cover
Contact Name
M. Gunawan Supiarmo
Contact Email
edupedikajurnal@gmail.com
Phone
+6285338677454
Journal Mail Official
edupedikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Graha Pelita Nusa Tenggara Perumahan LA Green Blok F No 8 Terong Tawah, Kab. Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EDUPEDIKA
Published by Pelita Nusa Tenggara
ISSN : -     EISSN : 28294319     DOI : -
Core Subject : Education,
Edupedika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran is a scientific journal which is managed by Pelita Nusa Tenggara. Edupedika is published in Februari and September with several topic. 1. Teaching and learning design 2. Education technology 3. Educational psychology 4. Education Management 5. Education Evaluation 6. Life outside of school and non-formal education 7. Education on specific content 8. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 52 Documents
ETNOMATEMATIKA PADA TARI RUDAT LOMBOK Al- Cendy Ivan Finanda; Yuliana Sari; I Gusti Ayu Gayatri Febrianty Putri; Baiq Ika Masni Aprianti
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i2.557

Abstract

Etnomatematika merupakan suatu cara yang digunakan untuk mempelajari matematika dengan melibatkan aktivitas atau budaya daerah sekitar sehingga memudahkan seseorang untuk memahami pembelajaran matematika. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kebudayaan memiliki kaitan dengan matematika, khususnya yang peneliti angkat adalah kebudayaan tarian tradisional suku sasak yaitu tari Rudat. Yang mana pada tari Rudat ini, ditemukannya pola-pola Gerakan yang membentuk suatu bentuk geometri dan besaran sudut yang berulang. Adapun bentuk geometri yang dibentuk seperti persegi dan jajar genjang, untuk sudut yang dibentuk dari Gerakan penari berupa sudut siku-siku, sudut tumpul, dan sudut lancip. Dari pola-pola tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran matematika yang erat kaitannya dengan kebudayaan.
INTEGRASI ICT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA ABAD 21: KAJIAN LITERATUR Heriyanto; Vivi Andrianingsih; Nurramdaniyah
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v5i1.559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur terkait integrasi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dalam pembelajaran matematika abad 21. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana ICT berkontribusi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi (4C) yang menjadi tuntutan utama di era digital. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai artikel penelitian, laporan, dan publikasi akademik dalam kurun waktu 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan ICT, baik dalam bentuk perangkat lunak pembelajaran, aplikasi interaktif, maupun platform digital, mampu meningkatkan motivasi belajar, memperluas akses sumber belajar, serta memperkaya strategi pembelajaran matematika. Selain itu, integrasi ICT terbukti mendorong pembelajaran yang lebih kolaboratif, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Namun demikian, tantangan yang muncul mencakup kesiapan guru dalam menguasai teknologi, keterbatasan infrastruktur, serta perlunya kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kajian ini merekomendasikan penguatan kompetensi digital guru, penyediaan sarana pendukung yang memadai, serta pengembangan model pembelajaran berbasis ICT yang berorientasi pada keterampilan abad 21.
Geometri pada Arsitektur Rumah Adat Sasak Ulya Ulhimami; Elsa Fazila; Siti Nurhaliza; Muhammad Turmuzi; Dita Oktavihari
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v5i1.222

Abstract

Rumah adat Bale Tani yang terletak di Desa Sade, Lombok Tengah, merupakan cerminan budaya Masyarakat Sasak yang kaya akan nilai-nilai tradisional dan filosofi kehidupan. Namun, potensi bangunan ini dalam konteks Pendidikan matematika, khususnya pada aspek geometri, masih belum banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk geometri yang terdapat dalam arsitektur rumah adat Bale Tani, menganalisis prinsip proporsi dan kesebangunan yang diterapkan, serta memahami makna simbolik dari unsur-unsur geometris dalam rumah adat tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bale Tani memiliki berbagai unsur geometri baik dari segi struktur maupun simbolik. Pola kesebangunan, kesimetrian, dan proporsi tampak pada bentuk atap, susunan dinding, dan pola ornamen bangunan. Masyarakat Sasak menerapkan prinsip-prinsip tersebut secara turun-temurun tanpa Pendidikan formal dalam matematika, melainkan melalui praktik budaya yang diwariskan. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa rumah adat Bale Tani memiliki potensi besar sebagai sumber belajar matematika kontekstual melalui pendekatan etnomatematika. Pemanfaatan budaya lokal dalam pembelajaran dapat memperkaya pengalaman belajar siswa serta mendorong warisana budaya secara edukatif.
Pengembangan LKPD Berbasis Alat Peraga Bernoulli Box untuk Mengenalkan Konsep Distribusi Bernoulli Izza Della Nur Rizki; Nabila Salsabila; Neina Suci Radhani; Putri Nur Erina Sukasna; Siti Nayla Fanisha; Ratu Ilma Indra Putri; Novita Sari; Yovika Sukma; Rahma Siska Utari
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v5i1.473

Abstract

Pembelajaran konsep distribusi Bernoulli masih dirasakan abstrak oleh mahasiswa sehingga diperlukan media konkret yang dapat menjembatani pemahaman antara teori dan pengalaman empiris. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Bernoulli Box berbantuan LKPD untuk mengenalkan konsep dasar Distribusi Bernoulli serta mengetahui validitas dan kepraktisan produk yang dikembangkan. Metode penelitian menggunakan Design Research tipe Development Studies yang meliputi preliminary phase dan prototyping phase melalui self-evaluation, expert review, one-to-one, dan small group. Subjek penelitian yaitu sembilan mahasiswa semester 1 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui walkthrough, lembar validasi, observasi, tes dalam LKPD, wawancara, dan angket kepraktisan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa Bernoulli Box dan LKPD memiliki validitas isi, konstruk, dan bahasa yang baik. Uji one-to-one dan small group menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengikuti aktivitas dalam LKPD secara mandiri dan memahami dua kemungkinan hasil percobaan Bernoulli dengan benar. Hasil angket kepraktisan memperoleh persentase 98,08% yang termasuk kategori sangat praktis. Dengan demikian, media dan LKPD yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk memperkuat pemahaman konsep Distribusi Bernoulli.
Etnomatematika Pada Alat Musik Tradisional Gendang Beleq Suku Sasak Zahratul Hijriati; Syaepul Sabariah; Sely Armila; Vidya Safitri
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v5i1.640

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep matematika yang berhubungan dengan Etnomatematika pada alat musik tradisional sasak yaitu,gendang beleq. Gendang beleq sangat terkenal di Pulau Lombok bahkan sering di gunakan dalam pertunjukkandan acara besar. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mewawancara pengrajin gendang beleq dan guru matematika, observasi langsung dan mencari artikel yang berkaitan dengan pembahasan pada penelitian ini di google scholar, publish or perish dan SINTA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah temuan konsep matematika yang terkait Etnomatematika padaalat musik tradisional sasak “gendang beleq” adalah terdiri dari Geometri Bidangdatar, Geometri bangun ruang, Ritme, Pola matematis (teori bilangan), Frekuensi dan Getaran (matematika fisika), serta Teori graf dan Jaringan.
Pengaruh Intensitas Belajar Kalkulus terhadap Sikap Mahasiswa terhadap Mata Kuliah Matematika Lanjut Syaiful Azhar; Muhammad Fauzil Jadid; Putri Andini
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v5i1.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh intensitas belajar kalkulus terhadap sikap mahasiswa terhadap mata kuliah Matematika Lanjut. Intensitas belajar merupakan faktor penting yang diduga mampu membentuk persepsi, minat, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi mata kuliah dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi. Intensitas belajar merupakan faktor penting yang diduga mampu membentuk persepsi, minat, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi mata kuliah dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Matematika yang telah menempuh mata kuliah kalkulus dan sedang atau telah mengambil mata kuliah Matematika Lanjut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kebiasaan belajar mahasiswa serta sikap yang ditunjukkan selama proses pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan intensitas belajar kalkulus yang baik cenderung menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap mata kuliah Matematika Lanjut, seperti meningkatnya kepercayaan diri, ketertarikan, dan kesiapan dalam mengikuti pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman belajar pada mata kuliah prasyarat berkontribusi dalam membentuk sikap akademik mahasiswa, sehingga pendidik diharapkan dapat mendorong kebiasaan belajar yang konsisten guna membantu mahasiswa menghadapi mata kuliah lanjutan dengan lebih optimal.
IMPLEMENTASI EKSPERIMEN BLACK CARAMEL SEBAGAI MEDIA EDUTAINMENT KIMIA Nora Listantia; Lusia Novita Ramadhani
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v5i2.887

Abstract

This study aimed to implement an edutainment-based learning medium through a Black Caramel Project in chemistry learning to foster undergraduate students' critical thinking skills. Chemistry education should not only emphasize conceptual understanding but also develop students' ability to apply scientific knowledge in solving real-world problems. However, many students remain passive during the learning process, resulting in underdeveloped critical thinking skills. The Black Caramel Project was implemented as an edutainment medium that integrates educational and entertaining elements through a hands-on sugar caramelization experiment. The study employed a literature review combined with project implementation in a chemistry laboratory using lecture and demonstration approaches. The implementation demonstrated that the Black Caramel Project enhanced students' understanding of fundamental chemical concepts, including carbohydrate structure, caramelization reactions, physical and chemical changes, and their applications in the food industry. Furthermore, students became more actively engaged in analyzing experimental processes, evaluating results, and solving problems encountered during the activity, thereby fostering their critical thinking skills. Overall, the implementation of the Black Caramel Project as a chemistry edutainment medium represents an innovative and meaningful practice-based learning approach that creates an enjoyable learning environment while supporting the development of students' critical thinking skills.
EKSPROLASI KONSEP MATEMATIKA PADA JAJE TEPUNG PALENG SUKU SASAK LOMBOK Cendy Finanda; Feby Indah Lestari; Baiq Ika Masni Aprianti; Olivia
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v5i2.803

Abstract

Ethnomathematics is a concept of mathematics that emerges, develops, and is practiced within a particular culture. The relationship between culture and mathematics can be found in various aspects of life, one of which is the traditional cake Tepung Paleng of the Sasak ethnic group. Tepung Paleng is generally made when the Sasak community carries out the activity of pounding rice using a mortar to turn it into flour for various purposes. In the past, Tepung Paleng was commonly consumed as a snack, especially when the remaining rice in the mortar was not sufficient in quantity, so it was processed into food in the form of Tepung Paleng. This cake is made simply by re-pounding the rice mixture with palm sugar until it blends into a unified mixture. This study aims to explore how the physical form of Tepung Paleng can be analyzed through the concepts of plane geometry, solid geometry, and principles of symmetry from an ethnomathematical perspective.
EKSPLORASI KONSEP MATEMATIKA PADA JAJE KALIADEM DALAM KAJIAN ETNOMATEMATIKA Saykila Aulia; Ausa Azkiya; Siti Mutia Haerani
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v5i2.804

Abstract

Abstrak: Etnomatematika adalah suatu kajian yang menyelidiki hubungan antara matematika dan praktik budaya dalam kehidupan masyarakat. Salah satu aspek budaya yang dapat dianalisis menggunakan pendekatan etnomatematika adalah kuliner tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenali konsep-konsep matematika yang ada pada Jaje Kaliadem, sebuah jajanan tradisional dari komunitas Sasak di Lombok. Studi ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat eksploratif dengan teknik observasi, dan pengumpulan dokumentasi. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa jajan Kaliadem mengandung berbagai konsep matematika, terutama yang berkaitan dengan geometri. Konsep-konsep tersebut mencakup lingkaran, jari-jari, diameter, simetri lipatan, garis lengkung, luas, dan keliling lingkaran. Selain itu, bentuk dari Kaliadem yang mirip dengan angka delapan bisa dianalisis sebagai dua lingkaran yang saling terhubung. Hasil ini mengindikasikan bahwa praktik budaya dalam pembuatan makanan tradisional memiliki hubungan dengan konsep-konsep matematika yang dapat diteliti melalui pendekatan etnomatematika. Abstract: Ethnomathematics is a field of study that investigates the relationship between mathematics and cultural practices within a community. One cultural aspect that can be analyzed using an ethnomathematical approach is traditional cuisine. The aim of this research is to identify mathematical concepts embedded in Jaje Kaliadem, a traditional snack from the Sasak community in Lombok. This study employs a qualitative, exploratory methodology, utilizing observation, and documentation collection techniques. The findings reveal that Jaje Kaliadem incorporates various mathematical concepts, particularly in geometry. These concepts include circles, radii, diameters, fold symmetry, curved lines, area, and circumference. Additionally, the shape of Kaliadem, which resembles the number eight, can be analyzed as two interconnected circles. These results indicate that cultural practices in the preparation of traditional foods are closely linked to mathematical concepts, which can be systematically examined through the lens of ethnomathematics.
PENGARUH PAPARAN GAME ONLINE TERHADAP PERILAKU IMITASI BERBAHAYA ANAK USIA SEKOLAH DASAR: ANALISIS BERBASIS TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET Chelsa Juniarti; M. Hirjan Rahmatullah; Maoza Nokian Nasirudin; Alya Fatin Hasna Khairani
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v5i2.882

Abstract

Kasus meninggalnya seorang anak kelas 1 Sekolah Dasar di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, akibat meniru aksi freestyle yang terinspirasi dari game online menjadi fenomena yang mencerminkan persoalan serius dalam perlindungan anak di era digital. Artikel ini bertujuan menganalisis kasus tersebut secara mendalam melalui kerangka teori perkembangan kognitif Jean Piaget, khususnya dalam memahami keterbatasan kemampuan berpikir anak usia sekolah dasar awal yang berada pada tahap operasional konkret. Melalui metode studi kasus kualitatif dengan analisis deskriptif-interpretatif, penelitian ini mengkaji mekanisme imitasi perilaku berbahaya, proses asimilasi dan akomodasi yang tidak optimal, serta peran lingkungan keluarga dan sekolah dalam pembentukan pola pikir anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak pada tahap operasional konkret (usia 7–11 tahun) belum mampu membedakan dunia virtual dengan dunia nyata, memahami risiko jangka panjang, maupun menahan dorongan impulsif. Hal ini menyebabkan anak rentan meniru perilaku berbahaya yang diamati dari media digital tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pendampingan orang tua, penggunaan fitur parental control, edukasi digital sejak dini, serta kolaborasi antara keluarga dan sekolah sebagai upaya preventif yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak