cover
Contact Name
Hara Permana
Contact Email
coutionbbc@gmail.com
Phone
+62895363144631
Journal Mail Official
coutionbbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Sutawinangun, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Coution : Journal of Counseling and Education
ISSN : -     EISSN : 27466787     DOI : 10.47453
Coution Journal is managed and published by the Islamic Education Counseling Guidance Study Program of the Tarbiyah Faculty of Islamic University Bunga Bangsa Cirebon. college student. The scope of scientific articles published in this journal is about counseling and education as well as those relating to the scientific study of counseling guidance. Coution Journal is published twice a year, in February and August.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): Coution" : 8 Documents clear
Efektivitas Self-Regulated Learning Meningkatkan Prestasi Akademik Mahasiswa Dalam Pembelajaran Daring Nugroho, Felix Trisuko; Pratiwi, Zita Deni; Clarisa Padjo, Juliane Maria Jeanette
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i1.1317

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-regulated learning terhadap peningkatan akademik mahasiswa dalam pembelajaran daring. Desain penelitian ini adalah pre-experiment dengan dua kelompok yang dipilih secara random. Subjek yang digunakan dalam penelitian berjumlah 54 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan metode self-report, literature review, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan dengan materi self-regulated learning memiliki peningkatan indeks prestasi akademik (IP) yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil analisis data menunjukkan nilai p < 0,003. Kelompok eksperimen yang diberi perlakuan memiliki nilai rata-rata indeks prestasi (IP) dalam pembelajaran daring lebih tinggi dengan rerata mean = 2,78, sedangkan kelompok kontrol dengan rerata mean = 2,47.
Upaya Meningkatkan Kenyamanan Belajar Siswa Menggunakan Iringan Musik Any Yusmirani
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i2.3567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan belajar siswa dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan iringan musik. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif, kemudian jenis penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas bimbingan dan konseling. Subjek penelitian siswa kelas XI Akomodasi Perhotelan 2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Cirebon pada semester gasal tahun pelajaran 2021 - 2022 sejumlah 31 siswa. Penelitian dilakukan selama empat bulan yaitu dari bulan September sampai Desember 2021. Hasil analisis deskriptif komparatif menunjukkan bahwa kenyamanan belajar siswa dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal dari siklus I dan siklus II meningkat. Hal ini ditampilkan pada angket yang dijawab oleh siswa. Dari hasil pengisian angket kenyamanan belajar menunjukkan skor siklus I yaitu 22,12 % dan skor siklus II yaitu 78,3 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah iringan musik dapat meningkatkan kenyamanan belajar siswa mengikuti layanan bimbingan klasikal pada siswa kelas XI Akomodasi Perhotelan 2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Cirebon semester gasal tahun pelajaran 2021 - 2022.
Peran Kepala Madrasah dan Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Meningkatkan Keterampilan Siswa Melalui Pusat Informasi Komunikasi Remaja (PIK R) Supriadi
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i2.3570

Abstract

Banyaknya remaja yang ingin tahu dan lepas kendali mengarah pada kenakalan remaja. Seperti saat ini, banyak siswa yang bertemu, minum obat, dan merokok di madrasah dengan cara yang tidak wajar dan eksplisit. Dari perspektif meminimalisasi kenakalan remaja, diperlukan peran guru BK untuk meningkatkan kecakapan hidup siswa. Fokus masalah yang diteliti adalah: 1) Bagaimana peran kepala madrasah dan guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan keterampilan siswa melalui PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja) di MAN 1 Jembrana Bali 2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat kepala madrasah dan guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan keterampilan siswa melalui PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja) di MAN 1 Jembrana Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling, 2 pengurus PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja) yakni ketua dan konselor sebaya dan 3 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) peran kepala madrasah dan guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan keterampilan siswa yaitu memberikan layanan konseling dan dibantu PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja) sebagai konsultan, pengembang karir, dan sebagai agen pencegahan. 2) Faktor pendukung diantaranya mendapatkan dukungan dari pihak madrasah, kerja sama dengan PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja). Faktor penghambatnya diantaranya adanya pandemi Covid-19, tidak diberikan izin oleh orang tua ketika menyelenggarakan kegiatan di luar Madrasah, terhambat masalah ekonomi, dan tidak semua siswa bisa mengikuti kegiatan di luar Madrasah dikarenakan sebagian siswa berada di Pondok Pesantren.
Penerapan Rational Emotive Behavior Therapy Dalam Mereduksi Trauma Anak Korban Perceraian Nurodin; Ika Purnama Sari
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i2.3571

Abstract

Trauma yang dialami oleh anak korban perceraian dihasilkan oleh pemikiran konseli yang irasional dalam menerima keadaan yang terjadi. Banyak anak korban perceraian yang terus menerus membiarkan dirinya terperangkap dalam situasi trauma yang mereka alami sehingga menimbulkan sikap emosional dan perilaku yang tidak baik terhadap diri sendiri maupun lingkungannya. Oleh karena itu menurut peneliti teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) model ABCDEF dapat membantu korban dalam mereduksi trauma yang terjadi dalam dirinya. Penelitian ini menggunakan metode Mixed Methods dengan desain jenis Single Subject Research. Waktu pelaksanaan penelitian di Madrasah Tsanawiyah Ummul Quro Al-Islami Bogor dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 – Maret 2022. Penelitian ini dilakukan pada dua orang siswi Madrasah Tsanawiyah yang mengalami trauma akibat perceraian orang tuanya. Konseling Rational Emotive Behavior Therapy yang dilaksanakan pada penelitian ini berjumlah 6 sesi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan analisis data yang digunakan yakni berupa: uji coba pemakai, uji ahli bahasa, uji validitas instrumen, uji reliabilitas instrumen, uji ahli statistik, pelaksanaan program intervensi, dan statistik deskriptif. Skor yang didapat dari pengisian pre-test oleh An. BL dan An. MSP menunjukkan bahwa konseli mengalami trauma yang harus ditangani secara serius. Namun setelah dilaksanakan intervensi dan post-test konseli mengalami penurunan skor pada semua dimensi. Hal ini menunjukkan sebelum intervensi An. BL dan An. MSP memiliki trauma akibat perceraian orang tuanya. Sedangkan setelah intervensi tingkatan trauma yang dialami oleh konseli sudah menurun. Berdasarkan hasil grafik skor pre-test dan post-test yang telah dilaksanakan pada 2 orang siswi Madrasah Tsanawiyah Ummul Quro Al-Islami Bogor dapat diambil kesimpulan bahwa terlihat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah dilaksanakannya treathment ke arah yang lebih baik. Hasil skor pre-test dan post-test yang dilaksanakan oleh peneliti menunjukkan bahwa Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) berbasis Al-Qur’an berpengaruh dalam mereduksi trauma anak korban perceraian.
Konseling Pernikahan Dalam Meningkatkan Penyesuaian Diri Pada Calon Pasangan Perjodohan Anggi Jatmiko; Al Riza Ayurinanda
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i2.3573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan konseling pernikahan dalam meningkatkan penyesuaian diri pasangan pada kasus pernikahan paksa karena perjodohan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga tahap bimbingan dan konseling pernikahan yang dilakukan. Tiga tahap tersebut terbagi dalam tiga sesi pertemuan, yaitu: 1) Sesi konseling untuk kedua calon pasangan, dalam pertemuan ini konselor berfokus pada identifikasi masalah yang berisikan tentang latar belakang budaya kedua pasangan dan latar belakang proses berkenalan. 2) Sesi konseling pernikahan dengan pendekatan konseling keluarga yang melibatkan kedua pasangan dan juga salah satu orang tua atau wali dari kedua pasangan. Fokus dalam pertemuan ini adalah memperbaiki sistem keluarga dari kedua belah pihak. 3) Sesi bimbingan pernikahan dengan metode bimbingan klasikal. Dalam pertemuan ini konselor berfokus pada pemberian materi yang berkaitan dengan meningkatkan penyesuaian diri pasangan. Materi utama yang disampaikan meliputi, a) materi tentang meluruskan niat dalam menikah, b) materi tentang peran dan tanggung jawab masing-masing pasangan dalam berumah tangga, c) materi tentang perencanaan pernikahan yang berisi target yang harus dicapai dengan kerja sama kedua pasangan, d) materi tentang manajemen konflik dalam pengelolaan perbedaan dari masing-masing pasangan.
Gerakan Sempalan Hakekok Balakasuta Perspektif Bimbingan Konseling Lintas Agama Dan Budaya Arif Widodo; Sekar Ayu Aryani
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i2.3574

Abstract

Gerakan sempalan di Indonesia kembali mengemuka setelah munculnya video viral dari sekelompok orang yang sedang mandi bugil bersama di sebuah rawa yang berada di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Gerakan sempalan tersebut bernama Hakekok Balakasuta, disebut sempalan karena ajaran tersebut menyempal dari agama mainstream yang dianut oleh mayoritas masyarakat, yang dalam hal ini adalah agama Islam. Gerakan sempalan ini tentu tidak muncul dengan sendirinya, tetapi ada berbagai hal yang melatar belakanginya baik secara sosiologis maupun psikologis. Setelah aliran Hakekok diketahui oleh masyarakat luas, maka beragam respon negatif kemudian muncul dari berbagai lapisan masyarakat dan pemerintah. Jika tidak segera ditangani, maka akan rentan menimbulkan konflik. Bimbingan konseling lintas agama dan budaya menjadi salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam mengatasi permasalahan gerakan sempalan hakekok Balakasuta tersebut. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui gerakan sempalan Hakekok Balakasuta, Apa yang melatarbelakangi munculnya gerakan tersebut, dan bagaimana perspektifnya menurut bimbingan konseling lintas agama dan budaya. Metode dalam penelitian ini adalah literatur review dengan menganalisis artikel yang relevan, akurat, valid, dan berfokus pada tema gerakan sempalan Hakekok Balakasuta dan bimbingan lintas agama dan budaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hakekok Balakasuta adalah aliran yang menyempal dari Agama Islam. Munculya aliran ini dilatar belakangi oleh faktor sosiologis seperti adanya pergerakan postmordenism, kriris kemanusiaan, ketidakpercayaan terhadap institusi keagamaan yang ada, menguatnya semangat konservatisme, dan adanya pemahaman liberal. Sedangkan faktor psikologis munculya aliran ini adalah munculnya halusinasi pendiri sempalan dan ketidakmampuan dalam pengendalian diri. Pendekatan bimbingan dan konseling lintas Agama dan Budaya menjadi salah satu solusi untuk menghadapi para pengikut aliran Hakekok Balakasuta di tengah masyarakat Indonesia yang plural.
Dampak Negativ Verbal Bullying Bagi Siswa Mega Silviyati; Nakhma'ussolikhah; Vany Dwi Putri
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i2.3575

Abstract

Kajian penelitian ini terdapat pada beberapa kasus bullying di sekolah. Perilaku perundungan sering diabaikan dan tidak banyak ditindaklanjuti dalam pembenahan perilaku siswa dilingkungan sekolah. Perilaku Bullying yang dilakukan siswa dapat memberikan dampak yang buruk bagi sistem pendidikan sekolah yang seharusnya melahirkan generasi anak bangsa yang berkarakter, bermoral dan memiliki nilai-nilai kebaikan sehingga dapat memberi manfaat kepada orang lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami perilaku siswa di kelas X SMK Negeri 1 Cirebon. Penelitian ini dilakukan untuk kalangan siswa SMK kelas X. dengan jumlah populasi sebanyak 800 siswa dari berbagai macam jurusan dan menggunakan Teknik quota sampling yang telah ditentukan oleh peneliti dengan jumlah 113 sampel penelitian. Menggunakan angket dengan skala likert bagian dari teknik pengumpulan data untuk mendapatkan data tentang perilaku bullying siswa. Hasil dari perhitungan kategorisasi menggunakan SPSS 25 yaitu 113 yang “rendah” atau < 196 memiliki pengertian yaitu tidak adanya perilaku bullying. Sedangkan perhitungan sederhana peraspek perilaku bullying didapatkan hasil verbal bullying 40%, psychal bullying 24%, gesture bullying 14% dan cyber bullying 22% maka dalam hal ini aspek verbal bullying memiliki tingkat lebih tinggi dari aspek lainnya.
Pengaruh Teknik Homeroom Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Ellin Safitri; Alfiandy Warih Handoyo; Meilla Dwi Nurmala
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i2.3590

Abstract

Dewasa ini memiliki kepercayaan diri tentunya berdampak baik untuk kehidupan individu, dengan adanya kepercayaan diri maka individu mampu melaksanakan tugasnya dengan bersungguh-sungguh dan yakin akan keberhasilan. Sebaliknya, jika individu tidak memiliki kepercayaan diri akan merasa pesimis dan tidak bersungguh-sungguh melaksanakan tugasnya. Kurangnya kepercayaan diri ini dapat berdampak tidak baik untuk individu dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu: a) mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa sebelum diberikan treatment; b) mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa sesudah diberikan treatment dengan teknik homeroom; c) mengetahui pengaruh teknik homeroom untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X Di SMA Negeri 24 Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan one group pre-test post-test design. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner berupa skala kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kepercayaan diri siswa dilihat dari hasil post-test yang lebih tinggi dari hasil pre-test serta melalui perhitungan dengan menggunakan analisis data uji Wilcoxon yang menunjukkan Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0,018 menjabarkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik Homeroom berpengaruh dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X di SMA Negeri 24 Kabupaten Tangerang Tahun Ajaran 2021/2022.

Page 1 of 1 | Total Record : 8