cover
Contact Name
Irawan Wibisono
Contact Email
irawan.wibisono@uwhs.ac.id
Phone
+62895395190079
Journal Mail Official
jurnal.jipmk@uwhs.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG Jln Subali Raya No 12, Kraprak, Semarang Barat Telepon (024) 7612988, Fax (024) 7612944 Email : jurnal.jipmk@uwhs.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
ISSN : 26568640     EISSN : 26847272     DOI : https://doi.org/10.33660/jipmk.v6i2
Core Subject : Health,
merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang ilmu dan teknologi kesehatan yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam JIPMK (Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan) Universitas Widya Husada Semarang, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 99 Documents
PKM PENDAMPINGAN BAGI KADER POSYANDU DAN IBU HAMIL TENTANG SOSIALISASI DAN PELATIHAN SENAM HAMIL BAGI IBU HAMIL TRIMESTER 2 DAN 3 DI DESA BANJARSARI KECAMATAN GAJAH KABUPATEN DEMAK -, Kuswardani; Abidin, Zainal; Astuti, Dwi Nur
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v4i1.67

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan upaya peningkatan pengetahuan, keterampilah serta pemahaman kader posyandu dan ibu hamil tentang cara dan manfaat senam hamil selama usia kehamilan trimester 2 dan 3 di Desa Banjarsari Kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Target khusus dari PKM ini adalah mengajarkan cara melakukan senam hamil yang aman untuk hamil trimester 2 dan 3. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan pendampingan mulai dari memberi penyuluhan dan diskusi, pelatihan senam hamil yang aman untuk ibu hamil trimester 2 dan 3, uji coba, evaluasi, dan penyerahan hasil pamflet ke peserta penyuluhan/pelatihan. Kegiatan program PKM ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan pelatihan di balaidesa Banjarsari a) Pra survei lapangan, b) Persiapan alat dan bahan pelatihan, c) Persiapan metode pelatiahan, d) Pelatihan Pengurus OP dan fisioterapi mandiri, e) Pendampingan, f) evaluasi, g) Pembuatan laporan dan Publikasi. Berdasarkan hasil penyuluhan dan pelatihan didapatkan hasil yang signifikan yaitu kader posyandu dapat memandu senam hamil dengan benar dan ibu hamil memahami manfaat dari senam hamil.
PEMBENTUKAN KELOMPOK PENDUKUNG ASI (KP-ASI) DI RW I KELURAHAN TAMBAKHARJO KECAMATAN SEMARANG BARAT KOTA SEMARANG Indah Sulistyowati; Oktaviani Cahyaningsih; Novita Alfiani
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i1.19

Abstract

ABSTRAK ASI (Air Susu Ibu), tak terbantahkan lagi merupakan makanan bayi yang terbaik. ASI tidak dapat digantikan oleh makanan ataupun minuman manapun, karena ASI mengandung zat gizi yang paling tepat, lengkap dan selalu menyesuaikan dengan kebutuhan bayi setiap saat. Walaupun demikian masih terdapat kendala dalam pemantauan pemberian ASI Ekslusif karena belum ada sistem yang dapat diandalkan. Selama ini pemantauan tingkat pencapaian ASI Ekslusif dilakukan melalui laporan puskesmas yang diperoleh dari hasil wawancara pada waktu kunjungan bayi di Puskesmas. Pemberian ASI Eksklusif pada bayi 0-6 bulan di Kota Semarang telah mencapai target Renstra Kota Semarang (65%). Namun demikian pencapaian dalam program ASI Ekslusif ini harus mendapatkan perhatian khusus dan memerlukan pemikiran dalam mencari upaya-upaya terobosan serta tindakan nyata yang harus dilakukan oleh provider di bidang kesehatan dan semua komponen masyarakat dalam rangka penyampaian informasi maupun sosialisasi guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat.Oleh karena itu salah satu usaha yang dapat ditempuh yaitu dengan membentuk kelompok pendukung ASI (KP-ASI). Dimana KP-ASI memiliki peran yang penting untuk membantu ibu berhasil dalam proses menyusui, diantaranya memberikan nasihat praktis kepada ibu-ibu hamil dan menyusui tentang perawatan payudara, cara menyusui yang baik dan benar, manfaat ASI dan menyusui secara eksklusif dan nasehat tentang cara mengatasi permasalahan yang ditemui pada waktu menyusui. Selain itu KP-ASI juga berperan dalam memberikan dukungan psikologis kepada ibu menyusui sehingga menimbulkan rasa percaya diri pada ibu. Kata Kunci : ASI, ASI Eksklusif, KP-ASI ABSTRACT ASI (Mother's Milk), undeniably is the best baby food. Breast milk can not be replaced by any food or drink, because breast milk contains the most appropriate, complete and always adjusts to the baby's needs at all times. Nevertheless there are still obstacles in monitoring exclusive breastfeeding because there is no reliable system. So far, monitoring of the level of achievement of exclusive breastfeeding has been carried out through puskesmas reports obtained from interviews during infant visits at the puskesmas. Exclusive breastfeeding for infants 0-6 months in the city of Semarang has achieved the target of the Renstra of the City of Semarang (65%). However, the achievements in the Exclusive ASI program must receive special attention and require thinking in seeking breakthrough efforts and concrete actions that must be taken by providers in the health sector and all components of the community in the context of information delivery and outreach to increase public knowledge and awareness.Therefore, one of the efforts that can be taken is to form a support group for ASI (KP-ASI). Where the KP-ASI has an important role to help mothers succeed in the process of breastfeeding, including providing practical advice to pregnant and breastfeeding mothers about breast care, how to breastfeed properly, the benefits of breastfeeding and exclusive breastfeeding and advice on how to overcome problems encountered during breastfeeding. In addition, the AS-ASI also plays a role in providing psychological support to nursing mothers, thereby creating self-confidence in mothers. Keywords : ASI, Exclusive ASI, KP-ASI
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG DAMPAK RADIASI DARI PENGGUNAAN HANDPHONE BAGI KESEHATAN PADA KELOMPOK USIA REMAJA Sulistyowati, Indah; Tsania, Novia Putri
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 5, No 2 (Sept) (2023): Jurnal implementasi pengabdian masyarakat kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v5i2.104

Abstract

Handphone atau telepon genggam merupakan sebuah penemuan yang umum saat ini. Belakangan ini tercatat bahwa negara maju maupun berkembang menjadi pengguna handphone dengan penggunaan terbanyak. Handphone merupakan sebuah alat yang menerima dan memancarkan radiasi gelombang radio dengan frekuensi 900-2000 MHz (Maier et al, 2004). Kuat medan radiasi akan bertambah seiring penggunaan sebagai alat komunikasi aktif dan melakukan data sharing dengan server pemancar. Pengguna handphone kurang mempertimbangkan masalah kesehatan yang diakibatkan emisi radiasi elekromagnetik yang dipancarkan oleh handphone. Para remaja menghabiskan waktu mereka untuk menggunakan handphone diluar batas kewajaran. Fenomena ini menjadi kekhawatiran bagi peneliti di bidang kesehatan. Radiasi medan elektromagnetik secara implisit dapat mengakibatkan gangguan kesehatan secara Thermal maupun Non-Thermal (Derias et al, 2006). Berdasarkan hal tersebut alangkah lebih baik untuk mewaspadai sejak saat ini dampak radiasi dari penggunaan handphone bagi kesehatan. Untuk itu, diperlukan diseminasi pengetahuan tentang pencegahan dampak penggunaan handphone bagi kesehatan terutama pada kelompok yang lebih rentan yaitu usia anak dan remaja dengan cara memberikan informasi tentang dampak penggunaan handphone bagi kesehatan supaya masyarakat lebih bijak dalam menggunakan handphone.
KALIBRASI DAN PERBAIKAN ALAT MEDIS SPHYGMOMANOMETER DI PUSKESMAS PURWOYOSO DAN MANYARAN KOTA SEMARANG agung satrio nugroho; Prima Widyawati Wardaningsih; Mulyono -
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v3i2.57

Abstract

Peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas merupakan hal yang harus selalu diusahakan oleh setiap pihak-pihak yang berwenang. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat antara lain yang berkaitan dengan penyediaan alat kesehatan yang berkualitas, yaitu alat kesehatan yang dapat berfungsi dengan baik, terjamin ketelitian, ketepatan, dan keamanan penggunaannya. Tingkat ketelitian, ketepatan, dan keamanan suatu alat kesehatan dapat diketahui dengan cara melakukan pengujian dan kalibrasi secara periodik dan berkala. Hal tersebut juga dipertegas oleh Undang–Undang Rumah Sakit Tahun 2009 telah mewajibkan bahwa setiap peralatan medik yang digunakan di semua unit pelayanan kesehatan harus dilakukan pengujian dan kalibrasi secara berkala. Keterbatasan instansi penguji dan tenaga kalibrator meyebabkan proses kalibrasi belum dapat dilakukan secara periodik dan berkala terutama di unit pelayanan kesehatan tingkat kabupaten, kota, atau kecamatan. Sehingga dapat dipastikan bahwa alat-alat medis yang digunakan pada unit-unit pelayanan kesehatan tersebut belum memenuhi standar keamanan dan keselamatan.Oleh karena itu upaya yang perlu dilakukan dalam penyediaan alat kesehatan yang berkualitas salah satunya dengan dengan melakukan kalibrasi dan perbaikan alat medis sphygmomanometer supaya alat kesehatan dapat berfungsi dengan baik, terjamin ketelitian, ketepatan, dan keamanan penggunaannya. Penyelenggaraan kegiatan kalibrasi dan perbaikan alat medis sphygmomanometer dapat dilakukan oleh operator/teknisi yg mempunyai kemampuan teknis kalibrasi (bersertifikat) setelah melakukan perbaikan rencana tindak lanjutnya dengan melakukan evaluasi serta aplikasi atau penerapan hasil kegiatan. Kata Kunci : Kalibrasi, Perbaikan, Sphygmomanometer
DAMPAK PENDAMPINGAN PENCEGAHAN DIARE DI SD N I KARANGANYAR KOTA SEMARANG Ambar Dwi Erawati; Rinayati Rina Rinayati; Sri Ning Wahyuning
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v1i1.5

Abstract

Kegiatan pendampingan pencegahan diare di latar belakangi tingginya kejadian diare pada anak di kota Semarang. Untuk mengurangi angka kesakitan diare kususnya di kelurahan Karanganyar, pelaksana pengabdian melakukan pendampingan pencegahan diare di SD Karanganyar. Pendampingan yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang diare kepada guru dan siswa SD Karanganyar kelas 1 dan 2, Pendampingan cara cuci tangan yang benar sebelum dan sesudah makan, pendampingan di kantin dan penjual disekitar sekolah cara mengemas makanan sehat. Pendampingan dikatakan berhasil jika memenuhi indikator yaitu berkurangnya kejadian Diare di wilayah Kelurahan Karanganyar. Hasil kegiatan akan dipublikasikan pada jurnal nasional ber ISSN. Kata Kunci : Diare, Pendampingan, KaranganyarDiarrhea prevention assistance activities in the background of the high incidence of diarrhea in children in the city of Semarang. To reduce the morbidity of diarrhea, especially in the Karanganyar village. Mentoring is done by providing counseling about diarrhea to teachers and students of SD Karanganyar classes 1 and 2. Assistance in correct hand washing before and after meals, mentoring in the canteen and sellers around the school how to package healthy food. Assistance is said to be successful if it meets the indicator, namely the reduced incidence of diarrhea in the Karanganyar sub-district. The results of the activities will be published in the ISSN national journal.Keywords: Diarrhea, Mentoring, Karanganyar
DETEKSI DINI GANGGUAN PERKEMBANGAN ANAK DI TAMAN PENITIPAN BAYI DAN BALITA “PUSTEBLUME DAYCARE” YOGYAKARTA Jumiati, Jinten; Dewi, Syamsumin Kurnia
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v3i1.44

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang. Penelitian-penelitian terdahulu menunjukkan prevalensi gangguan perkembangan pada anak usia 0-5 tahun masih tinggi. Gangguan ini akan semakin kompleks jika tidak terdeteksi secara dini dan mendapatkan penanganan yang tepat. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini gangguan perkembangan pada siswa Pusteblume Daycare Yogyakarta. Target dan luaran program ini adalah: diketahuinya capaian perkembangan setiap siswa, terdeteksinya gangguan perkembangan siswa dan rujukan ke ahlinya secara dini, guru pengasuh/ pendamping dan orang tua memahami capaian perkembangan anak dan dapat memberikan stimulasi yang sesuai. Metode. Program ini dilaksanakan terhadap 32 siswa Pusteblume Daycare Yogyakarta pada bulan November 2019. Untuk mendeteksi gangguan perkembangan anak digunakan Denver Development Screening Test (DDST) II versi Bahasa Indonesia. Sesudah deteksi, dilakukan sesi konsultasi dan edukasi kepada guru pendamping masing-masing siswa. Hasil. Persentase siswa dengan suspect keterlambatan perkembangan ringan: motorik kasar (6,25%), bahasa (9,37%), motorik halus (12,50%), dan personal-sosial (3,12%). Terdapat 1 siswa yang dirujuk ke terapis wicara terkait keterlambatan perkembangan bahasa. Guru dan orang tua telah diedukasi tentang bagaimana menstimulasi siswa berdasarkan capaian perkembangannya. Simpulan. Mayoritas siswa Pusteblume Daycare Yogyakarta memiliki capaian perkembangan yang normal. Kata kunci: deteksi dini, perkembangan anak, DDST II  ABSTRACT Background. Previous studies showed the prevalence of developmental disorders in children aged 0-5 years is still high. This disorder will be more complex if it is not early detected and got the appropriate intervention. Therefore, this program aimed to detect early developmental disorders of Pusteblume Daycare Yogyakarta students. The target and output of this program were: students' developmental achievements were known, students' developmental disorders were early detected and referred to the expert, teachers and parents understood their child's development and providing appropriate stimulation. Methods. This program was carried out on 32 students of Pusteblume Daycare Yogyakarta in November 2019. The Denver Development Screening Test (DDST) II-Indonesian version was used to detect the developmental disorder. After the detection, consultation and the educational session were carried out for the teachers accompanying each student. Results. Students suspected of mild delay in development were: gross motoric (6.25%), language (9.37%), fine motoric (12.50%), and personal-social (3.12%). One student delayed in language development was referred to the speech therapist. Teachers and parents were educated on how to stimulate the students based on their development achievement. Conclusion. Most Pusteblume Daycare Yogyakarta students have normal developmental achievements.  Keywords: early detection, child development, DDST II
PKM PENDAMPINGAN PADA IBU PKK TENTANG SOSIALISASI DAN PELATIHAN CARA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA (SADARI) DI RW 02 RT 04 KELURAHAN KRAPYAK -, kuswardani; Jaleha, Boki; Khusniyati, Arini
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 5, No 1 (Maret) (2023): Jurnal implementasi pengabdian masyarakat kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v5i1.95

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu – ibu PKK di Rw 02 Rt 04 Kelurahan Krapyak Semarang tentang cara mencegahan kanker payudara dengan cara melakukan pemeriksaan secara mandiri dengan menggunakan mata dan tangan sendiri untuk menemukan ada tidaknya benjolan pada payudara. Fokus dari pelaksanaan PKM ini adalah upaya sosialisasi dan pelatihan cara deteksi dini kanker payudara dengan tehnik deteksi dini kanker payudara sendiri (SADARI). Target khusus dari kegiatan PKM ini adalah melakukan pendampingan dengan melatih ibu–ibu PKK Rw 02 Rt 04 Kelurahan Krapyak Semarang cara metode SADARI secara berkala untuk mencegah kanker payudara. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan pendampingan mulai dari melakukan penyuluhan dan diskusi, sosialisasi, dan pelatihan sampai ibu–ibu PKK dapat melakukan SADARI dengan baik dan benar. Anggaran dan jadwal pelaksanaan pengabdian masyarakat yang diajukan sudah sangat relevan atau sesuai dengan kegiatan yang akan dilaksanakan. Rencana kegiatan program PKM ini adalah a) Pra survei lapangan, b) Persiapan alat dan bahan pelatihan, c) Persiapan metode pelatihan, d) Sosialisasi dan pelatihan SADARI, e) Pendampingan, f) evaluasi, g) Pembuatan program keberlanjutan. Berdasarkan hasil sosialisasi dan pelatihan didapatkan hasil yang signifikan yaitu para ibu kader memahami bahaya kanker payudara, dan melakukan SADARI dengan benar.
PENGABDIAN MASYARAKAT PADA KELOMPOK KADER POSYANDU LANSIA DI KELURAHAN TAMBAKHARJO Retnaningsih, Dwi; Winarti, Rahayu
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v4i2.74

Abstract

Kontribusi posyandu lansia dalam meningkatkan kesehatan lansia sangat besar, sehingga kualitas pelayanan posyandu lansia perlu ditingkatkan. Keberadaan kader lansia dan sarana posyandu, merupakan modal dalam keberlanjutan posyandu lansia di Kelurahan Tambakharjo. Berdasarkan hasil wawancara kepada salah satu kader lansia disampaikan bahwa kegiatan posyandu lansia sejak 2019 sampai Juni 2022 tidak berjalan dan hanya ada kegiatan senam lansia. Permasalahan mitra: Kurangnya pelatihan kader, masih rendahnya peran dan kegiatan masyarakat. Tujuan Kegiatan; mengaktifkan dan meningkatkan keberadaan Posyandu lansia dan memberikan motivasi kader posyandu lansia. Kegiatan PKM dilaksanakan berupa penyuluhan materi Posyandu lansia, materi DM dan praktik senam kaki DM, dilanjutkan diskusi bersama. Peserta yang berpartisipasi sebanyak 10 orang dan keterlibatan mahasiswa sebanyak empat (4) orang, instrumen yaitu alat tulis, seperti buku, pulpen, kertas materi, handphone dan Laptop dengan empat sesi, dimana setiap sesi kegiatan dilaksanakan selama 50 menit. Ada peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah dilakukan pengabdian masyarakat, sebelum diberikan pengetahuan nilai rata-rata 70,31 dan sesudah diberikan pengetahun nilai rata-rata 81,25. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan lancar dan kader posyandu lansia bisa mempraktikkan senam kaki DM. Kegiatan pengabdian masyarakat terlaksana dengan baik dan lancar, serta mendapatkan respon yang antusias dari para kader lansia, sehingga diharapkan kader posyandu lansia dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan bagi lansia dengan DM.
PKM PENINGKATAN PERILAKU GURU DAN ORANG TUA DALAM MENCEGAH INJURI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TAMAN KANAK – KANAK Menik Kustriyani; Dwi Nur Aini; Arifianto Arifianto
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i1.27

Abstract

Abstrak  Bahaya dan risiko cedera pada anak ada di mana saja, yaitu di rumah, perjalanan dan saat beraktivitas. Tempat paling sering terjadinya cedera yaitu di lingkungan rumah dan di lingkungan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa, tempat anak banyak menghabiskan waktunya merupakan tempat paling sering terjadinya cedera. Aktivitas yang sering menyebabkan cedera pada anak adalah bermain, berjalan-jalan. Bagian tubuh yang paling sering terkena cedera adalah tangan, kaki dan kepala. Sekolah tidak hanya harus mempunyai kurikulum, bangunan, staf pengajar dan prestasi yang baik. Tetapi juga harus berinvestasi dalam menciptakan lingkungan yang selamat dan bebas cidera untuk siswa. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dengan memberikan sosialisasi dan simulasi pada guru dan orang tua murid. Kegiatan dilaksanakan dua kali yaitu pertemuan pertama dengan memberikan penyuluhan tentang bahaya dan pencegahan  injuri pada anak usia pra sekolah, pertemuan kedua dengan membentuk peer group teman sebaya agar bisa saling memperhatikan dan mengingatkan sesama teman sebaya usia pra sekolah. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan respon yang positif peserta dan terbentukknya peer group teman sebaya. Kata Kunci : Pencegahan Cidera Anak, Orang Tua Dan Guru Abstract The danger and risk of injury to children are everywhere, at home, traveling and during activities. The most frequent place of injury is at home and at school. This shows that, where children spend a lot of time is the most frequent place of injury. Activities that often cause injury to children are play, walk. The most commonly affected body parts are the hands, feet and head.  Schools not only have to have a curriculum, buildings, teaching staff and good achievements. But it must also invest in creating a safe and injury-free environment for students. The purpose of community service activities is to increase knowledge by providing socialization and simulation to teachers and parents of students. The activity was held twice, namely the first meeting by providing counseling about the dangers and prevention of injury to pre-school age children. the second meeting by forming peer group peers so that they can pay attention to each other and remind peers of pre-school age. The results of the dedication showed that there was an increase in knowledge and positive responses from participants and the formation of peer groups. Keywords : Prevention Of Injury To Children, Parents And Teacher
PENINGKATAN PENGGUNAAN BUKU KIA SEBAGAI MEDIA PENYULUHAN KADER UNTUK MENCEGAH STUNTING Rinayati, Rinayati; Rahmat, Basuki; Harsono, Harsono; Iswandari, Hargianti Dini
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 6, No 1 (Maret) (2024): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v6i1.137

Abstract

Kader PKK POKJA IV RW I Kelurahan Sumurboto Kecamatan Banyumanik Kota Semarang Propinsi Jawa Tengah merupakan garda terdepan dalam melakukan sosialisasi untuk merangkul dan mengajak masyarakat dalam  memerangi kejadian stunting diwilayahnya. tujuan Pelaksanaan kegiatan PKM ini menitikberatkan peningkatan penggunaan buku KIA sebagai media penyuluhan oleh kader dalam rangka pencegahan stunting.Metode pelaksanaan diawali dengan perijinan kepada kelurahan dan RW, penggalian dan pengumpulan data di lapangan, perancangan dan sosialisasi. solusi yang ditawarkan kepada mitra yaitu sosialisasi buku KIA dan penggunaan buku KIA sebagai media penyuluhan di meja empat posyandu, dan praktik  langsung penggunaan buku KIA sebagai media penyuluhan.Hasil Pengetahuan dan keterampilan kader Pokja IV  dalam memberikan penyuluhan kepada ibu balita di RW 1 Kelurahan Sumurboto Kecamatan Banyumanik Kota Semarang Propinsi Jawa Tengah meningkat dari 93 % menjadi 100%,  kader  memahami bahwa buku KIA tidak hanya dapat digunakan sebagai alat pencatatan hasil pemeriksaan sejak ibu hamil bersalin nifas menyusui sampai anak balita saja namun juga dapat digunakan sebagai media penyuluhan yang sangat lengkap karena dalam buku KIA terdapat informasi kesehatan buat ibu dan anak  pada umumnya dan upaya pencegahan stunting pada khususnya. Tim PKM telah berhasil  melaksanakan upaya Pendampingan kader pokja IV dalam penggunaan buku KIA sebagai media Penyuluhan dalam rangka penurunan kejadian stunting.

Page 5 of 10 | Total Record : 99