cover
Contact Name
Irawan Wibisono
Contact Email
irawan.wibisono@uwhs.ac.id
Phone
+62895395190079
Journal Mail Official
jurnal.jipmk@uwhs.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG Jln Subali Raya No 12, Kraprak, Semarang Barat Telepon (024) 7612988, Fax (024) 7612944 Email : jurnal.jipmk@uwhs.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
ISSN : 26568640     EISSN : 26847272     DOI : https://doi.org/10.33660/jipmk.v6i2
Core Subject : Health,
merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang ilmu dan teknologi kesehatan yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam JIPMK (Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan) Universitas Widya Husada Semarang, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 99 Documents
PKM PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR KEPADA KADER KESEHATAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KELANGSUNGAN HIDUP KORBAN HENTI JANTUNG DI LUAR RUMAH SAKIT Maulidta Karunianingtyas Wirawati; Dyah Restuning Prihati; Endang Supriyanti
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i1.26

Abstract

abstrakRW 10 dan RW 11 kecamatan Ngaliyan Semarang mempunyai jarak 7 km dengan AKPER Widya Husada Semarang yang mempunyai kader kesehatan 45 kader aktif baik di RW 10 dan RW 11. Setiap bulan melakukan penimbangan balita, lansia, pemberian imunisasi yang bekerjasama dengan puskesmas. Berdasakan hasil wawancara, kader kesehatan belum pernah mendapatkan pelatihan bantuan hidup dasar dari puskesmas. Bantuan hidup dasar adalah atau Basic Life Support merupakan usaha yang pertama kali dilakukan untuk mempertahankan kehidupan saat penderita mengalami keadaan yang mengancam nyawa. Bantuan hidup dasar  merupakan salah satu upaya yang harus segera dilakukan oleh seorang apabila menemukan korban yang membutuhkannya seperti pasien dengan henti jantung (cardiac arrest). Tujuan yang akan dicapai dalam pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) kepada kader kesehatan ini adalah terciptanya tenaga awam yang mampu mengenali kondisi henti jantung yang terjadi di masyarakat sekitar dan melakukan upaya CPR sedini mungkin serta upaya rujukan yang cepat dan tepat. Metode pelaksanaan PKM dengan ceramah, Roleplay, observasi dan evaluasi.  Setelah dilakukan Pengabdian masyarakat ini kemampuan kader dalam melakukan bantuan hidup dasar meningkat sehingga di harapkan dapat meningkatkan harapan hidup pada warga yang mengalami henti napas dan henti jantung di luar RS.Kata Kunci : Kader Kesehatan, Bantuan Hidup Dasar abstractRW 10 and RW 11 Ngaliyan Semarang sub-district have a distance of 7 km from AKPER Widya Husada Semarang, which has 45 active health cadres in both RW 10 and RW 11. Each month weighing toddlers, the elderly, immunization in collaboration with puskesmas. Based on the results of the interview, the health cadre had never received basic life support training from the puskesmas. Basic life support is or Basic Life Support is the first attempt made to maintain life when sufferers experience life-threatening conditions. Basic life support is one of the efforts that must be done immediately by someone if they find victims who need it such as patients with cardiac arrest (cardiac arrest). The objective to be achieved in basic life support training (BHD) for health cadres is the creation of lay staff who are able to recognize the condition of cardiac arrest that occurs in the surrounding community and make CPR efforts as early as possible as well as quick and appropriate referral efforts. The method of implementing PKM with lectures, roleplay, observation and evaluation. After this community service, cadres' ability to carry out basic life support increased so that it was hoped that it could increase life expectancy in residents who had stopped breathing and cardiac arrest outside the hospital. Keywords: Health Cadre, Basic Life Aid 
MANAJEMEN LUKA TEKAN PADA CAREGIVER DAN LANSIA DI PANTI WREDA HARAPAN IBU Carolina, Cindy Nuranita; Prihati, Dyah Restuning
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 6, No 1 (Maret) (2024): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v6i1.134

Abstract

Lansia merupakan masa berkurangnya kemampuan mental dan fisik yang diawali dengan perubahan hidup. Lansia pada kelompok rawan ini terjadi karena melemahnya daya tahan tubuh pada lansia. Penurunan ini disebabkan oleh perubahan fungsi degeneratif yang meningkatkan kejadian penyakit kronis dan kecacatan. Luka tekan (Pressure Ulcer) pada lanjut usia masih ditemukan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan caregiver dan lansia tentang manajemen luka tekan di Panti Wreda Harapan Ibu. Pemberian promosi kesehatan tentang manajemen luka tekan dalam bentuk ceramah dan demonstrasi. Evaluasi kegiatan dilakukan pre test dan post test. Setelah diberikan promosi kesehatan terkait luka tekan terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 80% untuk yang memiliki pengetahuan baik dan mengalami penurunan 20% untuk yang memiliki pengetahuan kurang. Promosi kesehatan pada caregiver dan lansia tentang manajemen luka tekan dilakukan untuk menambah pengetahuan serta mampu mengaplikasikan cara perawatan luka tekan di Panti Wreda Harapan Ibu.Kata Kunci : Caregiver, Lansia, Manajement Luka Tekan
PKM STIMULASI TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DENGAN KONDISI GIZI BURUK DI RUMAH GIZI KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH Fitratun Najizah; Didik Purnomo; Luhur Sesanti
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v3i2.59

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan serta pemahaman khususnya kepada para orang tua di Rumah Gizi Banyumanik Kota Semarang tentang stimulasi tumbuh kembang yang diberikan sejak dini kepada balita dengan kondisi status gizi buruk. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan kemitraan dari Dinas Kesehatan Kota Semarang yang bekerjasama dengan Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) cabang Semarang. Target khusus dari kegiatan PKM ini adalah memberikan pengetahuan kepada orangtua khususnya mengenai stimulasi tumbuh dan kembang anak serta membantu memberikan solusi kepada orangtua yang memiliki anak dengan kondisi gizi buruk untuk melakukan deteksi dini dan pemberian stimulasi tumbuh kembang anak. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu mulai dari sosialisasi dengan orangtua, pelatihan dan pendampingan terhadap status gizi balita terutama pada sektor motorik kasar anak. Kegiatan program PKM ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan pelatihan secara langsung kepada target yang diawali dengan proses: a) Survei lapangan, b) Persiapan instrumen sosialisasi dan pelatihan, c) Persiapan metode sosialisasi dan pelatihan, d) Pelatihan orang tua yang memiliki balita dengan kondisi gizi buruk, e) Pendampingan, f) Evaluasi, g) Pembuatan laporan dan Publikasi. Berdasarkan hasil kegiatan PKM yang dilaksanakan kurang lebih selama 3 bulan didapatkan hasil yang cukup signifikan yaitu orang tua yang memiliki balita dengan kondisi gizi buruk mulai memahami bagaimana cara mendeteksi/screening terhadap keterlambatan kemampuan motorik kasar anak dan mampu menstimulasi tumbuh kembang anak yang mengalami keterlambatan..Kata Kunci : Pemahaman ; Balita gizi buruk ; Stimulasi tumbuh kembang ABSTRACTThis community service activity is one of the efforts to increase knowledge, skills and understanding, especially for parents at Rumah Gizi Banyumanik, Semarang City about the stimulation of growth and development given from an early age to toddlers with poor nutritional conditions. This community service is carried out in partnership with the Dinas Kesehatan Kota Semarang which is connected to the Indonesian Physiotherapy Association (IFI) Semarang. The specific target of this PKM activity is to provide knowledge to parents, especially regarding the stimulation of children's growth and development and to help provide solutions to parents who have children with poor nutritional conditions to carry out early detection and provide stimulation for child growth. This service method is carried out in several stages, starting from socialization with parents, training and mentoring on the nutritional status of toddlers, especially in the child's gross motor sector. This PKM activity program is carried out with the method of socialization and training directly to the target starting with the process of: a) Field surveys, b) Preparation of socialization and training instruments, c) Preparation of methods of socialization and training, d) Training of parents with malnourished toddlers , e) Assistance, f) Evaluation, g) Preparation of reports and publications. Based on PKM activities carried out for approximately 3 months to get significant results, parents who have toddlers with poor nutritional conditions begin to understand how to detect / screen for delayed motor skills in children and be able to grow the development of children who experience delays. Keywords : Knowledge ; Malnutrition toddler ; stimulation of growth development
PELATIHAN DETEKSI DINI KELAINAN TUMBUH KEMBANG ANAK BAGI GURU TK DAN KB ISLAM HIDAYATUL MUBTADI-IEN DI KECAMATAN SEMARANG BARAT Masfufatun Jamil; Cempaka Kumala Sari
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v1i2.10

Abstract

     Kelurahan Tambak Harjo kecamatan Semarang Barat ditemukan keluarga yang mempunyai bayi dan balita cukup banyak dengan tingkat pendidikan orang tua yang masih rendah. Hal tersebut dapat dilihat melaui data di TK dan KB Islam Hidayatul Mubtadi-Ien terdapat sekitar 72 balita. Keadaan di atas disertai juga dengan keadaan sosial ekonomi keluarga yang masih kurang, sehingga akses untuk mendapatkan layanan pemeriksaan tumbuh kembang anak masih kurang.DDST adalah salah satu metode skrining terhadap kelainan penyimpangan atau gangguan perkembangan anak. Alat ini perlu disosialisasikan agar pemanfaatannya oleh masyarakat umum yang langsung berhubungan secara dekat dengan anak bisa lebih baik kususnya Guru TK dan KB yang hampir setiap hari berinteraksi. Untuk pemantauan tumbuh bias dilaksanakan pengukuran tinggi badan , berat  badan, lingkar lengan. Sehingga pemantauan tumbuh kembang anak dapat dilaksanakan secara optimal dan diharapkan dapat menunjang keberhasilan masa depan anak dan kebahagiaan keluarga. Setelah dilaksanakan Pengabdian Masyarakat, guru mendapatkan ilmu dan dapat mengaplikasikan cara deteksi dini tumbuh kembang atau pemantauan tumbuh kembang balita pada murid atau anak didiknya Kata Kunci : Deteksi Dini Kelainan, Tumbuh Kembang.
HEALTH EDUCATION PENCEGAHAN COVID 19 BERBASIS DARING DAN PEMBAGIAN HANDSANITIZER DI SDN GAMBIRAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG Peni, Tri -; Ratnaningsih, Tri -; Laili, Siti Indatul
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v3i1.45

Abstract

Penularan virus corona di Indonesia yang terkonfirmasi sejak awal Maret 2020 masih terus bertambah. Penambahan kasus positif mulai melaju cepat sejak 6 April 2020. Langkah-langkah telah dilakukan oleh pemerintah untuk dapat menyelesaikan kasus luar biasa ini. Dalam melakukan aktifitas keseharian himbauan penerapan protocol kesehatan sudah dilakukan oleh berbagai pihak. Tetapi banyak masyarakat yang tidak menyikapi hal ini dengan baik. Mereka tidak mengindahkan himbauan pemerintah. Hasil survey pada masyarakat di sekitar SDN Mojoagung Jombang masih banyak ditemukan masyarakat yang belum mematuhi protocol kesehatan dalam pencegahan penularan covid 19. Pengetahuan tentang Covid 19 dan cara pencegahannya yang kurang membuat tidak patuh terhadap protocol kesehatan yang membahayakan diri sendiri dan orang disekitarnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dari tim melakukan koordinasi dengan Kepala Sekolah SDN Mojoagung dan sekaligus membagikan hansanitizer kepada civitas di SDN Mojoagung. Tim melakukan kontrak waktu untuk melakukan health education pencegahan covid 19 via google meet pada para guru, wali murid dan warga sekitar sekolah. Acara penyuluhan berjalan lancar. Peserta sangat antusias mengikutinya.  Setelah dilakukan penyuluhan hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid 19
OPTIMALISASI DISCHARGE PLANNING STROKE DI RUMAH SAKIT Retnaningsih, Dwi; Suara, Eviwindha
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 5, No 2 (Sept) (2023): Jurnal implementasi pengabdian masyarakat kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v5i2.103

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan penyebab kematian ketiga di dunia, setelah penyakit jantung dan kanker, baik di negara maju maupun negara berkembang. Penanganan stroke meliputi pelayanan kesehatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Perawat bekerja sepanjang waktu untuk terus memantau kesehatan dan kondisi pasien. Rencana pemulangan untuk penderita stroke menjadi perhatian dan harus diberikan pada saat pemulangan penderita stroke dan anggota keluarga, dengan memberikan informasi tentang penyakit dan perawatan, serta tindak lanjut pasca pulang. Proses ini dapat dicapai dengan menyediakan discharge planning. Oleh karenanya diperlukan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan perawat tentang discharge planning stroke dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metode program kemitraan masyarakat dengan memberikan informasi kepada perawat tentang discharge planning stroke. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di ruang amarilis I RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah. Pelatihan diberikan kepada 24 perawat. Kegiatan pengabdian masyarakat telah memberikan luaran perupa pemahaman perawat dalam melakukan discharge planning pada pasien stroke yaitu tentang pemahaman secara umum stroke seperti definisi, tanda gejala, faktor resiko, penangan segera saat serangan, diet yang diperbolehkan atau dibatasi dan adaptasi pasien terhadap gejala sisa stroke seperti kelumpuhan, gangguan menelan, gangguan komunikasi, gangguan penglihatan serta gangguan lainnya. Terjadi peningkatan pemahaman sebagai salah satu upaya optimalisasi pelaksanaan discharge planning pasien stroke.
DETEKSI KELAINAN ORGAN REPRODUKSI WANITA YANG MEMPENGARUHI INFERTILITAS DAN PEMERIKSAANYA, SERTA HAK PASIEN BERDASARKAN PERMENKES No 04 TAHUN 2018 Jamil, Masfufatun; Suraningsih, Nanik; Rosidah, Siti
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v6i2.151

Abstract

Angka infertil di seluruh dunia terhitung cukup besar. Berdasarkan data, terdapat 1712 pria dan 2055 wanita yang mengalami infertilitas. Jumlah pasangan infertil sebanyak 36% diakibatkan kelainan pada pria, sedangkan 64% pada wanita. Hasil penelitian menunjukkan kejadian infertilitas pada wanita 15% terjadi pada usia 30-34 tahun dan meningkat 30% pada usia 35-39 tahun. Untuk mendeteksi dini kelainan organ reproduksi wanita yang dapat mempengaruhi infertilitas dianjurkan untuk memeriksakan diri ke RS(RS). Permenkes No 04 tahun 2018 Pasal 17, menyebutkan bahwa Hak Pasien di RS meliputi: memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban Pasien; memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi; mendapatkan kerahasiaan penyakit yang diderita; dst. Untuk itu, dilakukan penguatan kemandirian masyarakat dalam mendeteksi kelainan organ reproduksi wanita yang mempengaruhi infertilitas pada ibu PKK usia reproduksi di RT/RW 03/04 Kelurahan Salamanmloyo Kecamatan Semarang Barat. Metode yang digunakan yaitu pre tes, ceramah, demonstrasi, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi. Hasil yang didapat diantaranya:  dilakukan pre tes, pengetahuan responden sebagian besar cukup (71%) dan setelah dilakukan post tes pengetahuan meningkat menjadi baik (81%), mitra konsisten dapat melakukan palpasi pada abdomen (tanda kelainan organ reproduksi yang dapat menyebabkan infertilitas), memiliki kesadaran untuk pemeriksaan dini serta mengerti akan hak pasien di RS.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA SOSIALISASI PEMERIKSAAN KEHAMILAN DENGAN MENGGUNAKAN ULTRA SONOGRAFI (USG) PADA IBU HAMIL Alfiani, Novita; Prayoga, Aryadiva Nugrahaning; Suraningsih, Nanik
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v4i2.80

Abstract

                                         ABSTRAKPemeriksaan dengan alat ultrasonografi (USG) merupakan salah satu jenis tindakan medis yang lazim dilakukan. Pemeriksaan kandungan dengan USG dapat mengetahui ada atau tidaknya kehamilan, hidup atau tidaknya janin lokasi dari plasenta, dan umur gestasi. Pemeriksaan ini pun bertujuan untuk melihat ada/tidaknya cacat bawaan pada janin, selain itu ada berbagai faktor yang mendorong seorang Ibu menjalani pemeriksaan USG, mulai dari memastikan adanya janin dalam rahim sampai mendeteksi adanya gangguan pada kehamilan.Berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pemanfaatan USG dalam pemeriksaan kehamilan masih rendah. Termasuk di Kelurahan Bandarjo Kec Ungaran Timur Kab Semarang dari survey awal didapatkan bahwa ada ibu hamil yang tidak melakukan pemeriksaan USG beralasan takut berdampak pada kehamilannya atau pada janinnya. Hal ini dikarenakan banyak ibu hamil yang kurang mengetahui manfaat dan tujuan dari pemeriksaan USG pada kehamilan.Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2022 dengan hasil sudah dilaksanakan kegiatan pendampingan kepada anggota kader posyandu pada saat melaksanakan pertemuan dan anggota dapat menyampaikan informasi tentang pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan USG dengan baik dan mendapat respon dari peserta serta peserta dapat memahami informasi yang disampaikan dengan kebersediaan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan USGKata Kunci : Kehamilan, Ultrasonografi, KandunganABSTRACT Examination by ultrasound (USG) is one type of medical action that is commonly done. Obstetrical examination with ultrasound can determine the presence or absence of pregnancy, whether or not the fetus is alive, the location of the placenta, and gestational age. This examination aims to see the presence or absence of congenital defects in the fetus, besides that there are various factors that encourage mothers to undergo ultrasound examinations, starting from ensuring the presence of a fetus in detecting disorders in pregnancy.Based on several studies conducted, it was found that the level of knowledge of pregnant women about the use of ultrasound in pregnancy examinations is still low. In Bandarjo Village, Ungaran Timur District, Semarang Regency, from the initial survey it was found that there were pregnant women who did not perform an ultrasound examination because of the impact on their pregnancy or on the fetus. This is because many pregnant women do not know the benefits and objectives of ultrasound examination in pregnancy.The activity was carried out on 7 May 2022 with the results of the implementation of mentoring activities to posyandu cadre members during the meeting and members were able to convey information about pregnancy checks properly and get responses from participants and participants were able to understand the information conveyed by the willingness of pregnant women to carry out pregnancy checks by using ultrasoundKeywords: Pregnancy, Ultrasonography, Gynecology  
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF PETANI SAYUR UNTUK MENCEGAH GANGGUAN KESEHATAN AKIBAT PENGGUNAAN PESTISIDA Hargianti Dini Iswandari; Okti Trihastuti Dyah Retnaningrum; Sigit Sugiharto
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.38

Abstract

Peningkatkan sektor pertanian memerlukan berbagai sarana pendukung, salah satunya adalah penggunaan pestisida.  Penggunaan pestisida untuk pemberantasan hama penyakit semakin meningkat sehingga dibutuhkan regulasi untuk melindungi masyarakat dari gangguan kesehatan akibat pengelolaan pestisida yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan. Namun, pada realitanya regulasi pemerintah tidak diaplikasikan pada tataran masyarakat karena berbagai faktor salah satunya rendahnya pengetahuan petani tentang penggunaan pestisida yang tepat.Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini yaitu dengan metode penyuluhan kepada petani sayur tentang penggunaan pestisida yang tepat sesuai regulasi pemerintah. Luaran yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya kemampuan kognitif petani sayur  tentang penggunaan pestisida meningkat sehingga gangguan kesehatan akibat penyalahgunaan pestisida  dapat dicegah.
PKM MANFAAT PEMBERIAN BABY GYM UNTUK STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK DI RW 06 KELURAHAN KRAPYAK Agustiningsih, Luhur Sesanti; Mahardika Putri, Sima Asmara Dewa Marya; Wulandari, Ovika Dyah
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 6, No 1 (Maret) (2024): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v6i1.143

Abstract

Bayi merupakan dasar dari awal kehidupan manusia dimana pertumbuhan dan perkembangan menjadi faktor utama untuk menuju tahapan berikutnya.Pada masa ini sangat bergantung dari orang tua dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar untuk tumbuh kembangnya.Dalam merangsang pertumbuhan dan perkembangan bayi dibutuhkan stimulasi.Salah satu cara merangsang pertumbuhan dan perkembangan adalah dengan pemberian Baby gym. Tujuan dari pemberian baby gym adalah untuk mengetahui  pengaruh motorik halus dan motorik kasar pada balita yang ada di Posyandu RW 06 Kelurahan Krapyak, supaya balita yang ada di Posyandu RW 06 Kelurahan Krapyak dapat tumbuh sesuai dengan usianya. Metode yang disampaikan kepada Kader Posyandu berupa pelatihan bagaimana cara memberikan Baby Gym yang tepat untuk stimulasi perkembangan anak, agar kader posyandu yang ada di Rw 06 dapat memberikan penyuluhan dan pelatihan kembali kepada ibu yang memiliki balita di Rw 06 Kelurahan Krapyak. Untuk membantu dalam hal pemahaman mengenai manfaat baby gym, maka dilakukan kegiatan berupa pemberian materi, diskusi dan penerapan baby gym. Setelah diberikan pelatihan dan pendampingan kepada kader posyandu di Rw 06 Kelurahan Krapyak di dapatkan hasil bahwa kader posyandu memahami bagaimana cara yang benar dan tepat tentang pelaksanaan baby gym untuk perkembangan anak.

Page 4 of 10 | Total Record : 99