manfaat dan metode pembuatan pupuk organik.
Sosialisasi Preferensi Hukum Pemilih Pemula Dalam Menekan Praktik Money Politic di SMA N 4 Kota Ternate Umar, Mahmud Hi.; Alauddin, Rusdin; Weku, Robert Lengkong; Budiono, Arief; Farid, Achmad Miftah
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.68

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan Sosialisasi Terkait Preferensi Hukum Pemilih Pemula dalam Menekan Praktik Money Politic di SMA. N. 4 Kota Ternate. Bentuk aktivitas dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan strategi penyuluhan hukum, dimana seluruh aktivitas tersebut dirancang bersama-sama dan dilakukan dalam situasi formal terhadap keseluruhan siswa. Tujuan akan dicapai melalui sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan (pemaparan materi) dan diskusi. Tahap ketiga yaitu tahap evaluasi dan pelaporan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi mitra sebelum dan sesudah pelaksanaan program dengan metode wawancara dan observasi. Solusi atas permasalahan mitra ialah dengan melakukan sosialisasi ini, yang diharapkan mampu untuk mengembangkan potensi diri agar menjadi generasi yang berkualitas dalam memiliki idealisme. Adapun metode penyampaian materi yakni dengan memaparkan langsung melalui diskusi dan tanya jawab. Penyampaian materi berkaitan dengan elemen pemilu, prinsip penyelenggara pemilihan umum dan bagaimana peran pemilih pemula dalam menghadapi isu-isu dan tantangan pemilihan umum. Kegiatan ini merupakan bagian dalam pembelajaran berdemokrasi berdasarkan pancasila perlunya generasi muda memahami dan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu maupun pemilihan serentak . Generasi muda saat ini masih duduk di bangku SMA adalah calon pemilih pemula yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya. Oleh karena itu, diharapkan nanti mereka akan berpartisipasi dalam pemilihan umum serta diharapkan siswa-siswi dapat mempunyai pengetahuan terkait sanksi-sanksi hukum terhadap praktik money politic. Luaran dari program pengabdian ini ialah adanya penyusunan laporan untuk selanjutnya dilakukan publikasi jurnal pengabdian Masyarakat atau prosiding terindeks bereputasi dengan status accepted/ terbit pada skema penelitian dasar, serta mengupload video kegiatan pengabdian yang diunggah di youtube atau sosmed terstandar.
Sosialisasi Bahaya Narkoba di Lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kota Ternate Faisal, Faisal; Weku, Robert Lengkong; Hanafi, Muhammad Amin; Nurhayati, Nunik; Maulani, Indah
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.69

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMPN. 4 Kota Ternate tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Bentuk kegiatan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan strategi penyuluhan, dimana semua kegiatan dirancang bersama-sama dan dilaksanakan dalam situasi formal bagi seluruh siswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan bahaya laten penyalahgunaan narkoba di SMPN 4 Kota Ternate agar peserta didik dapat memahami dampak dari penggunaan narkoba baik secara fisik, psikologis, edukatif maupun sosial ekonomi. Kegiatan sosialisasi menggunakan metode partisipatif dan diskusi. Untuk itu kegiatan sosialisasi ini dipandang dari segi hukum, sehingga diharapkan dapat melindungi generasi muda sebagai generasi penerus bangsa khususnya siswa SMP Negeri 4 Kota Ternate dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan (penyampaian materi) dan diskusi. Tahap ketiga yaitu tahap evaluasi dan pelaporan. Evaluasi dilakukan dengan cara membandingkan kondisi mitra sebelum dan sesudah pelaksanaan program dengan menggunakan metode wawancara dan observasi. Setelah itu disusun laporan untuk selanjutnya dipublikasikan.
Mewujudkan Bantuan Hukum Bagi Terdakwa Kasus Narkotika di Rumah Tahanan Negara Kelas IIb Boyolali Kurnianingsih, Marisa; Iksan, Muchamad; Wibisono, Fiqkri Akbar; Anastasya, Dita Nadya; Moestofa, Yoesoef
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v2i2.71

Abstract

This legal counseling aims to understand the preparation and implementation process carried out by legal advisors from BKBH, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Before trial assistance, there is a preparation process that includes the defendant's rights, which are fundamental principles in the legal system. These principles aim to protect the defendant's human rights and ensure that the judicial process runs fairly. Several rights of the defendant, generally recognized and guaranteed by various legal systems, including criminal law, are the right to legal assistance, the right to a prompt trial, the right to present witnesses, the right not to bear the burden of evidence, the right to a public trial, and the right to assistance from an interpreter if they do not understand the Indonesian language. The process and stages of trial assistance for narcotics abuse cases involving prison inmates at Class IIB Boyolali State Detention Center, who are about to or are currently being tried in Boyolali District Court, go through several steps. These begin with the reading of the indictment and conclude with the final verdict. The trial stage is crucial in the criminal justice process, where all evidence will be examined publicly. This community assistance provides education related to the defendant's rights in narcotics cases at Boyolali District Court and emphasizes the importance of the legal advisor's role in ensuring that the defendant's rights are fulfilled during the trial process.

Page 1 of 2 | Total Record : 11