cover
Contact Name
Irawan Wibisono
Contact Email
irawan.wibisono@uwhs.ac.id
Phone
+62895395190079
Journal Mail Official
jurnal.jipmk@uwhs.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG Jln Subali Raya No 12, Kraprak, Semarang Barat Telepon (024) 7612988, Fax (024) 7612944 Email : jurnal.jipmk@uwhs.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
ISSN : 26568640     EISSN : 26847272     DOI : https://doi.org/10.33660/jipmk.v6i2
Core Subject : Health,
merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang ilmu dan teknologi kesehatan yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam JIPMK (Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan) Universitas Widya Husada Semarang, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 99 Documents
PENDAMPINGAN ANAK SD UNTUK MENGURANGI STRES DENGAN TERAPI BERMAIN BERBASIS TEKNOLOGI Pramono, Wijanarko Heru; Sugiyanto, Emilia Puspitasari; Prasetyo, Candra Hadi
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v4i1.69

Abstract

Perkembangan dan kemajuan IPTEK memberikan kemudahan untuk kita semua karena kita dapat mengakses informasi dalam waktu yang relatif singkat dan murah, tetapi disisi lain kemajuan IPTEK semacam ini juga mempunyai dampak negative. Seperti pada saat kondisi pandemic saat ini hampir seluruh dunia sedang mengalami pandemic dan social distancing diberlakukan untuk mengatasi hal tersebut, alhasil hampir seluruh proses pembelajaran dilakukan secara daring, hal ini menjadi stressor sendiri untuk siswa. Stres akademik adalah suatu keadaan atau kondisi berupa gangguan fisik, mental atauemosional yang disebabkan ketidaksesuian antara tuntutan lingkungan dengan sumber daya aktual yang dimiliki siswa sehingga mereka semakin terbebani dengan berbagai tekanan dan tuntutan di sekolah. Dampak yang muncul saat pandemic diantaranya adalah stress pada anak. Tingkat stress pada siswa disebabkan oleh kejenuhan tugas sekolah yang lebih banyak ketimbang saat tatap muka menjadi salah satu penyebab stress anak. Gambaran stresss anak ditunjukan dengan tidak mau atau menolak menyelesaikan tugas, mudah menangis atau marah. Untuk itu perlu upaya untuk mengatasi stress anak yaitu dengan terapi bermain berbasis teknologi.Pengabdian berupa pendampingan kegiatan bermain berbasis teknologi pada anak. Luaran dari pengabdian masyarakat adalah peningkatan pengetahuan tentang stress, terapi bermain dan artikel pengabdian masyarakat.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN KREATIVITAS DENGAN BERMAIN UNTUK MENCEGAH KECEMASAN PADA ANAK DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL PADA ANAK USIA SEKOLAH Niken Sukesi; Heny Prasetyorini; Wahyuningsih Wahyuningsih
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i1.23

Abstract

Anak merupakan aset yang tak ternilai harganya. Setiap orang tua menginginkan anaknya sebagai generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berkarakter baik. Oleh karena itu diperlukan keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri pada anak, sehingga perkembangan otak dapat optimal. Perkembangan anak secara optimal harus diusahakan oleh orang tua, pengasuh dan guru. Banyak sekali penelitian atau pengabdian yang melakukan deteksi dini dan stimulasi pada anak usia dini yaitu pada usia pra sekolah. Seharusnya stimulasipun diberikan kepada semua usia anak, supaya perkembangan menjadi optimal.  Usia Sekolah menjadi dasar penting dalam membentuk karakter pada anak. Karena usia sekolah anak lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan disekitarnya. Pengaruh lingkungan akan membawa dampak lebih banyak dalam mempengaruhi perkembangan anak.Luaran yang ditargetkan ini berupa jasa yaitu meningkatknya kemampuan kognitif dan kreativitas anak SD kelas VI sesuai dengan bidang yang digemari sekaligus adanya motivasi yang postif dari dalam diri anak untuk mewujudkan impian dan cita-cita dimasa yang akan datang.
PENERAPAN PENDIDIKAN PERSONAL HYGIENE PADA CAREGIVER DAN LANSIA DI PANTI WERDHA Ermawati, Luluk; Prasetyorini, Heny
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 6, No 1 (Maret) (2024): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v6i1.121

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk la nsia yang cepat turut mengundang permasalahan terutama dari segi kesehatan dan kesejahteraan lansia. Salah satu upaya pemerintah dalam mensejahterakan penduduk lansia khususnya di Kota semarang  yaitu menyediakan Panti Sosial sebagai tempat tinggal lansia. Di panti sosial terdapat pekerja sosial (Caregiver) yang membantu para lansia dalam memenuhi kebutuhan dasar Meliputi kebutuhan nutrisi ,eliminasi, personal hygiene dll. Personal hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang sehingga kesejahteraan dan psikis dapat terjamin.Apabila personal hygiene lansia tidak terpenuhi maka akan berdampak pada masalah kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, yang mempengaruhi kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan kesejahteraan.Tujuan:PKM-M untuk meningkatkan pengetahuan caregiver dan lansia tentang Personal Hygiene di Panti Werdha Harapan Ibu Kota Semarang. Metode Penelitian: Pemberian pendidikan kesehatan  tentang personal Hygiene dalam bentuk ceramah dan demonstrasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pre test serta post test tentang personal Hygiene. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 100% untuk yang memiliki pengetahuan baik dan mengalami penurunan 0% untuk yang memiliki pengetahuan kurang setelah dilakukan promosi kesehatan tentang personal Hygiene. Kesimpulan: Promosi kesehatan pada caregiver dan lansia tentang personal Hygiene dilakukan untuk menambah pengetahuan,keterampilan serta mampu kemampuan cara personal Hygiene di Panti Werdhada Harapan Ibu.
PKM OPTIMALISASI PERAN PENGASUH TPA DALAM PIJAT BAYI DAN BALITA DI TPA PERMATA CERIA BANGSA oktaviani cahyaningsih; Indah Sulistyowati; Novita Alfiani
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v3i2.61

Abstract

Tempat Penitipan Anak (TPA) dikenal juga dengan sebutan Daycare Centre (DCC), TPA adalah suatu wadah pembinaan kesejahteraan anak yang memberikan pelayanan kepada para ibu-ibu bekerja atau orang tua bekerja, yang memiliki anak dalam usia balita sampai usia prasekolah yang mencakup pertumbuhan dan kesejahteraan anak baik jasmani maupun rohani dan sosialnya. Pengasuh TPA yang rata-rata tidak mempunyai latar belakang pendidikan kesehatan sehingga cenderung mengasuh hanya sekedar mengasuh saja, sehingga balita yang ada di TPA tidak pernah tersentuh oleh materi-materi mengenai pijat bayi dan balita.Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah ingin memberikan pengetahuan mengenai manfaat pijat bayi dan balita pada pengasuh Taman Pengash Anak (TPA) serta meningkatkan layanan pengasuhan, pendidikan, perawatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak khususnya anak yang orang tuanya berkerja di luar rumahMetode yang digunakan untuk sosialisasi Pijat Bayi dan Balita metode Ceramah, Praktek, Role Play, Studi Kasus dan Diskusi, Evaluasi dan Pendampingan. Hasil yang diperoleh terapi pijat dapat meningkatkan durasi tidur, pemberian terapi pijat dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita. Kesimpulan Kelas pijat dapat memberikan pengetahuan tentang teknik pijat bayi dan balita secara mandiri pada pengasuh TPA, kelas pijat bayi dapat diberikan pada beragam tingkatan pendidikan karena  peningkatan keterampilan tidak dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan. Kata Kunci : Pijat, Bayi dan Balita, Pengasuh TPA
PKM SOSIALISASI DAN SIMULASI BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) BAGI FUNGSIONARIS WARGA RW VII PERUMAHAN GRAHA MANDIRI RESIDEN KELURAHAN PATEMON KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Arifianto Arifianto; Dwi Nur Aini; Menik Kustriyani
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v1i2.13

Abstract

Abstrak Keterlambatan penanganan kegawat daruratan dapat menyebabkan kecacatan dan kematian pada korban. Kurangnya pengetahuan pada warga RW VII Perumahan Graha Mandiri Residen Patemon, diketahui dari membawa korban yang tidak sadarkan diri ke rumah sakit, setelah diperiksa oleh dokter dan dinyatakan korban sudah meninggal. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dengan meberikan sosialisasi dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan yaitu pertemuan pertama dengan memberikan penyuluhan BHD, dan pertemuan kedua dengan memberikan simulasi/pelatihan penanganan kegawat daruratan dengan melakukan BHD.Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan respon yang sangat positif pada peserta, sehingga peserta dapat melakukan simulasi menolong korban yang mengalami kegawat daruratan dengan tepat dan benar. Kata Kunci: Sosialisasi, Simulasi, Bantuan Hidup Dasar Abstract Delay in handling emergency emergencies can cause disability and death for the victim. Lack of knowledge in residents of RW VII Residential Patemon Graha Mandiri Resident, known from bringing victims who were unconscious to the hospital, after being examined by a doctor and declared the victim had died. The purpose of community service activities is to increase community knowledge and skills by giving outreach and simulation of Basic Life Support (BLS) to the community. The activity was carried out in two meetings, namely the first meeting by providing BLS counseling, and the second meeting by providing a simulation / training on emergency management by conducting BLS. The results of the community service activities showed that there was an increase in knowledge, skills and responses that were very positive for the participants, so that participants could carry out simulations to help victims who experienced emergency emergencies correctly and correctly Keywords: Socialization, Simulation, Basic Life Support
PENDAMPINGAN POSYANDU BAYI DAN BALITA DI RW II KELURAHAN BENDAN DHUWUR KECAMATAN GAJAH MUNGKUR KOTA SEMARANG Sulistyowati, Indah; Cahyaningsih, Oktaviani; Alfiani, Novita
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v3i1.46

Abstract

Posyandu dibentuk oleh masyarakat desa/kelurahan dengan tujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dasar, terutama Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), imunisasi, gizi, dan penanggulangan diare kepada masyarakat setempat. Kegiatan rutin posyandu diselenggarakan dan dimotori oleh kader posyandu dengan bimbingan teknis dari petugas kesehatan. Peran kader saat ini hanya menimbang bayi jika balita datang ke posyandu dan memberi PMT (pemberian makanan tambahan). Dan keberhasilan posyandu tak lepas dari kerja keras kader yang dengan sukarela mengelola posyandu di wilayahnya masing-masing. Kurangnya pelatihan dan pembinaan keterampilan memadai bagi kader menyebabkan kurangnya pemahaman tugas kader, lemahnya informasi serta koordinasi antara petugas dalam kegiatan posyandu dapat mengakibatkan kurangnya tingkat kehadiran balita ke posyandu. Kelangsungan posyandu tergantung dari partisipasi masyarakat itu sendiri.Oleh karena itu upaya yang perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan peran kader posyandu yaitu dengan cara diadakanya pelatihan kader posyandu. Penyelenggaraan pelatihan kader dapat dilakukan oleh masyarakat itu sendiri yang berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan melibatkan sektor lain di bawah bimbingan puskesmas, sedangkan metode yang digunakan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan, setelah melakukan pelatihan kader rencana tindak lanjutnya dengan melakukan evaluasi serta aplikasi atau penerapan hasil pelatihan di masyarakat. Sedangkan untuk meningkatkan sikap serta ketrampilan yang dilatihkan harus disesuaikan dengan tugas kader dalam meningkatkan program kesehatan di desa kader. Pelatihan yang dimaksudkan itu adalah kemampuan kader dalam pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan.Kata Kunci : Pendampingan, Posyandu, Bayi dan Balita
PKM KELOMPOK USIA REMAJA DALAM PENCEGAHAN DINI DAN MENURUNKAN RESIKO REMAJA DENGAN ADIKSI INTERNET DI PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE RANTING TUGU SEMARANG Tsania, Novia Putri; Sulistyowati, Indah
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 5, No 1 (Maret) (2023): Jurnal implementasi pengabdian masyarakat kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v5i1.100

Abstract

Pandemi covid-19 meningkatkan penggunaan internet. Remaja memiliki resiko efek negatif internet. Kondisi di lokasi kegiatan atau mitra menunjukkan adanya adiksi internet, salah satu faktornya yaitu karena internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Internet digunakan pada saat pembelajaran maupun istirahat. MR Spectroscopy Imaging brain dapat menunjukkan spektral dari metabolit tubuh. Tujuan pemeriksaan MR Spectroscopy diharapkan dapat digunakan sebagai alat penunjang diagnostik untuk pencegahan dini dan menurunkan resiko remaja menjadi adiksi internet dengan mengurangi pemakaian internet dalam kehidupan sehari-hari, setelah mengetahui hasil dari nilai metabolit yang berubah menggunakan MR Spectroscopy. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dengan memberikan pre test dan post test, pemberian materi dan penyuluhan, diskusi dan tanya jawab serta melakukan evaluasi dan monitoring. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada Minggu, 22 Januari 2023 yang berlokasi di SMK Bina Nusantara Semarang menunjukkan remaja telah memahami resiko remaja dengan adiksi internet dan bagaimana cara pencegahan dan menurunkan adiksi internetnya. Hal ini dapat dilihat dari hasil pre test hampir semua remaja belum mengerti bahaya adiksi internet. Setelah diberikan materi mengenai resiko remaja dengan adiksi internet dan dilakukan post test pada remaja mereka mulai paham dan dapat menjawab pertanyaan dari penyaji mengenia resiko dari adiksi internet pada remaja.
PKM EDUKASI PENANGANAN HIPERTENSI DAN PENGAPURAN BAGI LANSIA DI KELURAHAN KRAPYAK kuswardani, kuswardani; Abidin, Zainal; Duan Tirani, Pinkan
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v6i2.149

Abstract

PKM ini merupakan upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pada para lansia RW 06 Kelurahan Krapyak tentang penanganan hipertensi dan pengapuran sendi pada lansia. Dengan diadakannya sosialisasi dan pelatihan tersebut diharapkan para lansia RW 6 Kelurahan Krapyak paham cara mengatasi dan mencegah hipertensi dan pengapuran sendi yang sering dan sedang mereka keluhkan. PKM ini dilaksanakan dengan cara memberikan pendampingan dan melatih lansia secara langsung selama 3 bulan dan dilakukan 2 kali dalam sebulan. Metode yang digunakan mulai dari melakukan penyuluhan, diskusi, sosialisasi, dan pelatihan sampai para lansia dapat melakukan gerakan exercise yang diajarkan dengan lancar. Anggaran dan jadwal pelaksanaan pengabdian masyarakat yang diajukan sudah sangat relevan atau sesuai dengan kegiatan yang telah dilaksanakan. Rencana kegiatan program PKM ini adalah a) Pra survei lapangan, b) Persiapan alat dan bahan pelatihan, c) Persiapan metode pemahaman, d) Sosialisasi dan pelatihan gerakan exercise yang aman untuk lansia dalam upaya mencegah dan menangani hipertensi dan pengapuran pada lansia, e) Pendampingan, f) evaluasi, g) Pembuatan program berlanjutan. Berdasarkan hasil sosialisasi dan pelatihan dapat disimpulkan bila didapatkan hasil yang signifikan yaitu para lansia RW 06 Kelurahan Krapyak dari 23 lansia yang tidak tahu cara mencegah hipertensi dan pengapuran pada lansia semakin parah menjadi lebih mengerti dan terampil dalam setiap gerakan exercise yang telah diajarkan.
PENDAMPINGAN PROGRAM QA/QC RADIOLOGI DI INSTALASI RADIOLOGI RSI KENDAL Andriani, Intan; Budiwati, Trisna; Rosidah, Siti
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v4i2.81

Abstract

Quality control is one part the program of quality assuranceor quality quality assurancewhich aims to carry out technical monitoring and maintenance so as not to reduce the quality of the resulting image and is alasi part of a quality assurance program related to instruments or aircraft use and equipment.The radiology Instalation of Kendal Islamic Hospital has several imaging modalities, including CTScan, Conventional radiography and ultrasonography. The conventional radiography aircraft owned by the hospital has the listem brand with a capacity of 150 mA. The last test of the exposure rate on the aircraft was carried out in August 2021 when the aircraft underwent repairs. The community service team wants to provide solutions to the problems experienced by partners, namely by providing conformity test services related to the rate of exposure to X-ray tube leaks. In addition, providing motivation to partners to routinely carry out conformity test so that the aircraft remains safe when used. The method of implementing the service is to carry out a conformity test procesure for X-ray tube leakage based on KMK No. 1250 regarding quality controlThe result of the measurement of the rate of radiation exposure at the patient’s entrance and exit were 34,12 mR/week. According to IAEA Safety Report No. 47, Radiation exposure occupied by radiation workers should not exceed 2,5 mR/hour (for controlled areas), while for theh general public is should not exceed 0,25 mR/hours (for uncontrolled areas).Keyword : exposure rate, examination room leak, RSI Kendal
Upaya Pemberian Pijat Terapi Pada Pasien Kanker Di Rumah Singgah IZI (Inisiatif Zakat Indonesia) Heny Prasetyo Rini
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.30

Abstract

ABSTRAK  Kanker merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit kardiovaskuler, dimana gejalanya hampir tidak terkontrol dalam 70 % hingga 80 % kasus kanker, terutama bila fase penyembuhan telah berakhir dan pasien masuk ketahapan paliatif. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas  hidup  pada pasien kanker dengan memberika pijat terapi Tujuan : upaya peningkatan derajat kesehatan pada  pasien kanker, untuk dapat membantu terwujudnya Kualitas hidup pasien kanker. Metode: Memberikan Pendidikan kesehatan dan Melakukan Pemberian Pijat Terapi pada pasien kanker Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan, Menerapkan asuhan keperawatan paliatif dengan memberikan intervensi berupa pijat terapi pada pasien kanker di rumah singgah IZI,  Mengajarkan Manajemen Waktu (Kegiatan yang bisa dilakukan untuk pasien kanker dalam mengisi waktu luang), Mengajarkan dan mendemonstrasikan pada keluarga cara melakukan pijat terapi pada pasien kanker, Hasil:  pengabdian pijat terapi pada pasien kanker sebelum dilakukan pijat terapi mendapatkan nilai baik 20 % dan setelah dilakukan pijat terapi kualitas hidup meningkat menjadi 80%, mendapatkan nilai cukup  10 % dan setelah dilakukan pijat terapi kualitas hidup meningkat menjadi 20%, mendapatkan nilai kurang 70 % dan setelah dilakukan pijat terapi kualitas hidup meningkat. Kata Kunci: Pijat Terapi, Pasien Kanker ABSTRACT Cancer is the second leading cause of death after cardiovascular disease, where the symptoms are almost uncontrolled in 70% to 80% of cancer cases, especially when the healing phase has ended and the patient enters the palliative stage. One way to improve the quality of life in cancer patients is by giving massage therapy. Purpose: efforts to improve the health status of cancer patients, to help achieve the quality of life of cancer patients. Methods: Providing health education and providing therapeutic massage to cancer patients in improving health status, implementing palliative nursing care by providing interventions in the form of massage therapy to cancer patients at IZI open houses, Teaching Time Management (Activities that can be done for cancer patients in filling time leisure), Teaching and demonstrating to families how to do therapeutic massage in cancer patients, Results: service massage therapy to cancer patients before the massage therapy got a good score of 20% and after massage therapy the quality of life increased to 80%, got a sufficient score of 10% and after massage therapy quality of life increased to 20%, getting a score of less than 70% and after massage therapy quality of life improved. Keywords: Massage Therapy, Cancer Patients  

Page 2 of 10 | Total Record : 99